cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 87 Documents clear
STUDI TENTANG BUDAYA KERJA KEPOLISIAN DALAM PELAYANAN TERHADAP MASYARAKAT DI LINGKUNGAN POLSEKTA SUNGAI KUNJANG KECAMATAN SUNGAI KUNJANG KOTA SAMARINDA Awarrinda, Fitriani
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.024 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.748

Abstract

Seeing the importance of implementing a culture of police work in the service society, which is when the service is done in accordance with the procedures and possess good communication between the community and police officers, it will be the creation of quality police services more transparent and clean of course. Thus encouraging writers to do research on police work culture in the public service, especially service to public complaints. In terms of receiving complaints and reports from the public, particularly police officers sued the police Service Center must be able to communicate with the complainant/victim.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MUARA LAWA KABUPATEN KUTAI BARAT ., Adrianus .
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.433 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif antara Pengawasan dengan Kinerja Pegawai Pada kantorKecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Pegawai yang jumlahnya sebanyak 20 orang, mengingat jumlah yang diambil relatif sedikit maka penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai responden.Berdasarkan uraian diatas, maka alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Koefesien Korelasi Product moment. Dari hasil perhitungan menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara Pengawasan terhadap Kinerja Pegawai pada KantorKecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat hal ini didasarkan pada  hasil perhitungan yang menyatakan bahwa rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,982 > 0,561 untuk nilai kritis pada n = 20 dengan tarif signifikansi = 0,01.  Untuk n = 20 maka kedua variable  mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat.Setelah r hitung didapat, maka selanjutnya penulis mengadakan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dari hasil pengujian hipotesis ini, nilai thitung  sebesar 22,058 sementara itu untuk harga-harga keritis dari nilai ttabel adalah 2,552 yang berati bahwa ttest >  ttabel yaitu 22,058 > 2,552 dengan nilai kritis n -20 dengan taraf signifikansi 0,01 artinya dengan demikian. Dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh  yang sangat kuat dari variabel pengawasan terhadap variabel kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat.
PERANAN KEPEMIMPINAN LURAH TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KELURAHAN LOK BAHU KECAMATAN SUNGAI KUNJANG Rusmayani, Aldila Nur
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.375 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.760

Abstract

Keberhasilan mencapai tujuan organisasi didukung sepenuhnya dari perilaku pegawai. Oleh karena itu, pegawaimempunyai perananan penting dalam membentuk dan mengelola organisasi dan memanfaatkan teknologi yang ada. Lagi pula, pegawaimempunyai berbagai tanggapan yang bervariasi dari tekanan lingkungan organisasi. Dalam kenyataannya, keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh pimpinan yang dikembangkan pada organisasi itu dan kompensasi yang diberikan kepada anggota bawahannya untuk mencapai tujuan tersebu.Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui peranan pimpinan lurah terhadap disiplin kerja pegawai pada kantor Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang.  Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Kelurahan Lok Bahu Jalan M Said RT.28 Nomor 95,  Kecamatan Sungai Kunjang di Kalimantan Timur. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode dengan prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subyek atau obyek penelitian seseorang, pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya.  Analisis data yang yang digunakan adalah analisis data model interaktif,Kesimpulan dari penelitin ini adalah:1) Koordinasi di Kelurahan Lok Bahu sudah baik, Koordinasi yang dilakukan oleh lurah dan perangkatnya adalah koordinasi kegiatan pemberdayaan masyarakat, koordinasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, koordinasi penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan dan peraturan desa atau kelurahan. 2) Pengarahan di lakukan oleh Lurah pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan pegawai di Kelurahan. 3) Lurah melakukan pengawasan dari Kepala Seksi, dari Kepala Seksi tata pemerintahan, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum, Kepala Seksi ekonomi dan pembangunan, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat. Kepala Seksi mengawasi seluruh pegawai yang berada dalam lingkup seksinya. Dari seluruh Kepala Seksi melaporkan kepada pimpinan masalah hasil pengawasan para stafnya. 4) Mutu pelayanan dan infrastruktur kantor Kelurahan Lok Bahu, selalu diperbaiki, sehingga pelayanannya nyaman bagi masyarakat. 5) Kerjasama pegawai pada kantor kelurahan lok bahu berjalan dengan baik. Pegawai selalu interaktif dalam komunikasi, saling bahu membahu dalam melaksanakan pekerjaan maupun diluar pekerjaan, kelompok kerja juga selalu mengutamakan sikap saling menghormati dan bersahabat baik dengan sesama pegawai maupun dengan pimpinan.  
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS DI KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA ., Seniansyah .
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.904 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.765

