cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 25 Documents clear
DESIGN AND PERFORMANCE ANALYSIS OF MULTI DIAGONAL SPECTRAL AMPLITUDE CODEWORDS FOR OPTICAL CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS WITH VARIATION OF LINE CODINGS IN FSO COMMUNICATION SYSTEM Mahdin Rohmatillah; Sholeh Hadi Pramono; Nor Shahida Binti Mohd Shah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana komunikasi melalui FSO telah semakin berkembang dan mampu mendukung sistem komunikasi multi-user, maka teknik multiple-acces menjadi sangat penting didalam sistem tersebut.Diantara semua teknik multiple-access dalam lingkup optik, OCDMA menjadi teknik yang paling menarik perhatian karena bersifat fleksibel, mudah dalam pengimplementasiannya, sinkronisasi antar user tidak dibutuhkan, serta mampu menangani trafik dalam sistem. Terdapat banyak jenis kode yang ditawarkan dalam sistem OCDMA, salah satu kode yang mampu menangani Multiple Access Interference adalah kode Multi Diagonal (MD). Isu lain yang perlu dibahas adalah cahaya laser menjalar pada lapisan troposfer yang dikenal tidak stabil seperti halnya dielektrik kabel serat optik. Penelitian ini menganalisa Multi Diagonal Spectral Amplitude Codewords untuk OCDMA untuk sistem komunikasi FSO didalam lima jenis cuaca, yaitu cerah, berkabut, hujan ringan, hujan sedang, dan hujan lebat dengan simulasi pada software OptiSystem 13. Jenis line coding yang digunakan adalah non chirped NRZ, chirped NRZ, RZ, dan Manchester. Dari hasil didapatkan jenis line coding terbaik adalah chirped NRZ dan yang terburuk adalah ManchesterKata Kunci – Multi Diagonal Spectral Amplitude Codewords, OCDMA, FSO, non chirped NRZ, chirped NRZ, RZ, Manchester
Development of The Star Patch Wearable antenna for ISM Band Application Faisal Ramadhan; Rudy Yuwono; Fauziahanim Binti Che Seman
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposes a prototype of wearableantenna by using a star patch design. The research objective ismainly to observe some of the characteristic of the wearableantenna that is bending on the curvy structure. During the initialstudy, an intensive literature has been conducted to investigate theeffects of the substrate material, and some of the design ofwearable antenna. The designs and simulations in this study aredone using the Computer Simulation Technology (CST)Microwave Studio software. Time domain solver in CST is used tosimulate the designs of the wearable antenna. This antenna is usingthe polyimide film as the substrate with dielectric permittivity(???????? = ????. ????). The polyimide film has a better performance in termsof flexibility, low loss tangent, dielectric constant, and highstability for the wearable application. The antenna performancehas been measured such as (????????????), impedance bandwidth, radiationpattern, and gain. This antenna provides a minimum resonantfrequency at 2.45 GHz which is the (????????????) is -27.67 dB in the flatcondition. The impedance bandwidth of the star patch antenna isrelatively large, which is 610 MHz it could overcome the shiftedresonant frequency caused by the bending effect. From the study,it is found that the star patch antenna offers the best performancein terms of return loss, bandwidth, radiation pattern, and gain.Star patch antenna is also less affected by the effects caused bybending the antenna. Comparisons between the simulated andmeasured results for proposed antenna will be discussed in thispaper.Keywords— Wearable Antenna, Star Patch design, ISM Band,WBAN
INDOOR PROPAGATION OF VISIBLE LIGHT COMMUNICATION Ambrosius Donny Kurniawan; Sholeh Hadi Pramono; Noran Azizan bin Cholan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan yang tinggi terhadap data rate tinggi dan bandwidth pada komunikasi nirkabel membuat teknologi RF tidak mampu lagi untuk menampung perkembangan dari teknologi baru. Visible light communicaion merupakan salah satu solusinya dikarenakan spektrum dari cahaya tampak yang sangat lebar, yang merentang dari 385 – 789 THz. Selain itu, keuntungan dari VLC adalah konsumsi daya yang relatif rendah, menghindari interferensi dari gelombang elektromagnetik lain, dan tidak membahayakan seperti teknologi RF. Dalam skripsi ini, performa dari sistem VLC disimulasikan dengan menggunakan LEDs array dalam sebuah ruangan dengan dimensi 5m x 5m x 3m. LEDs array digunakan karena efisiensi yang tinggi jika dibandingkan material penerangan lainnya. Parameter performa dalam simulasi ini adalah daya yang diterima, delay, maksimum data rate, dan BER. Skripsi ini menggunakan software simulasi MATLAB untuk mensimulasikan sistem VLC dalam ruangan. Modulasi OOK digunakan dalam simulasi ini dikarenakan memiliki skema yang simpel jika dibandingkan dengan modulasi lain. Performa dari sistem tanpa mempertimbangkan noise dan sistem dengan mempertimbangkan noise telah dibandingkan dan dianalisa. Saat noise dipertimbangkan, performa terbaik dari sistem VLC dalam ruangan adalah pada suhu 295 K dan performa paling buruk pada sistem ini yaitu pada suhu 325 K.Kata Kunci – Visible Light Communication, Noise, Bit Error Rate, Received Power
PERANCANGAN DAN KARAKTERISASI EMISSIVE LAYER PADA OLED (ORGANIC-LED) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEPOSISI SPIN COATING Rifqa Asruroh Efnif; Panca Mudjirahardjo; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, fabrikasi OLED (Organic-LED) dengan menggunakan metode deposisi spin coating untuk pelapisan emissive layer yang telah dilakukan. Bahan organik yang digunakan adalah MEH-PPV (poly [2 – methoxy – 5 - (2 - ethylhexyloxy) – 1,4 - phenylenevinylene]) dan menggunakan toluene sebagai pelarut dengan konsentrasi 1,25 mgml-1. Substrat yang digunakan adalah kaca konduktif atau TCO (Transparent Conductive Oxide) yang berperan untuk mengalirkan muatan listrik dengan luasan 2x2 cm2 dan resistansi 25−50 Ω/□. Susunan strukur OLED terdiri dari kaca TCO sebagai anoda, MEH-PPV sebagai emissive layer, dan emas (Au) sebagai katoda. Rancangan OLED disusun dalam struktur berlapis yang menempatkan MEH-PPV diantara TCO-ITO dan emas (Au). Artikel ini membahas tentang analisis OLED secara elektris dan optis dari emissive layer agar diketahui karakteristiknya. Parameter penelitian yang digunakan meliputi variasi ketebalan yang berbeda yaitu 5 lapis, 7 lapis, dan 10 lapis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak panjang gelombang absorbansi berada antara 450 nm sampai 550 nm, semakin tebal emissive layer maka akan semakin besar hambatan dan semakin kasar permukaannya, serta semakin tinggi tegangan yang diberikan makan semakin tinggi pula intensitas cahayanya.Kata Kunci: Emissive layer, Organic-LED, Spin coating, MEH-PPV.
Rancang Bangun Smart Metering Jaringan DC pada Micro Grid Cahyo Tribuono; n/a Nurussa'adah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kebutuhan manusia akan pasokan energi listrik terus meningkat setiap tahun. Peningkatan kebutuhan listrik dapat disebabkan oleh penggunaan energi listrik yang tidak efisien. Pembangunan micro smart grid system merupakan upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Maka perlu adanya sebuah alat yang dapat memantau dalam penggunaan tenaga listrik. Alat ini mampu memantau arus dan tegangan pada beban dengan menggunakan sensor arus dan tegangan, kemudian data sensor tersebut dikonversikan menjadi daya (P), energi(E),dan kapasitas(C) yang dihasilkan dari sumber energi berupa cahaya matahari yang ditangkap solar sel,baterai,dan kebutuhan beban. Alat ini mampu membaca perubahan arus hingga 20A dengan error sebesar 2,8783% dan membaca perubahan tegangan hingga 24V dengan error pembacaan sebesar 0,7207%. Data sensor yang telah dikonversikan nantinya akan disimpan berkala dalam waktu tertentu pada kartu memory yang berguna sebagai efisiensi data penggunaan energi yang terpantau dalam sistem.Kata kunci – arus, tegangan,daya, energi, micro grid, monitoring,Abstract – Human need for electrical energy supply continues to increase every year. Increased demand for electricity can be caused by the use of electrical energy inefficient. Development of micro smart grid system is an effort to increase the efficiency of electrical energy use atau (to improve the efficiency of usage the electrical energy). Therefore, we need a tool that is able to monitoring it.This tool can monitor current sensor and voltage on the load which use a current sensor and voltage, then the sensor data is converted into power (P), energy (E), and capacity (C), generated from energy sources such as sunlight captured by solar cell, batteries, and load requirements. In addition, the tool is capable of reading current changes up to 20A with an error of 2,8783% and reads the voltage changes up to 24V with a reading error of 0,7207%. Sensor data that has been converted will be stored periodically in a specific time on a memory card which is useful as the efficiency data of energy usage that were monitors in the system.Keywords – current, voltage , power ,energi, micro grid, monitoring,

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue