cover
Contact Name
Dr. Yusuf Rahman, MA
Contact Email
yusuf.rahman@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.quhas@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES
  • journal-of-quran-and-hadith
  • Website
ISSN : 20893434     EISSN : 22527060     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Journal of Qur'an and Hadith Studies (ISSN 2089-3434; E-ISSN 2252-7060) is a journal published by Qur'an and Hadith Academic Society, in cooperation with Graduate School Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta. The journal is published twice annually (June and December) and consists of articles on Qur'anic studies, tafsir, hadith and their interpretations
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 9 Documents clear
Tradisi Hafalan Qur’an di Masyarakat Muslim Indonesia Ali Romdhoni
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.282 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2280

Abstract

Tulisan ini ingin menunjukkan sejauh mana sistem hafalan tetap diperlukan dan memiliki wilayah tersendiri dalam menjaga kemurnian al-Qur'an. Alat modern yang memiliki kemampuan merekam keotentikan wahyu al-Qur’an baik dalam bentuk simbol (tulisan) maupun suara (pita kaset dan kepingan CD) dalam batas-batas tertentu memiliki kelemahan. Piranti ini bersifat pasif, tidak memiliki kemampuan menyeleksi manipulasi data, sementara memori ingatan manusia bersifat aktif, bisa bekerja menyeleksi apabila ada kesalahan naskah. Meskipun demikian, teknologi semacam ini jelas akan sangat bermanfaat mempermudah kebutuhan kajian kequr’anan. Dengan metode etnografi, penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi hafalan Qur’an bisa dipilah menjadi tiga macam. Pertama, menghafal al-Qur'an dengan orientasi murni ibadah, kedua, untuk kajian keislaman, dan ketiga, memelihara kemurnian al-Qur'an.
Epistemologi Ta’wil al-Qur’an: Sistem Interpretasi al-Qur’an Menurut Ibn Qutaybah Syamsul Wathani
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.049 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2281

Abstract

Artikel ini mendiskusikan ta’wil sebagai sistem interpretasi. Ia berusaha untuk memformulasikan ta’wil secara epistemologis sebagai sistem yang berbeda. Ta’wil di sini dideduksi dari pemikiran Ibn Qutaybah di dalam karyanya Ta’wil Mushkil al-Qur’an dan Ta’wil Mukhtalif al-Hadith. Pemikirannya tentang interpretasi akan dikaji dengan menggunakan teori hermeneutika dan epistemologi. Artikel ini bertujuan untuk memformulasikan pemikiran Ibn Qutaybah dalam skema sistematis sehingga metode ta’wil al-Qur’an yang akadamik dapat disimpulkan darinya.
Epistemologi Intuitif dalam Resepsi Estetis H.B. Jassin terhadap Al-Qur’an Fadhli Lukman
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.143 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2282

Abstract

Artikel ini membincang dua proyek sastrawan kenamaan Indonesia, H.B. Jassin, seputar Al-Qur’an. Karir besar Jassin dalam sastra mengantarkannya kepada ranah al-Qur’an, dengan karya terjemahan berjudul Al-Qur’anul Karim Bacaan Mulia dan penulisan mushaf berwajah puisi. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, artikel ini berakhir pada kesimpulan bahwa kedua karya H.B Jassin merupakan resepsi estetisnya terhadap Al-Qur’an. Berkaitan dengan epistemologi, kedua bentuk resepsi ini merupakan hasil dari pengetahuan intuitif Jassin yang ia asah dalam waktu yang panjang.
Hadis Nabi, Salafisme dan Global Terrorism M. Khoirul Huda
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.26 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2283

Abstract

Artikel ini berkesimpulan bahwa ada hubungan genealogis yang kuat antara hadis, ideologi salafisme dan terorisme global. Salafisme menempatkan hadis sebagai worldview dan menekankan pemaknaan tekstual terhadap hadis Nabi saw. Ketika bertemu kepentingan politik, ideologi ini melahirkan aksi-aksi kekerasan global yang terbingkai dalam diskursus global terrorism. Pandangan ini dikemukakan sejumlah sarjana seperti Anne Speckhard dan Khapta Akhmedova, Mumtaz Ahmad, dan Yoginder Sikand. Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan pendekatan sejarah intelektual (intellectual history) dengan menganalisis sejarah ide salafisme, perumusan pandangan dunia berbasis hadis (hadith worldview) dan metode pemahaman tekstualis.
Legitimasi Hadis Pelarangan Penggunaan Alkohol dalam Pengobatan Muhamad Ikhwan Lukmanudin
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.463 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2284

Abstract

Tulisan ini membuktikan kebenaran hadis pelarangan penggunaan alkohol dalam pengobatan. Alkohol tidak memberikan kemanfaatan, justru dapat menimbulkan bahaya. Tulisan dilakukan secara eksperimental dengan menganalisis kadar etanol secara kuantitatif. Hasilnya dibahas secara normatif melalui pendekatan prespektif ulama terkait kehalalan atau keharamannya dan prespektif farmasis terkait manfaat serta bahayanya. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah dua obat liquid berlabel halal yaitu, obat herbal x dan non herbal y. Kesimpulan tulisan ini bahwa obat liquid non herbal y pada sampel (n=16) teridentifikasi alkohol (etanol) dengan kadar ±2% dan obat liquid herbal x pada sampel (n=16) tidak mengandung alkohol. Oleh karena itu, obat liquid non herbal y diharamkan dan ‘illat daruratnya hilang dengan adanya obat liquid herbal x yang terbukti halal sebagai alternatif.
Survei Bibliografis Kajian al-Qur’an dan Tafsir di Barat: Kajian Publikasi Buku dalam Bahasa Inggris Sejak Tahun 2000an Yusuf Rahman
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.131 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2285

Abstract

Tulisan ini untuk mensurvei karya-karya sarjana al-Qur’an dan tafsir di Barat dalam beberapa tahun terakhir. Karya-karya ini tidak hanya ditulis oleh sarjana non Muslim, namun juga oleh sarjana Muslim. Di antara mereka ada yang termasuk kelompok revisionis radikal, namun ada pula yang bermazhab tradisionalis. Survei ini untuk menunjukkan kekayaan kesarjanaan Barat yang perlu dikaji dan direspon sarjana Muslim Indonesia secara akademik agar tidak selalu menjadi pengimpor ilmu tapi beralih menjadi produser ilmu dan teori.
Pendekatan Tradisionalis dan Revisionis dalam Kajian Sejarah Pembentukan Al-Qur’an dan Tafsir pada Masa Islam Awal Yusuf Rahman
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.608 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2286

Abstract

Para sarjana Barat masih berdebat dan mengajukan teori yang berbeda – bahkan berlawanan -- tentang sejarah teks al-Qur’an dan tafsir pada masa Islam Awal. Perbedaan ini disebabkan pada perbedaan sikap mereka terhadap sumber-sumber Muslim, yang bagi sebagian mereka bukanlah merupakan sumber historis, karena ditulis beberapa dekade setelah suatu peristiwa terjadi. Di samping itu, terdapat banyak kontradiksi dalam riwayat-riwayat yang menceritakan suatu peristiwa dalam sumber tersebut. Mengakui adanya masalah dalam sumber-sumber tersebut, sarjana Barat ada yang secara radikal menyangsikan kesejarahan sumber tersebut dan tidak mau menggunakannya dalam merekonstruksi sejarah Islam Awal, namun ada pula yang menerimanya as it is selama belum ada bukti historis yang membantah sumber yang ada. Tulisan ini mendiskusikan karya Mun’im Sirry yang berjudul Kontroversi Islam Awal, terutama terkait dengan kajian al-Qur’an dan tafsir.
Eksoterisme Tafsir Ishari: Telaah Epistemologi Tafsir Al-Jilani Sansan Ziaul Haq
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.348 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.8785

Abstract

Abstract This article concludes that the sufistic interpretation of al-Ji>la>ni> is in harmony with the principle of textual interpretation. In the process of isha>ri> interpretation, the dialectics between elements of textuality and spirituality makes the text have a literal-objective meaning as well a moral-spiritual significance. This study shows that the interpretation of al-Ji>la>ni> is literal, because it relies in textual meaning, and at the same time is spiritual, in the sense that the meaning also reaches spiritual outcrop. This study is based on interpretive method, with the hermeneutic and sufistic psychology approach. Abstrak Artikel ini menyimpulkan bahwa penafsiran sufistik al-Ji>la>ni> selaras dengan prinsip tekstualitas penafsiran. Dalam proses penafsiran isha>ri>, dialektika antara unsur tekstualitas dan spiritualitas menjadikan teks memiliki makna literal-objektif’ sekaligus signifikansi moral-spiritual. Penelitian ini menunjukan bahwa interpretasi al-Ji>la>ni> bersifat literal, karena mengimani makna tekstual, sekaligus bersifat spiritual, dalam arti bahwa pemaknaan juga menjangkau singkapan spiritual. Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan metode interpretatif, dengan pendekatan hermeneutika dan psikologi sufistik. Keywords: Penafsiran isha>ri>, Makna tekstual, Signifikansi Moral-Spiritual.
Eksoterisme Tafsir Ishari: Telaah Epistemologi Tafsir Al-Jilani Sansan Ziaul Haq
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.348 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.8786

Abstract

Abstract This article concludes that the sufistic interpretation of al-Ji>la>ni> is in harmony with the principle of textual interpretation. In the process of isha>ri> interpretation, the dialectics between elements of textuality and spirituality makes the text have a literal-objective meaning as well a moral-spiritual significance. This study shows that the interpretation of al-Ji>la>ni> is literal, because it relies in textual meaning, and at the same time is spiritual, in the sense that the meaning also reaches spiritual outcrop. This study is based on interpretive method, with the hermeneutic and sufistic psychology approach. Abstrak Artikel ini menyimpulkan bahwa penafsiran sufistik al-Ji>la>ni> selaras dengan prinsip tekstualitas penafsiran. Dalam proses penafsiran isha>ri>, dialektika antara unsur tekstualitas dan spiritualitas menjadikan teks memiliki makna literal-objektif’ sekaligus signifikansi moral-spiritual. Penelitian ini menunjukan bahwa interpretasi al-Ji>la>ni> bersifat literal, karena mengimani makna tekstual, sekaligus bersifat spiritual, dalam arti bahwa pemaknaan juga menjangkau singkapan spiritual. Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan metode interpretatif, dengan pendekatan hermeneutika dan psikologi sufistik. Keywords: Penafsiran isha>ri>, Makna tekstual, Signifikansi Moral-Spiritual.

Page 1 of 1 | Total Record : 9