cover
Contact Name
-
Contact Email
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kompetensi Teknik
ISSN : 20862253     EISSN : 25979280     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jkomtek
Core Subject : Engineering,
Contains articles of research or ideas of thought (conceptual) in the development of education, teaching and technology in the field of engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2020)" : 10 Documents clear
PENGARUH LAJU PEMAKANAN DAN KEDALAMAN PEMAKANAN PADA PROSES CNC TURNING TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 60 Allam, Tri Syamsul; Sumbodo, Wirawan
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh laju pemakanan dan kedalaman pemakanan pada proses CNC Turning terhadap tingkat kekasaran permukaan Baja ST 60. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang diberikan. Penggunaan variabel kontrol laju pemakanan 0,2 mm/ rev dan kedalaman pemakanan 1,3 mm. Variasi kedalaman potong yang digunakan adalah 0,2 mm, 0,3 mm, 2,3 mm, dan 2,5 mm dengan penggunaaan laju pemakanan kontrol 0,2 mm/ rev. Sedangkan variasi laju pemakanan yang digunakan adalah 0,05 mm/rev, 0,1 mm/rev, 0,4 mm/rev, dan 0,5 mm/rev dengan penggunaan kedalaman pemakanan kontrol sebesar 1,3 mm. Pembuatan spesimen sejumlah 27 yang kemudian setelah dilakukan pembubutan dilakukan uji kekasaran untuk setiap spesimen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar kedalaman pemakanan hasil kekasaran permukaan semakin rendah, dimana kekasaran paling rendah dengan kedalaman pemakanan 2,5 mm sebesar 2,220 µm sedangkan semakin kecil laju pemakanan hasil kekasaran permukaan semakin rendah, dimana diperoleh kekasaran paling rendah dengan laju pemakanan 0,2 mm/rev sebesar 1,463 µm.
PENGARUH TEMPERATUR TUANG DAN PENAMBAHAN SILIKON TERHADAP KEKERASAN, CACAT CORAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PENGECORAN ALUMINIUM DENGAN CETAKAN PASIR Ahsanul Muttakin, Much; Sunyoto, Heri
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya pengaruh variasi temperatur tuang dan penambahan silikon (Si) terhadap kekerasan, cacat coran dan struktur mikro hasil pengecoran dengan cetakan pasir, adapun variasi yang digunakan adalah 7000C, 7500C dan 8000C temperatur tuang serta 0%, 2%, 4% dan 8% penambahan silikon (Si). Bahan yang digunakan adalah aluminium ingot dengan spesifikasi Al–Si 0,5%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-Experimental Design yang berbentuk One-Shot Case Study. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini kemudian disajikan dengan tabel dan dianalisis dengan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh variasi temperatur tuang dan penambahan silikon (Si) terhadap kekerasan, cacat coran dan struktur mikro. Hasil nilai kekerasan terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 8% dengan nilai sebesar 127,8 VHN. Hasil cacat coran yang terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 4% dan 8% dengan tidak terlihat cacat coran. Untuk struktur mikro terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 8% dengan bentuk fasa Al-Si yang merata dan terlihat menyebar.
PENGARUH KUAT ARUS DAN VARIASI KAMPUH TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN UJI KEKERASAN VICKERS BAHAN EMS 45 PADA PENGELASAN Aprilya, Chitra; Rusiyanto, Rusiyanto; Pramono, Pramono
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan variasi kampuh terhadap struktur mikro dan uji kekerasan vickers bahan EMS 45 pada pengelasan SMAW. Kuat arus yang digunakan adalah 120, 130 dan 130 ampere sedangkan variasi kampuh yang digunakan pada penelitian adalah kampuh X, V dan K. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif yang berupa grafik dan tabel dengan tahapan proses penelitian alat dan bahan, pembuatan kampuh X, V dan K, proses pengelasan, pembuatan spesimen uji struktur mikro dan kekerasan vickers, kemudian yang terakhir proses pengujian tingkat kekerasan vickers dan struktur mikro. Dari hasil rata-rata penelitian pada pengujian kuat arus 120, 130 dan 140 ampere dengan menggunakan kampuh X menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 216,72 kg/mm2 , pada kampuh V menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 203,40 kg/mm2 , dan pada kampuh K menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 211,75 kg/mm2
PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP DENSITAS, POROSITAS, DAN KEKUATAN BENDING LINING REFRACTORY BERBASIS LIMBAH EVAPORATION BOATS Erliyanti, Lucky; Sunyoto, Heri
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats, adapun variasi temperatur sintering yang digunakan adalah 8000C, 10000C dan 12000C. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Experimental. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaporation boats, semen castable tipe C-16, dan pasir silika dengan masing-masing komposisi 50%, 40%, dan 10%. Data yang sudah didapatkan dan dianalisis dengan cara analisis deskriptif, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending. Nilai densitas terendah ditunjukkan pada temperature 8000C sebesar 1,72 gram/cm3 dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 3,08 gram/cm3. Nilai porositas terendah ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 42% dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 18%. Kekuatan bending terendah ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 7,32 MPa dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 32,91 MPa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variasi temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats.
