cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014" : 391 Documents clear
Analisis Efektivitas Jalur-Jalur Transmisi Kebijakan Moneter dengan Sasaran Tunggal Inflasi di Indonesia Mohamad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.435 KB)

Abstract

Transmission mechanism of monetary policy moves through various pathways, includingdirect monetary channel,interest ratechannel,credit channel, andexchange rate channel. This study used Vector Auto regression (VAR) model to analyze effectiveness of monetarypolicy transmission mechanism in Indonesia through the fourth channelperiod between 2000 first quarter to 2013 third quarter.This study used secondary data issued by BankIndonesia and BPS as well as from International Finance Statistic (IFS).The results showed that the interest rate channel isthemost effective compared with other pathways. The analysis is done through testing impulse response and variance decomposition tests illustrate the reliability of the use of the interest rate channel in reaching the end of the inflation target. Interest rates on the interbank money market is the most suitable variable is used as an operational target for the interest rate channel. Test results on path impulse response rate indicates that shocks RPUAB get a strong response and fast too.Keywords :transmission mechanismof monetary policy, inflation targeting, VAR analysis.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH UNIT USAHA, INVESTASI, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI KECIL DI KABUPATEN MALANG Saputra, Rio Dhuwi; Pratomo, Devanto Shasta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.116 KB)

Abstract

This paper is made with the aim to explain how the effect of business units, investment, and the minimum wage on  labor  in  small industries Malang districts. Then to explain the effect of each independent variable which business units, investment, and the minimum wage on  labor. Dependent variable, we used multiple linear regression analysis model by analyzing the classical assumption that includes: normality test, heteroscedasticity, multicollinearity test,  and the autocorrelation test. It is also done some statistical analysis is by T test, F  test, and test R2. The results showed that each of the independent variables are business units, investment, and the minimum wage significantly affect the dependent variable is labor. while among some of the most influential independent variables on the dependent variable is the business unit.Keyword: Business units, Investment, Minimum wage on labor, Small industries
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (Studi Kasus Di Kabupaten Kota Jawa Timur Tahun 2008-2012) Febrian Dwi Prakarsa; Iswan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.031 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan  pengeluaran pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kota Jawa Timur Tahun 2008-2012. Penelitian ini menggunakan analisis  data panel di setiap 37 Kabupaten kota yang ada di Jawa Timur tahun 2008-2012 juga dilakukan uji chow dan uji Hausman untuk menentukan data regresi yang akan dipakai dalam penelitian ini. Data ini diperoleh dari data sekunder dari BPS dan DJPK. Dari hasil  analsisis data panel Random Effect Model   diperoleh bahwa PAD berpengaruh secara kurang signifikan dan berpengaruh negatif, sementara Belanja barang dan jasa berpengaruh secara positif dan signifikan, lalu belanja modal berpengaruh secara  signifikan dan negatif terhadap peertumbuhan ekonomi.  Juga dipaparkan bagaimana peneliti memberi solusi dan sarannya untuk pemerintah daerah berdasarkan teori yang sudah ada. Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Pengeluaran Pemerintah, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, pertumbuhan ekonomi
Faktor-Faktor Penentu Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Studi Pada Tahun 2009-2013) An’im Kafabih; Marlina Ekawaty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel bank-specific,  yaitu,  asset size, likuiditas dan  operational efficiency  dan kondisi ekonomi, yaitu, inflasi dan gross domestic product terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode waktu 2009 – 2013. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel  fixed effect model  untuk menguji hipotesis penelitian. Analisis empiris menunjukkan bahwa likuiditas dan  gross domestic product  berpengaruh positif terhadap profitabilitas BUS di Indonesia sedangkan  operational efficiency  dan inflasi berpengaruh negatif terhadap profitabilitas BUS di Indonesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa kenaikan asset size tidak ikut menaikkan profitabilitas BUS. Hal ini karena persentase kenaikan aset BUS tidak diikuti persentase kenaikan profit BUS yang didapat. Kata Kunci : Profitabilitas BUS, Bank-specific, Makroekonomi. 
Dampak Ekonomi Keberadaan Mall Olympic Garden Terhadap Kegiatan Usaha Sektor Informal Disekitarnya Zeli Wahyuningsih Partin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.284 KB)

