cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2020)" : 57 Documents clear
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN MATERIAL DENGAN METODE EOQ PADA PROYEK KONTRUKSI PEMBANGUNAN KEMBALI SDN 012 SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR FRANCLIN, ELYEZER
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan material merupakan salah satu factor penting dalam proyek. Masalah yang sering dihadapi yaitu pemesanan yang berlebihan dan yang kurang. Agar pelaksana proyek dapat berjalan lebih efektif, Oleh karna itu harus dikendalikan dengan baik untuk mendapatkan tingkat persediaan yang optimum. Tedapat beberapa metode yang bias digunakan. Metode EOQ yang ditinjau disini yaitu semen, pasir dan keramik, khususnya pada pekerjaan lantai. Adapaun tahaptahap perhitungan metode EOQ yaitu mengetahui Jumlah material yang harus dipesan,kapan pemesanan harus dilakukan agar mendapatkan biaya yang minimum. Setelah diadakan perhitungan dengan metode EOQ, maka dapat diketahui dengan jelas jumlah material yang harus dipesan, waktu untuk melakukan pemesanan dan total biaya yang harus dikeluarkan. Jumlah pesanan yang
IDENTIFIKASI JENIS KERUSAKAN PADA RUAS JALAN (Studi Kasus : Ruas Jalan Wahid Hasyim II Sempaja Kota Samarinda) HEBER, SUNOFRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari identifikasi jenis kerusakan permukaan jalan Wahid Hasyim II sempaja Samarinda, Penilaian kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan jenis program rehabilitas yang perlu dilakukan. Dua metode yang dapat digunakan dalam melakukan mengidentifikasi jenis kerusakan jalan adalah metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan apa saja jen jenis kerusakan permukaan pada ruas jalan Wahid Hasyim II Sempaja Samarinda berdasarkan kedua metode tersebut dan menentukan berapa nilai indeks kondisi perkerasan lentur. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survey kerusakan jalan. Urutan prioritas penanganan jalan dengan metode Bina Marga didasarkan pada rentang nilai 0 sampai lebih dari 7, sedangkan metode PCI merangking kondisi perkerasan dari nilai 0 hingga 100. Hasil identifikasi jenis kerusakan pada ruas jalan Wahid Hasyim II Sempaja Samarinda dengan metode Bina Marga dan metode PCI ternyata menghasilkan penilaian yang relatif sama, yaitu kondisi ruas jalan tersebut masih dalam kondisi wajar namun memerlukan pemeliharaan dan perbaikan. Dalam melakukan rehabilitas kerusakan jalan perlu adanya rencana anggaran biaya. Rencana Anggaran Biaya yang telah di perhitungkan sesuai dengan volume kerusakan dan Analisa harga satuan yang akan di lakukan rehabilitas di ruas jalan wahid hasyim II sempaja kota samarinda adalah sebesar  Rp. 4,026,234,057 (Empat miliar dua puluh enam juta dua ratus tiga puluh empat ribu lima puluh tujuh rupiah).
ANALISA VOLUME LALU LINTAS DAN PRESENTASE PENGGUNAAN LAHAN PADA RUAS JALAN KADRIE OENING KOTA SAMARINDA SYAPI'I, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samarinda City is the capital of East Kalimantan Province which is a center of economic, educational and even other activities in Samarinda. The Kadrie Oening Road section has a stake to both accommodate and channel movement of traf ic between regions, as well as to have to provide space for traf ic movement for its citizens. The Kadrie Oening Road section has become a busy activity especially at times when there is an increase in high traf ic movements. The theory of the research is peak hour traf ic volume and traf ic speed. Then the modeling used is multiple linear regression with the formula Y = a + B1 X1 + B2 X2 + B3 X3, where the dependent variable that will connect the variable X, a is the intercept and the coef icients B1, B2, B3 are the coef icients of the variables X and XI, X2, X3 are the independent variables. The study carried out in this study was a research conducted on the Kadrie Oening Road section which was divided into 3 segments and carried out during 28 survey days. The survey was conducted from 07.00 - 18.00 and aimed to determine the volume, speed, land area around the 200m wide road, and modeling of the Kadrie Oening Road. Data analysis techniques were performed using linear regression analysis and MKJI 1997. Based on the survey results, the results of the study were obtained, namely peak volume (Q) ranging from 555 pcu / hour to 1247 pcu / hour. With the highest peak volume occurs on Sunday, March 10, 2019. The average speed ranges from 23 km / h to 29 km / h. In analyzing the Kadrie Oening Road section using MKJI 1997, a capacity of 3251 (pcu / hour) and degree of saturation is 0.5235, with modeling for Kadrie Oening Road with linear regression equation Y = 691,009 + (41,756) X1 + 0,221X2 + (- - 36,800) X3, where Y is Traf ic Volume, X1 is the Percentage of Land Area, X2 is Pedestrian, and X3 is Speed.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR LOTE WAYAN, PATRISIUS DEMON
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas merupakan faktor mendasar yang mempengaruhi performasi kemampuan bersaing dalam industri kontruksi. Produktivitastenagakerjaakansangatberpengaruhjugaterhadapbesarnyakeuntunganataukerugiansuatupr oyek.Dalam mengukur tingkat produktivitas tenaga kerja ada berbagai macam cara, salah satunya dengan meneliti besarnya tingkat LUR ( Labour Utilitation Rate ) masing-masing pekerja, yaitu meneliti sampai seberapa besar tingkat efektivitas para pekerja dala bekerja. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji regresi dan uji hipotesis.Dimana data diperoleh dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder, yang kemudian dianalisis menggunakan metode statistika parametris dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Analisis Produktivitas Pekerja Pada Proyek Gedung Kantor DPRD kotasamarinda Kalimantan timurmasihbanyakkendala yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada proyek tersebut
ANALISA MANAJEMEN LALULINTAS SISTEM 2 ARAH MENJADI 1 ARAH PADA JALAN LAMBUNG MANGKURAT DAN JALAN ACHMAD DAHLAN CAYSIA VIKKI, GREDA APRISTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tranportasi berperan penting dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Karena dengan adanya transportasi hubungan antar wilayah semakin lancar dan penghematan waktu serta biaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pelayanan jasa transportasi yang baik akan meningkatkan jasa transportasi, karena orang menjadi lebih mudah dalam bertransaksi sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Jalan Lambung Mangkurat dan jalan Achmad Dahlan merupakan salah satu ruas jalan di kota Samarinda.Di ruas jalan ini banyak terlihat adanya kendaraan yang tidak dapat melakukan pergerakan dengan lancar di sebabkan volume kendaraan yang meningkat dan juga di sebabkan oleh adanya hambatan samping di sepanjang jalan.kemacetan yang terjadi terbilang cukup tinggi, terutama di pagi dan sore hari yang merupakan jam jam sibuk.atas dasar inilah, maka di lakukan penelitian diruas jalan manakah yang berdampak dari dirubahnya 2 lajur 2 arah menjadi 2 lajur 1 arah dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) atau MKJI’97. Dari hasil analisis data sesuai di lapangan penerapan satu arah sangat efektif karena dapat mengurangi derajat kejenuhan dan waktu tempuh. dari hasil pengamatan di lapangan dapat saya simpulkan jalan yang berpengaruh terhadap penerapan 1 arah. yaitu jalan arif Rahman hakim, jalan danau toba, jalan danau jempang ,jalan pelita, jalan gerilya, jalan merdeka dan jalan biawan.
ANALISA KINERJA RUAS JALAN UTAMA DI SEKITAR BANDAR UDARA AJI PENGERAN TUMENGGUNG PRANOTO KOTA SAMARINDA (Studi kasus: Jl. SP-3 Sambera, Jl. Poros samarinda muara badak) SUHUDI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

jalan SP 3-SAMBERA merupakan jalan utama atau jalan penghubung dari Samarinda Kota menuju bandara APT Pranoto yang memiliki panjang 24.60 km, dan memiliki kelas jalan Kolektor Primer 2 (K-2). Dengan adanya Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto yang merupakan Bandara utama yang berada dikota samarinda ini maka banyak aktivitas mobilisasi pergerakan arus lalu lintas maka harus diketahui bagaimana kapasitas dan kinerja ruas jalan utama menuju bandara maupun yang berada di sekitar bandara yang dinilai dari tingkat pelayanannya. Analisa yang dilakukan secara manual sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di Indonesia. Dalam hal ini di lakukan analisa menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997) untuk memperhitungkan kinerja lalu lintas. Data lalu lintas diperoleh dari survey lapangan yang di lakukan selama 7 hari ialah pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu dan Minggu, tanggal (19 Agustus 2019 sampai 25 Agustus 2019) pada jam sibuk yang di sajikan dalam bentuk tabel data kendaraan. Berdasarkan hasil analisa kinerja ruas pada jalan SP-3 Sambera Kota Samarinda dengan menggunkan metode MKJI 1997 di dapat volume lalu lintas ruas jalan SP-3 Sambera tertinggi pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019 sebesar 1230.4 smp/jam dengan Level Of Service (LOS) tertinggi terjadi pada hari Sabtu sebesar 0.48, dengan tingkat pelayanan kategori “C”, dan volume lalu lintas pada 10 tahun mendatang atau Sabtu, 24 Agustus 2029 di dapat Volume lalu lintas sebesar 2376 smp/jam dengan Level Of Service (LOS) sebesar 0.95, dengan tingkat pelayanan kategori “E” menggunakan asumsi hambatan samping yang Tinggi (H) dan data pertumbuhan penduduk dan juga data pertumbuhan lalu lintas Kota Samarinda.
ANALISIS TIME COST TRADE OFF PADA KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK PEMBANGUNAN MASJID AL FAJAR KOMPLEK PESANTREN AL FAJAR KEL. AIR HITAM KEC. SAMARINDA ULU SHADIQ, FAJAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Masjid Al Fajar Komplek Pesantren Al Fajar Kel. Air Hitam Kec. Samarinda Ulu dilaksanakan oleh CV. Vorvo Consultant. terhitung mulai tanggal 01 Oktober 2018 sampai dengan 19 Desember 2018, namun dalam pelaksanaannya proyek mengalami keterlambatan. Dimana dari lokasi tidak memungkinkan untuk pemancangan menggunakan mini pile dan karena adanya contract change order (CCO) Dimana pada tanggal 19 Desember 2018 yang seharusnya proyek sudah selesai dan akhirnya selesai pada tanggal 28 Februari 2019 dengan melakukan percepatan yaitu metode Time Cost Trade Off (TCTO), melalui alternatif penambahan jam kerja yang di uji coba mulai dari 1 jam sampai 4 jam batas maksimum. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis waktu dan biaya yang dibutuhkan dari penerapan TCTO dalam menyelesaikan Proyek Pembangunan Masjid Al Fajar Komplek Pesantren Al Fajar Kel. Air Hitam Kec. Samarinda Ulu. Dalam mewujudkan gambaran atas percepatan tersebut, maka berawal dari pembuatan jaringan kerja Critical Path Method (CPM) untuk mengetahui keberadaan lintasan kritis, selanjutnya dilakukan penerapan metode TCTO untuk mencari nilai cost slope dari masing-masing kegiatan kritis tersebut. Agar terealisasinya percepatan tersebut, maka selanjutnya dilakukan pengkompresian pada item pekerjaan kritis yang dimulai dari nilai cost slope terendah. Setelah melakukan percepatan dengan penambahan jam kerja lembur 1 jam sampai dengan 4 jam kerja lembur dengan total cost sebesar Rp.1.267.920.622.38. Kemudian dari percepatan 4 jam kerja lembur tersebut dicoba lagi percepatan hingga mendapatkan hasil 5 hari percepatan yang bertujuan untuk pelaksanaan kegiatan tepat waktu sesuai rencana pelaksanaan. Namun dari 5 hari percepatan didapatkan nilai total cost sebesar Rp.1.267.920.622,38 yang mana memiliki nilai lebih besar dari pada 4 hari percepatan. Maka dipilihlah percepatan 4 hari untuk menghindari besarnya penambahan biaya akibat adanya percepatan sebesar Rp.327.966.482,54. Dengan ini waktu penyelesaian proyek selama 80 hari dapat dijadwalkan ulang (rescheduling)