PENGARUH PROSES QUENCHING OLI TERSIKULASI TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN VICKERS PADA MATERIAL MOLDING PUNCHING Rizza, Ahmad; Rusiyanto, Rusiyanto
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20229

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Industri manufaktur pengolahan sheet metal sangat berkembang dalam pembuatan flange rotor pada motor listrik. Pengerjaan sheet metal menggunakan pisau potong berbentuk profil (molding punching). Material tool punching harus memiliki sifat baja yang keras dan tangguh. Membentuk material yang tangguh material memerlukan sebuah perlakuan heat treatmant dengan memanaskan hingga suhu austenit kemudian diinginkan secara cepat dengan fluida cair disebut quenching. Hal yang mempengaruhi proses ini pendinginan adalah waktu penahan dan laju aliran media pendingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur mikro pada baja K110, K460 dan K945 dan peningkatan nilai kekerasan vickers sebelum dan sesudah perlakuan quenching dengan menggunakan quenching tersirkulasi. Penelitian ini menggunakan metode experiment untuk mencari perlakuan quenching oli yang tersirkulasi dan hasil meliputi data foto struktur mikro dan tingkat nilai kekerasan vickers. Guna menguji seberapa perubahan yang terjadi ada material punching (baja K110, K460 dan K945) setelah diberi perlakuan quenching oli tersirkulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan quenching oli tersirkulasi terhadap material punching ( baja K110, K460 dan K945) merubah struktur baja dari struktur ferit dan perlit berubah menjadi struktur martensit dan bainit. Semakin cepat laju aliran quenching struktur terbentuk struktur martensit semakin besar. Nilai kekerasan mengalami kenaikan yang pada setiap bahan punching. Material K110 meningkat 200,77%, material K460 meningkat 287,88% dan material K945 meningkat 31,63% dari raw material masing-masing. Peningkatan tertinggi pada perlakuan quenching oli tersirkulasi dengan laju aliran Q3= 0,921 m/s.Simpulan pada penelitian ini yaitu perlakuan quenching oli tersirkulasi sangat berpengaruh pasa struktur mikro dan kekerasan vickers. Laju aliran semakin cepat akan meningkatkan perubahan struktur dan meningkatkan nilai kekerasan vickers. 
PENGARUH PROSES QUENCHING OLI TERSIKULASI TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN VICKERS PADA MATERIAL MOLDING PUNCHING
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20229

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Industri manufaktur pengolahan sheet metal sangat berkembang dalam pembuatan flange rotor pada motor listrik. Pengerjaan sheet metal menggunakan pisau potong berbentuk profil (molding punching). Material tool punching harus memiliki sifat baja yang keras dan tangguh. Membentuk material yang tangguh material memerlukan sebuah perlakuan heat treatmant dengan memanaskan hingga suhu austenit kemudian diinginkan secara cepat dengan fluida cair disebut quenching. Hal yang mempengaruhi proses ini pendinginan adalah waktu penahan dan laju aliran media pendingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur mikro pada baja K110, K460 dan K945 dan peningkatan nilai kekerasan vickers sebelum dan sesudah perlakuan quenching dengan menggunakan quenching tersirkulasi. Penelitian ini menggunakan metode experiment untuk mencari perlakuan quenching oli yang tersirkulasi dan hasil meliputi data foto struktur mikro dan tingkat nilai kekerasan vickers. Guna menguji seberapa perubahan yang terjadi ada material punching (baja K110, K460 dan K945) setelah diberi perlakuan quenching oli tersirkulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan quenching oli tersirkulasi terhadap material punching ( baja K110, K460 dan K945) merubah struktur baja dari struktur ferit dan perlit berubah menjadi struktur martensit dan bainit. Semakin cepat laju aliran quenching struktur terbentuk struktur martensit semakin besar. Nilai kekerasan mengalami kenaikan yang pada setiap bahan punching. Material K110 meningkat 200,77%, material K460 meningkat 287,88% dan material K945 meningkat 31,63% dari raw material masing-masing. Peningkatan tertinggi pada perlakuan quenching oli tersirkulasi dengan laju aliran Q3= 0,921 m/s.Simpulan pada penelitian ini yaitu perlakuan quenching oli tersirkulasi sangat berpengaruh pasa struktur mikro dan kekerasan vickers. Laju aliran semakin cepat akan meningkatkan perubahan struktur dan meningkatkan nilai kekerasan vickers. 