Abstract

Adanya penelitian dari Mc. Gee and Yeung (1997) menyatakan bahwa pada umumnya PKL cenderung untuk berlokasi secara mengelompok pada area yang memiliki tingkat intensitas aktivitas yang tinggi dan Rachbini dan Hamid (1994) menunjukkan bahwa dari sekitar dua juta buruh atau pegawai sektor formal di Jakarta kurang lebih satu setengah juta membeli makanan dari sektor informal karena kondisi penerimaan gaji yang pas-pas an. Penelitian ini membuat saya tertarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik usaha sektor informal di sekitar MOG dan mengetahui dampak ekonomi keberadaan MOG terhadap kegiatan usaha sektor informal informal disekitar MOG. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan  teknik analisis statistik deskriptif, dengan lokasi penelitian di sekitar MOG Malang (Kawi Atas, Tangkuban Perahu, dan Bareng). Karakteristik dari sektor usaha informal ini adalah sesuai dengan ciri-ciri usaha sektor informal pada teori-teori sebelumnya. Dari hasil deskriptif, ternyata MOG tidak begitu berdampak terhadap pertumbuhan usaha sektor informal di sekitarnya karena ada banyak penghitungan modal, laba, produktivitas hasil usaha dan lain-lain yang masih mengalami konstan (tetap) dan tidak mengalami kenaikan. Kata kunci : pusat perbelanjaan, MOG, sector informal
DINAMIKA PENGELOLAAN BPHTB SETELAH DIALIHKAN MENJADI PAJAK DAERAH (STUDI KASUS PADA KOTA KEDIRI DI PROVINSI JAWA TIMUR) Tiara Juniar Soewardi; Candra Fajri Ananda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.854 KB)

Abstract

This study conducted to know about  the dynamics of BPHTB tax diverted into regional tax in Kediri city, in the light of BPHTB diversion into regional tax.  The  dynamics meant here is  the implementation of the management and BPHTB collection in Kediri City since diverted into local taxes, both  benefits and barriers that  occurred.  This study used qualitative method, with descriptive approach. The source of data obtained from in-depth interview, documentation, observation, and secondary data that complete this study. Result of this study shows that kediri city is prepared enough to face the diversion of BPHTB to regional tax, this can be seen from the institutional side (the act, organization, and practical procedure), and infrastructures and human resources that well enough, even there are still some of the aspects that needs to be improved. Motivation of kediri government to fix the regulation suitable with the its regional condition become a supporting factor for BPHTB diversion in Kediri city, and proved from the elimination of validation, in accordance with letter from BPN, that is SE BPN No 5/SE/IV/2013. And the lack of quality from human resources, especially in the field of appraisal, field check, and the management of tax affairs become the inhibitors of the speed and practice of BPHTB collection. Cooperation between regional government has been maintained well, and this can be seen from the coordination that has been done with related party each year, and resulted in the quick response on the emerging problem. Those factors become the consideration of the government to judge the correct policy to fix the BPHTB collection management after being diverted into regional tax. Further studies needed in the area of the suitability from BPHTB tax with PPh-PHTB to avoid tax fraud. Regional government also have to decide a farming policy which is suitable for the condition of the surrounding area that it governs. Keywords : BPHTB, local/regional tax, local taxing power, regional development funding
TINGKAT KONTRIBUSI DAN EFEKTIFITAS PAJAK HOTEL DAN RESTORAN PADA PENDAPATAN DAERAH (PAD) KABUPATEN MALANG , JAWA TIMUR Arif suciadi Romadhon
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.936 KB)

Abstract

Sumber penerimaan PAD antara lain berasal dari pungutan pajak daerah, retribusi daerah, hasil dari perusahaan daerah, penerimaan dari dinasdinas, serta penerimaan lainnya yang termasuk dalam PAD yang bersangkutan, dan merupakan pendapatan daerah yang sah. Jumlah penerimaan komponen pajak daerah dan retribusi daerah sangat dipengaruhi oleh banyaknya jenis Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang diterapkan serta disesuaikan dengan peraturan yang berlaku yang terkait dengan penerimaan kedua komponen tersebut. Jenis penelitian yg digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian hanya terbatas pada prosentase yang di dapat dari data kuantitaif yg berkaitan dengan penerimaan pajak hotel dan restoran di Kabupaten Malang. selanjutnya dari hasil perhitungan prosentase tersebut. Metode Analisis Data, gambaran tentang perkembangan penerimaan pendapatan asli daerah, pertumbuhan pajak daerah, pemungutan pajak daerah, serta pertumbuhan pajak hotel dan restoran sebelum kena pemungutan pajak dan setelah dipungut pajak. Analisis kontribusi Analisis Efektifitas, Analisis efesiensi. Target dan realisasi pajak hotel dan restoran di Kabupaten Malang tahun 2009-2013 sebelum terkena pajak berdasarkan Peraturan Bupati No 8 tahun 2010 tentang pajak daerah, dari target diketahui adanya peningkatan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013. begitu juga dengan realisasi dari tahun 2009 – 2013 mengalami peningkatan. \ Keyword : efektifitas pajak hotel dan restoran, kontribusi pajak hotel dan restoran, DPPKA dispenda Kabupaten Malang.
The Death of Competitive in Comparative Advantage: The Importance Analysis of Public Policy Case Study of Chicken Farming in Blitar Regency, East Java Province, Indonesia Putri Dwi Maulina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformation of public policy for chicken farming in Blitar Regency, East Java Province, Indonesia was very important. Blitar Regency was able to supply chicken’s eggs as many as 70% for province and 30% for national in 2010. But, reality showed that the farmers often got loss and they always were pressured by their partner. Focus of this paper is to describe what and why these conditions occur and to consider what policy which is needed to solve these problems. Results of this research showed that chicken farming in Blitar had comparative advantage which was able to export to other regions, but the competitiveness was still low. In terms of public policy, central and local government only supported the preliminary stages but they didn’t provide further regulation to protect the farmers from the exploitation of their partner and broker who made them be loss. Keywords: public policy, comparative advantage, competitive advantage, productivity, organic law
ANALISIS TINGKAT INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN (Studi Pada Kawasan Gerbangkertasusila Tahun 2006-2012) Choirunnisa Nur; Dwi Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.792 KB)

