cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14110059     EISSN : 25491571     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jte
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
Penerapan Algoritma Cosine Similarity dan Pembobotan TF-IDF pada Sistem Klasifikasi Dokumen Skripsi
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v9i1.10955

Abstract

Banyaknya arsip dokumen skripsi yang terkumpul dalam bentuk soft file yang tidak terklasifikasi dengan baik mengakibatkan proses pencarian kembali menjadi sulit. Untuk mengakses informasi yang dibutuhkan menjadi kurang cepat dan tepat apabila keseluruhan dokumen disimpan dalam satu folder database. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengklasifikasikan dokumen secara otomatis ke dalam folder berbeda pada database agar lebih mudah dalam mengelola dokumen yang ada. Metode TF-IDF merupakan suatu cara untuk memberikan bobot hubungan suatu kata (term) terhadap dokumen. Metode cosine similarity merupakan metode untuk menghitung kesamaan antara dua buah objek yang dinyatakan dalam dua buah vector dengan menggunakan keywords (kata kunci) dari sebuah dokumen sebagai ukuran. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall, sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (RD). Data latih yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 dokumen skripsi dengan beberapa kategori yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat ketepatan klasifikasi sistem adalah sebesar 98%.
PEMBERDAYAAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI ENERGI LISTRIK LAMPU PENGATUR LALU LINTAS
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v2i2.1553

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai jenis sumber daya energi dalam jumlah yangcukup melimpah. Letak Indonesia berada pada daerah katulistiwa, maka wilayah Indonesia akan selaludisinari matahari selama 10 sampai dengan 12 jam dalam sehari. Data Ditjen Listrik dan PengembanganEnergi pada tahun 1997, kapasitas terpasang listrik tenaga surya di Indonesia mencapai 0,88 MW daripotensi yang tersedia 1,2 x 109 MW.Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi teknologi pembangkit listrik bersumber dari energimatahari. Pengkonversi energi matahari menjadi energi listrik menggunakan fotovoltaik atau sel surya.Sedangkan energi listrik yang dihasilkan disimpan dalam sebuah baterai. Manfaat dari penelitian untukmemberdayakan energi matahari secara optimal sebagai sumber energi listrik pada lampu pengatur lalulintas.Berdasarkan percobaan dari satu modul surya 50 Wp diperoleh kuat arus pada sel surya dan kuatarus yang mengalir ke dalam baterai yang berfluktuatif besarnya. Energi listrik yang dihasilkan daripenyinaran sinar matahari selama 6 jam mampu menyalakan 4 buah lampu dengan total daya 30 wattselama 16 jam. Diharapkan dari hasil riset ini dapat diadakan penelitian lanjutan mengenai teknologipengukuran secara realtime agar dapat memonitoring potensi energi sepanjang musim.Kata Kunci: Energi matahari, Fotovoltaik, Energi Listrik
Perancangan Sistem Pakar Penyuluh Diagnosa Hama Padi dengan Metode Forward Chaining
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v7i1.8590

Abstract

Penyuluhan pertanian sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Pembangunan masyarakat di Indonesia dapat disamakan dengan pengertian istilah “community development” yang dapat dilaksanakan melalui proses komunikasi pendidikan. Namun dalam praktiknya banyak permasalahan yang muncul, salah satunya adalah diagnosa hama padi. Pendiagnosisan terhadap hama pada tanaman padi memang harus dilakukan secepat dan seakurat mungkin, dikarenakan penyakit pada tanaman tersebut dapat dengan cepat menyerang serta menyebar keseluruhan. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan desain sistem pakar penyuluhan diagnosa  hama padi dengan metode forward chaining. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan sistem pakar yang membantu memecahkan permasalahan hama tanaman padi.
Pengembangan Sistem Database Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Unnes
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v5i2.3556

Abstract

Abstrak— Belum adanya database hasil penelitian dan pengabdian pada LP2M UNNES yang baik berakibat memungkinkannya terjadi duplikasi atau penyalahgunaan penelitian atau pengabdian tahun yang lalu digunakan lagi untuk proposal penelitian atau pengabdian pada tahun sekarang atau yang akan datang. Sehingga hal ini akan memberikan efek negatif pada perkembangan penelitian dan pengabdian di UNNES khususnya dan dunia akademik di Indonesia pada umumnya. Metode yang diterapkan pada pembuatan databse ini dilakukan dengan cara membuat prototype kemudian dilakukan proses mencoba dan meminta pendapat orang lain yang memang mengurusi hasil laporan penelitian dan pengabdian di LP2M UNNES. Hasil penelitian ini berupa sistem database berbasis web sehingga dapat dilakukan input data, edit data maupun melihat data penelitian dan pengabdian yang ada di LP2M UNNES dari manapun, tidak harus datang ke UNNES hanya untuk melihat maupun melakukan edit data oleh admin. Keywords—Database, penelitian dan pengabdian, UNNES
Pembangkit Sinyal ELT pada Frekuensi 121,5 MHz
Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v11i1.19201

