cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014)" : 25 Documents clear
KARAKTERISTIK TCR DAN VCR RESISTOR PASTA RESISTOR PADA SUBSTRAT ALUMINA DENGAN TEKNOLOGI FILM TEBAL Rhezananta Arya H.; Muhammad Julius St.; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.46 KB)

Abstract

Resistor merupakan komponen yang sangat berperan dalam rangkaian film tebal. Resistor berteknologi film tebal mempunyai karakteristik yang terdiri dari TCR (Temperature Coefficient of Resistance) dan VCR (Voltage Coefficient of Resistance). Dari alasan di atas maka perlu untuk mengetahui bagaimana pembuatan resistor film tebal dan mengetahui karakteristiknya.Penelitian ini menggunakan proses screen printing dalam pembuatan resistor yang kemudian melalui proses pengendapan (15 menit), drying (15 menit), firing (7 menit) dan kemudian didiamkan pada suhu ruangan(5 menit) dan dilaksanakan di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang.Rata–rata nilai VCR terbesar dihasilkan oleh resistor(Rs = 10,37 Ω/□) dengan screen T150 pada aspek rasio 5/1 sebesar -18,87%/V. Rata–rata nilai VCR terkecil dihasilkan oleh resistor(Rs = 1,023KΩ/□) dengan screen T200 pada aspek rasio 1/1 sebesar 10417%/V. Rata–rata nilai TCR terbesar resistor dihasilkan oleh resistor(Rs = 10,37 Ω/□) dengan screen T180 pada aspek rasio 1/1 sebesar831,58ppm/˚C. Rata–rata nilai TCR terkecil dihasilkan oleh resistor(Rs = 1,023KΩ/□) dengan screen T150 pada aspek rasio 5/1 sebesar 212,70ppm/˚C .VCR yang didapatkan rata – rata bernilai negatif (-) sehingga setiap kenaikan tegangan menyebabkan penurunan nilai resistansi pada resistor film tebal berbahan palladium. TCR yang didapatkan rata – rata hasil yang bernilai positif (+) sehingga setiap kenaikan suhu menyebabkan penaikan nilai resistansi pada resistor atau disebut sebagai koefisien suhu positif .Kata kunci : aspect ratio, resistivitas lembaran (Rs), koefisien tegangan resistansi (VCR), koefisien suhu resistansi (TCR
STUDI PERKIRAAN BEBAN PADA GARDU INDUK MANISREJO TAHUN 2014-2025 Wisnu Adi Suryo; Hadi Suyono; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.188 KB)

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi perkembangan yang cukup pesat dalam hal pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun yang mengakibatkan permintaan terhadap energi listrik mengalami peningkatan. Energi listrik di Kota Madiun sendiri disuplai oleh Gardu Induk (GI) Manisrejo. Dengan semakin bertambahnya permintaan konsumen listrik Kota Madiun maka semakin besar pula beban listrik yang ditanggung oleh GI Manisrejo. Untuk mencegah terjadinya overload pada GI Manisrejo, maka diperlukan suatu perkiraan beban listrik jangka panjang.Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk perkiraan beban GI adalah metode regresi linier berganda, dimana diperoleh perkiraan beban GI Manisrejo untuk tahun 2025 sebesar 60,35 MVA. Sedangkan perkiraan beban untuk trafo V dan VI GI Manisrejo masing-masing sebesar 37,42 MVA dan 22,93 MVA. Dari hasil penghitungan diperoleh bahwa trafo VI perlu dinaikkan kapasitasnya menjadi 30 MVA, yaitu pada tahun 2017 dimana peningkatan beban trafo VI diperkirakan 15,11 MVAKata kunci: beban GI, perkiraan, regresi linier berganda
MINIATUR PENGENDALI TEKANAN LIQUID MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS PLC DENGAN PNEUMATIK Wiyogo Darmawan; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.328 KB)

Abstract

Pengendali tekanan dalam sistem pengemasan cat menggunakan pneumatik memiliki respon yang efisien dan stabil. Besarnya tekanan udara yang diukur dengan menggunakan sensor tekanan Nagano SML 10.0 dijadikan masukan ke PLC, sehingga sistem bekerja secara otomatis. Di dalam PLC terdapat program kontroler PID yang menggunakan metode osilasi zeigler-nichols II. Metode ini dipilih karena dapat mempersingkat waktu pencarian parameter PID karena menggunakan rumus-rumus sederhana. Hasil parameter kontroler PID diperoleh nilai Kp= 10, Ki= 5, Kd= 3. dengan nilai Kp,Ki, dan Kd tersebut sistem dapat berjalan dengan baik dengan mempertahankan tekanan udara mendekati setpoint.Kata kunci - Pengemasan Cat, PLC, kontrol PID.
PENGARUH MULTIPATH FADING TERHADAP PERFORMANSI PADA DOWNLINK JARINGAN CDMA2000 1X EV-DO REVISION A Wisnu Eko Prabowo; Wahyu Adi Priyono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.557 KB)

Abstract

Permintaan layanan data dengan kecepatan tinggi sangat banyak dibutuhkan saat ini, teknologi yang cukup banyak digunakan yaitu CDMA (Code Division Multiple Access) EV-DO (Evolved Data Optimized) 2000 1X Revision A atau disebut juga EV-DO Rev. A. Kecepatan akses teknologi EV-DO Rev. A mampu mencapai 3,1 Mbps untuk download. Sedangkan untuk upload, dapat mencapai 1,8 Mbps. Pada EV-DO Rev. A, sinyal yang dipancarkan dipengaruhi oleh bermacam-macam fenomena fading, salah satunya yaitu multipath fading, yang pasti terjadi pada jaringan komunikasi wireless. Penyusunan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh multipath fading terhadap performansi pada downlink jaringan EV-DO Rev. A, yaitu daya terima, SNR, Eb/No dan BER.Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh multipath fading terhadap performansi pada downlink CDMA 2000 1X EV-DO Rev. A yaitu pengumpulan data sekunder, perhitungan dan pengolahan data menggunakan software Matlab dan selanjutnya dianalisis. Hasil analisis perhitungan pengaruh multipath fading pada downlink jaringan EV-DO Rev. A yang menggunakan modulasi QPSK, serta menggunakan model channel Erceg didapatkan jarak maksimal yang dapat menerima sinyal dengan baik yaitu 4000 meter, dengan daya terima sebesar -102,654 dBm, SNR sebesar 9,787 dB, Eb/No sebesar 13,371 dB, dan BER sebesar 8,986 x 10-6. Dari hasil analisis, EV-DO Rev. A lebih efisien digunakan untuk layanan data, karena memiliki energi sinyal yang besar dan dapat mengurangi noise pada saat transmisi serta memiliki bit rate yang besar.Kata kunci : Multipath fading, Jaringan CDMA, EV-DO Rev. A.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI YANG EFISIEN UNTUK SUPLAI MOTOR PENGGERAK POMPA AIR MENGGUNAKAN METODE SUCCESSIVE BACKWARD DI LAHAN TEBU PG ASEMBAGOES SITUBONDO Triyoga, Joseph Kristian; Wibawa, Unggul; Shidiq, Mahfudz
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.892 KB)

Abstract

Pada penelitian ini akan dirancang perencanaan jaringan distribusi yang efisien untuk menyuplai motor-motor listrik penggerak pompa air yang ada di lahan tebu PG Asembagoes Situbondo. Perencanaan ini dibuat untuk optimalisasi kinerja pabrik dari segi bahan baku yaitu tebu. Selama ini pompa digerakkan oleh mesin diesel yang banyak memiliki kekurangan antara lain biaya operasional tinggi, kurang efisien, bahan bakar semakin mahal dan rawan pencurian bahan bakar. Perencanaan dimulai dengan membuat tiga alternatif jalur jaringan listrik yang menghubungkan secara acak titik-titik motor listrik. Kemudian melakukan eliminasi pada ketiga alternatif tadi sampai didapatkan konfigurasi yang paling efisien menggunakan metode Successive Backward dan analisis jaringan. Konfigurasi jalur jaringan hasil eliminasi kemudian dianalisis menggunakan analisis aliran daya. Hasilnya perencanaan alternatif ke-3 adalah yang paling efisien dimana total panjang jalur adalah 6,185 km dengan drop tegangan di titik terjauh 0,55 % dan rugi-rugi jaringan 196.40-127.83i VA. Penghematan mencapai 3 milyar rupiah dalam proyek modernisasi ini.Kata kunci : Successive Backward, jaringan listrik TM dan sistem distribusi

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue