cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 2,807 Documents
PENGARUH GAYA HIDUP DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK (Studi pada Perempuan yang Membeli Brand Zara di Grand Indonesia Jakarta) Stanley Nathaniel G. B.; Achmad Fauzi DH
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to (1) know and explain partially influence of Lifestyle variable on Product Purchasing Decision, (2) know and explain partially influence of Product Innovation variable on Product Purchasing Decision, (3) know and explain simultaneously influence of Lifestyle and Product Innovation variable on Product Purchasing Decision. The type of research that used in this research is explanatory research. This research method is survey method with quantitative approach. Variables in this study include Lifestyle, Innovation Product, and Product Purchasing Decision. The population in this study is Women who bought Zara Product. Another characteristic is a woman between the ages of 17 to 24 years. The sampling technique in this research is nonprobability sampling with purposive sampling technique. The sample of this research is 116 respondents. Data analysis that used in this research is descriptive statistical analysis and multiple linear regression analysis. Multiple linear regression result show that Lifestyle and Innovation Product have a significant effect on Product Purchasing Decision. Based on this research result, Zara should maintain and improve Product Innovation on Zara Brand, because this variable is the most influential variable on Product Purchasing Decision. Keywords: Lifestyle, Product Innovation, Product Purchasing Decision АBSTRАK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh secara parsial variabel Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Produk, (2) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh secara parsial variabel Inovasi Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk, (3) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh variabel Gaya Hidup dan Inovasi Produk secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian Produk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research. Metode yang digunakan ialah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi Gaya Hidup, Inovasi Produk, dan Keputusan Pembelian Produk. Populasi dalam penelitian ini adalah Perempuan yang membeli Produk Zara di Grand Indonesia Jakarta. Karakteristik lainnya adalah berusia antara 17 sampai 24 tahun dan berdomisili di DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah 116 orang responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Gaya Hidup dan Inovasi Produk berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Produk, baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya pihak Zara dapat mempertahankan serta meningkatkan Inovasi Produk pada brand Zara, karena variabel Inovasi Produk mempunyai pengaruh yang dominan dalam memengaruhi Keputusan Pembelian Produk. Kata Kunci: Gaya Hidup, Inovasi Produk, Keputusan Pembelian Produk
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi pada Karyawan PT Bali Age Surabaya) Rakka Adittya Azharuddin; M. Djudi Mukzam
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The kind of research used is explanatory research with a quantitative approach. The population in this research is all employees of PT. Bali Age Surabaya in amount 57 employees. The sampling technique used is the saturated sample technique. Analysis of the data used in the research is descriptive and path analysis. The results of the research indicates that the physical work environment variables have a significant effect on Job Satisfaction variables with beta path coefficients of 0.512 and significance values ​​of 0.001 (p <0.05). The variable non-physical work environment has a significant effect on Job Satisfaction variables with beta path coefficient of 0.296 and a significance value of 0.042 (p <0.05). Variable physical work environment has a significant effect on employee performance variables with beta path coefficient of 0.299 and a significance value of 0.040 (p <0.05). The variable non-physical work environment has a significant effect on employee performance variables with beta path coefficient of 0.278 and a significance value of 0.040 (p <0.05). Job Satisfaction variables have a significant effect on employee performance variables with beta path coefficients of 0.327 and a significance value of 0.010 (p <0.05). Kеywords: Physical Work Environment, Non-Physical Work Environment,Job Satisfaction, Job Performance АBSTRАK Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Bali Age Surabaya sejumlah 57 orang karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampel jenuh. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif dan path analysis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan koefisien jalur beta sebesar 0,512 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05). Lingkungan Kerja Non Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan koefisien jalur beta sebesar 0,296 dan nilai signifikansi 0,042 (p<0,05). Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan koefisien jalur beta sebesar 0,299 dan nilai signifikansi 0,040 (p<0,05) serta perhitungan Indirect Effect 0,167 dan Total Efeect sebesar 0,466. Lingkungan Kerja Non Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan koefisien jalur beta sebesar 0,278 dan nilai signifikansi 0,040 (p<0,05) perhitungan Indirect Effect 0,096 dan Total Efeect sebesar 0,375. Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan koefisien jalur beta sebesar 0,327 dan nilai signifikansi 0,010 (p<0,05). Kаtа Kunci: Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan
PENGARUH KECUKUPAN MODAL, FUNGSI INTERMEDIASI, PEMBIAYAAN BERMASALAH, BIAYA OPERASI, DAN PANGSA PASAR TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH (Studi Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2010-2017) Muhamad Ibrahim; Nila Firdausi Nuzula; Ferina Nurlaily
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banking business activities are very closely related to public trust. That is, the more banks can be trusted, the greater the potential of the community to use banking services. This community trust can arise and be maintained with the existence of a stable bank financial performance, and this can be measured using bank’s profitability. The purpose of this research is to analyze the factors that affect Islamic Bank’s profitability in Indonesia for year 2010 - 2017, including capital adequacy represented by the Capital Adequacy Ratio (CAR), the intermediation function represented by Financing to Deposit Ratio (FDR), problem financing which is represented by the ratio of Non-Performing Financing (NPF), operating costs represented by using the ratio of Operational Cost per Operating Income (BOPO), and market share that uses financing market share as a measurement tool. The research method used in this study is explanatory research with a quantitative approach, while the data analysis used is multiple linear regression. The results of this study indicate that CAR, FDR, NPF, BOPO, and market share have a significant effect simultaneously on ROA; CAR and FDR do not have a significant effect on ROA; NPF, BOPO, and market share have a significant influence on ROA. Kеywords: Islamic Banking, Profitability, CAR, FDR, NPF, BOPO, Market Share, ROA АBSTRАK Kegiatan usaha perbankan sangat erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat. Artinya, semakin bank dapat dipercaya, maka semakin besar potensi masyarakat untuk menggunakan jasa perbankan. Kepercayaan masyarakat ini dapat muncul dan terjaga dengan adanya kinerja keuangan bank yang stabil, dan hal ini dapat diukur dengan menggunakan profitabilitas bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor–faktor yang memengaruhi profitabilitas bank syariah (menggunakan rasio Return on Asset) di Indonesia periode 2010 – 2017, diantaranya adalah kecukupan modal yang direpresentasikan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR), fungsi intermediasi yang direpresentasikan dengan Financing to Deposit Ratio (FDR), pembiayaan bermasalah yang direpresentasikan dengan rasio Non-Performing Financing (NPF), biaya operasi yang direpresentasikan dengan menggunakan rasio Biaya Operasional per Pendapatan Operasional (BOPO), dan pangsa pasar yang menggunakan pangsa pasar pembiayaan sebagai alat pengukurannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) CAR, FDR, NPF, BOPO, dan pangsa pasar memberikan pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap ROA; 2) CAR dan FDR tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ROA; 3) NPF, BOPO, dan pangsa pasar memberikan pengaruh signifikan terhadap ROA. Kаtа Kunci: Bank Syariah, Profitabilitas, CAR, FDR, NPF, BOPO, Pangsa Pasar, ROA
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Pada Semua Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017) Sabrina Firdausi Rohiman; Cacik Rut Damayanti
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A firm financial condition can be affected by internal or external factors. Economic problem is a problem of external factors that will still be faced by Indonesia in the next few years. Inflation, exchange rates and rates are part of external factors that can make a firm in financial distress position. The purpose of this study is to determine how significant the influence of inflation, exchange rates and rates towards financial distress by using multiple linear regression analysis. This study uses monthly data from January 2013 to December 2017 with a sample of 27 in all sub-sectors of companies that are listed on the Indonesia Stock Exchange. The result of this research showed that; 1) Partial inflation does not have a significant effect towards financial distress; 2) Partial exchange rates have a significant effect towards financial distress; 3) Partial rates do not have a significant effect towards financial distress. Results of this research are expected to be able to see a firm financial distress state so that it can avoid bankcruptcy condition. Keywords: Inflation, Exchange Rates, Interest Rates, Financial Distress АBSTRАK Kondisi keuangan suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh faktor internal ataupun faktor eksternal. Permasalahan ekonomi merupakan permasalahan faktor eksternal yang masih akan dihadapi Indonesia beberapa tahun mendatang. Inflasi, nilai tukar dan kurs merupakan bagian dari faktor eksternal yang dapat membuat suatu perusahaan berada pada posisi financial distress. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh inflasi, nilai tukar dan kurs terhadap financial distress dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menggunakan data bulanan dari bulan Januari 2013 hingga Desember 2017 dengan jumlah sampel 27 di semua sub sector perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress; 2) Nilai tukar secara parsial berpengaruh signifikan terhadap financial distress; 3) Kurs secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat melihat keadaan financial distress suatu perusahaan sehingga dapat menghindari kondisi kebangkrutan. Kata Kunci: Inflasi, Nilai Tukar, Suku Bunga, Financial Distress  
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Besar Barang Produksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018) Poppy Shafitri Akmil; Achmad Husaini; Ferina Nurlaily
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community prosperity can be reflected in its active conduct of trade and abenchmark for country’s economy and can be seen from the development of the balance of trade. In 2018 there was a deficit in Indonesia’ balance of trade because imports exceeded exports and so fell drastically on balance of trade.besides that, deficit also because production competion not strong enough, so needs the knowledge to improve the competitive advantage. The aims from this research is to know the influence of the intellectual capital that proxied by Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added on Return on Assets and find out which variable is the dominant influence on Return on Assets. The type of research used is explanatory. The populations on this study are 39 companies then found 14 companies that met the criteria. Independent variable used is Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added and for dependant variable is Return on Assets. Analysis method used is descriptive analysis, classic assumption test and multiple linear regression analysis. Keywords: Intellectual Capital, Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added, Return on Assets АBSTRАK Kemakmuran masyarakat dapat dicerminkan dari keaktifannya melakukan perdagangan dan juga menjadi tolak ukur tingkat perekonomian suatu negara dan dapat dilihat dari perkembangan neraca perdagangan. Pada 2018 terjadi defisit pada neraca perdagangan Indonesia karena kegiatan impor meningkat dan melebihi peningkatan ekspor menyebabkan terjadinya penurunan pada neraca perdagangan. Selain itu, defisit juga karena tidak kuatnya persaingan produksi yang dilakukan sehingga dibutuhkannya pengetahuan untuk dapat meningkatkan keunggulan kompetitif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Intellectual Capital yang diproksikan oleh Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added terhadap Return on Assets dan mengetahui variabel mana yang paling dominan berpengaruh terhadap Return on Assets. Jenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory. Populasi dalam penelitian adalah 39 perusahaan dan memperoleh 14 perusahaan yang memenuhi kriteria. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added dan untuk variabel dependen menggunakan Return on Assets. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan regresi linier berganda. Kata Kunci : Intellectual Capital, Value added capital employed, Value added human capital, Structural capital value added, Return on Assets
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP PELAPORAN KEUANGAN MELALUI INTERNET/(INTERNET FINANCIAL REPORTING) (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Industri dan Kimia yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017) Madadina Nur Amalina Putri; Devi Farah Azizah
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet financial reporting is the disclosure of financial information on the company’s website. The development of information technology, then any work or activity can be resolved more effectively and efficiently. Internet financial reporting is expected to increase the company’s communication with external and internal companies, stakeholders, and other parties concerned with company. The purpose of this study had to determine the effect of firm size, leverage, and profitability variable on Internet Financial Reporting on industrial and chemical sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange period 2017. The type of research used is explanatory research. The object of this research is the industrial and chemical sub-sector manufacturing companies are listed on the Indonesia Stock Exchange in period 2017. The number of objects in this study are 58 companies. Analysis techniques of this research is used descriptive statistics, classic assumption tests, and hypothesis testing. The result of the study showed that firm size, leverage, and profitability positively contributed to the financial reporting by internet/Internet Financial Reporting. Keywords : Internet Financial Reporting, Total Assets, Debt To Equity Ratio, Return On Assets. АBSTRАK Pelaporan keuangan melalui internet merupakan pengungkapan informasi keuangan menggunakan situs web perusahaan. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi, maka segala pekerjaan maupun kegiatan dapat diselesaikan secara lebih efektif dan efisien. Pelaporan keuangan melalui internet diharapkan dapat meningkatkan komunikasi perusahaan dengan pihak eksternal maupun internal, pemangku kepentingan, dan pihak lain yang terkait dengan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Internet Financial Reporting pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dan kimia yang terdaftar di BEI periode 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor industri dan kimia yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2017. Jumlah objek dalam penelitian ini adalah 58 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas berpengaruh terhadap pelaporan keuangan melalui internet/Internet Financial Reporting. Kata Kunci : Internet Financial Reporting, Total Aktiva, Rasio Hutang Terhadap Ekuitas, Tingkat Pengembalian Aset.  
