cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2013)" : 25 Documents clear
Analisis Keandalan Sistem Distribusi Tenaga Listrik Penyulang Jember Kota dan Kalisat di PT. PLN APJ Jember M. Yudistya Perdana; Teguh Utomo; Harry Soekotjo Dachlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.078 KB)

Abstract

PT. PLN Jember mempunyai 3 gardu induk (GI), yaitu GI Jember, Tanggul dan Lumajang. Penyulang Jember Kota dan Kalisat disuplai tenaga dari satu gardu induk (GI) yaitu GI Jember. Penyulang Jember Kota mempunyai jumlah pelanggan sebanyak 19710 pelanggan. Penyulang ini mempunyai dua jenis kabel, yaitu kabel bawah tanah dan kabel saluran udara dengan panjang kabel bawah tanah 0.15 kms kabel saluran udara 172 kms. Penyulang Kalisat mempunyai jumlah pelanggan sebanyak 37119 pelanggan. Penyulang ini mempunya dua jenis kabel, yaitu kabel bawah tanah dan kabel saluran udara dengan panjang kabel bawah tanah adalah adalah 0.9 kms dan kabel saluran udara adalah 137,5 km. Kerapnya PMT trip di Penyulang Jember Kota dan Penyulang Kalisat menyebabkan Keandalan Sistem Distribusi Tenaga Listrik yang rendah, sehingga citra PLN menjadi tidak baik dihadapan pelanggannya. Sejalan dengan itu perlu dikembangkan suatu cara penilaian terhadap keandalan penyulang yang berkaitan erat dengan tingkat mutu pelayanan PLN. Keandalan Sistem Distribusi Tenaga Listrik antara  lain disebabkan oleh banyaknya gangguan, lamanya pemadaman yang diakibatkan oleh trip-nya penyulang, kondisi jaringan penyulang, dan juga jenis penghantar yang digunakan. Pada penyulang Jember Kota dan Kalisat, seringkali terjadi pemadaman yang mengakibatkna keandalan system menjadi rendah. Untuk mengukur ineks keandalan tersebut biasanya digunakan indicator SAIDI (Sistem Average Interuption Duration Index) yaitu rata-rata durasi pemadaman sistem dan indicator SAIFI (Sistem Average Interuption Frequency Index) yaitu rata-rata frekwensi padamnya system. Penyulang Jember Kota mempunyai nilai realisasi SAIDI per tahunsebesar 3,987 jam/tahun, dan SAIFI per tahun sebesar 8,343 pemadaman/tahun, dalam arti bahwa SAIDI-SAIFI di penyulang Jember Kota relatif sedikit dari nilai realisasi yang ditargetkan. Hal ini menunjukkan bahwa penyulang Jember Kota mempunyai tingkat keandalan yang tinggi. Penyulang Kalisat mempunyai nilai realisasi SAIDI per tahun sebesar 8,345 jam/tahun, dan SAIFI per tahun sebesar 7,085 pemadaman/tahun, dalam arti bahwa SAIDI-SAIFI di penyulang Kalisat relatif sedikit dari nilai realisasi yang ditargetkan. Hal ini menunjukkan bahwa penyulang Kalisat mempunyai tingkat keandalan yang tinggi Kata kunci : keandalan laju kegagalan, laju perbaikan, nilai SAIDI-SAIFI.
APLIKASI PENGENDALI SUHU RUANGAN DENGAN KONTROLER LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLER AVR-ATMEGA 328 Diyan Agung W.; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.855 KB)

Abstract

Kontroller Logika Fuzzy (Fuzzy Logic Controller) telah terbukti dapat digunakan sebagai kontroller dengan model plant yang sukar diprediksi. Algoritma kontroler ini diproses secara digital berdasarkan Membership Function untuk Error, Change Error dan Output. Dengan adanya mikrokontroler yang kompak sangat dimungkinkan algoritma kontroler ini ditanamkan kedalam mikrokontroler. Selain itu dengan adanya kompiler bahasa pemrograman C untuk mikrokontroler akan mempermudah mengimplementasikannya. Untuk mengimplementasikan Kontroler Logika Fuzzy digunakan mikrokontroler ATMEL AVR-ATMEGA328. Mikrokontroler ini secara internal memiliki sejumlah ADC (Analog to Digital Converter) internal. ADC (Analog to Digital Converter) internal digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi digital untuk setpoint dan umpan balik. Sebagai keluaran digunakan metode PWM (Pulse Width Modullation) menggunakan internal PWM (Pulse Width Modullation) yang dimiliki mikrokontroler. Keluaran PWM (Pulse Width Modullation) dimodulasi oleh keluaran defuzzyfikasi untuk mengatur daya pemanas. Kontroler Logika Fuzzy yang telah dibuat berhasil dapat menyelesaikan sistem kontrol dengan model plant yang sulit diprediksi atau tanpa mencari model dari plant. Hasil pengujian respon memiliki Time Steady State sebesar 35 detik pada set point 65 derajat celcius. Sedangkan error pada setpoint 65 derajat celcius sebesar 2 derajat celcius atau persentase error sebesar 3,08 %.
Monitoring Posisi Operasi Tim SAR - SRU (Search And Rescue Unit) Pada Daerah Bencana Dengan Memanfaatkan GPS (Global Positioning System) Septian Enggar Susanto; Mochammad Julius St.; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.978 KB)

Abstract

Dalam kegiatan SAR, komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting, salah satunya sebagai sarana komando dan pengendalian yang dimaksudkan agar pada saat terjadi musibah, tim SAR - SRU di lapangan dapat dikendalikan dan dikoordinasikan secara terpadu oleh tim SAR pemantau yaitu OSC (On Scene Commender) atau SMC (SAR Mission Coordinator). Komunikasi selama operasi SAR menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan operasi SAR. Komunikasi yang digunakan biasanya adalah komunikasi suara (voice) yang dalam hal ini radio komunikasi VHF, HF, UHF atau telepon satelit. Oleh sebab itu sangat dituntut keandalan seluruh peralatan komunikasi SAR sebagai pendukung dalam pelaksanaan operasi SAR. Penggunaan alat komunikasi berupa tampilan visual yang efisien dalam monitoring posisi operasi tim SAR - SRU oleh tim SAR pemantau (SMC/OSC) sangat diperlukan, selain komunikasi suara (voice) yang telah biasa digunakan oleh tim SAR saat ini. Pada monitoring posisi operasi tim SAR - SRU ini memanfaatkan GPS receiver dan SMS. Dalam  sistem  ini,  digunakan ATmega162  sebagai  pusat  pengolah data dan  modem GSM wavecom untuk komunikasi via SMS. Komputer dengan akses internet dapat menampilkan posisi tim SAR - SRU melaui Google Map. Selain itu, tim SAR - SRU juga bisa memberikan informasi tentang jumlah korban yang telah ditemukan di daerah bencana. Kata Kunci— GPS receiver, SMS, modem GSM wavecom, ATmega162,  microsoft visual C# 2005
Implementasi Logika Fuzzy Sebagai Perintah Gerakan Tari Pada Robot Humanoid KRSI Menggunakan Sensor Kamera CMUCAM4 Gladi Buana; n/a Purwanto; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.362 KB)

Abstract

Pada Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) robot diharuskan melakukan gerakan tari yang berbeda pada tiap zona lapangan. Zona lapangan ini ditandai dengan warna yang berbeda. Untuk keperluan tersebut, pada penelitian ini dikembangkan metode pengenalan warna untuk mendeteksi zona lapangan KRSI. Metode yang digunakan untuk pengaturan ini ialah logika fuzzy. Metode ini melalui beberapa tahap, yaitu fuzzifikasi, kaidah atur (Rule-base) dan inferensi, dan defuzzifikasi. Penelitian ini menggunakan sensor kamera CMUCAM4 untuk pendeteksian warna pada lintasan. Data dari sensor diproses dengan logika fuzzy menggnakan mikrokontroler ATMega8 sebagai mikrokontroler slave. Data terkontrol dikirim ke mikrokontroler master yaitu ATMega128 untuk kemudian diproses dan dikirimkan ke motor DC servo sebagai aktuator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode logika fuzzy cukup efektif digunakan untuk mendeteksi warna lapangan. Dari beberapa hasil uji yang dilakukan robot humanoid dapat melaksanakan perintah sesuai dengan yang diinginkan. Kata Kunci: robot humanoid, KRSI, perintah gerakan tari, logika fuzzy, sensor kamera.
PENGENDALIAN POSISI STAMPING ROD BERBASIS PNEUMATIC MENGGUNAKAN DCS CENTUM VP Ahmad Doniarsyah Zen; Muhammad Aziz Muslim; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.504 KB)

