cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL EKSEKUTIF
ISSN : 23375736     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 4 (2015)" : 155 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN GRATIS DAERAH DI PUSKESMAS KAMPUNG BARU KECAMATAN IBU SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT DALISE, LUSIANA
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup layak dan produktif adalah kesehatan, untuk itu diperlukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau, terkendali dan bermutu. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Jaminan Kesehatan Gratis Daerah di Puskesmas Kampung Baru Halmahera Barat. Masalah yang diteliti adalah sejauh mana sasaran dari program jaminan kesehatan gratis daerah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan didukung dengan data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data primer diperoleh dari hasil wawancara dan data sekunder diperoleh dari data pengolahan data dan observasi. Teknik analisis data dimulai dari pengumpulan informasi melalui wawancara dan pada tahap akhir dengan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Implementasi Program Jaminan Kesehatan Gratis Daerah yang diterapkan di Puskesmas Kampung Baru Kecamatan Ibu Selatan Halmahera Barat belum maksimal dan banyak kekurangan dari segi pelaksanaanya, misalnya dari segi sumberdaya manusia yang masih belum memadai dibanding dengan luasnya wilayah kerja dari Puskesmas Kampung Baru itu Sendiri dan jumlah pasien yang setiap tahunnya meningkat, juga dari segi komunikasi antar pelaksana yang masih kurang, sehingga masyarakat belum mengetahui sepenuhnya tentang program dari Jamkesda.     Kata Kunci: Implementasi, Jaminaan Kesehatan Gratis
PERAN LURAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN RANOMEA KECAMATAN AMURANG TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Walujan, Osvaldo Romario Paulus
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa Peran Lurah Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik, dalam proses pelaksanaan pelayanan publik itu belum memberikan rasa puas bagi masyarakat yang berada di Kelurahan Ranomea karena salah satu penyebab pelayanan yang kurang memuaskan yang di berikan oleh lurah bersangkutan adalah tidak adanya keharmonisan antara lurah dengan perangkat kelurahan. serta tidak adanya Sekertaris Kelurahan. Pelayanan Publik yang diberikan Lurah atau Perangkat Kelurahan sesuai dengan realita yang ada di Kelurahan Ranomea yaitu pelayanan yang belum maksimal salah satu contoh yang ada sesuai dengan penemuan penulis pada saat salah seeorang masyarakat ingin mengurus surat-surat tidak ada satupun pegawai yang ada atau hanya Lurah sendiri yang berada dikantor kelurahan Ranomea. Sebenarnya masyarakat yang ada di Kelurahan Ranomea menerima pelayanan yang maksimal atau memuaskan, dan juga seharusnya Pemerintah yang ada di Kelurahan Ranomea Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan harus mengacu pada Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang berisi mengenai Kewajiban Negara adalah melayani hak dasar masyarakat. Esensi sebuah Pemerintah adalah pelayanan kepada masyarakatnya.   Kata Kunci : Peran Lurah, Pelayanan Publik, Masyarakat      
Peran Kepala Desa dalam Meningkatan Pembedayaan Masyarakat (Suatu Studi di Desa Miangas Kecamatan Khusus Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud) Maarisit, Willer S.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Kepala Desa dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat sangatlah penting dalam peningkatan pembedayaan mayarakat. Karna dengan adanya peran seorang Kepala Desa dalam meningkatan pemberdayaan masyarakat akan nenciptakan atau melahirkan masyarakat  yang swadaya, mandiri dan madani. Di desa miangas terindikasi bahwa peran Kepala Desa dalam meningkatan pemberdayaan masyarakat dapat di katakan masih sangat lemah atau belum efesien karna jika melihat fenomena social di Desa Miangas masyarakat pada umumnya belum berdaya baik dari egi ekonomi maupun social budaya, hal ini di buktikan bahwa masih belum efektifnya peran Kepala Desa dalam meningkakan pemberdayaan masyarakat peran yang di maksudkan yaitu peran Kepala Desa dalam meningkakan pengetahuan, sikap, ketampilan, kemampuan serta kesadaan masyarakat Desa Miangas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Kepala Desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Desa Miangas Kecamatan Khusus Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Kepala Desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Desa Miangas Kecamatan Khusus Miangas masih belum efektif peran yang di maksudkan yaitu peran Kepala Desa dalam meningkakan pengetahuan, sikap, ketampilan, kemampuan serta kesadaan masyarakat Desa Miangas. Sehingga dalam penelitian ini, untuk menciptakan masyarakat yang berdaya perlu di tingkatkan atau di optimalkan lagi peran Kpalah Desa Dalam meningkatkan pembedayaan masyarakat khususnya dalam peningkaan pengeahuan, sikap, ketrampilan, kemampuan serta kesadaran masyarakat Desa Miangas. Kata Kunci: Peran, Kepala Desa, Pemberdayaan Masyarakat.
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Lucas,, Glady Gracy Mice
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Sihite, Pariwisata adalah suatu perjalanan yang dilakukan orang untuk sementara waktu, yang diselenggarakan dari suatu tempat ke tempat lain meninggalkan tempatnya semula, dengan suatu perencanaan dan dengan maksud bukan untuk berusaha atau mencari nafkah di tempat yang dikunjungi, tetapi semata – mata untuk menikmati kegiatan pertamasyaan dan rekreasi atau untuk memenuhi keinginan yang beranekaragam. Sedangkan Menurut Undang – undang Nomor 10 tahun 2009, yang dimaksud dengan Daya Tarik Wisata atau Objek Wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan. Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, Pemerintah dapat mengembangkan potensi dan kelestarian alam yang ada di daerahnya sendiri. Karena itu, keberhasilan setiap daerah adalah partisipasi dari masyarakat daerah dan akan langsung dirasakan oleh masyarakat itu sendiri. Potensi yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah Potensi Pariwisata yang pada dasarnya mengingat di Pulau Mahengetang ini memiliki pantai yang cukup menarik hati dan mata para wisatawan domestic maupun mancanegara dan terlebih khusus terdapat Gunung Api Bawah Laut yakni Under Water Vulcano atau seperti yang warga sangihe mengatakan yakni Banua Wuhu dan ini juga merupakan Icon Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya pemerintah dalam mengembangkan objek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengembangkan objek wisata ini masih kurang. Ini dibuktikan dalam beberapa hal seperti kurangnya sarana transportasi dari dan menuju objek wisata, kurangnya atraksi wisata disekitaran objek wisata dan masih belum terjalinnya kerjasama dengan para investor serta masih kurangnya fasilitas pendukung wisata laiinnya. Kata kunci : Upaya, Pemerintah, Objek Wisata.
Kinerja Badan Pertanahan Nasional dalam Pelayanan Administrasi Sertifikasi Tanah (Suatu studi pada kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera ) Kitong, Piterson
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pertanahan adalah sebuah organisasi Pemerintah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan sertifikasi tanah di Indonesia. Sertifikasi tanah diperuntukan untuk semua masyarakat yang mempunyai tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Badan Pertanahan Nasional dalam pelayanan administrasi sertifikasi tanah yang dilihat dari indikator kinerja yakni Produktifitas, kualitas layanan, Responsivitas, Responbilitas dan akuntabilitas, Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisi kinerja Badan Pertanahan Nasional dalam pelayanan administrasi sertifikasi tanah diKantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Utara. Rumusan masalah yang digunakan adalah Bagaimana kinerja Badan Pertanahan Nasional Dalam Pelayanan administrasi sertifikasi Tanah dikabupaten Halmahera Utara dalam Pelayanan sertifikasi peralihan hak atas tanah ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif . Tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, dan observasi. Wawancara dilakukan kepada pihak terkait yang berhubungan dengan obyek penelitian, yaitu Kepala Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Halmahera Utara, Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah, petugas loket, dan dilanjutkan kepada masyarakat pemohon peralihan hak atas tanah dengan metode pengambilan sampelnya. Telaah dokumen dilakukan terhadap dokumen maupun buku-buku pedoman yang berhubungan dengan topik penelitian. Observasi yaitu melakukan pengamatan langsung mengenai pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Utara. teknik analisis datanya adalah kualitatif dengan cara analisis konteks dari telaah pustaka dan analisis pernyataan dari hasil wawancara dan observasi, reduksi data. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Kantor Badan Pertanahan Nasional diKabupaten Halmahera Utara dalam pelayanan peralihan hak atas tanah umumnya sudah berjalan dengan cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan tolak ukur sebagai berikut, Produktivitas Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Utara sudah cukup memenuhi target karena 80% tanah diKabupaten Halmahera Utara telah bersertifikat. Untuk Kualitas Layana Kantor Pertanahan Kabupaten Halamhera Utara sudah cukup baik dilihat dari berbagai upaya dalam pelayanan untuk mengoptimalkan kedisplinan pegawai dengan standarisasi SDM. Untuk Responsivitas pihak Kantor Pertanahan diKabupaten Halmahera Utara terhadap pemohon peralihan hak atas tanah dalam menangani keluhan para pemohon umumnya sudah cukup baik karena keluhan dari pemohon langsung di proses oleh petugas Pertanahan. Untuk Responbilitas pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Utara terhadap pemohon hak atas tanah, dalam mengenai keluhan,harapan dan aspirasi  dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan Akuntabilitas Badan Pertanahan Nasional dalam pelayanan sertifikasi peralihan hak atas tanah  telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan cukup baik dalam melaksanakan program pemerintah dan juga sebagai mediator yang baik antar pihak yang bersengketa. Kata kunci : Kinerja, Produktifitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responbilitas  Dan  Akuntabilitas
PERANAN PEMERINTAH DESA WORI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG PERIKANAN LAUT Jacob, Seyla
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pemberdayaan masyarakat nelayan yang ada di Desa Wori mengingat besarnya potensi sumber daya laut dan kenyataan cukup besar masyarakat Desa Wori berada dalam garis kemiskinan dan tingkat pendidikan yang cenderung masih rendah. Kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan pada masyarakat Desa Wori seperti PNPM, pemberdayaan Kelompok Nelayan, Pemberdayaan PKK, dan sebagainya. Penelitian ini berusaha mengangkat bagaimanakah peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir pantai di Desa Wori dengan menggunakan metode kualitatif. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan adalah mempengaruhi, mengarahkan dan menggerakan prilaku warga desanya. Melakukan peran fasilitatif, pemberian dukungan. Kepala Desa dalam  memberikan dukungan  itu sendiri tidak selalu bersifat materiil, tetapi juga dari perilakunya seperti pujian, penghargaan, dalam bentuk kata-kata, dan menyediakan waktu bagi warga bila mereka ingin berbicara denganya guna membahas permasalahan yang mereka hadapi. Kata Kunci : Kepala Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Nelayan
PERAN KEPALA DESA WORI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG PERIKANAN LAUT Jacob, Seyla Wulandari
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pemberdayaan masyarakat nelayan yang ada di Desa Wori mengingat besarnya potensi sumber daya laut dan kenyataan cukup besar masyarakat Desa Wori berada dalam garis kemiskinan dan tingkat pendidikan yang cenderung masih rendah. Kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan pada masyarakat Desa Wori seperti PNPM, pemberdayaan Kelompok Nelayan, Pemberdayaan PKK, dan sebagainya. Penelitian ini berusaha mengangkat bagaimanakah peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir pantai di Desa Wori dengan menggunakan metode kualitatif. Peran Kepala Desa dalam Pemberdayaan adalah mempengaruhi, mengarahkan dan menggerakan prilaku warga desanya. Melakukan peran fasilitatif, pemberian dukungan. Kepala Desa dalam  memberikan dukungan  itu sendiri tidak selalu bersifat materiil, tetapi juga dari perilakunya seperti pujian, penghargaan, dalam bentuk kata-kata, dan menyediakan waktu bagi warga bila mereka ingin berbicara denganya guna membahas permasalahan yang mereka hadapi. Kata Kunci : Kepala Desa, Pemberdayaan Masyarakat,  Nelayan
Kepemimpinan Camat Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Tobelo Selatan Bunga, Susanti
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kinerja pegawai pada kantor kecamatan adalah menjadi sebuah keharusan untuk dilaksanakan. Camat sebagai fasilitator yang berada di daerah kecamatan mempunyai peranan besar yang telah dilimpahakan untuk dapat meningkatkan kinerja parapegawainya guna mewujudkan pembangun dalam bidang pelayanan kepada masyarakat sebagai suatu tuntutan pembangunan daerah baik daerah Kecamatan maupun daerah Kabupaten/Kota pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengambarkan secara jelas tentang kepemimpinan Camat dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Tobelo Selatan, dengan metode yang digunakan adalah metode Kualitatif dari metode dimana untuk mengkaji tentang kepemimpinan Camat untuk meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Camat Tobelo Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Camat Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Tobelo Selatan dalam proses pengambilan keputusan yang melibatkan bawahannya camat jarang mengikutsertakan sehingga pegawai dalam proses menjalankan tugas ini dikatakan belum berhasil, disiplin pegawai yang masih minim dalam menjalankan tugas, kerjasama yang kurang antara atasan dangan bawahan serta bawahan dengan bawahan baik serta kurangnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki para pegawai Kantor Kecamatan Tobelo Selatan dimana yang merupakan factor-faktor penghalang dalam meningkatkan kinerja para pegawai sehingga berimplikasi pada harapan masyarakat dalam membutuhkan pelayanan yang ada. Kata Kunci :Kepemimpinan Camat, Kinerja Pegawai
PERANAN KEPALA DESA WORI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG PERIKANAN LAUT Jacob, Seyla Wulandari
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pemberdayaan masyarakat nelayan yang ada di Desa Wori mengingat besarnya potensi sumber daya laut dan kenyataan cukup besar masyarakat Desa Wori berada dalam garis kemiskinan dan tingkat pendidikan yang cenderung masih rendah. Kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan pada masyarakat Desa Wori seperti PNPM, pemberdayaan Kelompok Nelayan, Pemberdayaan PKK, dan sebagainya. Penelitian ini berusaha mengangkat bagaimanakah peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir pantai di Desa Wori dengan menggunakan metode kualitatif. Peranan Kepala Desa dalam Pemberdayaan adalah mempengaruhi, mengarahkan dan menggerakan prilaku warga desanya. Melakukan peran fasilitatif, pemberian dukungan. Kepala Desa dalam  memberikan dukungan  itu sendiri tidak selalu bersifat materiil, tetapi juga dari perilakunya seperti pujian, penghargaan, dalam bentuk kata-kata, dan menyediakan waktu bagi warga bila mereka ingin berbicara denganya guna membahas permasalahan yang mereka hadapi. Kata Kunci : Kepala Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Nelayan
PERANAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MINAHASA DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KECAMATAN TOMPASO I MACAWALANG, PHIPILI
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan yang dilaksanakan setiap negara berkembang mempunyai perbedaan prinsip yang dilandasi falsafah, hakikat, tujuan, strategi ataupun kebijaksanaan dan program pembangunannya. Undang-Undang No 32 Tahun 2004 semakin menguatkan posisi daerah dalam upaya meningkatkan disegala bidang, dan telah dijadikan landasan yuridis untuk menggeser fokus politik ketatanegaraan, desentralisasi kekuasaan dari pemerintah pusat kepada daerah. Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah di pedesaan, merupakan suatu upaya pemerintah dalam menempatkan kawasan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat miskin atau kecil. Karena itu program pembangunan disentra pengembangan agribisnis pada hakekatnya adalah kegiatan awal untuk memacu pembangunan ekonomi pertanian pasca otonomi di pedesaan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan manejerial aparat pemerintah daerah dalam pembangunan pertanian yang ada di Kecamatan Tompaso I, hal ini didasari dari pengamatan penulis yang bernotabene berkeluarga besar disalah satu desa yang berada di Kecamatan Tompaso I sehingga bisa mengamati bagaimana peranan pemerintah daerah.   Hasil penelitian ini menunjukan kemampuan peranan pemerintah daerah yang ada di Kecamatan Tompaso I ternyata cukup baik namun perlu ada tambahan melalui perekrutan, pendidikan dan latihan agar mampu meningkatkan sumber daya manusianya.       Key Words : Peranan, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pembangunan, Pertanian  

Page 8 of 16 | Total Record : 155