cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2015): ADITYA" : 15 Documents clear
Nilai Pendidikan Moral dalam Serat Suluk Bodho Karya KGPA Anom Amangkunagara V Najib Irwanto
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.218 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan moral dalam teks naskah Serat Suluk Bodho serta mendeskripsikan relevansi isi teks Serat Suluk Bodho dengan kehidupan sekarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pustaka dan pendekatan filologis modern. Sumber data penelitian ini adalah Serat Suluk Bodho yang disimpan di perpustakaan Sana Pustaka Keraton Surakarta, data penelitian ini berupa syair tembang macapat dalam Serat Suluk Bodho. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi pustaka atau teknik pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten (content analysis), sementara teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian analisis informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam Serat Suluk Bodho mengandung nilai pendidikan moral yang sangat berguna bagi kehidupan. Nilai pendidikan moral yang terdapat dalam Serat Suluk Bodho adalah sebagai berikut: 1. nilai pendidikan moral hubungan manusia dengan Tuhan, yang meliputi: a) memuji dan memberikan penghormatan kepada Tuhan, b) melaksanakan ibadah shalat, c) bersedekah, d) percaya pada sifat-sifat Tuhan, e) bersyukur, f) berdoa, g) bertaubat, h) jangan berburuk sangka pada Tuhan, 2. nilai pendidikan moral hubungan manusia dengan sesama manusia, yang meliputi: a) patuh pada nasihat guru, b) jangan bersikap sombong, c) bermusyawarah, d) saling menghormati, e) kasih sayang, f) perlunya belajar pada seorang guru, 3. nilai pendidikan moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri, yang meliputi: a) sabar dan hati-hati, b) bersungguh-sungguh, c) jujur, d) waspada, e) bijaksana. Sementara nilai pendidikan moral dalam Serat Suluk Bodho yang masih relevan dengan kehidupan sekarang yakni memuji dan memberikan penghormatan kepada Tuhan, menjalankan ibadah shalat, percaya pada sifat-sifat Tuhan, musyawarah, kasih sayang, perlunya belajar pada seorang guru, sabar, bersungguh-sungguh, waspada.   Kata Kunci: nilai moral, Serat Suluk Bodho  
Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Wacana Berhuruf Jawa pada Siswa Kelas VIII MTs Al Huda Rowokele Kabupaten Kebumen dengan Pembelajaran Kooperatif Model Talking Stick Tahun Ajaran 2014/ 2015 Fitri Isnaeni
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.087 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah pembelajaran membaca wacana berhuruf Jawa menggunakan model talking stick pada siswa kelas VIII MTs Al Huda Rowokele Kabupaten Kebumen dan (2) mendeskripsikan bagaimana peningkatan kemampuan membaca wacana berhuruf Jawa menggunakan model talking stick pada siswa kelas VIII MTs Al Huda Rowokele Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al Huda Rowokele Kabupaten Kebumen. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca wacana berhuruf Jawa pada siswa kelas VIII MTs Al Huda Rowokele Kabupaten Kebumen. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes berupa praktik membaca wacana berhuruf Jawa, sedangkan teknik nontes berupa observasi, kuesioner dan dokumentasi. Validitas yang digunakan adalah validitas isi expert judgment. Reliabilitas menggunakan reliabilitas antar rater dengan tingkat kereliabilitasan mencapai 0,887 hasil tersebut tergolong tinggi. Teknik analisis data berupa analisis deskripsi kualitatif. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Proses pembelajaran membaca wacana berhuruf Jawa dengan model talking stick dilakukan dalam tiga tahap  yaitu: prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil observasi tahap prasiklus sampai siklus II menunjukkan bahwa pada siklus I siswa  mulai aktif, tetapi belum bisa bekerjasama dengan kelompoknya, siklus II siswa aktif dan berkerjasama dengan kelompoknya, sehingga diketegorikan baik. Hasil belajar membaca wacana berhuruf Jawa diketahui bahwa nilai rerata dari prasiklus 58,21, siklus I 71,79, dan siklus II 80,54, sedangkan ketuntasan belajar siswa pada prasiklus 28,57%, siklus I 64,28% dan siklus II 100%.   Kata kunci : membaca wacana berhuruf Jawa, model talking stick
