cover
Contact Name
Dhini Suryandari
Contact Email
jda@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jda@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Akuntansi
ISSN : 20854277     EISSN : 25026224     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Dinamika Akuntansi mempublikasikan hasil kajian teoritis maupun kajian empiris yang meliputi: akuntansi keuangan, pasar modal, akuntansi manajemen, akuntansi sektor publik, auditing, sistem informasi, perpajakan, dan pendidikan akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2013): March 2013" : 24 Documents clear
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AKUNTANSI (INSPIRASI) DIARY (SOLUSI KONSERVASI MORAL)
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v5i1.2562

Abstract

Pendidikan yang dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (pasal 3). Namun kenyataannya, Kondisi sosial, kultural masyarakat kita akhir-akhir ini memang mengkhawatirkan. Masyarakat kita menghadapi krisis kronis dan perilaku positif hilang termakan zaman digantikan produksi perilaku negatif yang cenderung destruktif. Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Pendidikan karakter menjadi semakin mendesak untuk diterapkan dalam lembaga pendidikan kita. Sekolah merupakan salah satu wadah yang tepat untuk mengembangkan pendidikan karakter bagi anak. Belajar Akuntansi tidak hanya sekedar terampil dalam berhitung, tetapi juga menumbuhkan karakter rasional, jujur, obyektif, kontrol diri, progesif, keterbukaan pada aneka pendapat, eksploratif, dan ketekunan lewat pelajaran Akuntansi. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan metode khusus dalam upaya mempersiapkan dan mengintregasikan seluruh nilai-nilai pendidikan serta karakter agar terjadi keseimbangan antara penguasaan bidang ilmu akuntansi dengan kemampuan non-akademik merupakan amanahnya untuk meningkatkan kualitas kehidupan bangsa. Inspirasi Diary dimanfaatkan untuk menginternalisasi pendidikan karakter pada siswa. Desain inspirasi diary adalah pembukuan uang saku siswa dan rencana pengembangan diri dan di evaluasi oleh guru. Adanya pembukuan mengenai uang saku maka peseta didik akan mengenal pendidikan cara mempertanggung jawabkan keuangan orang tua, kasih sayang terhadap orang tua, disiplin, tanggung jawab sikap hemat dan saling menghormati dan lain-lain. National Education System in Indonesia aims at developing a student’ potentials in order to become a human being who is faithful and devoted to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative, and independent. Furthermore, he is also expected to be a democratic and responsible citizen. However, the reality shows that social conditions and society cultures these days arealarming. Our society is facing a crisis of chronic. Moreover, positive behavior is replaced by the negative behavior that tends to be destructive. Character is one of national education goals. Character education is becoming increasingly urgent to be applied in our educational institutions. Character must be built and developed.Learning Accounting does not only focuson math, but also onhaving rational character, honesty, objectiveness, self-control, progressiveness,open minded to various opinions, exploratory minded, and dilligence. Therefore, an inspring diary needs to be applied for internalizing the character education. The design of inspiring diary is about bookkeeping for students’ pocket money and a plan for developing students’ potentials which are evaluated by teachers. It aims for giving lessons to the students about responsibility, love, discipline, trhiftiness, and having respect to the others
EVALUASI PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA MELALUI KINERJA KEUANGAN YANG BERBASIS VALUE FOR MONEY DI KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v5i1.2558

Abstract

Dalam organisasi sector public termasuk pemerintahan, anggaran merupakan salah satu isu yang sangat penting untuk dikaji. Sejak diterapkannya penganggaran berbasis kinerja, semua pemerintah daerah dituntut untuk mampu menghasilkan kinerja keuangan pemerintah daerahnya secara baik. Dalam penelitian ini penulis ingin menguji kinerja keuangan pemerintah daerah setelah menggunakan anggaran berbasis kinerja dengan pendekatan value for money. Dengan melakukan uji beda sebelum menggunakan anggaran berbasis kinerja dengan sesudah menggunakan anggaran berbasis kinerja. Hasil dari penelitian ini adalah pemerintah daerah lebih ekonomis dan efisien dalam pengelolaan keuangannya setelah menggunakan anggaran berbasis kinerja In public sector organizations which include the government, a budget is one of the very important issues to be studied. Since the performance-based budgeting has been implemented, every local government is required to produce its financial performance. This study has an objective that is to test the performance of local government finance after implementing the performance-based budgeting which uses the approach of value for money. By conducting a prior T- test before and after implementing the performance-based budgeting, this study finds that the local governments are more economical and efficient in managing their finances after having the performance-based budgeting.
RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v5i1.2563

Abstract

Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing companies which is listed in Indonesian Stock Exchange in 2009-2011. Those companies are classified with Eckel Index and income based on operating income, earnings before tax, and earnings after tax. This study shows that there is no difference in investment return between smoother and non-smoother companies. Yet, there is a difference in investment risk between smoother and non-smoother companies.
ANALISIS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEKS
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v5i1.2559

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengungkapan tanggungjawab sosial bank syariah di Indonesia berdasarkan pada indeks Islamic Social Reporting (ISR). Obyek dari penelitian ini adalah tujuh bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan tahun 2011 yang dipublikasikan pada masing-masing bank. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan skore indek IRS tertinggi adalah Bank Muamalat Indonesia dengan skore 73% dan skore terendah adalah Bank Panin Syariah dengan skore 41%. This research is intended to compare the social responsibility disclosure of Islamic banking in Indonesia based on the Islamic Social Reporting (ISR) index. The object of this research is taken from seven Islamic bankings in Indonesia. This research use the data from the annual report which was published in 2011 by the banks. The content analysis is implemented for analyzing the data. The results show that the highest score of social responsibility disclosure is Bank Muamalat Indonesia with the score of 73% and the lowest score is Panin Bank Syariah with the score of 41%.

Page 3 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023) Vol 15, No 1 (2023) Vol 14, No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): March 2022 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 1 (2021): March 2021 Vol 12, No 2 (2020): September 2020 Vol 12, No 1 (2020): March 2020 Vol 11, No 2 (2019): September 2019 Vol 11, No 1 (2019): March 2019 Vol 10, No 2 (2018): September 2018 Vol 10, No 1 (2018): March 2018 Vol 9, No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 1 (2017): March 2017 Vol 9, No 1 (2017): March 2017 Vol 8, No 2 (2016): September 2016 Vol 8, No 2 (2016): September 2016 Vol 8, No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 1 (2016): March 2016 Vol 7, No 2 (2015): September 2015 Vol 7, No 2 (2015): September 2015 Vol 7, No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 1 (2015): March 2015 Vol 6, No 2 (2014): September 2014 Vol 6, No 2 (2014): September 2014 Vol 6, No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 1 (2014): March 2014 Vol 5, No 2 (2013): September 2013 Vol 5, No 2 (2013): September 2013 Vol 5, No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 1 (2013) Vol 4, No 2 (2012): September 2012 Vol 4, No 2 (2012): September 2012 Vol 4, No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 1 (2012): March 2012 Vol 3, No 2 (2011): September 2011 Vol 3, No 2 (2011): September 2011 Vol 3, No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 1 (2011): March 2011 Vol 2, No 2 (2010): September 2010 Vol 2, No 2 (2010): September 2010 Vol 2, No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 1 (2010): March 2010 Vol 1, No 2 (2009): September 2009 Vol 1, No 2 (2009): September 2009 Vol 1, No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 1 (2009): March 2009 More Issue