cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIALITA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2016): Oktober" : 7 Documents clear
Budaya kerja Pemerintah dan Sikap Masyarakat . Rusdan
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.352 KB)

Abstract

Salah satu dimensi yang menjadi fokus perhatian dalam   proses-proses        Pemerintahan   adalah   budaya  kerja  pemerintah,     yang didalamnya mengandung terkait dengan tata nilai yang diyakini  dan terwujud dalam  pola tindak cerminan dari    sikap   dan   aktivitas    dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Budaya  kerja   pemerintah   tersebut   akan menentukan dan menunjukkan kualitas serta produktivitas kerja.  Padaakhirnya disikapi masyarakat baik yang bersifat positif maupun negatif  melalui respon secara kognitif , afektif dsan evaluatif.
Pengaruh Kegiatan Promosi Dalam Meningkatkan Jumlah Wisatawan di Propinsi Lampung ( Studi Kasus pada Biro Perjalanan Wisata di Bandar Lampung ) Soewito SOEWITO; . Suhartina
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Strategi Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Sentra Industri Kecil Keripik di Kota Bandar Lampung Agus Purnomo
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.499 KB)

Abstract

Industri Keripik merupakan salah satu produk unggulan Kota Bandar yang memiliki kawasan sentra. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pengembangan produk unggulan sentra industri kecil keripik di Kota Bandar Lampung. Sedangkan tujuannya adalah untuk menganalisis aspek-aspek lingkungan internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pengembangan produk unggulan Sentra Industri Keripik Kota Bandar Lampung serta merumuskan strategi dalam mengembangkan Kawasan Sentra Industri Keripik Kota Bandar Lampung agar dapat meningkatkan daya saingnya. Penelian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis dengan alat analisis SWOT. Hasil analisis SWOT diperoleh 10 faktor kekuatan, 9 faktor kelemahan, 6 faktor peluang dan 4 faktor ancaman. Selanjutnya diperlukan strategi dengan meningkatkan kekuatan, meminimalasi kelemaha, memanfaatkan kesempatan dan meminimalisasi ancaman, sehingga dapat dirumuskan 11 strategi dalam mengembangkan produk unggulan dari kawasan sentra industri kecil keripik di Kota Bandar Lampung agar dapat meningkatkan daya saingnya.
Pemberdayaan Masyarakat Bratasena Melalui Usaha Ekonomi Kreatif Telur Asin Rendah Kolesterol Noning Verawati; Soewito SOEWITO; Ardansyah ARDANSYAH
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.72 KB)

Abstract

Dalam upaya mewujudkan negara yang maju dan mandiri serta masyarakat adil dan makmur, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan dan sekaligus peluang. Tantangan paling fundamental adalah upaya Indonesia untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan secara berkesinambungan. Untuk menjawab hal tersebut diperlukan peningkatan efisiensi ekonomi, produktivitas tenaga kerja,  dan kontribusi yang siginifikan dari setiap sektor pembangunan. Pembangunan  ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan saja tidak akan menjamin meningkatnya taraf hidup masyarakat. Pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti perbaikan dalam distribusi pendapatan masyarakat. Pembangunan yang  berorientasi pertumbuhan tidaklah dapat menjamin tingkat kesejahateraan masyatakatnya, oleh karena itu perlu lebih diberdayakan agar lebih mandiri, dan dapat memanfaatkan potensi yanhg ada disekitar wilayahnya. Daerah Bratasena merupakan penghasil telur itik yang cukup besar, tetapi tanpa adanya inovasi dalam produksi telur tersbut. Berkatan dengan itu maka perlu adanya peningkatan hasil telur yaitu dengan cara di buat telur asin.Masalah utama dikelompok tani pembuat telur asin adalah: (1) tidak memiliki modal dana untuk memulai usaha pembuatan telur asin rasa udang rendah kolesterol, (2) belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam pembuatan telur asin rasa udang rendah kolesterol, (3) belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan  manajemen usaha pembuatan telur asin  rendah kolesterol dan (4) belum memiliki  pengetahuan dan ketrampilan organisasi usaha bersama. Metode yang dipakai ini adalah memberdayakan kelompok budidaya itik petelur melalui (1) Pelatihan kepada anggota dua kelompok dalam aspek priduksi dan aspek manajemen, (2) Membuat demplot kandang itik petelur, dan (3)  Pendampingan  budidaya dan pendampingan pembuatan telur asin. Kegiatan yang dilakukan adalah  (1) Pelatihan budidaya  itik  petelur,  pelatihan  pembuatan pakan limbah udang, pelatihan pembuatan telur asin rasa udang rendah kolesterol, pelatihan administrasi usaha, pelatihan pemasaran telur asin rendah kolesterol, dan pelatihan organisasi kelompok usaha,(2) Demplot kandang budidaya itik petelur,(3) Pendampingan budidaya itik petelur  dan pendampingan  pembuatan telur asin rendah kolesterol.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Underpricing Saham Pada Initial Public Offering (IPO) Di BEI Periode Tahun 2013-2015 . Suripto
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Arah Kebijakan Badan Usaha Milik Negara Achmad Zahruddin
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.307 KB)

Abstract

This time there are still many corporate governments are still not managed well, because workers are not professional so uncompetitive, their pragmentation manager because of a bureaucratic culture that is still dominant, and politicized existence, consequently in society appears streotip that the management of corporate government  happen trends slow and inefficient , so that the urgent problem is to create a professional management. For that departs from the same vision that the key to successful  corporate government depends on the quality of labor followed by a reference work within the framework of Good Corporate Governance.However Restructuring is not the final word for the direction of policy preparation good corporate government. Restructuring seek only the initial basis for the next step, namely the professionalism of enterprises, both in terms of its owner (no excessive interference anymore  of the  owners represented by its technical department) as well as professional actors in the Corporate government. This step will be more strategic than in thinking  how to make  soon go public of corporate  or privatized, however, to change the direction of the organization's management that the bureaucracy towards the management policy of corporate organization, the entire State Owned Enterprises should implement the Good Corporate Gavernance. (GCG).
Perbandingan Keakuratan Model Arus Kas Metode Langsung Dan Tidak Langsung Dalam Memprediksi Arus Kas Masa Depan (Studi Pada Consumer Goods And Basic Industry Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2013-2015 Untuk Memprediksi Arus Kas Tahun 2016) Suwandi SUWANDI; Aprilia Larasati
SOSIALITA Vol 8, No 1 (2016): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-

Page 1 of 1 | Total Record : 7