cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2024): January 2024" : 10 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media QuizWhizzer dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Larutan Penyangga Laeli, Rahmi Nur; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.47197

Abstract

Ilmu kimia khususnya materi larutan penyangga mencakup banyak konsep abstrak yang membutuhkan pemahaman bertahap dan lebih mendalam. Oleh sebab itu, kemampuan memahami suatu konsep menjadi elemen yang sangat penting untuk diperhatikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis ada tidaknya peningkatan pemahaman konsep siswa kelas XI SMA Negeri 15 Semarang dalam penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media QuizWhizzer pada materi larutan penyangga. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan quasi experimental dan desain nonequivalent control group. Teknik cluster random sampling digunakan untuk mengambil sampel sehingga didapatkan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen dikenai pembelajaran berbasis masalah berbantuan media QuizWhizzer sedangkan kelas kontrol hanya pembelajaran berbasis masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes tertulis berupa pretest dan posttest, serta dokumentasi. Soal pretest dan posttest melewati beberapa pengujian seperti uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran, dan uji daya pembeda butir soal menggunakan analisis Rasch Model. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,05.  Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep siswa kelas eksperimen (0,67) lebih baik daripada kelas kontrol (0,56). Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa dalam penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media QuizWhizzer pada materi larutan penyangga.
Upaya Peningkatan Pengetahuan serta Sikap Siswa melalui Pengembangan LKPD PBL Terintegrasi Literasi Lingkungan Herawati, Meilinda; Nuswowati, Murbangun; Susilaningsih, Endang; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46954

Abstract

Pandemi covid-19 telah membawa perubahan terutama dalam segi pendidikan sehingga diperlukan pembelajaran dengan media yang menarik dalam upaya peningkatan pengetahuan peserta didik. Media yang dapat dipakai adalah LKPD. Penelitian kali ini bertujuan mendesain LKPD dengan model pembelajaran berbasis masalah terintegrasi literasi lingkungan untuk meningkatkan pengetahuan pada materi hidrolisis garam. Metode yang dipakai dalam penelitian ini berupa RD dengan model 4D, Define, Design, Development, dan Disseminate. Subjek penelitian merupakan 33 siswa SMA N 3 Salatiga. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi LKPD, soal pretest posttest dengan soal pilihan ganda berjumlah 20 soal, angket respon peserta didik, dan angket sikap. Teknik analisis data yang digunakan terdiri atas analisis kelayakan melalui hasil validasi dan respon kepraktisan, analisis keefektifan produk melalui uji N-gain, ketuntasan hasil belajar, dan ketercapaian sikap, serta keterkaitan antara LKPD dengan pengetahuan dan sikap melalui uji product moment menggunakan SPSS.  Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan LKPD yang telah didesain memenuhi beberapa kriteria (1) LKPD sangat valid dengan skor dari validator ahli masing-masing 114/116 dan 112/116 dan praktis terlihat melalui hasil angket respon peserta didik sebesar 91%, (2) efektif dalam meningkatkan pengetahuan dengan nilai N-gain 0,62 pada kategori sedang, ketuntasan belajar siswa 100% dan sikap kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sebesar 91,35% pada kategori sangat peduli. Keterkaitan LKPD dengan pengetahuan dalam kategori kuat dengan perolehan pearson correlation 0,787, sedangkan keterkaitan LKPD dengan sikap pada kategori lemah dengan perolehan 0,372. Sehingga dapat dikatakan Lembar Kerja Peserta Didik model Problem Based Learning terintegrasi literasi lingkungan layak dan efektif digunakan dalam pembelajarn hidrolisis garam.
Analisis Kemampuan Multipel Representasi Siswa MAN 2 Jombang Ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Ijtihadah, Mustabsyirotul; Ardhana, Ivan Ashif
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46921

Abstract

Pemahaman siswa mengenai larutan elektrolit dan non-elektrolit penting dalam kimia. Representasi makroskopis, sub-mikroskopik, dan simbolik diperlukan untuk memahami konsep ini. Namun, di MAN 2 Jombang belum ada analisis kemampuan multipel representasi siswa pada materi tersebut. Analisis tersebut diperlukan sebagai evaluasi untuk perbaikan pembelajaran ke depan. Tujuan dari penelitian ini meliputi: 1) mendeskripsikan perbedaan kemampuan multipel representasi siswa laki-laki dan perempuan. 2) mengetahui adanya signifikansi pada perbedaan kemampuan multipel representasi antara siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ex-post facto dengan jenis penelitian kausal komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 10 soal berupa pilihan ganda beralasan yang telah divalidasi ahli dan uji empiris serta terintegrasi pada kerangka kerja Definition, Algorithmic, Conceptual (DAC). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan nilai rata-rata siswa laki-laki dan perempuan pada setiap indikator. 2) hasil analisis uji T Independet didapatkan nilai sig = 0,868 0,05 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan multipel representasi siswa laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, perlu adanya peningkatan kemampuan multipel representasi siswa dan guru perlu memberikan perlakuan yang berbeda pada siswa sesuai dengan potensi yang dimiliki siswa.
Pengembangan Instrumen Tes Three-Tier Multiple Choice berbantuan Google Form untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Topik Stoikiometri Fitriani, Feby; Priatmoko, Sigit; Wardani, Sri; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46778