Abstract

An ELT is a beacon indicating the location of distress or crash of aircraft on land or sea. The ELT is placed in an airplane, which is a transmitter with low transmit power and an antenna. The ELT transmitter has been widely used for flights at the frequency of 121.5 MHz (civilian) and 243 MHz (military). The purpose of this study is to produce ELT signal generators at the 121.5 MHz frequency, with low-cost devices that meet specifications for civil aviation. In this research has been produced a design of an ELT signal generator at the frequency of 121.5 MHz, consist of a crystal oscillator, a sawtooth generator, a VCO, and an amplitude modulator. Based on the measurement and test results, the sawtooth generator generated a sawtooth signal at the frequency of 1.8 to 3.6 Hz, the VCO generated a sinusoidal signal at the frequency of 316 to 366 Hz, the RF generator generated a sinusoidal at the frequency of 121.505 MHz. The ELT signal generator was able to generate AM signals at the minimum amplitude deviation of 100 mVpp to maximum one of 156 mVpp, the modulation index (m) of 21.875%, and the frequency of 121.505 MHz. The results of this study are ELT signal generators at the frequencies of 121.5 MHz that are in accordance with specifications for civil aviation.
SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN MESIN INFERENSI FUZZY
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v1i2.1596

Abstract

Salah satu cara untuk menangani ketidakpastian pada bidang sistem pakar dapat digunakan logikafuzzy, yang juga merupakan salah satu bidang kecerdasan buatan. Logika fuzzy memiliki toleransi terhadapdata-data yang tidak tepat dan didasarkan pada bahasa alami. Dengan menggunakan mesin inferensi fuzzy,dapat dibuat aturan-aturan if-then fuzzy untuk menurunkan pernyataan yang bersifat linguistik. Metodedefuzzifikasi yang digunakan berbagai metode seperti max-min dan center average.Kata kunci : Sistem Pakar, Mesin Inferensi Fuzzy, Metode Defuzzifikasi.
Klasifikasi Kanker Payudara Menggunakan Algoritma Gain Ratio
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v8i2.7713

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang menempati urutan kedua sebagai penyakit yang paling umum ditemui. Seperlima dari wanita penderita kanker adalah mereka yang didiagnosa mengidap kanker payudara. Kanker secara umum dibagi dua yaitu jinak dan ganas, begitupun kanker payudara. Pada status ganas, kanker dapat berakibat buruk bagi penderitanya bila terlambat diketahui. Oleh sebab itu, deteksi dini pada penyakit kanker sangatlah penting agar penderitanya dapat menerima penanganan yang tepat. Penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk melakukan klasifikasi jenis kanker berdasarkan variable-variabel yang mempengaruhi menggunakan teknik data mining. Klasifikasi kanker payudara dilakukan menggunakan metode decision tree dengan algoritma gain ratio. Atribut-atribut yang digunakan dalam  klasifikasi yaitu ketebalan rumpun, keseragaman ukuran sel, keseragaman bentuk sel, adhesi marjinal, ukuran sel epitel tunggal, ukuran asli nuclei, kromatin, keadaan nucleoli normal dan mitosis. Hasil evaluasi kinerja algoritma gain ratio diperoleh nilai recall, accuracy dan precision masing-masing sebesar 92,55%, 95,17% dan 93,76%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa algoritma gain ratio sangat baik digunakan dalam klasifikasi ini. Berdasarkan skema decision tree, variabel keseragaman  ukuran sel merupakan variable yang paling signifikan mempengaruhi jenis kanker.
Simulasi Pencahayaan Buatan untuk Ruang Kelas dengan Tipe Armature TL LED dan Bohlam LED
Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v11i2.26902

Abstract

Classroom light intensity is one of the essential factors in the learning process. Several factors affect light intensity in the classroom, i.e., determination of classroom design, position of objects in the classroom, window design, shading devices, type of lamp, and type of lamp armature. The research aims to determine the effect of armature lamp type. The results of this research are expected to increase the efficiency of electricity costs and use the classroom optimal lighting system according to Indonesian National Standard (SNI). Two types of lamp armature used in this research i.e. LED tube armature and LED bulb armature. This research used E11-210 classroom in E11 Building of Electrical Engineering Department, Universitas Negeri Semarang with the size of 12m x 9m x 3.5m. Simulation in this research used Dialux Evo 9 software. The results of observations and simulations show that E11-210 classroom had not followed SNI yet, in 350 lux. Based on simulation results, it shows that using LED tube armature and LED bulb armature will get light intensity of E11-210 classroom that follow SNI 6197:2011. Simulation results show that the use of LED tube armature (Powerbalance Gen2 RC463B) in E11-210 classroom will increase efficiency of electricity costs by 27.81%. Meanwhile, the use of LED bulb armature (Luxspace Ace Acccent RS750B) in E11-210 classroom will increase efficiency of electricity costs by 33.96%.
Aplikasi Kontrol PID untuk Kontrol Suhu dan Humidity pada Sistem Pengeringan Seledri
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v6i2.3583

Abstract

Abstrak— Pengeringan pada prinsipnya merupakan proses penguapan air dari bahan basah, yang bertujuan untuk mendapatkan produk dengan kadar air tertentu. Pengeringan dipengarui oleh faktor-faktor komponen bahan, bentuk bahan, suhu dalam pengeringan, dan perlakuan praproses Pengeringan dapat dilakukan secara alami maupun secara mekanis yaitu dengan menggunakan alat pengering. Pada proses pengeringan ada beberapa kondisi yang mempengaruhi antara lain suhu, kelembaban dan kecepatan (laju) pengeringan. Suhu dan humidity yang mempengaruhi pengeringan sehingga aplikasi sistem kontrol suhu dan humidity udara yang masuk menjadi faktor yang penting bagi keberhasilan proses pengeringan karena teknologi pengeringan produk yang sensitif terhadap panas. (Djaeni, 2008). Dalam penelitian ini digunakan pengendali PID (Proporsional-Integral - Derifativ) yang akan mengontrol pemanas (heater) pada Alat pengeringan. Pengendali ini mengontrol suhu ruangan pengeringan menjadi stabil dan dapat diperoleh hasil pengeringan secara cepat dan efisien. Sinyal kontrol tersebut digunakan untuk pengaturan tegangan AC pada heater dengan prinsip kontrol sudut fasa. Sinyal kontrol ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu konstanta proporsional (Kp) = 200 dan konstanta integral (Ki) = 0.05 dan konstanta derifativ (Kd) =10. Proses pengeringan dipengaruhi oleh laju pengeringan yaitu kecepatan kemampuan udara dalam menyerap uap air yang dipengaruhi oleh jumlah dan posisi air dalam bahan, sifat bahan. Pada awal proses pengeringan, kecepatan penguapan air meningkat, kemudian setelah mencapai periode tertentu akan tetap (constant rate periode) dan akhirnya menurun (falling rate periode). Kontrol suhu dan humidity dapat mengatur suhu pengeringan dengan stabil sehingga laju pengeringan dari hasil penelitian ini pada suhu 70 C akan semakin meningkat yaitu pada 15 menit pengeringan awal, laju kecepatan pengeringan sebesar 0,01 gr/menit pada batang dan 0,38 gr/menit pada daun. Pada pengeringan batang seledri profil laju pengeringan lebih cepat dari pada pengeringan pada daun karena pengeringan tray drier dengan kapasitas yang sama untuk batang lebih baik menerima aliran panas dibanding daun. Kata kunci— pengeringan, suhu, laju
Automatic Transfer Switch (Suatu Tinjauan)
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v5i1.3549

Abstract

Abstrak— Sumber tegangan listrik utama yaitu PLN (Pembangkit Listrik Negara) tidak selamanya kontinyu dalam penyaluranya, suatu saat pasti terjadi pemadaman yang kemungkinan dapat disebabkan oleh gangguan pada sistem transmisi atau sistem distribusi. Untuk mengantisipasi dari pemadaman tersebut, perlu didesain sebuah kontrol otomatis yang disebut ATS (Autamatic Transfer Switch). Automatic Transfer Switch adalah sebuah rangkaian kontrol sakelar Power Inverter dengan PLN yang sudah Full Automatic. Alat ini berguna untuk Menghidupkan, dan Menghubungkan Power Inverter ke Beban secara otomatis pada saat PLN padam. Pada saat PLN hidup kembali, alat ini akan Memindahkan sumber daya ke Beban dari Power Inverter ke PLN. Dimasa sekarang kemajuan teknologi berkembang pesat, teknologi menjadi inspirasi agar kehidupan di bumi menjadi lebih ringan, mudah dan praktis. Pada artikel ini akan di bahas tentang kendali sakelar otomatis yang bisa dikendalikan sesuai program yang diinginkan. Keywords— ATS, power inverter, PLN, kontrol

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro More Issue