cover
Contact Name
Imron Wakhid Harits, Ph.D
Contact Email
-
Phone
+420776193459
Journal Mail Official
prosodi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra
ISSN : 19076665     EISSN : 26220474     DOI : https://doi.org/10.21107/prosodi
Core Subject : Education,
PROSODI: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra is biannual peer-reviewed, open-access journal published by the Faculty of Social and Cultural Science, University Trunojoyo Madura. The journal encourages original articles on various issues within Language and Literary Studies, which include but are not limited to literature and linguistics.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1: Prosodi" : 2 Documents clear
Konstruksi Subjek Feminin dan Posisi Pembaca Paya Nie: Wacana Kritis Sara Mills Ridwan, Ridwan; Nensilianti, Nensilianti; Adriani, Rani
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 20, No 1: Prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v20i1.33114

Abstract

Abstract: This study examines the construction of women in Ida Fitri’s novel Paya Nie using Sara Mills’ critical discourse analysis, focusing on the subject-object positions of female characters and the author’s strategies for positioning the reader. The method employed was a qualitative description. The results indicate that women are represented as subjects who voice their experiences, yet also face powerlessness and resistance. The character Khadijah is shackled by patriarchy, whereas Ubiet evolves from victimhood into an empowered subject. The author engages the reader through a first-person perspective and conflicts that evoke empathy. It is concluded that women are not merely passive victims but also process agency within the discourse of power and gender.Abstrak. Peneltitian ini bertujuan untuk menelaah konstruksi perempuan dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri dengan menggunakan analisis wacana kritis Sara Mills, yang berfokus pada posisi subjek-objek tokoh perempuan serta strategi penulis dalam memosisikan pembaca. Metode yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai subjek yang menyuarakan pengalaman mereka, namun juga menghadapi ketidakberdayaan dan perlawanan. Tokoh Khadijah terbelenggu oleh patriarki, sedangkan Ubiet berkembang dari korban menjadi subjek yang berdaya. Penulis melibatkan pembaca melalui sudut pandang orang pertama dan konflik yang membangkitkan empati. Disimpulkan bahwa perempuan tidak hanya menjadi korban pasif, tetapi juga memiliki agensi dalam wacana kekuasaan dan gender.
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Cerpen Hamsu an-Nujūm Karya Najīb Maḥfūẓ: Psikologi Kurt Lewin Cania, Fitri Nurhasana; Mustari, Mustari
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 20, No 1: Prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v20i1.33029

Abstract

Abstract. This study aims to analyze Sitt Farjah’s inner conflict in Najīb Maḥfūẓ’s short story Hamsu an-Nujūm using Kurt Lewin’s Field Theory. Through a descriptive qualitative method, character behavior is analyzed using the formula B = f (P, E) to examine the interaction between personal (P) and environmental (E) variables. The findings indicate that the character is trapped in an avoidance-avoidance inner conflict resulting from the pressure of past stigma and judgmental communal surveillance. This condition creates high psychological tension and extreme restriction of the character’s life space. Ultimately, the character adopts fatalism as a primary defense mechanism to reduce this tension. This study demonstrates that individual identity within Al-Hara is heavily determined by the collective perception of the surrounding community.      Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik batin tokoh Sitt Farjah dalam cerpen Hamsu an-Nujūm karya Najīb Maḥfūẓ menggunakan Teori Medan Kurt Lewin. Melalui metode kualitatif deskriptif, perilaku tokoh dibedah menggunakan formula B = f (P, E) untuk melihat interaksi antara variabel pribadi (P) dan lingkungan (E). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh terjebak dalam konflik batin tipe menjauh-menjauh akibat tekanan stigma masa lalu dan pengawasan komunal yang menghakimi. Kondisi ini menciptakan tegangan psikis tinggi dan pembatasan ruang hidup yang ekstrem. Akhirnya, tokoh memilih sikap fatalisme sebagai mekanisme pertahanan diri utama untuk mereduksi ketegangan tersebut. penelitian ini membuktikan bahwa identitas individu dalam Al-Hara sangat ditentukan oleh persepsi kolektif masyarakat sekitar.                     

Page 1 of 1 | Total Record : 2