Abstract

Berpikir kritis tidak hanya dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran tetapi juga dapat ditingkatkan memalui alat evaluasi yant tepat, sehingga peneliti mengembangkan instrumen three-tier berbantu google form untuk dapat mengukur ketrampilan berpikir kritis peserta didik pada materi stoikiometri. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) model tipe formative research Tessmer. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Karanganyar Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data: validasi ahli, analisis soal (validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda), analisis profil berpikir kritis, analisis angket respons peserta didik. Hasil menunjukan: validasi ahli 96,75%, validitas butir soal 0,7, reliabilitas 0,89, tingkat kesukaran sedang, dan memiliki daya pembeda yang baik, serta respon positif 76% terhadap instrumen tes. Hasil ketercapaian berpikir kritis peserta didik pada materi stoikiometri yaitu sebanyak 17% dengan kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil yang diperoleh instrumen memiliki karakteristik yang baik, maka instrumen tes three-tier multiple choice berbantu google form layak digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis.
Modul Etnokimia Terintegrasi Nilai Islami pada Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Melatih Kreativitas Asna, Ainuz Zahroh; Sumarni, Woro; Cahyono, Edy
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46707

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul Etnokimia Terintegrasi Nilai Islami Pada Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Melatih Kreativitas. Pengembangan modul ini didasari pada fakta bahwa belum banyak modul pembelajaran kimia yang dapat memfasilitasi penerapan kurikulum merdeka sekaligus dapat menguatkan nilai-nilai Islami, terutama untuk sekolah di bawah naungan kementerian agama. Penelitian ini mengambil fokus materi kimia hijau dan struktur atom, dan dikaitkan dengan budaya-budaya di daerah Pati, Jawa Tengah. Selain itu, materi di dalam modul juga dihubungkan dengan nilai-nilai Islami sehingga siswa Madrasah Aliyah (MA) menjadi lebih tertarik untuk mempelajari kimia. Hasil validitas modul oleh ahli media memberikan simpulan sangat valid, artinya modul layak diterapkan dalam pembelajaran. Hasil ujicoba skala kecil juga menunjukan bahwa modul etnikimia terintegrasi nilai Islami pada penelitian ini dapat melatih dan meningkatkan kretivitas siswa dalam belajar.
E-LKPD Interaktif Berbasis Multipel Representasi pada Materi Laju Reaksi Sari, Yunita Puspita; Silfianah, Ifah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46498

Abstract

Materi laju reaksi perlu disajikan dalam bentuk multipel representasi yang memuat level makroskopik, submikroskopik, dan simbolik agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Tetapi, selama ini bahan ajar yang ada di sekolah hanya menyajikan gambar submikroskopik tanpa adanya pergerakan nyata dari molekul yang saling bereaksi. Padahal, jika terdapat e-LKPD interaktif yang memuat konten video dari pergerakan molekul, peserta didik akan mudah memahaminya. Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan produk e-LKPD interaktif berbasis multipel representasi pada materi laju reaksi yang valid, layak, dan mendapatkan respon yang baik dari peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu model penelitian dan pengembangan 4D (define, design, development, disseminate) tanpa adanya proses disseminate. Subjek penelitian yaitu sebanyak 29 peserta didik kelas XI-MIPA 3 SMAN 1 Ngunut. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Hasil dari penelitian yaitu (1) sangat valid dengan persentase sebesar 86,02% dari ahli materi, (2) sangat valid dengan persentase sebesar 86,73% dari ahli media, dan (3) respon peserta didik dengan persntase 83,96% dengan kategori baik.
Analisis Pemahaman Konsep dan Kesulitan Siswa Kelas XI pada Materi Hidrolisis Garam Menggunakan Tes TTMC dan TwTMC dengan Model Problem-Based Learning Ristanti, Shelly Dewi; Sumarti, Sri Susilogati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil pemahaman konsep dan kesulitan siswa dalam materi hidrolisis garam dengan model problem based learning. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 12 Semarang tahun ajaran 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods dengan design penelitian concurrent embedded. Instrumen yang digunakan adalah three-tier multiple choice test dan two-tier multiple choice test. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data berupa uji validitas, uji reabilitas, uji daya beda, dan uji tingkat kesukaran. Hasil dari penelitian ini diperoleh pemahaman konsep materi hidrolisis garam menggunakan model Problem Based Learning tergolong cukup. Profil pemahaman konsep materi hidrolisis garam menggunakan model Problem Based Learning berdasarkan indikator. Pemahaman konsep siswa pada materi hidrolisis garam dengan empat konsep yang diujikan sebesar 35 %, sedangkan untuk kategori miskonsepsi sebesar 20%, dan kateori tidak paham sebesar 45%. Hasil analisis kesulitan siswa pada penerapan pembelajaran materi hidrolisis garam menggunakan model Problem Based Learning tergolong rendah, yakni sebesar 38%. Dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai, hasil kesulitan belajar dan pemahaman konsep dapat digunakan sebagai pedoman untuk meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya.
Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Aktivitas Belajar Peserta Didik pada Materi Hidrolisis Garam Zahro, Mawadatuz; Lutfianasari, Ulfa
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.45567

