cover
Contact Name
-
Contact Email
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kompetensi Teknik
ISSN : 20862253     EISSN : 25979280     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jkomtek
Core Subject : Engineering,
Contains articles of research or ideas of thought (conceptual) in the development of education, teaching and technology in the field of engineering.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2019)" : 14 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAU KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KUALITAS INDERAWI DAN KANDUNGAN PROTEIN MIE BASAH SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.22499

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) pengaruh penambahan ekstrak daun kelor0%,10%,20%,dan 30% pada pembuatan mie basah substitusi tepung mocaf terhadap aspek warna, aroma, tekstur, rasa, dan tensile strength,2) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap pada sampel, 3) kandungan protein mie basahhasil eksperimen.Metodologi penelitian yaitu menggunakan ANAVA, dilanjut uji tukey, untuk uji kesukaanmenggunakan analisis deskriptif persentase, untuk kandungan protein menggunakan metode Kjeldahl. Hasilpenelitian yaitu ada pengaruh pada aspek warna,aroma, dan rasa. Pada Tensile strength menunjukkan adanyapenurunan rerata. Hasil uji kesukaan dari keempat sampel yaitu A(70,18%) dengan kriteria suka, B(62,43%),C(62,93%), D(58,06%) dengan kriteria cukup suka. Uji kandungan protein menunjukkan adanya peningkatan tiapsampel seiring dengan meningkatnya penambahan ekstrak daun kelor yaitu A(7,42%), B(7,63%), C(8,07%), danD(8,12%). Simpulannya adalah berdasarkan kualitas mutu inderawi ada pengaruh pada aspek warna, aroma, danrasa, hasil uji kesukaan dengan rerata tertinggi adalah sampel A(kontrol), dan kandungan protein mengalamipeningkatan tiap sampel.
ANALISIS PENGARUH PERBANDINGAN CAMPURAN THINNER DENGAN VARNISH TERHADAP KUALITAS HASIL PENGECATAN
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.20910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbandingan campuran thinner dengan varnish terhadap nilai ketebalan, kekilauan, dan daya lekat lapisan. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan yang diperlukan untuk menghasilkan kualitas lapisan varnish yang paling baik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini akan melakukan variasi perbandingan campuran thinner dan varnish yaitu 1:0,25, 1:0,75 dan 1:1,25 yang akan dilakukan pada plat baja, kemudian akan diuji ketebalan, kekilauan dan daya lekatnya. Penelitian ini menggunakan tiga variasi perbandingan pada satu merek varnish yaitu Propan. Nilai ketebalan pada campuran thinner dengan varnish rasio 1:0,25 adalah 31,5 µm, sedangkan pada rasio 1:0,75 menjadi 17,2 µm dan pada rasio 1:1,25 sebesar 43 µm. Nilai kekilauan pada rasio 1:0,25 adalah 67,65 GU, pada rasio 1:0,75 sebesar 76,15 GU dan pada rasio 1:1,25 sebesar 78,7 GU atau nilai yang paling besar dari semua rasio. Nilai daya lekat pada semua rasio sama yaitu 4B. Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa rasio campuran thinner dan varnish yang paling baik adalah 1:1,25.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN SPINDEL TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PROSES CNC TURNING PADA ALUMINIUM DAUR ULANG
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.17829

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pendingin dan kecepatan spindel terhadap tingkat kekasaran proses proses CNC Turning pada aluminium daur ulang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan tujuan mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang di berikan. Media pendingin yang di gunakan yaitu coolant, oli SAE 40, dan angin. Sedangkan kecepatan spindel yang di gunakan yaitu 800 rpm, 1000 rpm, dan 1200 rpm. Setelah dilakukan pembubutan selanjutnya di uji kekasarannya. Permukaan yang memiliki tingkat kekasaran paling rendah yaitu pada spesimen yang menggunakan media pendingin oli SAE 40 dengan kecepatan spindel 1200 rpm. Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan media pendingin yang tepat dan semakin tinggi kecepatan spindel maka nilai kekasaran permukaan rendah, sedangkan pemilihan media pendingin yang kurang tepat dan semakin rendah kecepatan spindel maka nilai kekasaran permukaan semakin tinggi.Kata kunci: aluminium daur ulang, media pendingin, kecepatan spindel, kekasaran permukaan
PENGARUH SENGKANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG SUDAH RUSAK DAN DI COR KEMBALI
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.22311

Abstract

Beton yang ditekan dengan gaya (P) maka akan memampat/memendek sehingga luas penampang menjadi membesar. Dengan adanya pembesaran dan mencapai regangan (ε) 0.03 maka beton akan mengalami total strength loss. Sebenarnya sengkang selain berfungsi sebagai penahan gaya geser juga dapat menahan gaya horizontal, makin pendek jarak antar sengkang maka akan makin tinggi penahanan gaya horizontal dari sengkang. Perihal struktur tersebut dalam peraturan Standart Nasional Indonesia (SNI) belum dibahas. Beton yang terkurung (confined concrete) mempunyai kuat tekan (fc) dan regangan (ε) yang lebih baik dibandingan beton yang tidak terkurung (unconfined concrete). Kuat tekan pada beton yang berada di dalam sengkang spiral lebih besar dibandingkan dengan kuat tekan beton berada di luar sengkang spiral sehingga sengkang mempunyai pengaruh terhadap kuat tekan beton.Benda uji yang berupa silinder beton diameter 15 cm tinggi 30 cm dengan jumlah total 25 buah. Terdiri dari 5 buah dengan sengkang diameter 4,25 mm berjarak 2 cm, 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 4 cm, 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 6 cm, serta 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 8 cm, 5 buah tanpa sengkang. Beton yang digunakan diameter kerikil max. 1 cm.Dari hasil penelitian perbaikan total strenght loss pada kolom dengan pengekangan metode sengkang dapat memberikan hasil kuat tekan yang semakin besar bila jarak Sengkang semakin rapat. Persamaan kuat tekannya dapat ditulisakan sebagai berikut:Y = 143,87e-0,052x dengan y= Kuat  tekan beton retrofit, dan x= Jarak antar sengkang (Cm)

Page 2 of 2 | Total Record : 14