cover
Contact Name
-
Contact Email
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kompetensi Teknik
ISSN : 20862253     EISSN : 25979280     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jkomtek
Core Subject : Engineering,
Contains articles of research or ideas of thought (conceptual) in the development of education, teaching and technology in the field of engineering.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2018)" : 14 Documents clear
Pengaruh konsentrasi gula sukrosa terhadap kualitas minuman instan dari sari bit merah (Beta vulgaris L) Aini, Nurul; Setyaningsih, Dyah Nurani
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.18030

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh konsentrasi gula sukrosa terhadap kualitas minuman instan dari sari bit merah, tingkat kesukaan masyarakat, serta kandungan vitamin C. Metodologi penelitian yaitu menggunakan uji inderawi dianalisis dengan uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji tukey. Uji kesukaan masyarakat dianalisis dengan metode deskriptif persentase. Uji Kimia kandungan vitamin C menggunakan metode iodimetri. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh gula sukrosa terhadap minuman instan pada aspek warna (serbuk), warna (cair), aroma bit merah (cair). Aspek aroma (serbuk), tekstur (serbuk), kelarutan (cair), kepekatan (cair), rasa bit merah (cair), rasa manis (cair) tidak ada pengaruh gula sukrosa terhadap minuman instan. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa sampel yang paling disukai adalah minuman instan konsentrasi gula sukrosa 41,2% dengan nilai rerata 73,48 kemudian konsentrasi 44,4% dengan nilai rerata 73,17 dan terakhir konsentrasi 37,5% dengan nilai rerata 71, 61. Hasil uji kandungan vitamin C pada minuman instan konsentrasi gula sukrosa 37,5% sebanyak 316,491 ppm; konsentrasi 41,2% sebanyak 306,821 dan konsentrasi 44,4% sebanyak 318,000 ppm. Dapat disimpulkan bahwa semakin banyak konsentrasi gula yang digunakan maka kualitas yang dihasilkan juga semakin baik. Diharapkan adanya penelitian lanjutan dalam rangka penganekaragaman makanan lainnya dengan penambahan sari bit merah sebagai makanan yang kaya akan zat gizi.
Variation of roasting temperature in making cookies with barlin banana flour base and skin (Musa Acuminata AA) on dietary fiber content and organoleptic test Minantyo, Hari; Winarno, Prasetyon Sepsi; Warrauw, Wike
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.18031

Abstract

The purpose of this study was to use barlin banana peel waste (Musa acuminata AA) with flour made together as well as the banana fruit. Barlin banana flour with skin is made into a cake. The results of these cookies are tested in the laboratory to determine the content of dietary fiber. This type of research is experimental research. The production starts from fresh barlin banana into berlin banana flour. The process of making cookies using a roasting process at a different temperature of 170oC, 175oC, and 180oC for 10 minutes. Test the nutritional content of barlin banana flour mixed with the skin containing 3.96 dietary fiber. The content of dietary fiber in cakes is made from barlin banana flour mixed with the roasting process, the higher the heating temperature, the less the fiber content of the food reaches 3.89%. In the organoleptic test, cakes tested on 20 respondents resulted in 60% agree, for the texture of crispy cookies in 25% approve and 75% strongly agreed, for the  aroma of fragrant cakes, stating 40% agreed, and 45% strongly agreed, to the taste of cookies that are crisp 40% approved and 50% strongly agreed.
ANALISIS KEKUATAN IMPAK PADA KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN HELM SNI Mulyo, Bagus Tri; Yudiono, Heri
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.16917