Abstract

This research is motivated by the existence of learning problems at MAN 1 Semarang City which still uses conventional learning models, so that students find it difficult to understand the subject matter delivered by the teacher. Therefore the researchers applied the Problem Based Learning (PBL) learning model with the hope that learning would be more interesting and able to understand students so that the expected results could be achieved. This study aims to find out how students' critical thinking skills and learning activities are carried out through the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model in Salt Hydrolysis material. This research is a quantitative research with a quasi-experimental design with nonequivalent control group design method. Methods of data collection using test questions (critical thinking skills) and observation (learning activities). The application of PBL in the learning process can have a positive influence on students' critical thinking skills and activities. This is proven through the t-test analysis of critical thinking skills tcount = 8.071 and ttable =. 2,021. As for learning activities tcount = 5.441 ttable = 2.021, it is concluded that learning using the PBL model is more effective than learning applied using conventional models.
Pengembangan E-Modul Ajar Kimia Hijau Bermuatan Etno-STEM Berbasis Guided Inquiry untuk Membekali Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Izzania, Rahma Annisa; Sumarni, Woro; Harjono, Harjono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul ajar berbasis guided inquiry bermuatan etno-STEM, mengetahui tingkat kelayakan, respon siswa, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Pengembangan e-modul ajar menggunakan model 4D (define, design, development, disseminate) yang dibatasi sampai tahap ke 3. Penelitian dilaksanakan di MAN 1 KUDUS kelas X tahun ajaran 2023/2024. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa pada uji coba skala kecil dan 72 siswa untuk uji coba skala besar. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi materi, lembar validasi media, lembar angket respon, dan instrumen tes berpikir kritis. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) tingkat kelayakan e-modul ajar berbasis guided inquiry bermuatan etno-STEM pada materi kimia hijau pada aspek materi 94% dalam kategori “sangat valid” dan pada aspek media 95% dengan kategori “sangat valid”, (2) hasil respon siswa yaitu sebesar 85%  yang termasuk dalam kategori “sangat praktis”, (3) e-modul ajar efektif dalam membekali kemampuan berpikir kritis siswa.
Media Pembelajaran Berbasis AI Chatbot pada Materi Termokimia di SMA Apakah Dibutuhkan? Aldwinarta, Farrel Hafiz; Nurdiana, Rita; Sulistina, Oktavia
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.49044

Abstract

Chatbot merupakan salah satu bentuk AI yang dapat memberikan jawaban dari pertanyaan pengguna dengan kemampuan machine learning. Pada bidang pendidikan, chatbot dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang interaktif. Hal ini dapat menjadi sebuah inovasi dalam pembelajaran termokimia mengingat materi termokimia adalah materi kimia yang abstrak dan sulit dipahami sehingga berdampak pada motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan media pembelajaran chatbot berbasis kecerdasan buatan untuk materi termokimia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi langsung, penyebaran angket terhadap 20 siswa, dan wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran termokimia di SMA Modern Al Rifa’ie masih dominan menggunakan buku paket. Teknologi AI masih belum dikenal baik oleh siswa dan hanya sebagian kecil guru yang menerapkan AI dalam pembelajarannya. Adapun alasan guru tidak mengenalkan AI kepada siswa karena ragu akan validitas materinya. Fasilitas di SMA Modern Al Rifa’ie mendukung penerapan AI dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue