cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017)" : 25 Documents clear
PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN PADA SISTEM PENYULANG PUJON GI SENGKALING DENGAN STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) Faza Azmi Hidayat; Hadi Suyono; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan beban semakin lama semakin bertambah, harus diikuti dengan penyediaan daya listrik yang cukup dan handal. Pendistribusian daya listrik merupakan suatu permasalahan yang sering muncul, karena jarak dari beban yang dilayani tersebar, jauh dari pusat pembangkit dan kecenderungan jaringan tegangan menengah bebannya bersifat induktif.Untuk mengatasi masalah susut tegangan dan susut daya pada sebuah penyulang dapat dilakukan dengan  pemasangan SVC (Static VAR Compensator).Static Var Compensator (SVC) adalah suatu peralatan yang dapat digunakan untuk mengurangi rugi-rugi daya, meningkatkan aliran daya dan meningkatkan profil tegangan sistem.Pada penulisan ini, pemasangan SVC pada penyulang Pujon akan disimulasikan dengan menggunakan software ETAP.Simulasi Pemasangan SVC pada penyulang Pujon berhasil menaikkan tegangan.Dengan kapasitas SVC sebesar Q =1842 kVAR yang dipasang pada bus 46,  penyulang Pujon  yang awalnya terdapat sekitar 26 % dari total 101 bus dengan tegangan  dibawah 18 kV dimana tegangan bus terendah adalah V = 0,8942 pu. Setelah  dilakukan simulasi pemasangan SVC pada bus 46 menggunakan software ETAP, tegangan bus terendah V = 0,8942 pu menjadi V = 0,9102 pu dan rugi-rugi daya menurun dari P = 354,818 kW dan Q = 169,936 kVAR menjadi P = 264,54 kW dan Q =101,187 kVAR.   Kata kunci : Susut Tegangan, Susut daya, SVC (Static VAR Compensator).
Audit Energi Listrik untuk Meningkatkan Efisiensi di Gedung FISIP Universitas Brawijaya Jawoto Tri Prabowo; Unggul Wibawa; Moch. Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung FISIP adalah salah satu bangunan di Universitas Brawijaya yang mempunyai luas lantai besar dan bertingkat. Gedung FISIP terdiri dari gedung A, gedung Konektor dan gedung B. Audit energi diperlukan untuk mengetahui penggunaan energi listrik aktual serta mencari peluang hemat energi yang tepat. Gedung FISIP belum pernah dilakukan audit energi menyeluruh ke panel setiap lantai. Penulis melakukan  pengukuran langsung ke seluruh lantai. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengukuran langsung berupa tegangan, arus dan cos phi guna mendapatkan data primer. Analisis dari hasil perhitungan diarahkan ke peluang hemat energi. Dari hasil pengukuran langsung, konsumsi energi listrik gedung sebesar 26.993,96 kWh dalam 1 bulan dengan prosentase gedung A (37%), gedung Konektor (12%), dan gedung B (51%). Klasifikasi dan prosentase konsumsi beban gedung yaitu beban penerangan (17%), beban AC (69%), beban peralatan (14%). Hasil perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) gedung FISIP yang dibedakan antara lantai non-AC dan lantai ber-AC secara keseluruhan masih dalam kategori sangat efisien. Penghematan energi dilakukan dengan mengganti beban lampu dengan lampu LED, sedangkan beban AC diganti dengan AC teknologi inverter. Hasil analisis menunjukkan penghematan pada beban penerangan sebesar 4.184,3 kWh per bulan atau sebesar 49%. Penghematan pada beban AC sebesar 17.122,4 kWh per bulan atau sebesar 44 %. Return on Invest (RoI) beban penerangan sebesar 365% dalam 13 tahun, sedangkan beban AC sebesar 87% dalam 10 tahun.   Kata Kunci: Audit energi, Intensitas Konsumsi Energi (IKE), Penghematan, Lampu, AC, Return on Invest (RoI).
