cover
Contact Name
Amirullah
Contact Email
amirullah8505@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pattingalloang@unm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan
Jurnal Pattigalloang adalah Publikasi Karya Tulis Ilmiah dan Pemikiran Kesejarahan dan ilmu-ilmu sosial.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2, Agustus 2018" : 12 Documents clear
Politik Luar Negeri Indonesia Masa Transisi Pemerintahan Orde Lama Pemerintahan Orde Baru Tahun 1965-1973 Arifin, M Zulham; Jumadi, Jumadi; Najamuddin, Najamuddin
PATTINGALLOANG Vol. 5 No. 2, Agustus 2018
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.576 KB) | DOI: 10.26858/pattingalloang.v5i3.8540

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor lahirnya politik luar negeri bebas aktif Indonesia, kondisi politik luar negeri pada masa akhir Orde Lama dan Awal Orde Baru, dan pelaksanaan politik luar negeri Indonesia masa awal Orde Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari, heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber), kritik sumber (kritik intern dan ektern), interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelitian pustaka terdiri dari  mengumpulkan sumber buku, arsip serta literatur-literatur  yang berhubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lahirnya politik luar negeri bebas aktif Indonesia karena terjadi pertentangan ideologi antara kedua blok besar sehingga Indoneisa mencari jalan tengah untuk tidak memihak, kondisi dalam negeri juga sangat mempengaruhi karena terjadinya inflasi yang tidak terkontrol dan perlunya bantuan dari luar negeri, kemudian kondisi politik luar negeri pada pada masa Orde Lama menemui beberapa masalah karena melakukan konfrontasi dan keluarnya Indonesia dari PBB, sedangkan kondisi politiik luar negeri pada masa Orde Baru merupakan antitesa dari politik luar negeri Orde lama. Pelaksanaan  politik luar negeri awal Orde Baru arah kebijakan politiknya menjalin hubungan baik dengan barat dengan adanya IGGI dan Indonesia menjalin hubungan bertetangga yang baik dengan negara kawasan Asia Tenggara dengan adanya ASEAN dan menghentikan konfrontasi dan dalam politik luar negeri awal Orde Baru militer berperaan aktif dalam politik luar negeriKata Kunci : Orde Baru, Politik dan Indonesia
Bendungan Langkemme di Kabupaten Soppeng (1970-2008) Anriani Nurul Maghfirah; Patahuddin Patahuddin; Najamuddin Najamuddin
PATTINGALLOANG Vol. 5 No. 2, Agustus 2018
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.763 KB) | DOI: 10.26858/pattingalloang.v5i3.8535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan latar belakang pembangunan Bendung Langkemme (1970-1995), perkembangan Bendung Langkemme(1995-2008) dan dampak keberadaan Bendung Langkemme di Kabupaten Soppeng (1995-2008). Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan metode historis. Melalui tahapan-tahapan heuristic (pengumpulan data), kritik (verifikasi), Interpretasi (penafsiran) dan historiografi (penulisan Sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa pembangunan Bendung Langkemme di Kabupaten Soppeng dilatarbelakangi oleh perekonomian nasional, adanya perencanaan pengembangan di daerah Sulawesi Selatan, perekonomian daerah, pengembangan daerah, dan adanya kebutuhan irigasi di Kabupaten Soppeng. Perkembangan Bendung Langkemme dan dampak keberadaan Bendung Langkemme terhadap masyarakat di Kabupaten Soppeng dapat dilihat dari bertambahnya luas persawahan beririgasi, peningkatan hasil produksi pertanian yang berarti meningkatnya penghasilan masyarakat. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Bendung Langkemme di Kabupaten Soppeng terjadi peningkatan hasil pertanian di 5 (lima) kecamatan yang menggunakan air dari Irigasi Langkemme yaitu Marioriwawo, Lalabata, Liliriaja, Ganra dan Lilirilau, sesuai dengan program pemerintah pada masa Orde Baru yaitu Pembangunan Lima Tahun (PELITA).Kata kunci : Bendung, Pertanian, Kabupaten Soppeng.

Page 2 of 2 | Total Record : 12