PENGARUH LAJU PEMAKANAN DAN KEDALAMAN PEMAKANAN PADA PROSES CNC TURNING TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 60
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh laju pemakanan dan kedalaman pemakanan pada proses CNC Turning terhadap tingkat kekasaran permukaan Baja ST 60. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang diberikan. Penggunaan variabel kontrol laju pemakanan 0,2 mm/ rev dan kedalaman pemakanan 1,3 mm. Variasi kedalaman potong yang digunakan adalah 0,2 mm, 0,3 mm, 2,3 mm, dan 2,5 mm dengan penggunaaan laju pemakanan kontrol 0,2 mm/ rev. Sedangkan variasi laju pemakanan yang digunakan adalah 0,05 mm/rev, 0,1 mm/rev, 0,4 mm/rev, dan 0,5 mm/rev dengan penggunaan kedalaman pemakanan kontrol sebesar 1,3 mm. Pembuatan spesimen sejumlah 27 yang kemudian setelah dilakukan pembubutan dilakukan uji kekasaran untuk setiap spesimen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar kedalaman pemakanan hasil kekasaran permukaan semakin rendah, dimana kekasaran paling rendah dengan kedalaman pemakanan 2,5 mm sebesar 2,220 µm sedangkan semakin kecil laju pemakanan hasil kekasaran permukaan semakin rendah, dimana diperoleh kekasaran paling rendah dengan laju pemakanan 0,2 mm/rev sebesar 1,463 µm.
PENGARUH TEMPERATUR TUANG DAN PENAMBAHAN SILIKON TERHADAP KEKERASAN, CACAT CORAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PENGECORAN ALUMINIUM DENGAN CETAKAN PASIR
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya pengaruh variasi temperatur tuang dan penambahan silikon (Si) terhadap kekerasan, cacat coran dan struktur mikro hasil pengecoran dengan cetakan pasir, adapun variasi yang digunakan adalah 7000C, 7500C dan 8000C temperatur tuang serta 0%, 2%, 4% dan 8% penambahan silikon (Si). Bahan yang digunakan adalah aluminium ingot dengan spesifikasi Al–Si 0,5%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-Experimental Design yang berbentuk One-Shot Case Study. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini kemudian disajikan dengan tabel dan dianalisis dengan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh variasi temperatur tuang dan penambahan silikon (Si) terhadap kekerasan, cacat coran dan struktur mikro. Hasil nilai kekerasan terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 8% dengan nilai sebesar 127,8 VHN. Hasil cacat coran yang terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 4% dan 8% dengan tidak terlihat cacat coran. Untuk struktur mikro terbaik pada variasi 8000C temperatur tuang dan dengan penambahan silikon (Si) sebanyak 8% dengan bentuk fasa Al-Si yang merata dan terlihat menyebar.
PENGARUH KUAT ARUS DAN VARIASI KAMPUH TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN UJI KEKERASAN VICKERS BAHAN EMS 45 PADA PENGELASAN
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan variasi kampuh terhadap struktur mikro dan uji kekerasan vickers bahan EMS 45 pada pengelasan SMAW. Kuat arus yang digunakan adalah 120, 130 dan 130 ampere sedangkan variasi kampuh yang digunakan pada penelitian adalah kampuh X, V dan K. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif yang berupa grafik dan tabel dengan tahapan proses penelitian alat dan bahan, pembuatan kampuh X, V dan K, proses pengelasan, pembuatan spesimen uji struktur mikro dan kekerasan vickers, kemudian yang terakhir proses pengujian tingkat kekerasan vickers dan struktur mikro. Dari hasil rata-rata penelitian pada pengujian kuat arus 120, 130 dan 140 ampere dengan menggunakan kampuh X menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 216,72 kg/mm2 , pada kampuh V menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 203,40 kg/mm2 , dan pada kampuh K menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 211,75 kg/mm2
PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP DENSITAS, POROSITAS, DAN KEKUATAN BENDING LINING REFRACTORY BERBASIS LIMBAH EVAPORATION BOATS
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats, adapun variasi temperatur sintering yang digunakan adalah 8000C, 10000C dan 12000C. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Experimental. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaporation boats, semen castable tipe C-16, dan pasir silika dengan masing-masing komposisi 50%, 40%, dan 10%. Data yang sudah didapatkan dan dianalisis dengan cara analisis deskriptif, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending. Nilai densitas terendah ditunjukkan pada temperature 8000C sebesar 1,72 gram/cm3 dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 3,08 gram/cm3. Nilai porositas terendah ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 42% dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 18%. Kekuatan bending terendah ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 7,32 MPa dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 32,91 MPa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variasi temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats.

Page 1 of 1 | Total Record : 10