cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2016): ADITYA" : 17 Documents clear
Analisis psikologipada cerbung mburu pusaka Karya al aris purnomo Yuni Fitrianingsih
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.377 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) aspek struktural yang terdapat pada cerbung Mburu Pusaka karya Al Aris Purnomo. (2) aspek psikologi yang terdapat pada cerbung Mburu Pusakakarya Al Aris Purnomo. Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerbung Mburu Pusaka pada majalah Jaya Baya. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung aspek struktural dan psikologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri yang dilengkapi dengan kartu pencatat data. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis isi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik pengujian kredibilitas data. Teknik penyajian data menggunakan teknik informal. Hasil analisis psikologi pada cerbung Mburu Pusaka meliputi analisis struktural dan analisis psikologi. Analisis struktural terdiri dari tema, tokoh, alur, latar, dan sudut pandang. Hasil analisis psikologi cerbung Mburu Pusaka karya Al Aris Purnomo yaitu terdiri dari aspek id (aspek biologis), ego (aspek psikologis) dan super ego (aspek sosiologis). Ketiga aspek tersebut terdapat di dalam tokoh Gunar Sudigdo, Nurcahya, Dirga Swandaru, Dyah Pramesthi, Tyas Widuri, Trianasti, Jarmadi, Dwi Wulansari, Mustadi, dan Banarto. Kata kunci : Analisis Psikologi, cerbung Mburu Pusaka  
Kajian Psikologi Tokoh Utama Cerita Bersambung Tikus Bangkok Karya Adinda As Pada Majalah Djaka Lodang Edisi 8 Agustus - 28 November Tahun 2015 dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas XI SMA Fitri Yani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.756 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur intrinsik pembangun cerita bersambung (2) aspek psikologis tokoh utama cerita bersambung Tikus Bangkok (3) rencana pelaksanaan pembelajaran cerita bersambung Tikus Bangkok Karya Adinda As di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian yaitu cerita bersambung Tikus Bangkok edisi 8 Agustus - 28 November Tahun 2015. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik pustaka. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan buku dan pensil sebagai instrumen tambahan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Hasil analisis data meliputi, 1) unsur intrinsik pembangun yang berupa: (a) tema: misteri kemunculan tikus bangkok dan keributan warga karena kemunculan tikus bangkok, (b) tokoh: tokoh utamanya Suro Gentho dan tokoh tambahannya: Mbah Prawiro, Wahyu, Pak Manto, Waskito, (c) alur: plot lurus, (d) latar: dhukuh Sorogenen, Kali Kuning, gardhu ronda, rumah sakit. Latar waktu: malam hari, Minggu pagi; sabtu siang; dan latar sosial meliputi status sosial rendah, status sosial tinggi. 2) Aspek psikologi tokoh Suro Gentho dalam cerita bersambung Tikus Bangkok karya Adinda As meliputi id, ego dan superego. Aspek ego tokoh utama adalah yang paling kuat, dapat dilihat dari perwatakannya: emosi, kecemasan, dan bertekad untuk menyelamatkan keluarganya. Aspek id tidak terlalu kuat sebab id tokoh utama lebih menguasai kepribadian dan bersifat sementara, dapat terlihat dari perwatakannya: rasa kesal, kepuasan batin dan khawatiran. Aspek superego tidak terlalu kuat, sebab superego tokoh utama bersifat sementara yang dapat dilihat dari perwatakannya: bijaksana, jujur, dan baik. 3) unsur intrinsik cerita bersambung Tikus Bangkok karya Adinda As yang telah dianalisis dapat dimanfaatkan untuk rencana pembelajaran di SMA untuk mencapai kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator sebagaimana dijelaskan dalam kurikulum. Kata kunci: analisis psikologi sastra, cerbung Tikus Bangkok
Nilai Religius dalam Serat Partawigena Karya K.P.A Kusumadiningrat Rani Pratiwi
