cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Fokus Bisnis
ISSN : 16935209     EISSN : 26232480     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1 (2016)" : 14 Documents clear
GAYA HIDUP HEDONISME TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN DI PASAR MODERN (Studi Pada Masyarakat Kabupaten Kebumen) Sigit Wibawanto
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat fenomena dengan gaya hidup hedonisme, tidak melihat dari tidak melihat faktor pendorong yang menimbulkannya. Penelitian ini hanya membahas pola gaya hidup dengan perilaku pembelian yang ditimbulkannya. Lingkup penelitian ini dibatasi pada gaya hidup hedonisme, yang mengacu pada teori Engel, dkk (1995) yaitu (activities), (interest), (opinion). Sedang perilaku pembelian masyarakat lingkup penelitian ini dibatasi pada dimensi skala shopping addiction yang dikembangkan Elizabeth E. Edwards yang disusun berdasarkan lima dimensi yaitu tendency to spend, drive to spend, feelings about shopping, dysfunctional spending¸ post-purchase guilt. Penelitian dilakukan di kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan adalah metode survei, dengan membagikan kuesioner sebanyak 100 eksemplar kepada responden. Analisis yang digunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Dengan alat bantu analisis SPSS versi 23.0., hasilnya gaya hidup yang terdiri dari aktivitas (X1), minat (X2) dan opini (X3) berpengaruh signifikan terhadap shopping addiction (Y). Kesimpulannya unsur-unsur yang diakibatkan aktivitas, minat, dan opini masyarakat akan mendapatkan suatu perilaku pembelian yang abnormal dan membuat masyarakat mengeluarkan biaya untuk mendapatkan produk yang belum tentu sesuai kebutuhan, melainkan keinginan dan emosional dalam pengambilan keputusan pembeliannya
ANALISIS KURVA PHILLIPS DAN HUKUM OKUN DI INDONESIA TAHUN 1986-2016 Prihartini Budi Astuti
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i1.72

Abstract

This study aims to determine the fit between Phillips Curve theory and Okun's law with the economic conditions that occurred in Indonesia in 1986-2016. This research is a descriptive quantitative research. Data used in the study is rate of economic growth, the unemployment rate and the inflation rate in Indonesia in 1986-2016. The data was taken from the website of Bank Indonesia and Badan Pusat Statistik. Quantitative analysis method used is correlation analysis. The analysis showed that there was no agreement between Phillips Curve theory and Okun's law with the economic conditions that occurred in Indonesia in 1986-2016. Phillip curves for compliance with the conditions of the Indonesian economy in 1986-2016, from data analysis obtained correlation coefficient of -0.16 with significance value of 0.931. From these figures, it can be concluded that there is a negative relationship but not significant between inflation and unemployment in Indonesia in 1986 - 2016. For Okun legal compliance with the conditions of the Indonesian economy in 1986 to 2016, from data analysis obtained correlation coefficient of - 0.110 with a significance value of 0,556. From these figures, it can be concluded that there is a negative relationship but not significant between economic growth and unemployment in Indonesia in 1986-2016
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH HOTEL MELALUI INTERNET MARKETING Aris Susetyo
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i1.73

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat keputusan konsumen dalam memilih hotel melalui internet marketing baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan di Hotel Candisari Karanganyar Kebumen. Penelitian ini dengan explanatory research, jumlah responden sebanyak 100 responden dan penentuan sampel menggunakan non-probability sampling-insidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel Karakteristik Individu, Gaya Hidup, Persepsi, Situasi berpengaruh terhadap Keputusan Konsumen Dalam Memilih Hotel Melalui Internet Marketing dan secara parsial variabel X Karakteristik individu,Gaya Hidup,Persepsi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan, sedangkan Situasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Konsumen Dalam Memilih Hotel Melalui Internet Marketing. Kata kunci: Tingkat Keputusan Konsumen, Internet Marketing.
PENGARUH CUSTOMER SATISFACTION DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP SWITCHING BARRIERS DAN CUSTOMER LOYALTY Gunarso Wiwoho
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2016)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v15i1.532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari customer satisfaction dan perceived value terhadap customer loyalty melalui switching barrier sebagai variabel intervening. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Dengan menggunakan teknik non probability sampling, penelitian dan diterapkan teknik sampling purposive, penelitian ini mengami sampel 100 responden konsumen Bakery Kebumen sebagai konsumen akhir dengan waktu pembelian minimal dua kali dalam satu minggu. Pengaruh customer satisfaction terhadap switching barrier menunjukkan bahwa customer satisfaction tidak signifikan terhadap switching barrier. Pengaruh perceived value terhadap switching barrier menunjukkan bahwa perceived value tidak berpengaruh signifikan terhadap switching barriers. Pengaruh customer satisfaction terhadap customer loyalty menunjukkan bahwa customer satisfaction berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty. Pengaruh perceived value terhadap customer loyalty menunjukkan bahwa perceived value tidak berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty. Pengaruh switching barrier terhadap customer loyalty menunjukkan bahwa switching barrier berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty. Switching barrier dapat dijelaskan oleh customer satisfaction dan perceived value sebesar 3,1% sedangkan sisanya 96,9% dipengaruhi oleh variabel lain. Customer loyalty dapat di jelaskan oleh customer satisfaction, perceived value dan switching barriers sebesar 16,9% sedangkan 83,1% dipengaruhi oleh variabel lain.

Page 2 of 2 | Total Record : 14