Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA)
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) published 2 (two) times a year (April, October), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of Accounting. JRMA is published by the Faculty of Economics and Bussiness, Kanjuruhan University Malang.
Articles
432 Documents
PEMAHAMAN FENOMENOLOGI KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang)
Syarifatul Ummah, Eka Aulia
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Advances in information technology continues to increase will impact the accounting knowledge. One is the development of accounting information systems. A concrete example of accounting information systems development due to advances in information technology is processing data from a manual system to a computerized system . So this will result in a quality accounting information . This study aims to determine the student's understanding of Accounting class of 2010 and 2011, the Faculty of Economics, University of Kanjuruhan Malang the phenomenon of information technology advances in the development of accounting information systems with the phenomenological paradigm. This study used qualitative methods of data analysis technique consists of data reduction (the phenomenological reduction, eidetic reduction and reduction transcedental), after the presentation of the data and conclusions withdrawal . The results of this study indicate that the understanding of the phenomenon of accounting students will progress in the development of information technology accounting information system is good enough because their statement is supported by several previous investigators and in accordance with the theory applies. For further research it is expected to add to and expand the research object not just to one place but could be fixed by using a phenomenological paradigm.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN AUDIT FIRM SIZE TERHADAP FIRM VALUE
Prasetyo, Eko Heru
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Globalization in business has pushed companies to conduct a good way in controlling its organization which is done by implementing Good Corporate Governance (GCG). Every company is trying to disclose its fairness financial statement helped by Certified Public Accountant (CPA) to attract investor. This research aims to determine the effect of Good Corporate Governance mechanisms; audit committee, board of commissioner, and proportion of independent commissioner on firm value, and the effect of Audit Firm Size on Firm Value. Firm Value is shown by Tobin’s Q ratio which compares Equity Market Value (EMV) and Equity Book Value (EBV). Sample in this research is 24 banking company listed in Indonesia Stock Exchange from 2010 until 2012. This research use quantitative approach with descriptive purpose by observing 106 items of banking company’s financial statement and summary of company report. This research use data panel regression which combine cross section and time series data with one dummy variable, Audit Firm Size, and classical assumption test. The results show that (1) Good Corporate Governance mechanisms do not affect on Firm Value, (2) Audit Firm Size does not affect on Firm Value. On the other hand, Firm Value banking company is affected by its Firm Value on previous period because of inefficiency market applied Indonesia. Investors still use historical data based on financial statement to predict the price of company’s stock.
EVALUASI PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK-ETAP) DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KP-RI) “PERGU†KECAMATAN SINGOSARI DENGAN MENGGUNAKAN DISCLOSURE INDEX
Fitri, Eva Rusliana
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) merupakan suatu standar yang telah ditetapkan memberikan pedoman mengenai posisi keuangan dan kinerja keuangan bagi UMKM dan Koperasi. SAK-ETAP secara spesifik mengatur transaksi, kejadian, atau keadaan lainnya dicatat dan disajikan sesuai dengan substansi dan realitas ekonomi. Entitas tanpa akuntabilitas publik adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (General Purpose Financial Statement) bagi pengguna eksternal. SAK-ETAP diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan yang dimulai setelah 1 januari 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penyajian dan pengungkapan laporan keuangan KP-RI “PERGU†Kecamatan Singosari dengan mengacu pada ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) dengan menggunakan Disclosure Index. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kasus. Data yang digunakan yaitu laporan keuangan tahun buku 2012 – 2013 dengan teknik analisis data menggunakan Disclosure Index. Indikator dalam penelitian ini berupa item laporan keuangan yang meliputi laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan SAK-ETAP dalam penyajian dan pengungkapan laporan keuangan koperasi telah disajikan secara lengkap namun belum diungkapkan secara penuh sesuai dengan standar yang berlaku dengan tingkat persentase sebesar 74% yang sudah diungkapkan sedangkan sisanya 26% belum diungkapkan oleh koperasi. bagi peneliti selanjutnya agar cakupan obyek penelitian yang lebih luas dan data laporan keuangan yang digunakan sudah diaudit oleh auditor eksternal sehingga terdapat perbedaan peneliti sekarang dengan peneliti selanjutnya.
PERSEPSI PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN DI PEMKOT MALANG ATAS PERUBAHAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PEMKOT MALANG DARI PP NO. 24 TAHUN 2005 MENUJU PP NO. 71 TAHUN 2010
Marsella, Fitria
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sehubungan dengan reformasi di bidang pengelolaan keuangan daerah, pemerintah telah mengeluarkan peraturannya melalui PP No.24 Tahun 2005 tentang SAP. PP No.24 Tahun 2005 masih dipergunakan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka proses transisi penyusunan laporan keuangan berbasis kas menuju akrual kepada penyusunan laporan keuangan berbasis akrual penuh sesuai PP No.71 Tahun 2010 tentang SAP yang akan diberlakukan tahun 2015. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi PPK (Pejabat Penatausahaan Keuangan) di Pemkot Malang atas perubahan penyajian laporan keuangan Pemkot Malang dari PP No.24 Tahun 2005 menuju PP No.71 Tahun 2010. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner di bagian keuangan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi PPK bahwa, pertama, sebanyak 11 (41%) PPK di Pemkot Malang tingkat persepsinya menunjukkan cukup terhadap seluruh item pernyataan dalam kuisioner. Sisanya sebanyak 16 (59%) PPK tingkat persepsinya menunjukkan baik. Kedua, tingkat persepsi seluruh PPK di Pemkot Malang menunjukan cukup terhadap 13 (65%) item pernyataan dalam kuisioner. Sisanya sebanyak 7 (35%) item pernyataan dalam kuisioner dipersepsikan baik oleh seluruh PPK. Ketiga, sebanyak 81% PPK di Pemkot Malang berlatar belakang pendidikan sarjana ekonomi jurusan manajemen. Sisanya, sebanyak 19% berlatar belakang pendidikan sarjana ekonomi jurusan akuntansi.
PENGARUH LABA BERSIH DAN ARUS KAS AKTIVITAS OPERASI TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA
Rohmi, Ida Lailatur
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penilaian kinerja keuangan penting dilakukan dalam mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan agar menjadi perusahaan yang mempunyai kinerja lebih baik dari sebelumnya. Dengan menggunakan rasio keuangan sebagai alat ukur kinerja keuangan. Laba bersih merupakan salah satu faktor yang dapat dijadikan sebagai indikator dalam penilaian kinerja keuangan. selain itu arus kas aktivitas operasi juga dapat mencerminkan kinerja perusahaan dalam mengatur keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laba bersih dan arus kas aktivitas operasi terhadap kinerja keuangan perusahaan pada perusahaan otomotif yang listing di BEI. Kinerja keuangan dalam penelitian menggunakan alat ukur ROA, ROE dan EPS. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan laba bersih berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA dan arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap ROA. Laba bersih dan arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap ROE. Laba bersih dan arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap EPS.
PENENTUAN LABA OPTIMAL DAN PENGAKUAN LABA BERSIH PADA PEDAGANG KELILING
Palupi, Kiki Nur
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Profit is the basis for calculation of wealth redistribution to each individual, and the profit is seen as a guide in decision making. In addition to making a profit, the company's main goal is maximizing profits. Traveling salesman or traders who are lower middle-level economy also apply the recognition, measurement and reporting of profits despite the relatively small effort and does not require initial capital expense or a lot. These researching are aiming to find out act of determining optimal profit and confession net profit of traveling salesman. Ethnography is a method used to determine how traders create and understand the day-to-day life. The study was conducted by interviewing the traveling salesman in the Malang district Poncokusumo Belung districts. Interviews were conducted to determine the activity of the production of traveling salesman in understanding and generate maximum profit. The results of this study show that the traveling salesman has his own understanding of the profits. Each traveling salesman apply each theory in productive activity. Some aspects such as environmental and educational aspects influence the differences in the recognition process of the determination of net income and the optimal profit with the analysis of cost-volume-profit. Subsequent research suggested going directly to the field such as the traveling salesman selling involved, so that the data obtained from respondents can be observed directly.
PERBANDINGAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN IFRS SERTA PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG LISTING DI BEI
Feprida, Linda Andria
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
International Financial Reporting Standards (IFRS) is the international accounting standards issued by the International Accounting Standards Board (IASB). Statement of Changes in Equity is a financial statement that shows the change in equity during a given period. This study aims to analyze and test the statement of changes in equity differences before and after the application of IFRS as well as to examine the effect of changes in equity on stock return. The samples are companies listed on the Indonesia Stock Exchange for four years i.e 2008-2011. The sampling technique using purposive sampling, number of samples used 16 companies of 132 manufacturing companies. This research uses explanation. Analysis by using Simple Linear Regression Analysis and hypothesis testing use t-test (different) or paired sample test. The analysis showed that there are significant between the statements of changes in equity on stock returns. T test (different) showed that there is a difference between the statement of changes in equity before and after the implementation of IFRS. This study is expected to be a reference for researchers who want to conduct further research on the comparative statement of changes in equity before and after implementation of IFRS (International Financial Reporting Standards), as well as being interested in solving the problem of the influence of changes in equity on stock returns. Thus, this study can be continued by adding more variables and using a longer study period in accordance with the company to be sampled, so get more relevant results.
