Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN"
:
10 Documents
clear
HUBUNGAN ANTARA MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP
Pradana, Danindra Bagas;
Budiyono, Budiyono;
Maryam, Isnaeni
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.826 KB)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan yang positif dan signifikan: (1) minat belajar terhadap prestasi belajar matematika; (2) motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika; (3) minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. Sampel dalam penelitian ini 82 siswa dengan menggunakan teknik propotionate random sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes. Sedangkan teknik pengolahan data menggunakan analisis korelasi Product Moment. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang positif dan signifikan antara: (1) minat belajar terhadap prestasi belajar matematika; (2) motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika; (3) minat belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. Kata kunci: minat belajar, motivasi belajar, prestasi belajar, matematika
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN METAKOGNISI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKANGAYA BELAJAR SISWA
Khasanah, Uswatun
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.947 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metakognisi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan tahap Polya pada siswa SMP Negeri 2 Purworejo Tahun Pelajaran 2017/2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan pengambilan subjek penelitian menggunakan purposive.Subjek dalam penelitian ini adalah3 siswa yang masing-masing memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik.Sedangkan instrument yang digunakan yaitu soal tes dan pedoman wawancara.Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes, teknik wawancara, dan catatan lapangan. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual mampu memenuhi semua indikator perencanaan, sedangkan saat memonitoring siswa tidak memikirkan penyelesaian lain, sehingga ia tidak mampu menyelesaikan dengan cara lain. Siswa dengan gaya belajar auditorial saat merencanakan tidak mampu menentukan cara penyelesaian yang tepat sesuai informasi. Hal ini mengakibatkan hasil penyelesaian yang diperoleh tidak sesuai dengan informasi pada soal. Siswa dengan gaya belajar kinestetik saat merencanakan tidak memprediksi waktu penyelesaian dengan tepat. Sedangkan saat memonitoring siswa auditorial tidak menyadari adanya kesalahan menghitung sehingga hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan tujuan. Siswa juga menemukan cara lain untuk menhitung tinggi aula dengan menggunakan Pythagoras. Hal ini disebabkan karena siswa tidak melakukan pengecekan kembali saat mengevaluasi. Kata kunci: kemampuan metakognisi, masalah geometri, gaya belajar
LEARNING TRAJECTORY SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS
Ningsih, Singgih Tresna;
Purwoko, Riawan Yudi;
Kurniawan, Heru
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.336 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui learning trajectory siswa dalam pemecahan masalah ditinjau dari kemampuan koneksi matematis tinggi dan rendah. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data triangulasi. Subjek penelitian kelas VIII D SMP Negeri 15 Purworejo sebanyak 6 siswa. Teknik pengambilan subjek adalah teknik purposive yang bersifat snowball. Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan koneksi matematis, tes pemecahan masalah, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning trajectory subjek dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, memahami masalah secara lisan maupun tulisan dengan tepat, merencanakan penyelesaian menggunakansatu alternatif penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, memeriksa kembali serta menuliskan kesimpulan. Sedangkan learning trajectory subjek dengan kemampuan koneksi matematis rendah, belum mampu memahami masalah dengan tepat, menyusun rencana penyelesaian menggunakan satu alternatif penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, tetapi subjek belum mampu mengecek kembali. Learning trajectory siswa dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, lebih singkat dibandingkan dengan learning trajectory siswa dengan kemampuan koneksi matematis rendah. Kata kunci: learning trajectory, pemecahan masalah, koneksi matematis
ANALISIS KESULITAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA BERDASARKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MTS NEGERI 2 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Sumiyati, Tri;
Darminto, Bambang Priyo;
Yuzianah, Dita
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.122 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kesulitan siswa kelas VIII MTs Negeri 2 Purworejo dalam memahami konsep matematika baik siswa yang memiliki prestasi tinggi, sedang, dan rendah. Subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sebanyak 9 orang siswa, yaitu 3 siswa berprestasi tinggi, 3 siswa berprestasi sedang dan 3 siswa berprestasi rendah. Pemeriksaan validitas data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian secara umum analisis kesulitan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTs pada materi bangun ruang kubus dan balok dengan prestasi belajar tinggi memenuhi 2 indikator yaitu (a) siswa mampu menyatakan ulang sebuah konsep, (b) siswa mampu memberi contoh dan noncontoh dari konsep. Untuk prestasi sedang memenuhi 1 indikator, yaitu siswa mampu memberi contoh dan noncontoh dari konsep. Sedangkan untuk prestasi belajar rendah siswa belum dapat memenuhi satu indikator pun. Selain itu kesulitan pemahaman konsep siswa juga disebabkan oleh faktor individu dan faktor sosial. Kata kunci: prestasi belajar, matematika, prestasi belajar, pemahaman konsep
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED GROUP AND QUESTION THROWING DAN THINK TALK WRITE TERHADAP PRESTASI BELAJAR
Jati, Tri Nugroho
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.985 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Group and Question Throwing lebih baik dari pada prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write pada materi fungsi. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIIIMTs Ma?arif NU Pituruh Tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi sebanyak 4 kelas, dengan simple random sampling. Dari 4 kelas yang ada, diambil acak sebanyak dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen pertama dan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen kedua. Teknik pengumpulan data menggunakan dua metode yaitu metode dokumentasi dan metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t-student (uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai pada kelas eksperimen pertama 58,43 dan pada kelas eksperimen kedua 58,47. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang mendapat model pembelajaran Numbered Group and Question Throwing lebih baik dibandingkan prestasi belajar siswa yang mendapat metode Think Talk Write pada siswa kelas VIII MTs Ma?arif NU Pituruh Tahun pelajaran 2015/2016. Kata kunci: Numbered Group and Question Throwing, Think Talk Write, prestasi belajar
ANALISIS PENALARAN ADAPTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH BANGUN DATAR BERDASARKAN TINGKAT DISPOSISI MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII TAHUN AJARAN 2018/2019 SMP NEGERI 3 PURWOREJO
Mulyani, Tri;
Sapti, Mujiyem;
Astuti, Erni Puji
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.998 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran adaptif dalam pemecahan masalah bangun datar matematika siswa kelas VIII SMP berdasarkan tingkat disposisi matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini ada enam siswa dalam masing-masing tingkat disposisi. Teknik pemilihan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive. Pemilihan subjek dilakukan menggunakan angket disposisi matematika dan didasarkan pada jawaban soal penalaran adaptif yang dianggap dapat mewakili jawaban subjek yang lain untuk masing-masing tingkat disposisi. Metode pengumpulan data menggunakan angket disposisi matematika, tes penalaran adaptif, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa tingkat disposisi matematika tinggi mampu memenuhi 4 indikator diantara 5 indikator penalaran adaptif dalam pemecahan masalah matematika. Adapun indikator yang belum terpenuhi yaitu siswa mampu mengajukan dugaan atau konjektur dikarenakan siswa dalam menjawab tidak menduga tetapi dengan menghitung. (2) siswa tingkat disposisi matematika sedang mampu memenuhi 3 indikator penalaran adaptif dalam pemecahan masalah matematika. Siswa tingkat disposisi sedang pada saat menyelesaikan soal masih cenderung kurang yakin dan kurang teliti dalam mengerjakan soal, akibatnya dalam proses mengerjakannya benar namun hasil pekerjaanya masih salah. (3) siswa tingkat disposisi matematika rendah pada saat menyelesaikan soal masih bingung dan kesulitan dalam memahami soal, akibatnya siswa tidak bisa menyelesaikan masalah pada soal. Siswa hanya mampu memenuhi 2 indikator penalaran adaptif dalam pemecahan masalah matematika. Kata kunci: penalaran adaptif, pemecahan masalah, disposisi matematika
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATISSISWA KELAS VIIID SMP NEGERI 3 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF VISUALIZER DAN VERBALIZER
Fitriani, Anisa
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.69 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa SMP ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer. Jenis penelitian ini adalah penelitiankualitatif deskriptif yaitu, dengan cara menafsirkan data yang ada dengan tujuan untuk mendapatkaninformasi tentang kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materibangun datar ditinjau dari gaya kognitif siswa.Subjek penelitian ini adalah 4 siswa dengan masing-masing 2 siswa gaya kognitif visualizer dan 2 siswa dengan gaya kognitif verbalizer. Teknik pemilihan subjek yang digunakan adalah teknik purposive. Pemilihan subjek dilakukan menggunakan angket gaya kognitif visualizer-verbalizer dan didasarkan pada jawaban soal representasi matematis yang dianggap dapat mewakili jawaban subjek yang lain untuk masing-masing gaya kognitif. Metode pengumpulan data menggunakan angket gaya kognitif, tes kemampuan representasi matematis, dan wawancaraHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan representasi matematis siswa dengan gaya kognitif visualizer mampu memenuhi indikator kemampuan representasi pada aspek visual, tetapi tidak mampu memenuhi indikator pada aspek persamaan atau ekspresi matematis serta tidak mampu memenuhi indikator pada aspek verbal, dan (2) kemampuan representasi matematis siswa dengan gaya kognitif verbalizer tidak mampu memenuhi indikator kemampuan representasi pada aspek visual dan ekspresi matematis tetapi mampu memenuhi indikator pada aspek verbal. Kata kunci:kemampuan representasi matematis, gaya kognitif visualizer dan verbalizer