Abstract

Penelitian ini bertujuan : pertama, untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidik, pelatihan, motivasi, pengalaman kerja, sikap loyal budaya kerja bersama-sama terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu; kedua, untuk mengetahui variabel mana dominan yang berpengaruhnya terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara, ketiga untuk mengetahui perbedaan kinerja antara Kepala Desa berpendidikan SLTP kebawah dengan kepala Desa diatas SLTP.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: pertama, pendidikan, pelatihan, motivasi,pengalam kerja, sikap loyal dan budaya kerja berpengaruh terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara; kedua, motivasi merupakan faktor yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara; ketiga, ada perbedaan kinerja antara Kepala desa yang berkependidikan SLTP kebawah dengan Kepala Desa berpendidikan di atas SLTP DiKecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala desa yang ada dalam wilayah Kecamatan Loa Kulu yaitu sebanyak 15 desa. Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 60 orang. Untuk membuktikan hipotesis pertama digunakan Uji-F; untuk membuktikan hipotesis ketiga digunakan Uji Beda dua rata-rata kesamaan.Hasil penelitian pada taraf signifikan a= 0,05 menunjukan fhit = 53,749 lebih besar dari F= 2,78, maka Ho ditolak dan menerima Ha, yang berarti bahwa pendidikan, pelatihan, motivasi, pengalaman kerja, sikap loyal dan budaya kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Dengan menggunakan Uji-t, ternyata variabel motivasi secara parsial mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kinerja Kepala Desa Di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Nilai koefisien bertanya 0,370 (37%) dan nilai t 6,480 (64,8%) lebih besar dari tt= 2, dengan probabilitas 0,000. sedangkan hasil uji Beda rata-rata dua kesamaan terbukti bahwa ada perbedaan antara Kepala Desa yang SLTP kebawah dengan Kepala Desa yang di atas SLTP, hal ini ditunjukan oleh nilai t = 3,576 > t = 2.Berkaitan dengan hasil analisis dalam penelitian ini,maka yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana cara mendidik, melatih, memotivasi para Kepala Desa Di Kecamatan Loa KuluKabupaten Kutai Kartanegara agar mempunyai skill, knowledge and abilty yang handal, berdayaguna dan berhasil guna dalam pembangunan daerah.
PERANAN KOORDINASI PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI SEKRETARIAT KABUPATEN KUTAI BARAT ., Ainah
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.872 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.779

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah koordinasi pimpinan berperan dalam meningkatkan efektivitas  Kerja pegawai.Oleh karena itu untuk  mendapatkan hal ini penulis melakukan penelitian di Sekretariat Kabupaten Kutai Barat. Untuk independen variabel yaitu koordinasi pimpinan dan dependen variabel adalah efektivitas kerja pegawai.Jenis penelitian yang penulis  lakukan bersifat verivikatif, yaitu suatu penelitian yang hendak mengetahui dan mencari hubungan antara kedua variabel tersebut dengan menganalisis hasil penelitian dengan menggunakan metode sensus. Untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh antara kedua variabel, maka penulis menggunakan rumus Koefisien Korelasi Rank Spearman (rs)Berdasarkan analisa data dan pengujian hipotesis, maka dapat diketahui bahwa hubungan antara koordinasi pimpinan dan efektivitas kerja pegawai Sekretariat Kabupaten Kutai Barat adalah cukup baik
PENGARUH DANA STIMULAN BANTUAN BELAJAR TERHADAP MINAT UNTUK STUDI LANJUTDI PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT Hena S, Maria Magdalena
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.951 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.784

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dana stimulan bantuan belajar terhadap minat studi lanjut di pemerintah Kabupaten Kutai Barat, artinya tinggi dan rendahnya minat masyarakat disebabkan oleh adanya rangsangan dana stimulan bantuan belajar di Kabupaten Kuati Barat. Oleh karena itu peneliti mengemukakan hipotesis, “Diduga jika tersedia danastimulan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat maka minat untuk studi lanjut akan meningkat.”Penelitian dilakukan terhadap para pegawai melalui dua variabel, yakni dana stimulan bantuan belajar sebagai Independent Variable dan minat untuk studi lanjut sebagai Dependent Variable. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan teknik quisioner yang disampaikan kepada pegawai yang merupakan populasi penelitian ini, sebab dalam penelitian ini tidak digunakan sampel karena penelitian populasi atau secara sensus.Berdasarkan analisis statistik dengan rumus korelasi product momentPearson maka diketahui harga r-hitung = 0,599 yang diinterpretasikan sebagai korelasi sedang (cukup), artinya terdapat signifikansi antara dana stimulan bantuan belajar dan minat studi lanjut di Kabupaten Kutai Barat. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis, peneliti menggunakan rumus t-test, dari hasil pengujian maka di ketahui bahwa pada tingkat kepercayaan 0,01 untuk tes satu sisi dan 0,02 untuk tes dua sisi ternyata nilai t-tabel adalah = 2,518 sedangkan nilai t-hitung = 15,087 yang berarti lebih besar t-hitung dari t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dikemukakan diterima atau terbukti, dengan kata lain dana stimulan bantuan belajar mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingginya minat studi lanjut di pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
STUDI TENTANG PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI CAMAT DI BIDANG PELAYANAN UMUM DI KECAMATAN SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Syarwani, Ahmad
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.693 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.792

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Studi Tentang Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Camat di Bidang Pelayanan Umum di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara dan apa saja faktor yang menghambat Tugas dan Fungsi Camat dalam menjalankan tugasnya. Indicator peneltian ini antara lain : 1) tugas pokok Camat dibidang Pelayanan Umum : a) menyiapkan bahan perumusan kebijakan ; b) Melaksanakan Pemeliharaan Fasilitas diwilayahnya; c) Evaluasi Pemeliharaan fasilitas pelayanan Di Wilayahnya; 2) Fungsi Camat dibidang pelayanan umum; a)Sebagai Fasiltator Usaha Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam pemeliharaan fasilitas umum; b) Pembinaan Untuk Menciptakan Lingkungan yang Bersih Dan sehat diwilayahnya; 3) Faktor-faktor Penghambat Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Camat Di Bidang Pelayanan Umum.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara Library research dan field work research yaitu observasi, wawancara langsung dengan informan, arsip-arsip serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Sumber data di peroleh dari key informan dan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampling yang di sebut dengan penelitian dan snowball sampling yaitu teknik penentuan sampling dimana penelitian melalui wawancara mendalam dari suatu informan ke informan lainya dan seterusnya sampai penelitian tidak menemukan informan baru lagi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaksi.Dari hasi penelitian di peroleh gambaran Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara sudah berusaha dengan baik dalam memberikan pelayanan umum, menyiapkan bahan perumasan, melaksanakan pemeliharaan fasilitas, evaluasi pemeliharaan fasilitas. Melalui pembinaan mengenai menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, faktor penghambat yang dihadapin kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara ialah kurangnya kesadaran masyarakatdan rasa tanggun jawab masyarakat dalam menjaga dan memelihara fasiitas, sarana dan prasaranan yang ada. Sarana perlu adanya pembinaan, penyuluhan atau sosialisasitentang pentingnya menjaga dan merawat fasilitas, sarana dan prasarana yang ada dengan Dinas terkait. 
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT Puspadewi, Itaq
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.245 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.717

Abstract

ABSTRACT Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, di mana karir seorang pejabat dinilai oleh Baperjakat yang nota bene adalah kepala Daerah.  Sehingga pergantian pejabatpun kerap terjadi.  Pergantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah diharapkan mampu mensukseskan program kerja pemerintah daerah, dan bila seorang pejabat tidak mampu melaksanakannya, maka akan segera digantikan oleh orang lain yang dianggap lebih cakap untuk melaksanakannya.  Artinya, komunikasi hanya berlangsung satu arah.  Sementara orang yang digantikan akan merasa kecewa dengan keputusan tersebut.  Padahal, apabila ada kekurangan dalam sebuah pekerjaan apabila dikomunikasikan dengan baik, maka penggantian yang dimaksud tidak dibutuhkan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekuatan pengaruh Komunikasi Terhadap Efektifitas Kerja Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Barat.Sampel diambil sebanyak 25 responden.  Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Komunikasi (Independent variable) dengan Efektifitas Kerja  (Dependent variable).  Alat analisis yang digunakan adalah rumus koefisien Rank Spearman (ρ)Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Hasil analisis menunjukkan bahwa Komunikasi berasosiasi dengan Efektifitas Kerja.  Hal ini menunjukkan bahwa semakin efektif komunikasi yang terjadi maka efektifitas kerja akan meningkat, sebaliknya bila komunikasi tidak efektif maka pekerjaan yang dilakukakan pun menjadi semakin tidak efektif. 2) Komunikasi yang terjadi di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  Kabupaten Kutai Barat sudah cukup efektif, karena bagaimana pun juga peran pimpinan di sini tidak dapat dikesampingkan, karena pimpinanlah yang menciptakan kondisi lingkungan menjadi menyenangkan atau sebaliknya. 
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI BAGIAN UMUM PADA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KUTAI BARAT ., Netiana .
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.96 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.723

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin  Kerja Pegawai Bagian Umum pada Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Barat. Adapun analisis yang digunakan adalah uji Product Moment. Sedangkan  sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 98 orang yang diambil secara acak sederhana (randoom sampling).Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan korelasi sebesar 0, 649. Setelah hasil analisis tersebut dibandingkan dengan r  tabel  (tabel harga kritis) dimana N = 98 dengan taraf signifikansi 0,05, ternyata r hitung empiris lebih besar dari r tabel  (0,649 > 0,202). Dengan demikian hipotesis kerja (hk) diterima kebenarannya dan menolak hipotesis nol (ho). Hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara pengawasan dengan disiplin  kerja pegawai Bagian Umum pada Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Barat.
PERANAN HUMAN RELATIONS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KELURAHAN JAWA SAMARINDA ULU Lahai, Veronika Yanita
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.907 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.837

Abstract

The purpose of the research was to determine the extent to which the role of Labor Motivation towards Human Relations Officer At Administrative Office Java Samarinda ulu.Research done to employees in the Office is through two variabal, namely Human Relations with indicator Variables Relationship Formal, Non Formal Relations, and the provision of Guidance and direction. For variables. Employee motivation of working with indicators Giving Incentives a chance Followed education and Promotion. The author conducted research using the questionnaire and conduct hypothesis tests using the formula Price Relativ and get results that relationships between leadership and Employees walking pretty well.To further enhance Employee Job Motivation in addition to the factor of Human Relations, then other factors need to get attention so that existing Employees Work Motivation is increased will be maintained. With the Human Relations that exist within this Office expected working relationship can continue to improve the existing relationships.