cover
Contact Name
Arief Rahman
Contact Email
jaai.jurnaluii@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jaai.jurnaluii@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia
ISSN : 14102420     EISSN : 25286528     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL AKUNTANSI & AUDITING INDONESIA (JAAI) is published by Accounting Department, Faculty of Economics, Islamic University of Indonesia and Supported by IAI-KAPd (Ikatan Akuntan Indonesia - Kompartemen Akuntan Pendidik). Published twice a year on June and December, JAAI is a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the field of the accounting and auditing studies of developing countries. Papers presented in JAAI are solely author's responsibility. The editorial board may edit without changing the substance of the papers.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (1998)" : 5 Documents clear
Ilmuwan, akuntan publik dan tanggung jawab kepakarannya Syamsul Hadi
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmuwan tidak dapat dipisahkan dengan hasil karya yang dihasilkannya ataupun sikapnya terhadap masyarakat maupun pemerintah. Secara umum ilmuwan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu ilmuwan yang dianggap sebagai: kambing pemakan rumput yang berguna, sebagai tukang kebun yang bekerja dengan baik atau sebagai tukang kebun yang bingung.Perkembangan ilmu di Indonesia pada masa lalu telah berkembang dan maju, hanya sayangnya benang penghubung yang menyambungnya putus, sehingga kita tidak atau kurang mewarisi sebagian besar daripadanya. warisan besar ada pada teknologi dan strategi perang.Ilmuwan Indonesia masa kini seperti ilmuwan lain, juga memiliki tiga kelompok, yaitu ilmuwan yang dianggap sebagai kambing pemakan rumput yang berguna, sebagai tukang kebun yang bekerja dengan baik, dan sebagai tukang kebun yang bingun. Ilmuwan yan baik adalah ilmuwan kelompok kedua yaitu tukang kebun yang dapat bekerja dengan baik.  
Beberapa aspek tentang black-scholes option pricing model Zaenal Arifin
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nobel Ekonomi 1997 diberikan kepada Myron Scholes dan Robert Merton. Myron Scholes bersama Fisher Black memberi landasan yang sangat penting dalam teori sekuritas derivatif dengan menemukan model penilaian opsi Black-Scholes Option Pricing Model (OPM). Robert Merton menyempurnakan model tersebut dengan melonggarkan beberapa asumsi yang kurang realistis.Menurut Black-Scholes OPM, nilai suatu opsi merupakan fungsi dari harga sekarang dari Underlying assetnya, exercise price, jatuh tempo opsi, tingkat suku bunga bebas risiko, dan varian return Underlying assetnya. Beberapa penulis sudah mengembangkan Black-Scholes OPM ini dan beberapa penulis juga telah menguji apakan model ini memang dapat digunakan untuk menilai opsi dengan akurat. 
Distribusi rasio keuangan industri studi empiris di Bursa Efek Jakarta Budi Setyo Suhartanto
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pcnelitian akuntansi yang telah mcnunjukkan berbagai kemampuan rasio keuangan sebagai alat prediksi yang memadai. Kemampuan prediksi rasio keuangan diukur dengan alat prodiksi statistik yang dihubungkan dengan berbagai fenomena ekonomi, diantaranya: kebangkrutan, kegagalan penentuan kredit jangka panjang, serta return saham. Tetapi satu catatan yang penting dalam aspek-aspek penelitian statistik harus mengetahui distribusi dari variabel-variabell rasio keuangan yang diteliti sebagai dasar dari penelitian selanjutnya. Asumsi yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan tersebut terdistribusi normal. Penelitian mengenai rasio keuangan telah dilakukan oleh Deakin (1976) dengan mengambil kasus di Amerika. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah rasio-rasio keuangan industri di Indonesia terdistribusi normal. Alat uji yang digurakan adalah Chi-Square dengan menggunakan metode yang telah dirumuskan oleh Gujarati.
Akuntansi zakat dan pengelolaannya di perusahaan Neni Meidawati
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk dapat mengelola organisasi Zakat Infak Sadaqah (ZIS) dengan baik diperlukan sistem informasi yang baik, salah satunya adalah akuntansi zakat. Oleh karena itu perlu dikembangkan sistem akuntansi yang khusus untuk pengelolaan keuangan di lembaga Badan Amil Zakat Infak Sadaqah (BAZIS), yang sampai saat ini belum banyak buku yang membahas pedoman atau standar penyusunan dan penyajian laporan keuangan lembaga tersebut, padahal telah banyak tumbuh dan berkembang lembaga-lembaga BAZIS di Indonesia.Dengan adanya lembaga-lembaga terebut, maka diperlukan akuntansi zakat yang khusus diterapkan untuk organisasi-organisasi ZIS yaitu bagaimana mengelola dana zakat, agar tujuan semula dikumpulkannya zakat dapat tercapai dan mencapai sasarannya, dan bagaimana cara penyusunan dan penyajian laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pengelola kepada para pemberi zakat. Diperlukan akuntansi zakat karena kespesifikan organisasi pengelola dana Zis dan informasi akuntansinya.
Rerangka konseptual pelaporan keuangan dalam perspektif Islam Zulkifli Zulkifli; Sulastiningsih Sulastiningsih
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tak mungkin dipungkiri bahwa akuntansi konvensional yang dikenal saat ini diilhami dan berkembang berdasarkan tata nilai yang ada dalam masyarakat barat. Oleh karena itu, tidak dapat disangkal bahwa rerangka konseptualnya yang notabene dipakai sebagai dasar pembuatan dan pengembangan standar akuntansi berpihak kepada kelompok kepentingan tertentu. Dapatkah lalu akuntansi semacam ini dipakai dalam dan oleh masyarakat yang berpegang pada ajaran Syariah?Tulisan ini mengajukan argumentasi bahwa Islam mempunyai nilai-nilai sendiri yang berbeda dibandingkan dengan nilai-nilai yang saat ini mendasari perkembangan dan pengembangan akuntansi konvensional. Oleh karena itu, perlu peninjauan kembali pemakaian akuntansi Barat secara apa adanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5