PERANCANGAN KONTROLER PID UNTUK PENGENDALIAN KESEIMBANGAN PADA SKATEBOARD ONE WHEEL Dendy Ridho Revianto; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi membuat kualitas kehidupan manusia semakin berkembang, banyak dari perusahaan yang saling berlomba dalam membuat teknologi yang dapat memudahkan kehidupan manusia, salah satu teknologinya adalah alat transportasi. Alat transportasi sangat bermacam-macam dari yang di darat, laut ataupun udara semua menggunakan teknologi. Transportasi darat sekarang ini tidak hanya difungsikan sebagai alat transportasi pada umumnya tetapi dibuat gaya hidup. Alat transportasi yang sedang banyak dikembangkan adalah alat transportsi satu roda atau sering disebut Segway, teknologi ini dapat digunakan jarak pendek, karena bebannya yang cukup berat sehingga sulit untuk dibawa kemana-mana. Dari masalah tersebut pada penelitian ini dibuat alat transportasi yang cukup ringan dan memenuhi gaya hidup yaitu skateboard  one wheel. Pada umumnya skatebord beroda empat, untuk memenuhi gaya hidup dibuat skatebord  dengan sentuhan teknologi yaitu skateboard one wheel. Skateboard ini memanfaatkan  gyroscope dan accelerometer sebagai sensor untuk menyeimbangkan badan dari skateboard. Roda memanfaatkan motor BLDC dan driver motor BTS7960, arduino uno sebagai mikrokontrolernya dan PID sebagai metode kontroler. Dengan menggunakan metode proporsional integratif derivatif yang ditanamkan pada kontroler arduino uno dengan nilai Kp=4, Ki=3 dan Kd=1 sistem dapat berjalan sesuai yang diinginkan yaitu skateboard dapat seimbang.   Kata Kunci — segway, gyroscope, accelerometer, skateboard, arduino, PID
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN KEMAMPUAN ISOLASI ARESTER 70 kV GARDU INDUK KEBONAGUNG Putra, Reza Hadi Editya; Purnomo, Hery; Wijono, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arester memegang peranan penting dalam menjaga peralatan di Gardu Induk Kebonagung dari tegangan tinggi, khusunya yang ditimbulkan dari sambaran petir. Adanya penurunan kemampuan isolasi pada arester untuk saluran transmisi 70 kV Gardu Induk Kebonagung – Gardu Induk Turen membuat perlindungan peralatan menjadi kurang optimal. Oleh sebab itu, adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi penurunan kemampuan isolasi arester. Adapun pada penelitian ini menunjukan bahwa usia menyebabkan degradasi pada permukaan isolator arester, sebab terlihat saat usia arester mencapai 22 tahun nilai tahanan insulasinya menurun hingga 51000 Ω (Phasa S), dan arus bocornya meningkat hingga 588 µA (Phasa S). Selain itu berdasarkan kategori bobot polutan IEC-60815 arester T/L Bay Turen 70 kV ini tergolong kategori sangat berat dengan hasil perhitungan ESDD 1,11 mg/ di permukaan isolator. Sambaran petir yang terjadi pada saluran transmisi 70 kV Gardu Induk Kebonagung – Gardu Induk Turen sebanyak 161 kali per 27 km dalam setahun. Dengan tegangan puncak 455 kV dan tegangan pelepasan arester 204 kV melebihi batas tegangan pelepasan arester. Tegangan tinggi yang diberikan sambaran petir menyebabkan flashover pada arester sehingga permukaan arester panas dan menyebabkan kemampuan isolasi arester menurun. Kata kunci: Arester, usia, polutan, sambaran petir
Pengendalian Hovering Pada Quadcopter Berbasis Kontroler PID Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO R3 Reza Hermansyah Ramdhani; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pengendalian (controlling) memiliki peran penting untuk perangkat otomatis agar dapat beroperasi dengan cara yang lebih simpel hingga pada keadaan self-drive. Dalam bidang penerbangan, teknologi pengendalian diaplikasikan pada Unmanned Air Vehicle (UAV) untuk membuat moda terbang tersebut dapat terbang dengan stabil yang salah satu contohnya adalah quadcopter. UAV quadcopter merupakan salah satu teknologi moda terbang tanpa awak yang dikendalikan dengan remote control. Quadcopter merupakan salah satu jenis pesawat yang bisa diklasifikasikan sebagai UAV namun kelasifikasi quadcopter masih di bawah UAV karena komponen pendukungnya tidak selengkap UAV Penelitian ini menggunakan sensor gyroscope GY-521 MPU 6050 untuk pembacaan sudut dari quadcopter dan pengendali Proporsional Integral Differential (PID) untuk mengendalikan hovering quadcopter agar dapat terbang dengan stabil. Stabil yang dimaksud adalah dapat mencapai setpoint 0°. Nilai parameter pengendali PID didapatkan dengan metode trial and error. Trial and error adalah metode menentukan parameter pengendali dengan cara perkiraan dan pengecekan sampai mendapatkan nilai parameter yang dapat mencapai setpoint. Kata Kunci: Quadcopter, Sensor Gyroscope, Hovering, Proporsional Integral Differential (PID).