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.163 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai religius yang terkandung dalam naskah Serat Partawigena. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu naskah Serat Partawigena karya K.P.A Kusumadiningrat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung nilai religius di dalam teks Serat Partawigena karya K.P.A Kusumadiningrat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data. Keabsahan data diperoleh dari proses peningkatan ketekunan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik content analysis atau analisis isi penelitian sastra. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian data informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Serat Partawigena karangan K.P.A Kusumadiningrat berisi tentang kejujuran terdapat 9 indikator, keikhlasan terdapat 4 indikator, kesediaan berkorban terdapat 5 indikator dan ketakwaan terdapat 22 indikator.   Kata kunci: nilai religius, Serat Partawigena
Kajian Humor Pada Wacana Humor Apa Tumon Dalam Majalah Panjebar Semangat Tahun 2015 Farkhatun Zahroh
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.745 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis-jenis humor pada wacana humor Apa Tumon dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2015, (2) pelanggaran maksim pada wacana humor Apa Tumon dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2015. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah wacana humor Apa Tumon dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2015. Data penelitian berupa kutipan percakapan atau kalimat yang mengandung jenis humor dan pelanggaran maksim pada wacana Apa Tumon dalam majalah Panjebar Semangat tahun 2015.Penelitian ini menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat.Instrumen penelitian ini berupa kartu data.Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik ketekunan.Data yang dianalisis menggunakan teknikcontent analysis atau analisis isi.Teknik penyajiandata menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini ditemukannya (1) Jenis-jenis humor meliputi humor mahasiswa, humor seksual, humor jual-beli, humor agama, humor psikiater, humor percintaan, humor keluarga, humor rumah tangga, humor tingkah laku manusia, humor pendidikan, humor hutang-piutang, komik, humor dokter, olok-olok, humor pembantu, humor pencuri, humor intelektual, dan supresi. (2) Pelanggaran maksim kerja sama meliputi pelanggaran maksim kuantitas, pelanggaran maksim kualitas, pelanggaran maksim cara, dan pelanggaran maksim relevansi (hubungan). Selanjutnya, pelanggaran maksim sopan-santun meliputi pelanggaran maksim kesepakatan, pelanggaran maksim kedermawanan, pelanggaran maksim pujian, pelanggaran maksim simpati, pelanggaran maksim kerendahan hati, dan pelanggaran maksim kearifan.   Kata kunci: humor, wacana Apa Tumon
Analisis Psikologi Sastra Novel Rembulan Ndhuwur Blumbang Karya Narko Sodrun Budiman Ema Lestari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.16 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur pembangun cerita meliputi: tema, tokoh, alur, latar dan sudut pandang, (2) analisis psikologi sastra novel Rembulan Ndhuwur Blumbang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Rembulan Ndhuwur Blumbang karya Narko Sodrun Budiman. Dalam teknik pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan kartu pencatat data dan alat tulis sebagai instrument tambahan. Dalam teknik analisis data digunakan teknik analisis konten atau isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Hasil penelitian ini meliputi, 1) struktur pembangun cerita meliputi: (a) tema: konflik batin percintaan tokoh utama yang berakhir dengan penyesalan yang mendalam, (b) tokoh: tokoh utamanya Anisah dan Purnomo, sedangkan tokoh tambahannya: Jatmiko, Kasan Sunar, Asrini, Faza, Mariyatin, Marjuni, Mukiyo, Trimah dan Soni, (c) alur: alur maju, (d) latar tempat: Kamar, Desa Kemuning, mushola, konter, rumah, Cafe, TK, Rumah sakit, ruang televisi, dan dapur, Latar waktu: pagi hari, siang hari dan malam hari; latar sosial meliputi keadaan masyarakat yang kuat dan teguh serta taat pada keyakinan agama mereka. 2) Aspek psikologi tokoh Anisah dalam novel Rembulan Ndhuwur Blumbang karya Narko Sodrun Budiman meliputi id, ego dan superego. Aspek ego tokoh utama adalah yang paling kuat, dapat dilihat dari perwatakannya: emosi, kecemasan, dan bertekad untuk menyelamatkan keluarganya. Aspek id tidak terlalu kuat sebab id tokoh utama lebih menguasai kepribadian dan bersifat sementara, dapat terlihat dari perwatakannya: rasa kesal, kepuasan batin dan khawatiran. Aspek superego tidak terlalu kuat, sebab superego tokoh utama bersifat sementara yang dapat dilihat dari perwatakannya: baik, bijaksana dan pengertian. Kata kunci: psikologi sastra, Rembulan Ndhuwur Blumbang
Gaya Bahasa dalam Cerita Bersambung Nrima Ing Pandum Karya Sutarmanto pada Majalah Panjebar Semanagat Tahun 2015 Muchni Trie Kurniawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.455 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang ada dalam Cerita Bersambung Nrima Ing Pandum karya Sutarmanto. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Cerita Bersambung Nrima Ing Pandum karya Sutarmanto, dan data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan dalam Cerita Bersambung Nrima Ing Pandumkarya Sutarmanto berupa dialog-dialog yang didalamnya terdapat penggunaan gaya bahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument yang dibantu dengan buku tentang sastra dan cerita bersambung serta kartu pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cerita Bersambung Nrima Ing Pandumkarya Sutarmanto mengandung gaya bahasa. Gaya bahasa yang digunakan meliputi yaitu gaya bahasa retoris yang terdiri dari hiperbola terdapat 2 indikator, gaya bahasa kiasan yang terdiri dari persamaan/simile terdapat 26 indikator, metafora terdapat 17 indikator, personifikasi terdapat 34 indikator, alusi terdapat 1 indikator, epitet terdapat 8 indikator, sinekdoke terdapat 2 indikator, metonomia terdapat 8 indikator, innuendo terdapat 2 indikator.   Kata Kunci: gaya bahasa, cerita bersambung Nrima Ing Pandum
Pengembangan Modul Untuk Mata Pelajaran Bahasa Jawa Pokok Bahasan Menulis Aksara Jawa Untuk Kelas VIII Smp Negeri 4 Purworejo Ema Herawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.339 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengembangan modul mata pelajaran Bahasa Jawa pokok bahasan menulis aksara Jawa untuk kelas VIII SMP Negeri 4 Purworejo; (2) efektivitas  pengembangan modul mata pelajaran Bahasa Jawa pokok bahasan menulis aksara Jawa untuk kelas VIII SMP Negeri 4 Purworejo.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian yang dilakukan adalah analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan revisi prototipe, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk. Data dalam penelitian ini adalah angket kebutuhan dan deskripsi uji ahli, data tentang tanggapan siswa menegenai modul, dan hasil kerja ilmiah siswa yang telah diamati oleh observer selama proses pembelajaran. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket yang meliputi angket observasi, angket kebutuhan dan angket uji ahli. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif  dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan modul menulis aksara Jawa dengan judul “Ayo sinau nulis aksara Jawa.” Kelayakan modul didasarkan atas penilaian terhadap modul oleh hasil uji coba produk awal berdasarkan validasi ahli yang telah melalui tahap revisi. Dari uji efektivitas diperoleh presentase dari hasil postes pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Adapun hasil analisis data rata-rata nilai postes dari kelas kontrol 68,81 dan kelas eksperimen 78,59, dapat diketahui ada peningkatan nilai pada postes kelas eksperimen dengan selisih  9,78.   Kata Kunci : Modul, menulis aksara Jawa  