PENERAPAN PSAK NO. 45 TERHADAP LAPORAN KEUANGAN DANA BOS DI SMK NU BULULAWANG
Yusnur, Lutvia
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Paradigma baru pengelolaan keuangan negara setidaknya mengandung tiga kaidah manajemen keuangan negara, yaitu: orientasi pada hasil, profesionalitas, dan akuntabilitas-transparansi. Surat Edaran Dirjen Pajak Departemen Keuangan Republik Indonesia No. SE-02/PJ./2006, tentang Pedoman Pelaksanaan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Sehubungan dengan Penggunaan Dana Bantuan Operasional (BOS) oleh Bendaharawan atau Penanggung-Jawab Pengelolaan Penggunaan Dana BOS di Masing-Masing Unit Penerima BOS, Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Peraturan Pemerintah No. 106 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan dalam pelaksanaan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, maka standar akuntansi yang sesuai adalah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45 tentang Pelaporan Keuangan untuk Organisasi Nirlaba. Apakah PSAK No. 45 dapat diterapkan secara penuh pada laporan keuangan Dana BOS?Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif dengan model analisis kualitatif. Analisis kualitatif  untuk mengetahui komparatif objek penelitian yaitu Pelaporan Keuangan Dana BOS di SMK NU Bululawang dengan PSAK No. 45, Pedoman Akuntansi Tempat Pendidikan, dan Pedoman Penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran. Dapat diambil kesimpulan, PSAK No. 45 dapat diterapkan secara penuh pada laporan keuangan Dana BOS khususnya SMA/ SMK dengan partisipasi pengungkapan sebesar 78,26% sedangkan 21.74% belum diterapkan secara penuh.
ANALISIS PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA (STUDI KASUS PADA SMK NEGERI 4 MALANG)
Ulfa, Mei Witria
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Organisasi nirlaba adalah organisasi yang lebih memperhatikan jumlah kas dan saldo investasi mereka, namun tidak berfokus pada pendapatan laba. Sedangkan definisi nirlaba adalah bersifat tidak mengutamakan perolehan keuntungan (Pusat bahasa Departemen Pendidikan Nasional 2002). Berdasarkan tujuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45 tentang pelaporan keuangan organisasi nirlaba yaitu untuk dapat menciptakan laporan tahunan yang reliable dan relevan. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45 merupakan salah satu pedoman yang digunakan untuk menyusunan laporan keuangan khususnya pada entitas nirlaba. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian studi kasus. Tujuan studi kasus ini adalah untuk melakukan penyelidikan serta dapat memberikan gambaran secara lengkap mengenai subjek atau kejadian yang diteliti. Berdasarkan wawancara dan bukti dokumen yang diperoleh, peneliti melakukan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan PSAK No.45 yang meliputi laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Pelaporan akuntansi yang dilakukan di SMK Negeri 4 Malang hanya sebatas melaporkan jurnal umum yaitu mencatat kas masuk dan kas keluar. Adanya paradigma bahwa semakin rumitnya proses akuntansi jika sesuai dengan pedoman SAK yang sudah ditentukan yang justru akan merubah proses akuntansi yang sudah dipahami merupakan salah satu faktor utama belum diterapkannya laporan keuangan yang sesuai dengan SAK. Dengan mengacu pada ketentuan PSAK No.45 tentang pelaporan organisasi nirlaba, diharapkan SMK Negeri 4 Malang dapat melakukan pencatatan transaksi keuangan secara benar dan menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk periode selanjutnya.
PEMAHAMAN FENOMENOLOGI KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang)
Syarifatul Ummah, Eka Aulia
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2014): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Advances in information technology continues to increase will impact the accounting knowledge. One is the development of accounting information systems. A concrete example of accounting information systems development due to advances in information technology is processing data from a manual system to a computerized system . So this will result in a quality accounting information . This study aims to determine the student's understanding of Accounting class of 2010 and 2011, the Faculty of Economics, University of Kanjuruhan Malang the phenomenon of information technology advances in the development of accounting information systems with the phenomenological paradigm. This study used qualitative methods of data analysis technique consists of data reduction (the phenomenological reduction, eidetic reduction and reduction transcedental), after the presentation of the data and conclusions withdrawal . The results of this study indicate that the understanding of the phenomenon of accounting students will progress in the development of information technology accounting information system is good enough because their statement is supported by several previous investigators and in accordance with the theory applies. For further research it is expected to add to and expand the research object not just to one place but could be fixed by using a phenomenological paradigm.