cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
EKONOMIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal yang memuat tulisan artikel dan penelitian tentang ilmu akuntansi dan manajemen.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 22 Documents clear
ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT. ADARO ENERGY TBK. DAN PT. TOBA BARA SEJAHTRA TBK. (DITINJAU DARI METODE ECONOMIC VALUE ADDED) KURNIAWAN, OCVAN PANDU
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.218 KB)

Abstract

Tujuan penulisan Skripsi ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kedua perusahaan tersebut bila ditinjau menggunakan metode Economic Value Aded  dan untuk mengetahui kinerja keuangan mana yang lebih baik diantara kedua perusahaan tersebut dengan menggunakan metode Economic Value Added.Penelitian ini menggunakan metode Economic Value Added, terdapat beberapa tahap dalam melakukan perhitungannya, yaitu dengan menghitung NOPAT, Invested Capital, WACC, Cost of Capital, & Economic Value Added. Hasil dari analisis tersebut menunjukan bahwa PT. Adaro Energy menghasilkan nilai EVA rata-rata negatif dari tahun 2013-2016 yaitu sebesar US$ -28,671,951, sedangkan PT. Toba Bara Sejahtra menghasilkan nilai EVA rata-rata positif yaitu sebesar US$ 7,343,862. Hasil uji hipotesis dengan Mann Whitney U Test menunjukan nilai sig (2-tailed) 0,083 yaitu lebih besar dari ½ α (0,025) dari hasil tersebut menyatakan bahwa hipotesis 1 ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil analisis Economic Value Added dari kedua perusahaan tersebut, sedangkan dari perhitungan EVA yang menunjukan nilai negatif pada PT. Adaro Energy, Tbk dan nilai EVA positif pada PT. Toba Bara Sejahtra, Tbk membuktikan bahwa hipotesis 2 ditolak, karena kinerja keuangan PT. Toba Bara Sejahtra, Tbk lebih baik dari PT. Adaro Energy, Tbk ditinjau menggunakan metode Economic Value Added.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangan PT. Adaro Energy, Tbk dan PT. Toba Bara Sejahtra, Tbk menggunakan metode Economic Value Added, kesimpulan kedua adalah setelah dilakukan analisis maka hasilnya adalah kinerja keuangan PT. Toba Bara Sejahtra, Tbk pada kurun waktu 2013-2016 lebih baik dari PT. Adaro Energy, Tbk bila ditinjau dari metode Economic Value Added
PENGENDALIAN ANGGARAN DINAS KEHUTANAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR -, Damianus Rudiansyah
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.792 KB)

Abstract

Tujuan utama dalam pelaporan realisasi anggaran adalah memberikan informasi tentang realisasi dan anggaran secara tersanding.Penyandingan anatara Anggaran dengan Realisasi menunjukan tingkat pencapaian target-target yang telah disepakati anatara legislatif dan eksekutif sesuai peraturan perundang-undangan. Laporan realisasi anggaran terdiri atas beberapa elemen, yaitu: pendapatan, transfer, belanja, surplus atau deficit, penerimaan pembiayaan, pengeluaran pembiayaan, pembiayaan netto, dan Sisa Lebih Kurang Pembiayaan Anggaran (SiLPA/SiPKA).Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian, maka kesimpulan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian,Pengendalian Anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan TimurTahun 2015 sebagai berikut:Dilihat Rasio Pertumbuhan Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja mengalami peningkatan.Dilihat Rasio Belanja Operasi Terhadap Total Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja mengalami penurunan.Dilihat Rasio Belanja Modal Terhadap Total Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja Operasimengalami penurunan. Dilihat Rasio Belanja Langsung  dan Belanja Tidak Langsung Tidak Efisiensi karena Realisasi Belanja Operasimengalami peningkatan.Dilihat Rasio Efesiansi Belanja Cukup Efisiensi karena Realisasi Belanja kurang dari Anggaran.Berdasarkan kesimpulan diatas maka hipotesis yang dinyatakan bahwa Pengendalian Anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.ditinjau dari Rasio Pertumbuhan Belanja, Rasio Belanja Operasi Terhadap Total Belanja,Rasio Belanja Modal Terhadap Total Belanja,Rasio Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, Rasio Efesiansi Belanja tahun 2015efisien, Diterima
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK MANDIRI KONVENSIONAL DAN BANK MANDIRI SYARIAH CABANG SANGATTA Putri, Cut Emylia
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.436 KB)

Abstract

This research is conducted at PT. Bank Syariah Mandiri and PT. Bank Mandiri, (conventional bank) in which the development of syariah banks are increasing rapidly in recent years encourage authors to conduct research on the performance of the bank and know which of the two who have better financial performance. This study aims to know and analyze how the financial performance of both banks based on capital aspect using CAR (Capital Adequacy Ratio) ratio, earning asset quality aspect using NPL (Non Performing Loan) ratio, rentability aspect using ROA (Return On Assets) using the ratio of BOPO (Operating Expense to Operating Income), the fund speculation using LDR (Loan to Deposit Ratio) ratio.Method’s used in this study is the method of documentation and observation. Data collected is a general overview of companies, organizational systems and Financial Report field by using Likert scale. The method of analysis used in conducting the research is by using the Independent Sample T-Test. Based on the results of research that has been done at PT. Bank Mandiri and Bank Syariah Mandiri, the analysis of financial performance derived from the ratio of CAR, NPL, ROA, BOPO, LDR indicates that there is a significant difference between the performance of syariah banking compared with conventional banking when viewed from the mean of bank performance as a whole represented by variable "performance" and performance of syariah banking is no better than conventional banking performance.
PENGARUH PROMOSI DAN BRAND IMAGE (CITRA PRODUK) TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN LOYALITAS PENGGUNA KARTU PERDANA SIMPATI DI KECAMATAN SAMBUTAN KOTA SAMARINDA Firdaus, Ganda Ganda
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.166 KB)

Abstract

Ganda Firdaus : Pengaruh Promosi, Dan Brand Image (Citra Produk), Terhadap Kepuasan Konsumen Dan Loyalitas Pengguna Kartu Perdana Simpati Di Kecamatan Sambutan Kota Samarinda.Ibu Theresia Militina sebagai Pembimbing I, dan bapak Sarwo Edi sebagai Pembimbing II.Seiring perkembangan teknologi komunikasi melalui smartphone banyak membuat provider-provider yang menyediakan jasa yang mampu mendukung akses berinternet dengan jaringan yang cepat dan stabil. Pentingnya akan kebutuhan teknologi komunikasi membuat persaingan diantara 3 Operator terbaik seperti XL, Telkomsel, dan Indosat. Telkomsel merupakan provider yang menjuarai persaingan dengan total pelanggan terbanyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi dan brand image secara langsung terhadap loyalitas atau secara tidak langsung melalui kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen.Populasi dari penelitian ini adalah konsumen pengguna kartu perdana telkomsel simpati di kecamatan Sambutan kota Samarinda. Karena jumlah populasi yang tidak diketahui maka dilakukan penentuan sample menggunakan formula lemeshow dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 384 orang. Penelitian ini dilakuka dengan menggunakan alat analisis jalur (path analysis) dengan alat bantu perhitungan statistik SPSS.23. Kemudian untuk pengujian digunakan uji t dan uji F.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Promosi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. 2. Brand image secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. 3. Promosi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 4. Brand image secara langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 5. Kepuasan konsumen secara langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan 6. Promosi melalui kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan nilai signifikan tidak lebih besar daripada pengaruh langsung antara promosi terhadap loyalitas pelanggan 7. Brand image melalui kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan nilai signifikan tidak lebih besar daripada pengaruh langsung antara brand image terhadap loyalitas pelanggan
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PADA BRI KONVENSIONAL DENGANBRI SYARIAH TAHUN 2011-2015 PRADANA, HERWIDYAN EGA
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.619 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan: 1) rasio likuiditas pada BRI Konvensional dengan BRI Syariah; 2) rasio effisien pada BRI Konvensional dengan BRI Syariah; dan 3) rasio rentabilitas pada BRI Konvensional dengan BRI Syariah. Populasi penelitian yang digunakan peneliti adalah BRI Konvensional dengan BRI Syariah pada periode 2011, 2012, 2013, 2014 dan 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan 3 rasio yaitu: 1) rasio likuiditas; 2) rasio effisien; dan 3) rasio rentabilitas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) selama periode 2011-2015 PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah memiliki rasio likuiditas (LDR) lebih baik dengan nilai rata-rata sebesar 94,45 % dibandingkan dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan nilai rata-rata sebesar 82,65 %; 2) selama periode 2011-2015 PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah memiliki rasio effisiensi (BOPO) lebih baik dengan nilai rata-rata sebesar 93,97 % dibandingkan dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan nilai rata-rata sebesar 64,13 %; dan 3) selama periode 2011-2015 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memiliki rasio rentabilitas (ROA) lebih baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,80 % dibandingkan dengan PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah dengan nilai rata-rata sebesar 0,67 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hipotesis H1 diterima maka artinya rasio likuiditas pada BRI Syariah lebih tinggi dibanding BRI Konvensional; 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis H2 diterima maka artinya rasio efisiensi pada BRI Syariah lebih tinggi dibanding BRI Konvensional; 3) Hasil penelitian, menunjukkan bahwa hipotesis H3 ditolak maka artinya rasio rentabilitas pada BRI Syariah lebih rendah dibanding BRI Konvensional.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. BLUE BIRD Tbk SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC Jannah, Selvia Maslachtul
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.945 KB)

Abstract

Fundamental principle of the theory to research this is financial management that focuses on ratios. Hypothesis advanced by is financial performance seen from the aspect of liquidity after go public 2015 higher than before go public 2013, financial performance when viewed from the aspect solvability after go public 2015 lower than before go public 2013, financial performance when viewed from the aspect profitability after go public 2015 higher than before go public 2013 to PT. Blue Bird Tbk.            The results of the analysis and discussion show that liquidity of the aspect of current ratio after go public increased by 8 %, aspects quick ratio after go public increased by 7 %, aspects cash ratio after go public increased by 3 %. Solvability of aspects debt to asset ratio after go public decreased by 59 % and frowzy debt to equity ratio after go public decreased by 377 %. Profitability of the aspect of profit margin after go public increased by 42 %, aspects return on investment after go public increased by 1 percent, return on equity aspects after go public increased by 144 %. Based on the results of this analysis so show an increase in financial performance to PT. Blue Bird Tbk before go public 2013 and after go public 2015 , and thus hypothesis accepted.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN MEMILIH KURSUS MENGEMUDI MOBIL DELTA DI KOTA SAMARINDA Giang, Giang Giang
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.981 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan wujud fisik terhadap keputusan konsumen memilih kursus mengemudi mobil Delta di kota Samarinda, dan mengetahui faktor yang dominan pengaruhnya terhadap keputusan konsumen memilih kursus mengemudi mobil Delta di kota Samarinda.               Sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 responden, teknik pengambilan sampel adalah acidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuisoner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda di bantu program SPSS. Teori yang digunakan adalah  teori pemasaran dan perilaku konsumen termasuk teori tentang keputusan membeli.              Hasil analisis menunjukkan persamaan fungsi dari Y =0,675+ 0,109X1 + 0,494X2 + 0,116X3 – 0,053X4 + 0,265X5 +0,038X6 – 0,155X7. Nilai R (Koefesien korelasi ). diperoleh 45,4% dan nilai R square diperoleh 20,6%.               Pengujian hipotesis secara serentak (Uji F) berdasar tabel anova menunjukkan nilai signifikan pada tabel anova 0,0091< 0,10 yang berarti ke 7 variabel yaitu produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan bukti fisik secara serentak berpengaruh signifikan bernilai positif terhadap keputusan konsumen (Y). Sehingga disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.                Dari variabel 7P produk, harga, promosi, tempat, orang proses dan bukti fisik. variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen ialah variabel promosi dan variabel harga, Variabel yang berpengaruh dominan adalah promosi.   penulis menyarankan agar Delta dapat berpromosi lebih luas lagi misalnya melalui sosial media, website resmi, membuka cabang di tempat lain serta mempertahankan kualitas yang sudah melekat sebagai image Delta.
ANALISIS AKUNTANSI PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN KARYAWAN PADA PT. SELYCA MULIA SAMARINDA TAHUN 2014 Titin Ruliana, Herlinawati, H.Eddy Soegiarto,
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.092 KB)

Abstract

The purpose from this research is to know the implementation of accounting system of employeespayroll and wages on PT. Selyca Mulia. This researchis done on PT. Selyca Mulia, which have the employees status as permanent employees and contract employees. Data analysis is to describe accounting of employees payroll and wages that implemented by PT. SelycaMulia. Data obtained by using Field Research andLibrary Research.The result of observation explain there are a different process in given standard salary UMK based grade level work in PT. Selyca Mulia for permanent employees and contract employees.Calculation and payment salary and wages, and overtime of employees based compared between standard regulation of ministry and PT. Selyca Mulia. Given salary and wages employees of PT. SelycaMulia still in under regulation on 2014 and it can make bad impact for company and employees.
ANALISIS PIUTANG PADA PT. NUANSA DHARMA CIPTA DI SAMARINDA -, Widya Astuti
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.304 KB)

Abstract

This study aims to analyze the turnover rate of receivables at PT. Nuansa Dharma Cipta in the period 2013 - 2017. As a business unit that in its activity always aim to earn profit then it is proper PT. Nuansa Dharma Cipta perform strategies to improve the company's ability to generate profits by making sales on credit. From the data obtained from the company can be analyzed using a special ratio analysis related to Receivable Turnover Rate, Receivable Collection Period, Delinquency Ratios and Billing Ratios.The results of this study show that the Turnover Rate of Receivables PT. Nuansa Dharma Cipta 2013 by 39.10 times, in 2014 42.68 times, in 2015 has increased ie, 59.34 times, 2016 40.64 times and in 2017 there is a 43.76 times a year. The period of collection of receivables in 2013 may accumulate 9 days, 2014 8 days, 2015 6 days, 2016 9 days and 2017 8 days. The ratio of arrears fluctuated which in 2013 by 9.7%, in 2014 by 13, by 2015 by 8.9%, by 2016 by 7.5% and by 2017 by 8.2%. The billing ratio has fluctuated in 2013 by 90.3%, by 2014 by 87%, by 2015 by 91%, by 2016 by92.5% and by 2017 by 91.8%. Based on the results of the research receivables turnover fluctuations occur every year but tend to increase. The calculation result of the collection period of accounts receivable fluctuated but the collection period of receivables is less than 30 days, so it can be said the company is able to make billing in a timely manner. The calculation of the ratio of arrears in 2014 occurred shocks due to the large ratio of arrears from the previous year. The calculation of the billing ratio fluctuates but in 2016 the most prominent increase from the previous year
ANALISIS PIUTANG PADA PT. NUANSA DHARMA CIPTA DI SAMARINDA rina, widya Astuti
EKONOMIA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.476 KB)

Abstract

This study aims to analyze the turnover rate of receivables at PT. Nuansa Dharma Cipta in the period 2013 - 2017. As a business unit that in its activity always aim to earn profit then it is proper PT. Nuansa Dharma Cipta perform strategies to improve the company's ability to generate profits by making sales on credit. From the data obtained from the company can be analyzed using a special ratio analysis related to Receivable Turnover Rate, Receivable Collection Period, Delinquency Ratios and Billing Ratios.The results of this study show that the Turnover Rate of Receivables PT. Nuansa Dharma Cipta 2013 by 39.10 times, in 2014 42.68 times, in 2015 has increased ie, 59.34 times, 2016 40.64 times and in 2017 there is a 43.76 times a year. The period of collection of receivables in 2013 may accumulate 9 days, 2014 8 days, 2015 6 days, 2016 9 days and 2017 8 days. The ratio of arrears fluctuated which in 2013 by 9.7%, in 2014 by 13, by 2015 by 8.9%, by 2016 by 7.5% and by 2017 by 8.2%. The billing ratio has fluctuated in 2013 by 90.3%, by 2014 by 87%, by 2015 by 91%, by 2016 by92.5% and by 2017 by 91.8%. Based on the results of the research receivables turnover fluctuations occur every year but tend to increase. The calculation result of the collection period of accounts receivable fluctuated but the collection period of receivables is less than 30 days, so it can be said the company is able to make billing in a timely manner. The calculation of the ratio of arrears in 2014 occurred shocks due to the large ratio of arrears from the previous year. The calculation of the billing ratio fluctuates but in 2016 the most prominent increase from the previous year

Page 2 of 3 | Total Record : 22