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman pemanfaatan teknologi dengan penggunaan bahan komposit serat alam telah banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan impak pada komposit serat daun nanas sebelum diaplikasikan untuk bahan dasar pembuat helm SNI. Desain penelitian ini menggunakan true eksperimental design dengan tipe posttest-only control design, terdapat dua kelompok pada penelitian yaitu kelompok eksperimen (komposit serat) dan kelompok kontrol (helm SNI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan komposit dengan penambahan volume serat. Nilai energi serap dan kekuatan impak tertinggi terdapat pada volume serat 10% sebesar 0,5375 Joule dan 0,01657 Joule/mm2, jauh diatas helm SNI yang hanya sebesar 0,3125 Joule dan 0,00972 J/mm2. Untuk nilai densitas tertinggi pada fraksi volume 13% sebesar 1,4525 gram/cm3. Dapat disimpulkan bahwa komposit serat daun nanas dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan helm SNI.
Perbedaan penggunaan bahan pemanis cair pada nugat manisan kulit melinjo ditinjau dari kualitas inderawi, organoleptik dan kandungan gizi Pramesti, Setyoning Widya; Wahyuningsih, Wahyuningsih
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.18032

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Perbedaan kualitas tekstur, rasa, aroma dan warna dari nugat kulit melinjo dengan bahan pemanis cair yang berbeda, 2) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap nugat manisan kulit melinjo, 3) Kandungan vitamin C dan total fenol dari nugat manisan kulit melinjo. Metode analisis data inderawi menggunakan analisis varian klasifikasi tunggal, dilanjutkan uji Tukey, untuk kesukaan menggunakan rerata, untuk kandungan vitamin C dan total fenol menggunakan analisis Spektrofotometri. Hasil analisis varian menunjukkan adanya perbedaan pada aspek tekstur, rasa dan warna. Hasil uji kesukaan dari ketiga sampel yang paling disukai adalah nugat manisan kulit melinjo dengan bahan pemanis sirup jagung. Hasil uji kandungan vitamin C dan total fenol pada sampel nugat kulit melinjo pemanis madu yaitu 193,62mg/100g dan 172,50mg.GAE/100g, menggunakan pemanis sirup jagung sebesar 151,18mg/100g dan 134,69mg.GAE/100g, menggunakan pemanis sirup glukosa sebesar 18,73mg/100g dan 96,63mg.GAE/100g. Simpulan penelitian ini kualitas mutu inderawi terbaik yaitu nugat manisan kulit melinjo bahan pemanis sirup jagung, semua sampel disukai masyarakat dan kandungan vitamin C dan total fenol tertinggi yaitu sampel nugat manisan kulit melinjo bahan pemanis cair madu.
Pengaruh Model Sisitem Saluran Pada Cetakan Permanen Terhadap Struktur Mikro dan Kekerasan Hasil pengecoran Aluminium Komponen Motor Listrik DC Suharno, Muhamad; Rusiyanto, Rusiyanto; Anis, Samsudin
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.13908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem saluran pada cetakan permanen terhadap struktur mikro dan kekerasan hasil pengecoran aluminium. Penelitian dilakukan dengan membuat tiga sistem saluran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil pengujian berupa angka atau bilangan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, sedangkan data berupa gambar disajikan dalam bentuk tabel dan dideskripsikan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan model B memiliki struktur lebih halus dari model A, dan model C memiliki struktur paling halus diantara model A dan B. Hasil pengujian kekerasan vickers menunjukkan model saluran A memiliki nilai kekerasan yang paling tinggi yaitu 100,4 VHN. Penuangan logam cair dalam waktu sesingkat mungkin akan mempengaruhi panjang alir dan proses pembekuan. Semakin cepat logam cair memenuhi rongga cetakan maka proses pembekuan akan semakin cepat, dan nilai kekerasan semakin tinggi. Kata kunci : Pengecoran, Aluminium, Sistem Saluran, Struktur Mikro, Kekerasan
PENGARUH ANYAMAN 2D TRIAXIAL BRAIDED FABRIC FILLER KAIN GONI TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN STRUKTUR MAKRO KOMPOSIT BERMATRIK POLYESTER Nashiruddin, Ahmad Syafiq; Sumbodo, Wirawan; Widodo, Rahmat Doni
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.16027

Abstract

Goni merupakan hasil olahan dari serat alam yang pemanfaatan goni masih sebatas untuk mengemas hasil pertanian atau industri. Goni memiliki karakteristik yang kuat dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi produk yang bernilai lebih, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan komposit serat alam yang dapat digunakan di dunia industri. Untuk meningkatkan sifat mekanik komposit maka perlu adanya perlakuan, salah satunya perlakuan pada filler kain goni dengan dianyam triaxial.Matriks yang digunakan adalah Poliester Yukalac 157 BQTN-EX dengan fraksi volume resin 70% : 30% filler. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up dengan variasi sudut serat diagonal (bias) pada anyaman 2D Triaxial Braided Fabric dengan sudut ±30°, ±45°, dan ±60°. Pengujian bending dilakukan dengan metode pengujian three point bending sesuai standar ASTM D 790-03 menggunakan Universal Testing Machine merk Torontech.Perlakuan sudut serat diagonal pada anyaman memberikan pengaruh terhadap nilai kekuatan bending dengan nilai tertinggi pada anyaman triaxial 30° diikuti anyaman triaxial 45° dan 60° dengan nilai berturut-turut 93,63 MPa, 53,05 MPa dan 42,64 MPa. Perlakuan anyaman triaxial juga berpengaruh terhadap nilai momen bending dan modulus elastisitas bending yaitu terjadi peningkatan berturut-turut dari komposit triaxial 60°, 45° dan 30°. Hasil uji foto makro terdapat beberapa kegagalan seperti fiber pull-out, void dan delaminasi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan sifat mekanik dari komposit lamina ini. Burlap is the result of natural fibers that contain burlap is still limited to packing agricultural or industrial production. Burlap has strong characteristics and has the potential to be rolled out further into more products as one of the basic ingredients for making natural fibers that can be used in the industrial world. To stabilize the mechanical properties it is necessary to do maintenance, one filler on the burlap filler cloth with triaxial weaving.The matrix which is Yukalac 157 BQTN-EX Polyester with 70% resin volume fraction: 30% filler. Mold making using the hand lay-up method with a diagonal fiber angle (bias) in the 2D Triaxial Braided Fabric web with an angle of ± 30 °, ± 45 °, and ± 60 °. Bending testing is carried out by testing three bending points according to ASTM D 790-03 standard using the Torontech brand Universal Testing Machine.The angle treatment of diagonal fibers in the webbing gives an effect on the bending strength value with the highest value in triaxial webbing 30 ° followed by triaxial webbing 45 ° and 60 ° with values respectively 93.63 MPa, 53.05 MPa, and 42.64 MPa. Triaxial webbing treatment also affects the bending moment value and bending elastic modulus that is a successive increase of triaxial composite 60 °, 45 °, and 30 °. Macro photo test results have several failures such as fiber pull-out, voids, and delamination. Further research is needed to improve the mechanical properties of this lamina composite.
Pembuatan susu nabati berbahan dasar biji jali (Coix Lacrhyma-jobi L. Var. Ma-yuen) dengan penambahan kacang kedelai (Glycine Max L.) sebagai alternatif sumber antioksidan Mutiaraningtyas, Elok
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.17744

Abstract

Jali (Coix Lacryma Jobi-L. Var. Ma-yuen) merupakan sumber antioksidan yang sangat potensial dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit degeneratif, sehingga pada penelitian ini dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan susu nabati dengan penambahan kedelai untuk menambah kandungan protein dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presentase penambahan kedelai terbaik dalam pembuatan susu biji jali. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control design yaitu pengamatan pada kontrol (susu biji jali) dan juga kelompok eksperimen (presentase penambahan kedelai). Hasil uji inderwi dianalisis dengan Analisa Varian dan hasil uji kesukaan dianalisis dengan deskriptif presentase. Hasil uji inderawi menunjukkan nilai viskositas, aroma, dan rasa off-flavor bepengaruh nyata sedangkan nilai warna tidak berpengaruh nyata. Kesimpulan pada penelitian ini adalah sampel B  (Susu biji jali dengan penambahan kacang kedelai 10%) merupakan sampel dengan kualitas terbaik dengan kriteria inderawi yang normal serta kandungan protein 2,03%, lemak 1,04%, total antioksidan 24,19%, dan tingkat kesukaan masyarakat 81% disukai.
ANALISIS KEKUATAN IMPAK PADA KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN HELM SNI
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.16917

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman pemanfaatan teknologi dengan penggunaan bahan komposit serat alam telah banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan impak pada komposit serat daun nanas sebelum diaplikasikan untuk bahan dasar pembuat helm SNI. Desain penelitian ini menggunakan true eksperimental design dengan tipe posttest-only control design, terdapat dua kelompok pada penelitian yaitu kelompok eksperimen (komposit serat) dan kelompok kontrol (helm SNI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan komposit dengan penambahan volume serat. Nilai energi serap dan kekuatan impak tertinggi terdapat pada volume serat 10% sebesar 0,5375 Joule dan 0,01657 Joule/mm2, jauh diatas helm SNI yang hanya sebesar 0,3125 Joule dan 0,00972 J/mm2. Untuk nilai densitas tertinggi pada fraksi volume 13% sebesar 1,4525 gram/cm3. Dapat disimpulkan bahwa komposit serat daun nanas dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan helm SNI.
Perbedaan penggunaan bahan pemanis cair pada nugat manisan kulit melinjo ditinjau dari kualitas inderawi, organoleptik dan kandungan gizi
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.18032

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Perbedaan kualitas tekstur, rasa, aroma dan warna dari nugat kulit melinjo dengan bahan pemanis cair yang berbeda, 2) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap nugat manisan kulit melinjo, 3) Kandungan vitamin C dan total fenol dari nugat manisan kulit melinjo. Metode analisis data inderawi menggunakan analisis varian klasifikasi tunggal, dilanjutkan uji Tukey, untuk kesukaan menggunakan rerata, untuk kandungan vitamin C dan total fenol menggunakan analisis Spektrofotometri. Hasil analisis varian menunjukkan adanya perbedaan pada aspek tekstur, rasa dan warna. Hasil uji kesukaan dari ketiga sampel yang paling disukai adalah nugat manisan kulit melinjo dengan bahan pemanis sirup jagung. Hasil uji kandungan vitamin C dan total fenol pada sampel nugat kulit melinjo pemanis madu yaitu 193,62mg/100g dan 172,50mg.GAE/100g, menggunakan pemanis sirup jagung sebesar 151,18mg/100g dan 134,69mg.GAE/100g, menggunakan pemanis sirup glukosa sebesar 18,73mg/100g dan 96,63mg.GAE/100g. Simpulan penelitian ini kualitas mutu inderawi terbaik yaitu nugat manisan kulit melinjo bahan pemanis sirup jagung, semua sampel disukai masyarakat dan kandungan vitamin C dan total fenol tertinggi yaitu sampel nugat manisan kulit melinjo bahan pemanis cair madu.
Pengaruh Model Sisitem Saluran Pada Cetakan Permanen Terhadap Struktur Mikro dan Kekerasan Hasil pengecoran Aluminium Komponen Motor Listrik DC
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.13908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem saluran pada cetakan permanen terhadap struktur mikro dan kekerasan hasil pengecoran aluminium. Penelitian dilakukan dengan membuat tiga sistem saluran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil pengujian berupa angka atau bilangan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, sedangkan data berupa gambar disajikan dalam bentuk tabel dan dideskripsikan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan model B memiliki struktur lebih halus dari model A, dan model C memiliki struktur paling halus diantara model A dan B. Hasil pengujian kekerasan vickers menunjukkan model saluran A memiliki nilai kekerasan yang paling tinggi yaitu 100,4 VHN. Penuangan logam cair dalam waktu sesingkat mungkin akan mempengaruhi panjang alir dan proses pembekuan. Semakin cepat logam cair memenuhi rongga cetakan maka proses pembekuan akan semakin cepat, dan nilai kekerasan semakin tinggi. Kata kunci : Pengecoran, Aluminium, Sistem Saluran, Struktur Mikro, Kekerasan

Page 1 of 2 | Total Record : 14