cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
muh.sudirman@unm.ac.id
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
tomalebbi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn dan Hukum FIS-H UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
ISSN : 23556439     EISSN : 29623685     DOI : https://doi.org/10.56680/jt.v12i4
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Tomalebbi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Hukum dengan fokus dan ruang lingkup kajian adalah pemikiran dan hasil penelitian hukum yang berkaitan dengan Ilmu Hukum, Hukum Adat, Hukum Islam, Hukum Ekonomi, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Ilmu Pendidikan, Teknologi pendidikan dan pemebelajaran, Manajemen Pendidikan, Media pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Articles 4 Documents
Search results for , issue "volume 12, nomor 2 (juli 2025)" : 4 Documents clear
PENGUASAAN PENYUSUNAN MODUL AJAR GURU PPKn DI SMP NEGERI 3 GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR Bachtiar, Nuraeni; Haris, Hasnawi; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: This study aims to find out, (1) the ability of PPKn teachers at SMP Negeri 3 South Galesong in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum, (2) the obstacles faced by PPKn teachers at SMP Negeri 3 Galesong Selatan in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum, (3) the efforts made by PPKn teachers at SMP Negeri 3 South Galesong in compiling teaching modules in accordance with the Independent Curriculum. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, while the data collection procedures used are interviews, observations, and documentation. The results of the study show that (1) Teachers have the ability to compile teaching modules based on the Independent Curriculum at a "moderate" level. The main components in the teaching module have been well arranged, but there is still room for improvement, especially in integrating the values of the Pancasila Student Profile and the implementation of project-based learning. (2) Teachers face obstacles such as limited resources, lack of advanced training, and administrative workloads that reduce the time to prepare teaching modules optimally. (3) Efforts have been made by teachers to improve the quality of teaching modules, including through participation in the Subject Teacher Conference (MGMP), the use of digital technology, and independent training. Teachers also use local contexts to make learning materials more relevant and easy for students to understand. However, the implementation of project-based learning methods has not been fully implemented due to limited technical understanding.
STUDI TENTANG KETERAMPILAN GURU MENGGUNAKAN VARIASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS VIII UPT SMP NEGERI 1 BANGKALA Intang, Ratih Purnama; Mustari, Mustari; Suyitno, Imam
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Keterampilan guru menggunakan variasi dalam proses pembelajaran PPKn di Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. (2) Faktor penghambat guru dalam menggunakan variasi pembelajaran pada proses pembelajaran PPKn di Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdidi dari 1 Guru PPKn Kelas VIII, Kepala Sekolah dan 3 orang siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru menggunakan variasi dalam proses pembelajaran telah diterapkan oleh guru PPKn Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bangkala, yang meliputi variasi gaya mengajar (berupa variasi suara, pemusatan perhatian, menggunakan kontak pandang, gerakan badan dan mimik wajah, kesenyapan dan pergantian posisi), variasi penggunaan media dan alat pengajaran (berupa media dan alat pengajaran yang dapat dilihat, didengar dan diraba, seperti handphone dan video pembelajaran) dan variasi pola interaksi (berupa variasi pola guru-murid (komunikasi sebagai aksi/satu arah), pola guru-murid-guru (komunikasi sebagai interaksi) dan pola guru-murid, murid-murid (komunikasi multi arah)). (2) Faktor penghambat guru dalam menggunakan variasi pembelajaran dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan ekternal. Faktor internal berasal dari dalam diri guru yang meliputi kurangnya pemahaman dan pengetahuan guru tentang metode pengajaran, kurangnya manajeman waktu guru dan kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Sedangkan faktor eksternal berasal dari lingukungan sekitar yang meliputi perbedaan tingkat kemampuan peserta didik, kurangnya rasa percaya diri peserta didik dan kurangnya perhatian siswa dalam proses pembelajaran.
PERAN MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK DI SMP MAHA PUTRA TELLO Putri, Marsanda; Kasmawati, Andi; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello (2) Untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa program kampus mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik dan Mahasiswa program Kampus Mengajar di SMP Maha Putra Tello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello  sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap konsep literasi dan numerasi, berdasarkan kesiapan mental, akademik, serta pembekalan yang komprehensif. (2) Strategi yang digunakan mahasiswa Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello difokuskan pada pemanfaatan teknologi dan media digital, pembelajaran kontekstual yang menarik, serta pendampingan khusus yang berpusat pada kebutuhan individu peserta didik.
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DITINJAU DARI ASPEK HUKUM ADMINISTRASI NEGARA DI KANTOR KELURAHAN ARIANG KECAMATAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA Sura, Hartal Deskayanto; Suyitno, Imam; Herman, Herman
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performance of Civil Servants Reviewed from the Perspective of State Administrative Law at the Ariang Sub-district Office, Makale District, Tana Toraja Regency. Thesis, Pancasila and Citizenship Education Study Program, Department of Civic Education and Business Law, Faculty of Social and Law Sciences, Makassar State University, Supervised by Imam Suyitno and Herman. This research aims to determine: (1) The performance of civil servants at the Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency, reviewed from the perspective of legal certainty. (2) The performance of civil servants at the Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency, reviewed from the perspective of justice and equality. (3) Obstacles in the application of the principles of legal certainty and justice and equality at the Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The sources of this research are the Sub-district head and employees. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data validity checking is done using data source triangulation techniques. The results of the research show that: (1) The performance of Civil Servants at the Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency, is considered good from the perspective of legal certainty. Complete legal documents, consistency in the application of administrative legal procedures, and the level of compliance of Civil Servants with applicable legal regulations are the main indicators showing the quality of ASN's performance is quite good. (2) The performance of Civil Servants at the Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency, can be considered good from the perspective of justice and equality. ASN has shown consistency in providing fair services to all residents without discrimination, as well as openness to inputs and aspirations of the community in policy development. (3) The Ariang Sub-district Office in Makale District, Tana Toraja Regency, faces obstacles in applying the principles of legal certainty and justice and equality. The main focus is on the clarity and openness of legal information that is not accessed by the community, as well as consistency in empowering community participation. Improvement efforts include providing easily accessible legal information, increasing public legal awareness, and better coordination among related institutions. The hope is that with these steps, obstacles in the application of legal and justice principles can be overcome for better services to the community.

Page 1 of 1 | Total Record : 4