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN METODE OPEN-ENDED
Agustin, Heni Ria;
Darminto, Bambang Priyo;
Darmono, Prasetyo Budi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.693 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir analitis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan metode open-ended. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 19 Purworejo tahun pelajaran 2017/ 2018 dengan teknik pengambilan subjek adalah purposive. Metode pengumpulan data adalah tes berpikir analitis, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masalah open-ended memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir analitisnya karena siswa diberikan kebebasan untuk mengekspresikan hasil pemikirannya secara aktif dan kreatif. Hal itu memberikan banyak informasi berkenaan dengan kemampuan berpikir analitis siswa. Kemampuan berpikir analitis siswa dalam menyelesaikan masalah open-ended pada siswa berkemampuan matematika tinggi dapat memunculkan tiga indikator yaitu membedakan (differentiating), mengorganisasi (organizing), dan mengatribusikan (attributing). Kata kunci: kemampuan berpikir analitis, masalah open-ended
ANALISIS PENGETAHUAN PROSEDURAL BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT PADA SISWA SMP
Rakhmawati, Ulin
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.297 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan prosedural siswa saat menyelesaikan masalah matematika dalam materi bangun ruang kubus dan balok pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent dan field independent. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah fenomenologi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII H SMP N 2 Adimulyo tahun pelajaran 2017/2018.Teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive dan snowball.Pengumpulan data menggunakan tes pengetahuan prosedural, observasi, catatan lapangan, dan wawancara.Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis dari Miles & Hubermen yang meliputi tiga aktivitas yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pengetahuan prosedural siswa dengan gaya kognitif field independent diketahui bahwa siswa mampu untuk menentukan langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan soal, mampu mengerjakan soal secara sistematis dan menyelesaikan setiap langkah sebelum menuju langkah selanjutnya, mampu menggunakan informasi yang telah didapatnya dari soal dan menggunakan rumus-rumus matematika yang telah ditentukannya serta yakin, jika rumus yang digunakannya sudah benar, dan mampu menganalisis soal dan menjelaskan langkah-langkah yang digunakannya untuk menyelesaikan soal dengan baik. Sedangkan untuk siswa dengan gaya kognitif field dependent diperoleh hasil bahwa siswa nampak kesulitan menentukan langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan soal, mampu menyelesaikan soal secara sistematis namun masih kurang lengkap, mampu untuk menggunakan informasi yang telah di dapatnya dari soal dan menerapkan rumus-rumus yang telah ditentukannya, namun masih belum yakin jika rumus yang digunakannya sudah benar, nampak belum mampu menganalisis soal serta menjelaskan langkah-langkah yang digunakannya untuk menyelesaikan soal yang dikerjakannya dengan baik. Kata kunci: pengetahuan prosedural, gaya kognitif field dependent, gaya kognitif field independent
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME PADA SISWA SMP
Naviana, Sarah;
Nugraheni, Puji;
Darmono, Prasetyo Budi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.566 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik melalui pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII F SMP Negeri 33 Purworejo berjumlah 32 orang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan) dan tes. Peningkatan berpikir kreatif diperoleh dari data hasil observasi dan tes. Perolehan data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aspek fluency adalah 16,4%, siswa mampu menghasilkan banyak ide/gagasan dalam pemecahan masalah. Peningkatan aspek flexibility adalah 39,85%, siswa mampu menyelesaikan permasalahan dengan berbagai cara. Peningkatan aspek originality adalah 23,05%, siswa mampu menyelesaikan permasalahannya dengan langkah-langkahnya sendiri. Peningkatan aspek elaboration adalah 6,25%, siswa mampu menyelesaikan permasalahan secara rinci.Kata kunci: kemampuan berpikir kreatif, pendekatan konstruktivisme