cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 77 Documents clear
Study Kajian Kapasitas Kolam Retensi Pada Kawasan Rumah Sewa Kelurahan Mangkurawang Kecamatan tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara JULIAN, FANNY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.633 KB)

Abstract

Tenggarong merupakan sebuah kecamatan yang menjadi ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Sacara geografis, Kecamatan Tenggarong terletak di posisi antara 116o 47’ BT – 117o 04’ BT dan 0o 21’ LS – 0o 34’ LS.Wilayah Tenggarong berbatasan dengan Kecamatan Sebulu di bagian utara dan barat, Kecamatan Tenggarong Seberang di timur serta Kecamatan Loa Kulu di sebelah selatan.Kecamatan Tenggarong memiliki luas sebesar 398.10 km2dengan jumlah penduduk mencapai 128.211 (April 2014).Sedangkan kepadatan penduduk mencapai 322 penduduk / km2.Kecamatan Tenggarong secara administrative terbagi dalam 14 kelurahan yakni , Kelurahan Baru, Bukit Biru, Jahab, Loa Ipuh, Loa Ipuh Padat, Loa Tebu, Mahulu, Mangkurawang, Melayu, Panji, Rapak Lembur, Sukarame, Timbau, dan Bendangraya.Kelurahan Mangkurawang Kawasan Rumah Sewa merupakan daerah padat penduduk, dan saat ini sedang  berkembang . Seiring dengan perkembangan kota pada umumnya, Kecamatan Tenggarong sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian ini, juga mengalami permasalahan bertambahnya jumlah penduduk sehingga banyak terjadi permukiman dimana - mana. Hal ini menyebab kan banyak daerah resapan yang berubah fungsinya. 
PERILAKU LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU DAN TULANGAN POLOS DENGAN MATERIAL LOKAL REJDIANTO, HARDIK
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.395 KB)

Abstract

Hardik Rejdianto, Perilaku Lentur Balok Beton Tulangan Bambu Dan Tulangan Polos Dengan Material Lokal, dibawah bimbingan Syahrul,S.T.,M.Eng, dan Achmad Munajir,ST.,MT.ABSTRACTBeton bertulang (reinforced concrete) adalah struktur komposit yang sangat baik untuk digunakan pada konstruksi bangunan. Pada struktur beton bertulang terdapat berbagai keunggulan akibat dari penggabungan dua buah bahan, yaitu beton (PC + aggregat halus + aggregat kasar + zat aditif) dan baja sebagai tulangan.Bambu dipilih sebagai bahan alternatif pengganti tulangan baja, dimana bambu merupakan produk alam yang dapat diperbarui, diperoleh dengan mudah, murah dan memiliki nilai lentur yang cukup tinggi. Untuk mendukung manfaat penggunaan material alternatif di Provinsi Kalimantan Timur, agregat kasar dari batu gunung Desa Senoni, agregat halus dari sungai Mahakam dari Desa Loa Duri.Mix design atau komposisi campuran beton menggunakan metode (perbandingan 1:2:3) dalam pengujian material agregat kasar menggunakan batu 40 mm. Penggunaan sampel balok dalam beton bertulang dengan tulangan bambu dan tulangan besi polos memberikan variasi campuran berdasarkan umur beton agregat kasar, agregat halus dan tulangan. Umur 14, 21, dan 28 hari total sampel 36 buah. Dari hasil uji kuat lentur pada balok yang menggunakan campuran dan tulangan pada umur 14, 21, 28 hari didapat kuat lentur untuk campuran tulangan besi polos dan pasir Mahakam (fc) : 102,667 kg/cm², dan campuran tulangan bambu dan tulangan polos pasir mahakam (fc) : 22.778 kg/cm².
ANALISA DEBIT LIMPASAN PADA DRAINASE DI JALAN DAMANHURI KOTA SAMARINDA PATLI, AMAT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki sistem drainase  yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan Damanhuri  yang terletak di Samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir,sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktifitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan Damanhuri dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Pearson Tipe III). Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (catchment area)sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Damanhuri.
PERENCANAAN ASRAMA HAJI TRANSIT KABUPATEN KUTAI TIMUR DI KOTA SANGATTA KUSUMA, DENI ANDRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deni Andra Kusuma, Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur diKota Sangatta di bawah bimbingan Mahdalena Risnawaty, ST.,M.T. dan Ir. Gusti Alam Saad, M.Si.Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur sebagai   fasilitas   penunjang bagi jama’ah bertujuan : Menyediakan tempat yang lebih baik dan memenuhi standar kenyamanan, keamanan, serta higienitas terhadap lingkungan. Metode pembahasan yang dilakukan adalah metode deskriptif, yaitu dengan pengumpulan data. Data yang akan disajikan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu, data yang diperoleh dari penelitian langsung di lapangan berupa data dari wawancara langsung serta data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui telaah pustaka, baik melalui buku – buku, jurnal, majalah, tulisan ilmiah, dan akses internet yang dinilai relevan dengan tema yang diangkat dalam penelitian ini. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah metode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan / verifikasi data.Perencanaan Asrama Haji Transit Kabupaten Kutai Timur di Kota Sangatta, ini direncanakan untuk mengkordinasi atau pengumpulan jamaah haji berasal dari berbagai kecamatan yang ada Kabupaten Kutai Timur.Dapat disimpulkan Asrama Haji Transit adalah tempat yang direncanakan berfungsi sebagai tempat karantina sementara sebelum berangkat dan sesudah melaksanakan kegiatan Ibadah haji di Arab Saudi. Maka oleh karena itu perlunya suatu tempat atau wadah yang bisa menampung kegiatan para jamaah haji dengan jumlah meningkat yang ingin berangkat menunaikan Ibadah haji.
PEERANCANGAN BENDUNG DAERAH IRIGASI MANUNGGAL DAYA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA JALIL, SYUKRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.046 KB)

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya wilayah Kecamatan Sebulu merupakan salah satu daerah produsen beras di Kalimantan Timur yang selama ini mensuplai beras hingga ke daerah di sekelilingnya termasuk Kota Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur. Pertanian di daerah ini didominasi oleh padi diselingi oleh jagung dan tanaman sayuran. Salah satu desa di Kecamatan Sebulu yang memiliki areal persawahan cukup luas adalah Desa Manunggal Daya yang kemudian dipilih sebagai lokasi pekerjaan ini. Keadaan wilayah Desa manunggal daya Kab. Kutai Kartanegara berdasarkan karakteristik topograpi memungkinkan dibangunnya bendung di hulu (head water) pada anak Sungai Kumpa Kiri yang menjadi sumber air irigasi selama ini berdasarkan survei awal. Selain itu perlu adanya salura irigasi dalam mendistribusikan air ke petak-petak sawah penduduk sehingga kebutuhan akan air terpenuhi. Menindaklanjuti dari permasahan diatas maka perlu dilakukan perancangan bendung secara lebih dalam, berdasarkan standard teknis hidrologi, hidrolika, geoteknik, kesuburan tanah, dan sosio- ekonomi, kelayakan pembangunan bendung (atau bendungan), waduk, dan jaringan irigasi di daerah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut ada beberapan masalah yang kemudian difokuskan pada perancangan bangunan bendung yang aman. Adapun maksud dalam penelitian ini adalah untuk merancang desain bendung Daerah Irigasi Manunggal Daya Kab. Kutai Kartanegara. Sedangkan tujuan yang akan dicapai adalah memanfaatkan sumber air yang berasal dari sungai untuk irigasi pertanian, sehingga meningkatakn produktifitas pangan di daerah tersebut dan tercapainya swasembada pangan. Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih difokuskan kepada Menghitung analisis hidrologi, menentukan Debit banjir  rencana dan merancang bangunan bendung beserta bangunan penunjangnya.
STUDI PENGENDALIAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR AHIR, JUM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1500.981 KB)

Abstract

Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan fungsi/ kinerjanya, Pemerintah Kabupaten Sangatta akan melaksanakan kegiatan Pembangunan Gedung Serba Guna Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur dalam kurun waktu Tahun Anggaran (TA) tahun 2014 sampai dengan tahun 2015. Secara fungsi atau peruntukan Gedung Serba Guna dibangun dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan public satu atap atau satu pintu dengan penyediaan ruang serbaguna, ruang rapat, ruang pelayanan, dan ruang pamer untuk produk unggulan.Penyusunan perencanaan Teknis Gedung Serba Guna yang kokoh, berkelanjutan, terpadu dan dinamis, perlu suatu perencanaan yang tepat, sehingga proses perencanaan, pengembangan dan pembangunannya memiliki orientasi untuk menghadapi masa depan yang baik dan berkelanjutan, memerlukan arah yang konsisten. Melihat kondisi kualitas sumberdaya manusia dan sasaran prasarana serta dukungan anggaran yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan tuntutan rumusan kebijakan dan ketepatan pemilihan program yang tersusun dalam bentuk pelaksanaan terhadap roda pemerintahan dan bidang lainnya harus dapat menjawab tuntutan pemenuhan disegala bidang, sehingga nantinya institusi terkait harus dapat mengembangkan aspek-aspek disegala bidang kerjasama dan sosialisasi antar badan dan instansi terkait.Oleh karena itu, dengan dasar bahwa suatu perencanaan adalah program yang memuat gambaran secara detail tentang pekerjaan yang direncanakan, maka perencanaan tersebut harus dibuat berdasarkan rencana kerja yang direncanakan yang mencakup uraian-uraian pekerjaan dengan teliti, rasional efektif dan efisien melalui kerjasama tim. Untuk mendapatkan keputusan yang tepat perlu dilakukan penelitian analisis rencana kerja terhadap pembangunan Gedung Serba Guna, penelitian ini dilakukan untuk menentukan :(1) Biaya yang tepat Untuk penganggaran Beaya Konstrusi Fisik (BKF) yang diperhitungkan secara riil sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyarakan,(2). Mengalokasikan waktu yang tepat kapan memolai pelaksanaan dan kapan pula berakirnya Pekerjaan Konstruksi Fisik sehingga tidak terjadi biaya yang membengkak (overrun).Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta, mempunyai keterkaitan yang sangat erat antara kebutuhan biaya, mutu dan waktu. biaya, Penetapan spesifikasi pekerjaan konstruksi bangunan gedung tersebut telah ditetapkan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta tersebut adalah sebagai upaya pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya (good governance). Oleh karena itu pemabanguan dilakukan dengan  letak, bentuk konstruksi, arsitektur, interior, ekterior harus tertata dengan baik, baik tamu maupun petugas dapat melayani dengan sebaik-baiknya.Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemilik proyek, untuk menghindari adanya lelang ulang (re tender), pada kenyataannya hal ini tidak dapat dihindarkan. untuk menentukan Pemenang Konsultan Perencana saja cukup memakan waktu, Akibat keterlambatan waktu ini akan menyebabkan biaya membengkak (overrun) pada saat pelaksanaan pekerjaan fisik nantinya. Karena terlambatan (delay time) pada penentuan Konsultan Perencana, maka akan bergeser pula pada saat tender Kontraktor Pelaksana, ini merupakan efek yang tidak dapat terelakan lagi.
ANALISA PARKIR DI MALL LEMBUSWANA SAMARINDA SYAH, DIMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parkir merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam transportasi  perkotaan karena   akan berdampak terhadap pemilihan moda serta berpengaruh pada masyarakat  dan sistem trasportasi dalam satu kota baik itu sendiri secara jangka panjang ataupun pendek Kawasan pusat perdagangan. Kota Samarinda merupakan salah satu kawasan yang padat aktifitas. Serta Pertumbuhan Ekonomi Penduduk yang sangat pesat.Akibat dari pertumbuhan tersebut, banyaknya bangunan-bangunan yang baru yang mempunyai tarikan dan bangkitan kendaraan yang cukup tinggi, seperti Berikut :mall, pusat perkantoran, perumahan dan lain-lain. Yang membuat semakin sempitnya ruang untuk pergerakan kendaraan yang ada di Kota Samarinda aktivitas kendaraan bermotor di kota samarinda juga tergolong tinggi setiap harinya sehingga diperlukan suatu areal yang cukup strategis yang dapat mengakomodir para pengguna kendaraan bermotor dan mobil baik kendaraan pribadi mau pun kendaraan Angkutan umum tersebut.Pengamatan dilakukan  selama  5  hari  dengan  lama waktu pengamatan per hari 12 jam (10.00-22.00). Analisis data meliputi akumulasi parkir, durasi parkir,  turn over parkir dan Retribusi parkir.akumulasi rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar 12384 kend/hari dan untuk roda empat sebesar 8974 kend/hari. Kebanyakan durasi parkir kurang dari 1.5 jam, dan turn over parkir rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar 0.55 kend/petak dan  untuk  roda  empat  sebesar  0.63  kend/petak  dan pendapatan retribusi parkir tertinggi terjadi pada hari sabtu yaitu untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 3.384.000 rupiah/hari dan untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 3.848.000 rupiah/hari sedangkan pendapatan retribusi parkir rata-rata selama penelitian untuk roda dua sebesar  Rp.  2.678.000  rupiah/hari dan  untuk  roda  empat  sebesar  Rp.  3.304.000 rupiah/hari.
PERENCANAAN VIHARA BUDDHA THERAVADA DENGAN PENERAPAN KARAKTER KHAS LOKAL KALTIM DI KOTA SAMARINDA SYARIFUDIN, TOMMY GUNAWAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.871 KB)

Abstract

Tommy Gunawan Syariffudin, Perencanaan Vihara Buddha Theravada dengan Penerapan Karakter Khas Lokal Kaltim Di Kota Samarinda, di bawah bimbingan Arman Effendi S.T., M.T dan  Lisa Astria Milasari, S.T., M.T.        Pertumbuhan jumlah umat Buddha khususnya pada aliran Theravada di Kota Samarinda tiap tahunnya terus menunjukan perkembangan. Gedung yang telah ada pun  sudah tidak mampu menampung seluruh umat di saat acara perayaan Hari Raya Waisak. Disisi lain yang begitu terlihat adalah arsitektur bangunan Vihara yang terkadang tidak menunjukan karakter lokal daerah setempat. Hal itu dirasa sangat disayangkan karena di era globalisasi saat ini, pelestarian arsitektur lokal sangat dibutuhkan untuk mempertahankan budaya arsitektur daerah setempat. Sudah saatnya kita bangga dan turut melestarikan arsitektur lokal yang kita miliki.Metode yang penulis gunakan guna kelangsungan serta kelancaran penelitian ini ialah Metode Kualitatif. Penelitan kualitatif bertujuan untuk menemukan teori dari objek, menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif (interaksi langsung), menggambarkan realitas dan memperoleh pemahaman makna. Penelitian ini dirasa cocok digunakan pada kasus ini karena langsung berinteraksi kepada masyarakat dan menggambarkan keadaan nyata. Dari hasil penelitianpun diperoleh adanya kebutuhan luasan ruang ibadah dengan berbagai fasilitas penunjangnya serta filosofi yang memiliki makna positif dan selaras antara agama Buddha dengan Arsitektur dari Rumah Lamin baik pada ukiran dan warna. Poin yang selaras inilah yang kemudian digunakan untuk mendesign bangunan Vihara yang berkarakter budaya Lokal Khas Kaltim, yaitu Rumah Lamin dari Suku Dayak.
ANALISA PERBANDINGAN PONDASI KONSTRUKSI SARANG LABA-LABA DENGAN PONDASI TELAPAK PADA PROYEK PEMBANGUNAN STORAGE TANK KAPASITAS 900.000 LITER WIBISONO, DERMAWAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.999 KB)

Abstract

Perencanaan struktur pondasi pada pembangunan storage tank kapasitas 900 liter,Tanki adalah sebuah penumpukan benda cair atau padat yang memiliki bebanbegitu besar, oleh karena itu untuk pembuatan atau pengerjaan pondasi itu harusdisikapi dengan serius, karena strutur pondasi menentukan kekuatan dari bebanyang di bawa oleh isi tangki tersebut.Perencanaan pondasi konstruksi ini melalui tahapan-tahapan seperti,pengumpulan data actual lapangan (data topografi dan data penyelidikan tanahsampai pada analisa dimensi dan stabilitas konstruksi.Konstruksi ini yang nantinya akan menerima beban dari tangki yang beradadiatasnya, sehingga kerawanan akan penurunan pondasi dapat diatasi denganmenggunakan struktur pondasi yang kuat.Pengamatan di lapangan menujukan bahwa pengetahuan di bangku kuliahbanyak di lengkapi dengan pengetahuan dan wawasan di lapangan, khususnyabidang manajemen lapangan untuk mencapai proyek yang berhasil.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN TIPE PRECAST PRESSTRESS SUNGAI LONG SEMAMU KABUPATEN MALINAU ROTINSULU, DEDDY REVIANO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Precast Prestress Bridge is one of the various types of bridges that can be used to connect one edges of the land to the next edge of the mainland, but the ability to effectively Precast Prestress Bridge just 30 meters onwards (Bambang Supriadi 2007), so the existence of the bridge this type are widely encountered in the long span landscape.The condition of District Sangkulirang bridge that is no longer feasible to pass a vehicle which includes agricultural and plantation local community, becoming an important reason to do research in the area. For the prevalence development of a region, badly needed roads and bridges infrastructure that are adequate in order to facilitate the conduct of the early stages of development in areas that are still isolated.Precast prestress bridge calculation analysis using SNI T - 02-2005 regulations on loading on the bridge. Overview backrest calculation includes the calculation of the pole, sidewalk, tread plate, the vehicle floor, Precast prestressed beams, abutments, wing wall and pile foundation.From the analysis, it is concluded that the reinforcement needs of each different structural elements, reinforcing the need starting from a diameter of 8 mm, 10 mm, 12 mm, 16 mm, 19 mm , 25 mm and 32 mm. For pile foundation used a diameter of 40 cm, a depth of 18 meters in a state of End Bearing, and it takes 60 dots stake.