Analisis Tekstual dalam NovelPrau Gethek NyabrangJaladri Karya Ir. H. Soekirman Sartika Wiji Astuti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.814 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tekstual dari aspek gramatikal dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman; (2) bentuk tekstual dari aspek leksikal dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data dalam penelitian ini ialah novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman.Adapun data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan kalimat yang terdapat dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman.Instrumen dalam penelitian ini ialah peneliti sendiri.Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat.Dalam uji keabsahan data digunakan teknik validitas semantik.Dalam analisis data digunakan metode deskriptif.Dalam penyajian data digunakan teknik informal.Berdasarkan hasil analisis data, terdapat (1) penanda tekstual kohesi gramatikal dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Penanda kohesi gramatikal yang dominan adalah pengacuan demonstratif tempat (menunjuk secara eksplisit) dan konjungsi penambahan lan‘dan’. Adapun penanda kohesi gramatikal yang tidak ditemukan adalah pengacuan demonstratif waktu (yang akan datang), substitusi klausal, dan konjungsi perkecualian; (2) penanda tekstual kohesi leksikal dalam novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri karya Ir. H. Soekirman. Penanda kohesi leksikal yang paling dominan adalah antonimi (oposisi makna).Adapun penanda kohesi leksikal yang tidak ditemukan adalah repetisi (repetisi anafora, epistrofa, simploke, mesodiplosis, epanalepsis, anadiplosis, utuh/ penuh), sinonimi (sinonimi kata dengan frasa, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa), dan oposisi hirarkial.   Kata kunci: Analisis tekstual, novel Prau Gethek Nyabrang Jaladri
Citra Orang Jawa dalam Serat Candrawarna Karya Raden Pujaharja (Tinjauan Sosiologi Budaya) Ika Kurniati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) citra orang Jawa yang bersifat baik dan buruk dalam Serat Candrawarna karya Raden Pujaharja, dan 2) citra wanita Jawa dalam Serat Candrawarna karya Raden Pujaharja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian adalah naskah Serat Candrawarna, sedang data penelitian yang digunakan adalah citra orang Jawa dan citra wanita Jawa dalam Serat Candrawarna. Data penelitian berupa baris-baris tembang macapat dalam Serat Candrawarna. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik reduksi data. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan kartu data sebagai instrumen tambahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data penelitian ini menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini adalah 1) citra orang Jawa yang bersifat baik dalam Serat Candrawarna karya Raden Pujaharja ada sejumlah 51 citra, dan citra orang Jawa yang bersifat buruk dalam Serat Candrawarna karya Raden Pujaharja ada sejumlah 23 citra, 2) citra wanita Jawa dalam Serat Candrawarna karya Raden Pujaharja ada 37 citra wanita yang diceritakan.   Kata kunci: kajian sosiologi budaya, Serat Candrawarna
Analisis Nilai Etika dan Estetika dalam Teks Serat Sutaleka yang Termuat dalam Naskah Serat Sri Gandana saha Sutaleka Malinda Kusuma Wardani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 9, No 1 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.139 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai etika dan estetika dalam teks Serat Sutaleka yang termuat dalam naskah Serat Sri Gandana saha Sutaleka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu teks Serat Sutaleka yang termuat dalam naskah Serat Sri Gandana saha Sutaleka. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung nilai etika dan estetika dalam teks Serat Sutaleka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan validitas semantis, reliabilitas intrarater dan interrater. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik content analysis atau analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian data informal. Hasil penelitian nilai etika dan estetika dalam teks Serat Sutaleka yang termuat dalam naskah Serat Sri Gandana saha Sutaleka adalah (1) nilai etika keselarasan sosial (prinsip hormat dan prinsip kerukunan) terdapat 13 indikator dan nilai etika kebijaksanaan (sikap pasrah, jujur, ikhlas) terdapat  15 indikator (2) nilai estetika berupa purwakanthi terdapat 154 indikator, tembung garba terdapat 18 indikator, paribasan terdapat 4 indikator, dan tembung plutan terdapat 33 indikator. Kata kunci: nilai etika, nilai estetika,  Serat Sutaleka  

Page 1 of 2 | Total Record : 17