DESIGN KONTROLER PI DIGITAL BERBASIS KRITERIA INTEGRAL ERROR KUADRATIK PADA SISTEM KONTROL KECEPATAN MOTOR DC Davin Wirawan Saputra; Mochammad Rusli; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam sistem kontrol adalah pencapaian spesifikasi performansi. Performansi yang dimaksud yaitu tentang kestabilan dan kecepatan respon. Hal ini dapat dicapai dengan mengoptimalkan parameter-parameter kontroler. Pada penelitian ini digunakan Integral of the Square Error (ISE) untuk menghitung parameter-parameter dari proporsional integral (PI) kontroler. Selain itu proses diskritisasi fungsi alih kontroler pada penerapannya juga perlu diperhatikan karena itu penelitian ini juga akan membandingkan tiga metode diskritisasi. Ketiga metode yang dimaksud adalah ZOH Equivalence, Pole-Zero Mapping, Bilinear Transformation. Berdasarkan perhitungan dan simulasi Matlab yang telah dilakukan dengan metode ISE maka didapatkan nilai Kp = 2,5 dengan Ki = 82,5. Parameter tersebut selanjutnya diterapkan pada program untuk menguji respon aktual dari perangkat keras yang telah dibuat. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap tiga metode diskritisasi diketahui metode Bilinear Transformation lebih baik daripada dua metode yang lain dengan nilai Td = 0,06 s, Tr = 0,08 s, Tp = 0,13 s, Mp = 6,6%, Ts = 0,192 s, error steady state = 2,35%. Kata Kunci — diskritisasi, Integral of the Square Error, kontroler, optimasi.
Bidirectional DC to DC Converter menggunakan Switching Manual Adistya Sekar Lestari; n/a Nurusaa'adah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart Grid merupakan pemanfaatan jaringan energi listrik yang dikembangkan di Indonesia sebagai jaringan listrik masa depan. Di Indonesia energi listrik yang kita peroleh berasal dari Pembangkit Tenaga Listrik (PLN) dengan sumber tegangan AC, sedangkan dalam kehidupan sehari-hari peralatan rumah tangga yang digunakan akan berfungsi cukup hanya dengan sumber DC untuk mengoperasikannya. DC Converter merupakan rangkaian yang mengubah tegangan DC dengan level tegangan tertentu ke tegangan DC dengan level tegangan yang lain. Penelitian ini menggunakan rangkaian H-Bridge dengan menggunakan 4 buah MOSFET. Perancangan DC Converter ini menggunakan driver H-Bridge IR2110 untuk mengontrol gate pada MOSFET. Pengujian ini menghasilkan sinyal picu berbentuk sinyal kotak sebagai sinyal input dan menghasilkan sinyal switching dengan level tegangan 5 V dan memiliki frekuensi 10 kHz. Perancangan Bidirectional DC to DC Converter ini telah mampu menghasilkan tegangan dari 12 V ke 24 V dan sebaliknya dari tegangan 24 V ke 12 V dengan beban 550 Ω dan beban 1 kΩ. Kata kunci-DC Converter, H-Bridge, Filter, driver IR2110
PERANCANGAN SWITCH OPERATION MODE RECTENNA PADA TELEVISI ANALOG UHF 476-806 MHz Jaka Adhitya Bramanta; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memanfaatkan sumber energi yang terbuang, teknologi energi harvesting adalah alternatif yang dapat digunakan. Rectenna merupakan gabungan dari kata "rectifying" dan "antenna" yaitu sebuah teknologi yang memanfaatkan gelombang elektronik untuk dikonversi ke energi listrik. Pada penelitian ini dirancang satu buah rectenna dan sebuah switch yang menggunakan relay. Kerja relay pada sistem ini adalah berfungsi sebagai saklar atau switch otomatis, yang akan menghubungkan antenna dengan rectifier saat TV mati dan menghubungkan antenna dengan TV saat TV menyala.  Rectifier ini dirancang dengan menggunakan 4 buah dioda 1N60 dan 1 buah kapasitor SMD C1206. Antenna yang digunakan pada penelitian ini adalah antenna TV UHF indoor dengan booster. Pada switch menggunakan relay srd-05vdc-sl-c Kata Kunci:  rectenna, switching, energy harvesting, energi elektromagnetik.
ANALISIS PENURUNAN LEVEL DAYA TERIMA GAIN SMARTPHONE DENGAN PENAMBAHAN USER DALAM KEADAAN INDOOR DAN OUTDOOR Dhody Persada; Rudy Yuwono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract- Ponsel cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. penerimaan daya level terima smartphone apakah sangat berpengaruh dengan penambahan user dan kondisi indoor dan outdoor. Pada peneltian ini, dilakukan pengukuran smartphone pada kondisi indoor dan outdoor dengan mengguakan acces point. Smartphone diletakan didalam kotak yang sudah dibuat dengan ukuran tertentu. Kemudian mengukur kuat medan elektromagnetik sebesar 18,24⨯  W/m, dengan hasil penerimaan kondisi indoor dan outdoor pada smartphone kondisi indoor menggukan kotak kardus nilai terbaik sebesar -23 dBm dalam waktu 1 menit untuk selang waktu 5 menit level daya terima yang terbaik adalah -23 dBm, untuk kondisi outdoor menggunakan kotak kardus dalam selang waktu 1 menit nilai terbaik adalah -24 dBm untuk selang waktu 5 menit level daya terima yang terbaik adalah -26 dBm. Dialakukan kembali pengukuran degan menggunakan kotak akrilik/mika dengan hasil pengukuran dalam selang waktu 1 menit dengan kondisi indoor didapatkan nilai terbaik -22 dBm untuk selang waktu 5 menit level daya terima yang terbaik adalah -23 dBm untuk kondisi outdoor dalam selang waktu 1 menit didapatkan nilai sebesar -25 dBm untuk selang waktu 5 menit didapatkan nilai terbaik adalah -24 dBm.
Pengaruh Radiasi Gelombang Wi-Fi 2.4 GHz Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau Achmad Aburizal Bakhri; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, digunakan sebanyak 3 buah access point yang didekatkan di sampel biji kacang hijau untuk mengetahui pengaruh gelombang elektromagnetik frekuensi 2,4 GHz terhadap pertumbuhan biji kacang hijau. Pengambilan data dilakukan dengan meletakkan kelompok sampel dekat (jarak 30cm) dengan access point wi-fi dengan divariasikan jumlah access point yang digunakan yaitu sebanyak 3 buah, 2 buah, dan 1 buah selama 6 x 24 jam. Sebagai kontrol perlakuan, maka satu kelompok sampel diletakkan di area tanpa koneksi wi-fi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kuat medan listrik yang berasal dari 3 access point wi-fi sebesar 63 mV/m, sampel dapat tumbuh paling tinggi hingga 8,6 cm. Untuk sampel dengan 2 access point dengan kuat medan listrik 63 mV/m, sampel dapat tumbuh mencapai 8,8 cm. Dan untuk sampel dengan 1 access point dengan kuat medan 1 access point 0.792 mV/m , sampel dapat tumbuh mencapai 8,8 cm dan 9 cm. Sedangkan sampel kontrol yang tidak didekatkan dengan access point dapat tumbuh hingga 9,5 cm. Dari hal tersebut dapat terlihat bahwa sampel mengalami pertumbuhan lebih lambat jika diberi radiasi gelombang elektromagnetik. Penulis menyimpulkan bahwa radiasi gelombang elektromagnetik 2,4 GHz mengganggu kinerja dari kacang hijau untuk tumbuh.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue