cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
ISSN : 16937600     EISSN : 25980157     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan is a scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on economic and development issues. Managed by Department of Development Economics, Faculty of Economics and Business University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Published by University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Press.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2015)" : 5 Documents clear
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP PENDAPATAN DARI SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN KARO Hastina Febriaty
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.881 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v15i1.1030

Abstract

Gunung Sinabung atau biasa disebut Deleng Sinabung oleh penduduk setempat terakhir meletus pada 1600 tahun yang lalu. Gunung Sinabung kembali aktif pada tahun 2010 letusan terakhir ini terjadi sejak September 2013 dan erupsi masih berlangsung hingga kini. Pada 27 Agustus 2010, gunung ini mengeluarkan asap dan abu vulkanis. Pada tanggal 29 Agustus 2010 dini hari sekitar 00.15 WIB gunung sinabung kembali mengeluarkan lava. Status gunung Sinabung dinaikkan menjadi status awas 12.000 warga di sekitarnya di evakuasi dan ditampung di 8 lokasi. Abu Gunung Sinabung cenderung meluncur dari arah barat daya menuju timur laut. Sebagian kota Medan juga terselimuti oleh abu dari gunung Sinabung.Pasca erupsi Gunung Sinabung berpengaruh terhadap masyarakat sekitar termasuk masyarakat yang bergantung terhadap kegiatan pariwisata di Kabupaten Karo. Menurut kepala Disbudpar Kabupaten Karo Dinasti Sitepu, sejak status sinabung dinaikkan menjadi level IV telah terjadi penurunan tingkat kunjungan wisata 50% sampai 60%.  Hal tersebut dinyatakan berdasarkan pendataan yang dilakukan pada pos retribusi setiap obyek wisata seperti, Bukit Gundaling, Pemandian Air panas Lau Debug-Debug, Raja Berneh dan obyek wisata lainnya. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat yang bergantung kepada kegiatan pariwisata dan kunjungan wisata yang menjual jasa, Souvenir dan lain-lain di sekitar obyek wisata tersebut. Kata kunci :GunungSinabung, Erupsi, Pendapatan, pariwisata
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN TAHUN 2000-2014 Nadia Ika Purnama
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.956 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v15i1.1031

Abstract

Pengangguran merupakan masalah yang harus diselesaikan pemerintah kota Medan dalam era globalisasi ini karena damapak dari pengangguran dapat memicu tingginya tingkat kriminalitas yang tinggi. Semakin berhasil pemerintah mengurangi tingkat pengangguran maka tingkat pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat dan tentu kesempatan kerja akan meningkat dan juga dapat mengurangi tingkat kriminalitas yang tinggi di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota Medan.Penulis menggunakan instrumen penelitian kepustakaan, studi dokumentasi, browsing internet, dimana data yang diambil merupakan data skunder dari instansi terjait berutama Badan Pusat Statistik Kota Medan, serta dalam menganalisis data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana.  Hasil pengolahan data didapat pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota Medan. Kata Kunci : pengangguran, pertumbuhan ekonomi
ANALISIS DAMPAK KONVERSI LAHAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN DELI SERDANG Lailan Safina Hasibuan
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.625 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v15i1.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari  konversi lahan pertanian terhadap kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Deli Serdang serta Melakukan estimasi variabel konversi lahan yang mempengaruhi produksi pertanian sub sektor tanaman pangan dan holtikultura di Kabupaten Deli Serdang.Data penelitian ini diambil untuk 5 periode yaitu dari tahun 2009- 2013 dengan sampel kecamatan-kecamatan di Kabupaten Deli Serdang. Data penelitian ini adalah data sekunder yaitu, data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang yang termuat dalam Deli Serdang Dalam Angka yaitu berupa data tentang kependudukan, ketenagakerjaan, pendapatan (PDRB) dan PDRB per kapita, kesehatan, Pendidikan, dan Perumahan yang Layak. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling.Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa variabel Konversi Lahan secara signifikan berpengaruh Negatif terhadap Produksi Pertanian di Kabupaten Deli Serdang. Nilai Produksi Pertanian ditunjukkan oleh nilai PDRB Bidang Pertanian di Kabupaten Deli Serdang. Kata kunci : Konversi Lahan, Produksi Pertanian dan PDRB.
ANALISIS PENGARUH INFRASTRUKTUR PEMBANGUNAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) SEI MANGKEI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SIMALUNGUN Prawidya Hairani RS; Efen Silvia
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.732 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v15i1.1028

Abstract

Penyediaan infrastruktur merupakan hal yang sangat penting dalam tahap pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Infrastruktur  memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan pembangunan  pembangunan ekonomi dengan memberikan efek langsung maupun tidak langsung.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan ketersediaan infrastruktur setelah ditetapkannya Sei Mangkei sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta untuk melakukan estimasi pengaruh variabel infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Simalungun dan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi masyarakat setelah ditetapakannya KEK Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun. Analisis ini menggunakan data time series yaitu data yang diperoleh dari berbagai sumber atau lokasi tertentu namun dihimpun pada tahun 2004 hingga 2014 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistic Kabupaten Simalungun. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dalam persen, panjang jalan (km), Produksi listrik (MWh), dan jumlah produksi air bersih ( ).Hasil menunjukkan infrastruktur pembangunan KEK Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun terus meningkat kecuali panjang jalan yang tidak mengalami perkembangan. Berdasarkan model dalam analisis, infrastruktur jalan positif tidak signifikan, listrik positif signifikan, dan air bersih negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Simalungun dan keberadaan KEK Sei Mangkei berpengaruh positif terhadap masyarakat Kabupaten Simalungun terutama dalam hal sosial ekonomi masyarakat. Kata kunci : Pertumbuhan ekonomi, infrastruktur dasar, keberadaan KEK
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN RME DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT DAN MENYELESAIKAN MODEL MATEMATIKA SEBAGAI GAMBARAN APLIKASI EKONOMI (Studi Kasus Mahasiswa Semester I Mata Kuliah MatematikaEkonomi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Roswita Hafni; Dani Iskandar
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.288 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v15i1.1029

Abstract

Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang tepat, yang menurut penulis dengan model pembelajaran ini mahasiswa dituntut untuk mengkontruksi pengetahuan dengan kemampuannya sendiri melalui aktivitas-aktivitas yang dilakukannya dalam kegiatan proses belajar mengajar yang dikaitkan dengan realita sebagai bagian dari kegiatan manusia.Tujuan dari pada pembelajaran RME  ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membuat dan menyelesaikan model matematika sebagai gambaran dalam aplikasi ekonomi. Dalam Proses Belajar Mengajar diharapkan mahasiswa mampu memahami, membentuk dan menyelesaikan model-model matematika tersebut, karena materi tersebut akan diperdalam pada matakuliah lainnya, seperti Mata Kuliah Mikro,  Makro, Manajemen Keuangan, Operasi Riset dan lainnya, dengan penggunaan alat matematika yang berkelanjutan tersebut, peneliti mencoba melakukan perubahan dalam metode pembelajaran pada matakuliah Matematika Ekonomi, dengan harapan pada mahasiswa yang mengambil matakuliah matematika Ekonomi merasa bahwa matematika itu mudah, manfaatnya jelas, dan nilai akhirnya memuaskan (semua lulus).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan pada pengajaran matakuliah Matematika Ekonomi di semester I, tahun ajaran 2015-2016 untuk program studi manajemen,. Langkah-langkah penelitian ini mengikuti prinsip-prinsip dasar yang berlaku dalam penelitian tindakan kelas. Yang mencakup 4 tahapan dalam satu siklus, kegiatan mulai dari Tahap Perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan terakhir tahapan refleksi yang diikuti perencanaan ulang dengan siklus berikutnya).Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan pada mahasiswa semester I/A Manajemen sore, sebanyak 51 otang. Pada siklus 1, terlihat peningkatan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dari standar keberhasilan diatas nilai 75, yaitu 76,67. Sedangkan pada siklus II, rata-rata  nilainya adalah nilai 90. Pembelajaran ini sudah dapat dikatakan bahwa metode yang diajarkan kepada mereka berhasil yaitu metode pengajaran RME  atau Pembelajaran Matematika Realistis.Dari pengamatan dosen yang menjalankan  pembelajaran MRE ini, Mahasiswa menyatakan sangat setuju dan mengerti tentang materi yang diajarkan dengan metode pengajaran yang digunakan, namun menurut mereka pokok bahasan materi matematika ekonomi yang diajarkan banyak, sehingga mahasiswa tersebut merasa waktu dalam pembelajaran tersebut kurang, dan mereka menginginkan pemambahan jam belajar, seperti diskusi atau belajar diluar jam perkuliahan. Diharapkan juga untuk dosen yang mengajar matakuliah Matematika Ekonomi menerapkan model Pembelajaran MRE dan sungguh-sungguh membimbing mahasiswa dalam pembelajaran. Kata Kunci : Peningkatkan Kemampuan  Membuat dan Menyelesaikan Model                        Matematika, Realistic Mathematics Education

Page 1 of 1 | Total Record : 5