Abstract

Perekonomian Provinsi Jawa Timur mengalami perubahan sumber  pertumbuhan dari sektor industri pengolahan yang merupakan sektor  tradable  menjadi sektor pedagangan, hotel, dan restoran yang merupakan sektor  non-tradable.  Perubahan  sumber pertumbuhan ini mnegindikasikan adanya gejala deindustrialisasi. Fenomena ini juga tercermin di Kawasan Gerbangkertasusila. Menurut teori pertumbuhan industri Kaldorian, tingkat investasi yang merupakan faktor produksi menjadi faktor penting yang perlu disorot dalam kajian mengenai deindustrialiasi dikarenakan tingkat investasi mampu memberikan insentif industrial pada sebuah perekonomian.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat investasi dan implikasinya terhadap pertumbuhan sektor industri pengolahan yang diacu dari dua sisi, yaitu output share dan employment share.   Metode analisis yang digunakan adalah Two Stage Least Square (2SLS) dengan data sekunder dalam bentuk data panel.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat investasi adalah tingkat pendidikan dan belanja modal. Tingkat pendidikan mampu meningkatkan produktivitas dan berimplikasi pada peningkatan pertumbuhan dan menarik investor untuk berinvestasi dalam kegiatan produksi tersebut. Sedangkan belanja modal yang merupakan cerminan dari peran pemerintah memiliki pengaruh secara negatif terhadap tingkat investasi. Disisi lain, infrastruktur sebagai cerminan kapasitas daerah belum mampu meberikan pengaruh terhadap tingkat investasi.  Peningkatan investasi akan berpengaruh pada peningkatan output share sektor industri pengolahan. Hal ini dikarenakan investasi mampu meningkatkan skala produksi yang berimplikasi pada ekspansi pertumbuhan industri.  Peningkatan investasi akan berpengaruh pada penurunan  employment share  sektor industri pengolahan. Hal ini disebabkan karena di Kawasan Gerbangkertasusila didominasi oleh industri dengan capital-intensive.   Kata Kunci: Tingkat Investasi, Infrastruktur, Indeks Pendidikan, Belanja Modal, Output Share, Employment Share, Two Stage Least Square (2SLS).
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Tenaga Kerja Untuk Tetap Bekerja di Sektor Pertanian (Studi Kasus Kecamatan Pujon) Nur Yuni Afifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.117 KB)

Abstract

Peran sektor pertanian terhadap perekonomian Indonesia terus menurun setiap tahunnya dibandingkan dengan sektor lainnya.  Uniknya sektor  ini mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar, terutama di wilayah pedesaan.  Penelitian ini bertujuan  untuk  menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  keputusan tenaga kerja untuk tetap bekerja di sektor pertanian. Kecamatan Pujon dipilih sebagai lokasi penelitian karena sebanyak 86,6% penduduknya bekerja di sektor pertanian.  Metode analisis yang digunakan adalah model regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 variabel yang diteliti, hanya variabel waktu luang (time leisure) dan  jumlah tanggungan merupakan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan tenaga kerja untuk tetap bekerja di sektor pertanian. Variabel waktu luang memiliki pengaruh yang positif. Hal ini dikarenakan masih kentalnya tradisi di Kecamatan Pujon untuk berkumpul dengan tetangga atau komunitas usai bekerja, sehingga tenaga kerja mempertimbangkan waktu di luar bekerja yang lebih banyak untuk dapat memenuhi tradisi tersebut. Sedangkan jumlah tanggungan  memiliki pengaruh yang negatif. Semakin banyaknya jumlah orang yang harus ditanggung akan memberikan tuntutan atas pemasukan yang lebih tinggi. Sehingga tenaga kerja akan cenderung memilih pekerjaan di luar sektor pertanian yang menawarkan pendapatan lebih tinggi. Kata kunci: sektor pertanian, tenaga kerja

Filter by Year

2013 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue