cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Sastra : No. 1, Agustus 2014" : 13 Documents clear
ANALISIS LEGENDA DEWI BUNGUR SARI, OPAT JAWARA PALEDANG, DAN BUYUT KUTAN MANGLAYANG JEUNG BUYUT KUNTA PALASARA DI MASYARAKAT UJUBERUNG BANDUNG (STRUKTUR, KONTEKS PENUTURAN, PROSES PENCIPTAAN, DAN FUNGSI) Hazis Sudian
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Sastra : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian Ini ditalatar belakangi oleh asumsi peneliti bahwa cerita rakyat sudah mulai terlupaka dalam ke hidupan mayarakatnya. Cerita rakyat yang tersebar di masyarakat memiliki nilai penting bagi masyarakat pendukungnya. Seperti cerita rakyat yang berbentuk Legenda Dewi Bungur Sari, Opat Jawara Paledang, dan Buyut Kunta Malayang Jeung Buyut Kunta Palasara di Masyarakat Ujungbrung. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dengan tahap pengumpulan data dan pengolahan data. Tahap pengumpulan data meliputi studi lapangan, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sementara itu, pengolahan data meliputi identifikasi dan analisis data. Hasil penelitian ini membuktikan, analisis struktur cerita menghasilkan alur yang terwuju oleh adanya peristiwa sebab akibat. Sedangkan tokoh yang terdapat dalam cerita selalu saling berhubungan. Latar dalam cerita meliputi latar tempat, waktu, dan sosial. Latar berada di alam dunia. Pada umumnya latar yang terdapat dalam cerita masih dapat dijumpai sampai saat ini. Analisis konteks meliputi pada aspek penutur cerita, kesempatan brcerita, dan hubungan bercerita dengan lingkungannya. Penutur cerita diprioritaskan kepada yang lebih tua usianya. Kesempatan becerita tidak dibatasi, hubungan cerita dengan lingkungannya dapat terlihat dari latar sekitar mayarakat Ujungberung yang sekarang masih dapat dijumpai. Penelitian ini pun meliputi analisis fungsi sosial, sehingga cerita berperan serta dalam kehidupan masyarakatnya. 
REPRESENTASI KRITIK SOSIAL DALAM ANTOLOGI CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Angga Hidayat
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Sastra : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh karya sastra sebagai cermin dari kenyataan. Cerpen dalam antologi Senyum Karyamin, cerpen yang dipilih merupakan cerpen yang mengandung kritik sosial dan merepresentasikan kenyataan. Adapun rumusan masalah adalah 1) bagaimana struktur teks dalam antologi cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari?, 2) bagaimana representasi kritik sosial? dan, 3) bagaimana model representasi? Pengkajian struktur cerpen menggunakan analisis dari Tzevan Todorov, yakni analisis aspek sintaksis, aspek semantik, dan aspek verbal. Pendekatan sosiologi sastra digunakan dalam menganalisis representasi kritik sosial yang menghubungkan karya sastra dengan kemyataan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Kata Kunci: kumpulan cerpen Senyum Karyamin, sosiologi sastra, representasi kritik sosial.
PUISI SAWÉR TURUN TANAH DI KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS (STRUKTUR, PROSES PENCIPTAAN, KONTEKS PENUTURAN, FUNGSI, DAN MAKNA) Hari Firmansyah
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Sastra : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPuisi sawér turun tanah (PSTT) merupakan puisi sawér yang terdapat di kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. PSTT dianalisis berdasar lima aspek, yaitu struktur, proses penciptaan, konteks penuturan, fungsi dan makna. Penelitian ini menggunakan metode kuatitatif deskriptif-analisis dan pendekatan Lord atau teori formula. Analisis struktur dilakukan untuk mengetahui pola-pola teks puisi sawér yang saling berkaitan, meliputi analisis formula sintaksis, formula bunyi, formula irama, majas, dan isotopi. Analisis proses penciptaan pada teks puisi sawér turun tanah dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses penciptaan teks sawér pada saat teks sawér dituturkan dan sebelum teks sawér dituturkan. Analisis konteks penuturan teks puisi sawér turun tanah dilakukan untuk mengetahui bagaimana situasi dan kondisi pada saat teks sawér dituturkan, meliputi waktu penuturan, orang-orang yang terlibat pada saat teks dituturkan, struktur penuturan, dan tempat penuturan teks. Analisis fungsi puisi sawér turun tanah dilakukan untuk mengetahui fungsi apa saja yang terdapat pada teks sawér. Analisis makna puisi sawér turun tanah dilakukan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam teks sawér tersebut pada saat penutur menuturkannya. Kata Kunci: Folklor; Struktur teks; Proses penciptaan; Konteks penuturan; Fungsi; Makna.

Page 2 of 2 | Total Record : 13