Abstract

Distributed Control System atau lebih dikenal dengan DCS, saat ini jamak digunakan di industri besar. Dalam skripsi ini DCS diaplikasikan sebagai pengendali posisi stamping rod  yang menggunakan silinder pneumatik. Input yang diberikan berupa besaran analog dan output dari DCS adalah arus 4-20mA yang dihubungkan pada electro-pneumatic regulator untuk mengatur posisi silinder agar sesuai dengan set point. Pada umumnya posisi silinder tidak diatur sehingga piston hanya dapat di posisi minimal atau maksimal, tidak dapat berada di antara keduanya. Akibatnya  dibutuhkan banyak silinder dengan panjang stroke yang berbeda untuk melakukan stamping tanggal kadaluarsa pada produk dengan ukuran kemasan yang berbeda. Hasil pengujian seluruh sistem terhadap block kontroler ONOFF menunjukkan bahwa respon sistem untuk setpoint 10cm terjadi osilasi dengan T (periode) 7,1s dan A (amplitudo) 85%. Hasil pengujian terhadap seluruh sistem terhadap block kontroler PID dengan parameter P=150, I=100, D=0,1 respon yang dihasilkan memiliki td (waktu tunda) 520,34s, ts (time steady) 955,97s, Mp (maximum overshoot) 69,59%, dan Ess (error steady state) 1,55%. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan blok kontroler PID, DCS dapat mengendalikan posisi silinder, namun kemampuan DCS CENTUM VP untuk menerima data dan mengeluarkan sinyal kontrol cukup lambat. Kata kunci : Distributed Control System, Stamping Rod, Sistem Pneumatik.
Pengembangan Algoritma Enkripsi Dekripsi Berbasis LFSR Menggunakan Polimomial Primitif Triyogo, Anggun; Djuriatno, Waru; Muttaqin, Adharul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.949 KB)

Abstract

Stream chiper adalah salah satu metode kriptografi modern yang populer karena di samping prosesnya yang memakan waktu lebih singkat, stream chiper juga menggunakan memori yang lebih sedikit.LFSR (Linear Feedback Shift Register) adalah salah satu jenis generator yang dapat menghasilkan bit semu acak. LFSR sering digunakan karena mampu menghasilkan bit semu acak dengan periode maksimal yang panjang dan mudah diaplikasikan dalam berbagai hal. Namun seiring dengan perkembangan zaman penggunaan sebuah LFSR sebagai generator bit semu acak rawan terhadap serangan kriptanalisis.Dalam makalah ini penulis akan membahas metode pengembangan n buah generator LFSR dengan teknik multipleksing dan melakukan studi analisis performanya dengan metode pengujian statistik.   Kata kunci— pembangkit bilangan acak, kriptografi, PRNG, LFSR, pengujian statistik.
Desain Alat Instrumentasi Medis Electroenchephalograph (EEG) Jayadhi Wenardo Rusli; Ponco Siwindarto; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.136 KB)

Abstract

Electroencephalograph (EEG) merupakan peralatan yang digunakan untuk menangkap aktivitas di lapisan terluar (celebral cortex) otak manusia. Sinyal biolistrik yang dikeluarkan oleh otak dapat digunakan untuk mengetahui kelainan pada otak. Frekuensi sinyal yang ditangkap dibangkitkan oleh adanya aktivitas mental subyek mental subjek. Namun besarnya sinyal yang ditangkap sangatlah kecil sekali dan rentan terhadap noise. Pada tulisan ini telah didesain instrument EEG dengan memberi penguatan yang cukup serta memperhitungkan noise-noise yang mengganggu.   Kata Kunci—Electroenchephalograph, Op-amp, Filter aktif,  Sinyal EEG.
Sistem Pengaturan Kecepatan Putaran Motor Pada Mesin Pemutar Gerabah Menggunakan Kontroler Proporsional Integral Deferensial (PID) Berbasis Mikrokontroler Pribadhi Hidayat Sastro; n/a Purwanto; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1615.52 KB)

Abstract

Kontroler Proporsional Integral Deferensial (PID) merupakan kontroler yang memiliki stabilitas yang baik dengan tingkat error dan overshoot yang kecil. Alat pemutar gerabah yang dirancang diputar oleh motor arus searah atau direct current (DC) yang dikontrol oleh mikrokontroler ATMega 32. Alat pemutar gerabah menggunakan penggerak motor (driver motor) menggunakan sistem Pulse Width Modulation (PWM). Input setting point dilakukan dengan menekan tombol keypad yang berupa data digital, yang kemudian dikonversi ke tegangan oleh mikrokontroler ATMega 32. Keluaran dari mikrokontroller berupa PWM menjadi masukan untuk penggerak driver motor, dimana kecepatan keluaran dari motor akan dideteksi oleh sensor rotary encoder. Setelah itu akan terjadi pengulangan proses, sampai kecepatan memenuhi nilai set point. Pemrograman dilakukan menggunakan software CodeVisionAVR. Penentuan hasil parameter kontroler PID ini didapatkan dengan menggunakan metode osilasi Ziegler-Nichols. Metode ini dipilih karena dapat mempersingkat  waktu pencarian parameter karena menggunakan rumus-rumus sederhana dan proses trial and error hanya pada pencarian parameter Kp. Hasil parameter kontroler PID diperoleh nilai Kp= 1,8, Ki= 0,9 dan Kd= 0,9. Dengan nilai Kp, Ki dan Kd tersebut sistem dapat berjalan dengan baik dengan mempertahankan kecepatan putaran motor mendekati setpoint.
Sistem Pengaturan Posisi Sudut Putar Motor DC Pada Model Rotary Parking Menggunakan Kontroler PID Berbasis Arduino Mega 2560 Aditya Ilmawan Putra; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.217 KB)

Abstract

Saat ini, pengguna mobil semakin meningkat. Sedangkan luas lahan parkir tidak bertambah. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan sistem rotary parking, yaitu sistem parkir otomatis dengan menggunakan lahan yang relative sempit namun dapat menampung mobil dengan jumlah yang lebih banyak. Metode control yang dapat digunakan pada sisten rotary parking adalah metode control PID. Salah satu keuntungan kontrol PID adalah memiliki respons yang halus dan cepat. Pada skripsi ini digunakan metode Zieger Nichlos untuk proses tunning. Dalam perencanaan pembuatannya digunakan Arduino Mega 2560, potensiometer linier, motor DC, komunikasi serial RS- 232. Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID ini didapat Kp = 4.8, untuk Ki= 8,9, Kd= 0,64 dan menunjukkan bahwa respons sistem untuk pergerakan garasi 1,2,3,4,5,6 mempunyai error steady state sebesar 0-0.416%. Sedangkan Ts untuk sudut 60°=1,169s, sudut 120°= 2,2415s, sudut 180°=3,507s, sudut 240°=4,342s, dan sudut 300°=5,331s. Dari pengujian juga didapatkan toleransi kesalahan sebesar 2%-10%. Kata kunci: Rotary Parking, Arduino Mega 2560, PID, Motor.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PROPAGASI ECC 33 PADA JARINGAN MOBILE WORLDWIDE INTEROPERABILITY FOR MICROWAVE ACCESS (WIMAX) Siska Dyah Susanti; Erfan Achmad Dahlan; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.578 KB)

Abstract

Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) yang menggunakan standar IEEE 802.16, sejak kemunculannya telah mengalami beberapa tahapan pengembangan yang pada akhirnya sampai ke arah mobilitas yaitu standar IEEE 802.16e (mobile WiMAX). Mobile WiMAX menggunakan air interface Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA) pada sisi uplink maupun downlink. Terdapat faktor-faktor penyebab penurunan performansi sistem mobile WiMAX, diantaranya adalah fading dan kecepatan pergerakan pengguna. Pada penelitian ini teknik modulasi yang digunakan adalah QPSK, 16-QAM dan 64-QAM. Dalam perhitungan pathloss digunakan model propagasi ECC 33 yang termasuk dalam model empirik. Performansi sistem yang diamati meliputi signal to noise ratio (SNR) dan bit error rate (BER) yang mensimulasikan pergerakan pengguna dengan kecepatan 3 km/jam, 60 km/jam dan 120 km/jam serta jarak base station dan user equipment yang berubah dari 700 m – 2.1 km. Nilai pathloss dalam penelitian ini adalah untuk daerah urban outdoor pada kondisi NLOS, dimana semakin jauh jarak base station dan user equipment nilai pathloss semakin besar. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kecepatan pengguna berpengaruh terhadap nilai bandwidth. Pada teknik modulasi QPSK bandwidth terbesar diperoleh ketika laju data total 4.75 Mbps untuk kecepatan pengguna 120 km/jam, yaitu 2.7185 MHz. Nilai SNR sistem dipengaruhi oleh kecepatan pengguna dan jarak base station dan user equipment. SNR sistem tertinggi diperoleh ketika menggunakan teknik modulasi 64-QAM dengan laju data 9.5 Mbps yaitu 30.8289 dB pada kecepatan 3 km/jam dan pada jarak 700 m. Sedangkan nilai BER dipengaruhi oleh jarak base station dan user equipment serta teknik modulasi yang digunakan. Nilai BER terkecil dihasilkan ketika menggunakan teknik modulasi QPSK pada jarak 700 m, yaitu 0.0086 untuk laju data total 3.17 Mbps. Kata Kunci — Mobile WiMAX, model propagasi, OFDMA, performansi

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue