cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Kreatif
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 3 (2013)" : 12 Documents clear
METODE SURVEI DESKRIPTIF UNTUK MENGKAJI KEMAMPUAN INTERPRETASI CITRA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS TADULAKO Arsy, Risma Fadhilla
Kreatif Vol 16, No 3 (2013)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.668 KB)

Abstract

Abstrak : Ruang lingkup bahasan penelitian mencakup pada kemampuan secara umum mahasiswa dalam interpretasi citra dan dapat mengenali secara langsung objek-objek geografi khususnya pada fenomena fisik, sosial dan lingkungan.  Tujuan yang ingin dicapai adalah : (1) Mengevaluasi tingkat kemampuan mahasiswa terhadap pengenalan secara langsung melalui interpretasi citra pada objek-objek geografi; (2) Mahasiswa dapat mengimplementasikan materi penginderaan jauh khususnya pengetahuan terhadap unsur-unsur interpretasi citra untuk dapat mengenali kajian fisik, sosial dan lingkungan.  Metode survei deksriptif (Normative Survey Method) adalah metode survei normatif yang akan dimanfaatkan dalam penelitian ini.  Metode survei normatif didasarkan pada suatu asumsi tentang fenomena geografi yang secara langsung dapat dikenali dari interpretasi citra dengan pendekatan deskriptif kualitatif.  Penelitian survei ini dapat dimanfaatkan untuk penelitian atas sebagian dari anggota populasi (Sample Survey) namun dapat pula digunakan pada seluruh anggota populasi/Census (Nasir 1983., Godall, 1987 dalam Hadi Sabari, 2010).  Berdasarkan teori tersebut populasi mencakup seluruh jumlah mahasiswa sebanyak 20 orang dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner/angket. Hasil penelitian menunjukkan untuk kemampuan interpretasi berdasarkan kejelasan objek secara umum kategorinya relatif kurang mengenali objek sekitar 65%.  Sementara interpretasi objek secara jelas dengan tingkat kejelasan objek yang sangat jelas yaitu antara 15-20%.  Sedangkan kategori mengenali objek melalui unsur rona/warna diperoleh 65%  lebih tinggi dibandingkan unsur-unsur interpretasi lainnya.  Dan interpretasi citra pada objek-objek fisik, sosial dan kelingkungan menunjukkan tingkat kemampuan mengenali objek geografi terutama pada kajian fisik yaitu sebesar 50% dibandingkan pengenalan kajian sosial dan kelingkungan.   Kata Kunci : Metode Survei Deskriptif, Tingkat Kemampuan Mahasiswa, Interpretasi Citra
IbM DAERAH KONFLIK (NUNU-TAVANJUKA) PALU BARATSULAWESI TENGAH yasa, Suka; Murdiana, I Nyoman
Kreatif Vol 16, No 3 (2013)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.026 KB)

Abstract

ABSTRAK : Kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) ini merupakan kegiatan Ibm tim Pengabdi usulan tahun 2012. Kegiatan Ibm ini difokuskan pada kegiatan pelatihan/workshop bagi para guru SD untuk merancang kurikulum tematik berbasis Nilai-Nilai Kemanusiaan (Human Values) untuk membentuk karakter cinta kasih dan perdamaian bagi siswa SD daerah konflik (Nunu-Tavanjuka) Palu Barat. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah pelatihan/workshop pengembangan kurikulum tematik yang berbasis Nilai-Nilai Kemanusiaan (Human Values), termasuk praktek dalam mengimplementasikannya sesuai model atau pendekatan pembelajaran yang digunakan. Selain itu juga akan dievaluasi kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut. Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Ibm ini berupa: (1) kemampuan para guru SD dalam merancang kurikulum tematik berbasis Nilai-Nilai Kemanusiaan (Human Values) untuk membentuk karakter cinta kasih dan perdamaian bagi siswa SD daerah konflik; (2) produk kegiatan IbM berupa sampel perangkat pembelajaran tematik  berbasis Nilai-Nilai Kemanusiaan (Human Values) untuk membentuk karakter cinta kasih dan perdamaian bagi siswa SD daerah konflik. Adapun hasil yang telah dicapai antara lain: (1) adanya paradigma guru dalam proses pembelajaran dengan mengintegrasikan Nilai-Nilai Kemanusiaan (pendidikan karakter) pada setiap pembelajaran; (2) kompetensi guru dalam mengintegrasikan Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam proses pembelajaran cukup baik; (3) respon guru dan siswa cukup baik terhadap kegiatan proses pembelajaran yang menitikberatkan pada pengintegrasian Nilai-Nilai Kemanusian. Kata Kunci: karakter, Human Values, siswa SD dan daerah konflik.

Page 2 of 2 | Total Record : 12