cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017)" : 152 Documents clear
Perencanaan Ulang Terminal Penumpang Pelabuhan Samarinda Dengan Pendekatan Arsitektur Fungsionalisme 2017 ZABET, MONICA ELVA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3855.08 KB)

Abstract

Kota Samarinda merupakan Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, luas wilayah kota Samarinda 783 km² dengan jumlah penduduk sekitar 812,597 jiwa yang mengalami peningkatan pertaunnya. Sungai mahakam yang mebelah kota Samarinda juga merupkan salah satu gerbang menuju kota Samarinda melalui Transportasi air,saha satunya yaitu keberadaan Terminal penumpang pelabuhan Samarinda yang terletak di jalan Laksmana Yos Sudarso yang merupakan pelabuhan umum melayani jasa debarkasi dan embarkasi penumpang khususnya di Kota Samarinda yang menghubungkan pulau Kalimantan dengan pulau Sulawesi.Pada umumnya Pelabuhan penumpang Samarinda mengalami peningkatan pengguna jasa setiap tahunnya terlihat dari sering terjadinya penumpukan penumpang baik yang keluar maupun yang datang ke Kota Samainda khususnya hari libur nasional. Hal ini terlihat dari pencapaian kinerja operasional  pelabuhan, menurut data yang di dapat dari pengurus PT.PELINDO IV cabang Kota Samarinda, hingga saat ini mengalami peningkatan pertahunnya, data arus penumpang dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, realisasi tahun 2017 sampai dengan bulan Juli sebesar 41.730 Orang  dari tahun 2015 sebesar 84.512 Orang.Peningkatan pengguna jasa terminal penumpang pelabuhan Samainda mengakibatkan sirkulasi antara penggua jasa dengan pengelola tidak berjalan dengan baik, sirkulasi kendaraan pengantar maupun penjemput yang tidak terorganisir serta sirkulasi antar penumpang baik berangkat maupun datang tercampur menjadi satu
ANALISA PERBANDINGAN DINDING PENAHAN TANAH TYPE COUNTERFORT DAN CANTILEVER JALAN SIMPANG TIGA TANJUNG PALAS SEKATAK BUJI STA. 107+ STA.172 KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA NGGALA, ANTONIUS ALFONSIUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.107 KB)

Abstract

Malinau District is one of the cities in North Kalimantan province, Indonesia. This regency has an area of 18,010,50 km² which is not escape from landslide disaster, especially on highway network which is one of the most important land transportation infrastructure and is an element of regional development in North Kalimantan Province which is experiencing rapid development. High rainfall in the area of North Kalimantan, especially in Malinau District needs to be aware. Therefore, high rainfall can cause floods and landslides. One of the areas that occurred landslide disaster is access road connecting inter province that is Kaltim - Kaltara. Precisely at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji Malinau District of North Kalimantan Province.The purpose of writing this thesis is to be able to know how the process of handling the landslide by plotting a secure retaining wall against the rolling, shifting, and stability of the collapse of land carrying capacity at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji Kab.Malinau North Prov. The purpose of the preparation of this thesis is to know the calculation of the stability of retaining wall Land and Know Technical Technical design of retaining wall. Methods of data collection used in the preparation of this final task include primary data ie photo documentation, material formulas, and other calculations and secondary data include sondir, boring, and undisterd samples. Then after the data obtained then calculated using coulomb and rankine method as an analysis of the calculation of stability and carrying capacity using converse labbare.From the analysis results obtained stability factor to the style of bolsters safe, unsafe stability of the shear force, and unsatisfactory satellites against collapse on cantilever and counterfort walls.The conclusion of this final project is the result of Calculation of Land Retaining Wall Structure in the Construction of Avalanches at Simpang Tiga Tanjung Palas Sekatak Buji STA.107 + STA.172, the comparison of Kantilever type of retaining wall using Rankine method can stability value of bolsters 2,459> 2 ( safe), shear force 0.596> 2 (unsafe), stability of collapse 1.274> 3 (unsafe) and with Coulumb method obtained stability value of rolling force of 2,728 ≥ 2 (safe), shear force 0.696> 2 (unsafe), collapse 1.360> 3 (unsafe) While the type of counterfort with the2value of stability of rolling force of 1.864> 2 (unsafe), shear force of 1.140> 2 (unsafe), minimum land carrying capacity of 55.48, minimum carrying capacity of 5 , 53.
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PERUMAHAN RINGROAD INDAH JALAN H. M. ARDAN KOTA SAMARINDA SARI, CINDY CLARA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.635 KB)

Abstract

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi  kebutuhan  masyarakat  dan  merupakan  komponen  penting  dalam perencanaan kota (perencanaan infrastruktur khususnya). Menurut  Dr.  Ir.  Suripin,  M.Eng.  (2004;7)  drainase  mempunyai  arti  mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai  serangkaian  bangunan  air  yang  berfungsi  untuk  mengurangi  dan/atau membuang  kelebihan  air  dari  suatu  kawasan  atau  lahan,  sehingga  lahan  dapat difungsikan  secara  optimal.  Drainase  juga  diartikan  sebagai  usaha  untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Drainase  yaitu  suatu  cara  pembuangan  kelebihan  air  yang  tidak  diinginkan  pada suatu  daerah,  serta  cara-cara  penangggulangan  akibat  yang  ditimbulkan  oleh kelebihan air tersebut. (Suhardjono 1948:1) Perumahan  adalah  kelompok  rumah  yang  berfungsi  sebagai  lingkungan  tempat tinggal  atau  lingkungan  hunian  yang  dilengkapi  dengan  prasarana  dan  sarana lingkungan (UU No.2 tahun 1992). Perumahan Josroyo Permai yang berlokasi di Kecamatan  Jaten  Kabupaten  Karanganyar  adalah  perumahan  sebagai  salah  satu pertumbuhan fisik dalam suatu wilayah yang merupakan kebutuhan dasar manusia yang  dapat  berfungsi  sebagai  saran  produksi  keluarga,  merupakan  titik  strategis dalam pembangunan manusia seutuhnya. Oleh  karena  itu,  perencanaan  sistem  drainase  dalam  Perumahan  Ringroad Permai Jalan H.M. Ardan kota Samarinda perlu  mendapat  perhatian  yang  penting  guna  terhindar  dari  bencana  banjir  atau genangan  air  hujan,  serta  mendukung  kehidupan  manusia  yang  hidup  bermukim di  perumahan  tersebut  dengan  nyaman,  sehat  dan  dapat  berinteraksi  satu  dengan lainnya dalam kehidupan sehari – hari.    
EVALUASI DAYA TAMPUNG SISTEM DRAINASE PADA JALAN PATIMURA – JALAN MAS PENGHULU KOTA SAMARINDA FARIZ, AULIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.865 KB)

Abstract

Saluran drainase jalan Patimura menuju saluran Jalan Mas Penghulu alirannya langsungmenuju ke Sungai Mahakam, sehingga merupakan saluran yang menjadi tumpuan dari salurandisekitarnya sehingga diperlukannya evaluasi daya tampung sistem drainase solusi untukmenanggulangi permasalah limpasan hujan yang terjadi pada Jalan Patimura - Jalan Mas PenghuluKota SamarindaTujuannya Penelitian adalah Untuk mengetahui debit banjir rancangan pada Tahun 2027,debit air pada saluran existing dan Penampang Yang dapat menampung debit banjir rancangan padatahun 2027. Metode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Log Person type III.Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional.Berdasarkan hasil Perhitungan Besarnya debit banjir rancangan pada Tahun 2027, padaSaluran Jalan Mas Penghulu 2,23 m3/dt dan Saluran Jalan Patimura 3,20 m3/dt kemudian Besarnyadebit banjir existing Saluran Jalan Mas Penghulu 3,001 m3/dt, Saluran Jalan Patimura 0,956 m3/dtDari hasil terlihat Saluran Jalan Patimura yang tidak mencukupi daya tampung pada tahun2027. Solusinya mengubah dimensi saluran dengan menggunakan penampang segiempat denganberbahan Beton dengan tetap mempertimbangkan faktor kemiringan dasar saluran dan DebitDimensi harus lebih besar daripada debit banjir rancangan sehingga di rencanakan tinggi basah 0,5meter, lebar bawah 1,5 meter, tinggi jagaan 0,5 meter dan Debit yang dihasilkan dari daya tampungsaluran diatas adalah 3,332 m3/dt lebih besar dari debit banjir pada tahun 2027 sebesar 3,20 m3/dt
ANALISIS TEBAL PERKERASAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SERTA TIME SCHEDUL PADA RUAS JALAN SEBULU – MUARA BENGKAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ANDY, ALFI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.628 KB)