Kajian Nilai Moral Dalam Serat Pejahipun Patih Suwanda Seri Arjunasasrabau Jilid V karya Raden Ngabehi Sindusastra Siti Laelatul Qomariyah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.62 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) medeskripsikan nilai moral dan unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita Serat Pejahipun Patih Suwanda Seri Arjunasasrabau Jilid V Karya Raden Ngabehi Sindusastra. (2) mendeskripsikan relevansi cerita Serat Pejahipun Patih Suwanda Seri Arjunasasrabau Jilid V dengan kehidupan sekarang. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) unsur intrinsiknya yaitu: tema: memenuhi janji membalaskan dendam. Tokoh utamanya: Patih Suwanda, tokoh tambahannya Arjunasasrabau, Sukasrana, Dewi Citrawati, Rahwana, Suryaketu, Patih Prahastha. Latar dibagi menjadi tiga yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Alur yang digunakan adalah alur maju. Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” maha tahu. nilai moralnya yaitu: (a) hubungan manusia dengan diri sendiri: Tetap pada pendiriannya sendiri. (b) nilai moral manusia dengan sesama manusia lain: memikirkan kepentingan rakyat, seorang abdi yang sangat menghormati majikannya, seorang abdi yang sabar dan senang menasehati, perjuangan seorang abdi untuk kesejahteraan majikannya, nasihat seorang abdi kepada majikannya. (c) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhannya: ingat kepada Tuhan pencipta semesta alam. (2) relevansi nilai moral Serat Pejahipun Patih Suwanda Seri Arjunasasrabau Jilid V pada kehidupan sekarang yaitu: sifat pemimpin negara yang baik, teladan baik bahwa orang yang kaya akan harta besok di akhirat akan dipertanggung jawabkan, di samping mematuhi adat, manusia juga diwajibkan untuk beriman kepada Allah dan mengakui adanya rasulullah. Kata kunci: nilai moral, Serat Pejahipun Patih Suwanda Seri Arjunasasrabau Jilid V
Pelestarian Kesenian Kuda Lumping oleh Paguyuban Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Fransiskus Indra Udhi Prabowo
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.304 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk (1) Prosesi Pertunjukan Kesenian Kuda Lumping Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen (2) Makna Simbolis Ubarampe/Sesaji Prosesi Pertunjukan Kuda Lumping Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen (3) Nilai Estetis Yang Terkandung Dalam Pertunjukan Kuda Lumping Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi, dan (4) analisis data. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian prosesi pertunjukan kesenian Kuda Lumping Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen adalah, (1) Pra Pertunjukan, meliputi : (a) perencanaan pelaksanaan tradisi Kuda Lumping, (b) mempersiapkan tempat arena pertunjukan, (c) pembuatan ubarampe/sesaji, (d) obong menyan, (2) Pertunjukan Kuda Lumping Sumber Sari, meliputi : (a) tari pambuka, (b) tari budalan madya bala, (c) tari jaranan, (d) tari barong dan topeng, (e) tari ndadi (tari kesurupan), (3) Pasca Pertunjukan, melakukan foto bersama dengan para pemain Kuda Lumping. Makna simbolis ubarampe/sesaji prosesi pertunjukan Kuda Lumping Sumber Sari : (a) nasi tumpeng, sayur dan lauk, (b) ayam ingkung, (c) kupat lepet, (d) daun sirih, (e) jenang abang putih, (f) sekar sataman, (g) beras, jeruk, bawang, dan ayam kampung, (h) kinang dan rokok, (i) degan, (j) wedang kopi, wedang teh, wedang asem, dan wedang putih, (k) gedhang raja. Nilai estetis yang terkandung dalam pertunjukan Kuda Lumping Sumber Sari terdapat pada : (a) busana, (b) instrumen, (c) tata rias, (d) properti, (e) syair dan lagu, (f) gerak.   Kata kunci : Pelestarian, Kuda Lumping
Estetika dan Etika Geguritan dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013 Hesti Trisnawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 1 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.206 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur estetika yang terdapat dalam Geguritan Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013, (2) nilai etika Jawa yang terdapat dalam Geguritan Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi Juli – Desember tahun 2013. Data yang akan dianalisis berupa kutipan-kutipan yang terdapat unsur-unsur estetika dan nilai etika yang ada dalam geguritan majalah Djaka Lodang edisi Juli – Desember tahun 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, simak dan catat. Instrumen penelitian yang dilakukan menggunakan human instrumant (peneliti sendiri). Teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis (analisis konten). Hasil penelitian Geguritan dalam Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013 memuat estetika yang terdapat dalam Geguritan Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013 yaitu purwakanthi guru-swara 250 indikator, purwakanthi guru-sastra 103 indikator, purwakanthi lumaksita 52 indikator, paribasan 2 indikator, saloka 1 indikator, basa rinengga 78 indikator, pepindhan 25 indikator, sanepa 4 indikator, dasanama 7 indikator, tembung yogyaswara 6 indikator, tembung plutan 120 indikator, tembung saroja 34 indikator dan tembung entar 15 indikator. Nilai etika Jawa yang terdapat dalam Geguritan Majalah Djaka Lodang Edisi Tahun 2013 di antaranya adalah (1) etika keselarasan sosial meliputi 6 indikator dan (2) etika kebijaksanaan yang meliputi 25 indikator.   Kata kunci: estetika, etika Jawa, Geguritan Majalah Djaka Lodang

Page 2 of 2 | Total Record : 15