Abstract

Ruas jalan Sebulu-Muara Bengkal merupakan ruas jalan dibawah pengawasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan panjang 84 km, dimana identifikasi titik nol ruas dimulai dari Sp3 Sebulu. Konstuksi jalan berupa agregat dengan lebar badan jalan bervariasi antara 8 s/d 9 meter. Untuk itu ruas ini akan dilakukan perencanaan tebal perkerasan lentur (AC-BC) sepanjang 20 kilometer. Untuk melengkapi perencanaan tebal pekerasan lentur (AC-BC) di ruas jalan ini maka lazimnya harus mempunyai rencana anggaran biaya (RAB) dan jadwal pelaksanaan, untuk ruas dari jalan Simpang tiga (Sp 3.). Pembuatan rencana dan jadwal pelaksanaan proyek selalu mengacu pada kondisi anggapan-anggapan dan prakiraan yang ada pada saat rencana dan jadwal tersebut dibuat, karena itu masalah akan timbul apabila terjadi ketidaksesuaian antara prakiraan dan anggapan dengan kenyataan yang sebenarnya
ANALISA JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI (D.I) TEPIAN BUAH KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR ANJARWATI, KAELISMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2815.738 KB)

Abstract

Keberadaan Daerah Irigasi Tepian Buah diharapkan mampu memicu dan mendukung rodapertumbuhan ekonomi serta menunjang swasembada pangan di Kabupaten Berau. Untuk mendukungharapan keberadaan Daerah Irigasi tersebut, harusnya didukung oleh system irigasi yang baik danterorganisir. Penelitian ini dilakukan mengikuti tahapan berikut; (1) perhitungan debit andalan padadaerah irigasi Tepian Buah, (2) perhitungan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk keperluanirigasi (3) perhitungan dan penentuan dimensi saluran irigasi yang efisien untuk mengairi daerahirigasi Tepian Buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar debit andalan pada daerah irigasiTepian Buah yang terbesar terjadi pada bulan oktober sebesar 0,739 m3/det dan dari hasil analisa didapatkan pola tanam untuk D.I Tepian Buah yaitu pola tanam Padi - Palawija – Padi dengankebutuhan pengambilan air maksimal untuk padi I adalah 1,782 m3/det, palawija sebesar 0,365m3/det dan untuk padi II sebesar 1,612 m3/det serta dimensi saluran irigasi D.I Tepian Buah yangterbesar terdapat di saluran primer tepian buah 7 dengan lebar saluran dasar (b) adalah 1,3 m dantinggi air adalah 0,650 m dan tinggi total saluran adalah 1,050 m dengan kemiringan saluransebesar 0,0016307.
HUBUNGAN TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK PADA PENDEKAT SIMPANG (STUDI KASUS SIMPANG ANTASARI, SIMPANG AIR PUTIH, SIMPANG LEMBUSWANA DAN SIMPANG AHMAD YANI) AHRYS, VALENTINO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.588 KB)

Abstract

Petroleum Fuel (BBM) is one of the most limited natural resources and can not be renewed, thus making its availability become scarce as time passes and increasing energy demand especially in the field of transportation. Increasing the number of motor vehicles causes the increasing consumption of fuel oil (BBM) for motor vehicle energy. The condition of the vehicle stops (idle) due to a signal intersection resulting in fuel oil (BBM) wasted. So that the analysis of fuel consumption (BBM) is wasted when the vehicle stops (idle) due to a signal intersection need to be investigated. This study aims to determine the relationship between delay and queue length of fuel consumption due to a signal intersection in the city of Samarinda. Primary survey conducted in this study in the form of vehicle volume, length of delay and length of queue at intersection. Fuel consumption based on long delay using the equation at idle of LAPI-ITB. The delay relationship and the length of queue with the fuel consumption using linear regression analysis, with the value of fuel consumption (Ŷ, liter) as dependent variable influenced by the free variable is delay (X1, sec) and queue length (X2, meter). Intersection of antasari, intersection of air putih, intersection of lembuswana and intersection of ahmad yani, is the predominant alignment in Samarinda city because not only pass by vehicle in Samarinda city but also pass by vehicle coming from Balikpapan to Bontang, thus increasing the number of vehicles in town Samarinda and cause long queue.                 The method used for data retrieval of the number of vehicles, length of delay and length of queue using LHR, stopwatch and meter are carried out in the field. While the data analysis method using SPSS 23 software.                 From the analysis results can be concluded significantly that, the length of the queue and the length of delay greatly affect the fuel consumption at the tested intersection that has been tested.
KAJIAN OPTIMASI POLA OPERASI DAERAH IRIGASI SAMBOJA SEA, EMMY TRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.406 KB)

Abstract

Bendungan Samboja terletak di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan timur. Bendungan Samboja dibangun tahun 1959 dan diperuntukkan untuk Derah Irigasi seluas 1.167 Ha Kabupaten Kutai Kartanegara mengajukan izin pengambilan air Untuk kebutuhan air irigasi pada desa karya jaya, karna itu diperlukan analisa pengoperasian bendungan samboja dari sisi pola tanam, pola operasi bendungan.Kajian ini menganalisa pengoperasian bendungan untuk memungkinkan evaluasi pemberian ijin pengambilan air untuk kebutuhan irigasi dengan optimasi pola operasi waduk, pengoperasian selama kurun waktu 10 tahun dimulai pada Januari 2007 dan optimasi dilakukan dengan pemrograman non-linear.Dari hasil analisa diketahui bendungan samboja pada kondisi eksisting mampu digunakan untuk kebutuhan irigasi sebesar 367,7 ha.dengan rata-rata periode I 1,398 dan periode II 1,351. Setelah dilakukan optimasi maka bendungan samboja layak digunakan untuk pemberian air irigasi.
ANALISIS SEBARAN PERJALANAN PENGARUH PEMBANGUNAN PASAR CITRA MAS LOK TUAN DI KOTA BONTANG RANTETASAK, JEFRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.841 KB)

Abstract

Transportasi memegang peranan penting dalam perkotaan dan salah satu indikator kota yang baik ditandai dengan sistem transportasinya. Sektor transportasi harus mampu memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat dengan segala kegiatannya di semua lokasi yang berbeda yang tersebar dengan karakteristik fisik yang berbeda pula. Pengembangan kawasan di perkotaan dewasa ini dipandang cukup pesat sejalan dengan perkembangan tuntutan masyarakat terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk kegiatan dan/atau usaha terkait dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, pendidikan, dan lain sebagainya. Setiap pengembangan kawasan akan menimbulkan dampak bagi lingkungan dan sekitarnya, termasuk terhadap lalu lintas jalan. Namun pengembangan kawasan di perkotaan yang dilakukan selama ini masih kurang memperhatikan dampaknya terhadap lalu lintas jalan, sehingga mengakibatkan penurunan tingkat pelayanan jalan yang cukup signifikan.Jalan merupakan prasarana tranportasi yang memiliki dua fungsi dasar yaitu untuk menggerakkan volume lalu lintas dan menyediakan akses bagi lahan disekitarnya. Sehubungan dengan fungsi jalan di atas maka jalan dituntut agar harus lancar dan juga harus memberikan kemudahan untuk penetrasi kedalam suatu lahan atau daerah. Suatu arus lalu lintas dapat dikatakan lancar apabila arus lalu lintas tersebut dapat melewati suatu ruas jalan tanpa mengalami hambatan atau gangguan dari jalan atau arah lain.Di era modern seperti sekarang ini, tidak dipungkiri kebutuhan akan fasilitas-fasilitas yang dapat melengkapi sebuah kota sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan masyarakat yang tinggal di kota tersebut perlu juga akan berbelanja kebutuhan sehari-hari. Seperti halnya kota lain, Bontang sebagai kota yang sedang berkembang, hendaknya mempunyai fasilitas tersebut. Pada tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Bontang telah mulai membangun salah satu fasilitas belanja bernama Pasar Citra Mas Lok Tuan. Dengan adanya fasilitas belanja di kawasan ini maka akan mempengaruhi aktifitas jaringan jalan yang ada yaitu adanya bangkitan perjalanan yang menuju sekitar kawasan belanja ini.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PADA PERUMAHAN BUMI ALAM INDAH KEBUN AGUNG KECAMATAN SAMARINDA UTARA YANTO, TUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.999 KB)

Abstract

Perumahan Bumi Alam Indah Kebun Agung yang berlokasi dikecamatan Samarinda utara saat ini belum memiliki saluran drainase, oleh karena itu, perencanakan sistem drainase dalam perumahan perlu mendapat perhatian yang penting. Guna mendukung kehidupan manusia yang hidup bermukim di perumahan tersebut dengan nyaman, sehat dan dapat berinteraksi satu dengan lainnya dalam kehidupan sehari – hari. Drainase yang kurang baik akan mengakibatkan berbagai macam masalah yang bisa merugikan manusia itu sendiri. Salah satunya adalah masalah banjir atau genangan air hujan.Metode perhitungan analisa curah hujan rencana mengunakan metode Log Person III, dengan curah hujan harian maksimum mengunakan data dari Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika debit rencana dihitung dengan mengunakan rumus rasional, kapasitas saluran di hitung dengan rumus manning, penampang saluran mengunakan saluran ekonomis. Setelah dilakukan perhitungan debit rencana, maka didapatkan dimensi saluran utama untuk penerapan dilapangan, dengan lebar dasar B = 0,8 meter, tinggi kedalaman air h = 0,4 meter, tinggi jagaan w = 0,4 meter.

Page 3 of 16 | Total Record : 152