ANALISIS PENGENDALIAN KREDIT RITEL SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MENGANTISIPASI KREDIT BERMASALAH (Studi pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk. Kantor Cabang Malang Kawi) Yanti Lidiawaty; Achmad Husaini
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Businesses always expect sustainability and developments that require funding. Funding problems often occur, and one of the solutions is by borrowing or making credit to those who provide them. Bank as one of the credit service providers analyzes the requirements of debitors that determine credit given, because the bank avoids non-performing loans and wants the loaned funds back so the Bank avoids losses and freezing operating. In providing credit, control is needed to ensure that the distributed loans remain safe and avoid non-performing loans. The purpose of this study is to determine the number of non performing loans and the ratio of Non Performing Loans (NPL) and credit control that the Bank does in giving these loans. The research analysis method is descriptive. The control elements which become the focus of this research are competent and trustworthy personnel, separation of duties, appropriate authorization procedures, adequate documents and records, and physical control of assets and records. The method of analysis is done by interview and documentation. Kеywords: Credit, NPL, Control АBSTRАK Bisnis selalu mengharapkan keberlangsungan dan perkembangan yang memerlukan pendanaan yang tidak sedikit. Masalah pendanaan kerap kali terjadi, dan salah satu solusi yakni dengan cara meminjam dana atau melakukan kredit pada pihak yang menyediakan. Bank sebagai salah satu pihak penyedia layanan kredit dalam memberikan pinjaman uang kepada debitur menganalisis secara ketat persyaratan-persyaratan yang menjadi penentu diberikannya kredit, hal ini dilakukan karena bank menghindari kredit bermasalah dan menginginkan dana yang dipinjamkannya kembali dan Bank terhindar dari kerugian dan pembekuan operasi. Dalam memberikan kredit dibutuhkan pengendalian untuk memastikan kredit yang disalurkan tetap aman dan terhindar dari kredit bermasalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kredit bermasalah dan rasio Non Performing Loan (NPL) dan pengendalian kredit yang Bank lakukan dalam menyalurkan kredit ini. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif. Adapun unsur pengendalian yang menjadi fokus penelitian ini adalah personel yang kompeten dan dapat dipercaya, adanya pemisahan tugas, prosedur otorisasi yang tepat, dokumen dan catatan yang memadai, serta kontrol fisik aktiva dan catatan. Metode analisis dilakukan yakni dengan wawancara dan dokumentasi. Kata kunci: Kredit, NPL, Pengendalian
ANALISIS PENDETEKSIAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN,BENEISH RATIO INDEX (Studi,Pada,Perusahaan Sektor,Manufaktur yang Terdaftar di Bursa,Efek,Indonesia Periode 2016-2017) Islami Putri Apriani; Nila Firdausi Nuzula
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies always want to show that they are in good financial conditions. Companies sometimes commit financial statements fraud to make its financial conditions look good. This study aims to find out how many manufacturing sector companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2017 commit fraudulent financial statements and analyzed the loopholes used in conducting fraud. This research is a descriptive study with a quantitative approach. The indicators that used were eight variables of Beneish ratio index and M-score based on Beneish's 1999 findings in his journal "The Detection of Manipulation Earning". That eight variables is consist of DSRI,/GMI,/AQI,/SGI,/DEPI,/SGAI, LVGI, and TATA. These eight variables are used to determine the value of M-Score and detect companies that manipulate or commit fraudulent financial statements. The results of the research stated that of the 66 companies studied, 25 companies were indicated as manipulators, 38 companies indicated as non-manipulators and 3 companies indicated as gray companies. The percentage of each company indicated as manipulators, non-manipulators and gray companies were 37.88%, 57.58%, and 4.55% respectively. The company that has the highest M-Score value is PT Kabelindo Murni Tbk. (KBLM), while the lowest is PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG). Keywords: Financial Statement Fraud, Beneish ratio index, M-Score. ABSTRAK Perusahaan selalu ingin menampilkan kondisi keuangan yang baik. Ketika menampilkan kondisi keuangan yang baik tersebut, perusahaan kadangkala melakukan kecurangan dengan cara memanipulasi laporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016-2017 yang terindikasi melakukan kecurangan laporan keuangan dan menganalisis celah yang digunakan dalam melakukan kecurangan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Indikator yang digunakan adalah delapan variabel Beneish ratio index dan M-score berdasarkan hasil penemuan Beneish tahun 1999 dalam jurnalnya “The Detection of Manipulation Earning”. Beneish ratio index tersebut adalah DSRI,/GMI,/AQI,/SGI,/DEPI, SGAI,/LVGI, TATA. Delapan variabel tersebut digunakan untuk mengetahui nilai M-Score dan mendeteksi perusahaan yang memanipulasi atau melakukan kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian menyatakan dari 66 perusahaan yang diteliti, sebanyak 25 perusahaan terindikasi sebagai manipulator, 38 perusahaan terindikasi sebagai,non-manipulator dan 3 perusahaan terindikasi sebagai grey,company. Persentase masing-masing perusahaan terindikasi manipulator, non-manipulator dan grey company berturut-turut adalah 37,88%, 57,58%, dan 4,55%. Nilai M-Score paling tinggi dimiliki oleh PT Kabelindo Murni Tbk. (KBLM), sedangkan nilai M-Score terendah dimiliki oleh PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG). Kata kunci: Kecurangan Laporan Keuangan, Beneish ratio index, M-Score.  
PENGARUH BLACK CAMPAIGN KELAPA SAWIT TERHADAP HARGA KELAPA SAWIT DUNIA DAN EKSPOR KELAPA SAWIT INDONESIA (Studi pada Negara Belanda, Spanyol, Cina dan India periode Agustus 2016 – Oktober 2017) Anita Dio Yonanda; Suhadak Suhadak
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 72, No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to make certain about differences in the price of palm in international market and Indonesian Palm Oil international sales because of the black campaign of palm oil by the European Union through the European Parliament Resolution: Report on Oil and Deforestation of Rain Forest. Event study research used as the study’s type using difference test as analysis technique. Sampling used a purposive sampling method which obtained Netherlands, Spain, China and India as samples. The results showed a significant difference on the prices of palm in international market after the resolution was issued. The value of Indonesian Palm Oil international sales at two countries was declining but the hypothesis test did not show a significant difference. Through these results it can be concluded that the black campaign carried out by the European Union made the price of palm drift down but does not influence Indonesian Palm Oil’s exports. Keywords: Export, Price, Palm, Resolution ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan harga kelapa sawit di pasar global dan ekspor kelapa sawit Indonesia sebelum dan sesudah dilakukannya black campaign minyak sawit oleh Uni Eropa melalui Resolusi European Parliament: Report on Oil and Deforestation of Rain Forest. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eventt studies dengan uji beda sebagai teknik analisis. Pengambilan sampel menggunakan metode sampel purposif sehingga didapatkan Belanda, Spanyol, Cina dan India sebagai sampelnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara harga kelapa sawit di pasar global sebelum dan sesudah resolusi dikeluarkan. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai ekspor kelapa sawit Indonesia terhadap dua negara namun uji hipotesis tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Melalui hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa black campaign yag dilakukan oleh Uni Eropa berpengaruh terhadap harga kelapa sawit di pasar global namun tidak berpengaruh pada ekspor kelapa sawit Indonesia. Kata kunci: Ekspor, Harga, Sawit, Resolusi
PENGARUH CORRUPTION PERCEPTION INDEX, INFLASI, NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA TERHADAP FOREIGN DIRECT INVESTMENT (Studi Pada Negara ASEAN periode 2012-2017) Annisha Rahma Anggraeni; Sri Sulasmiyati
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 73, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of Corruption Perception Index, Inflation, Exchange Rates and Interest Rates on Foreign Direct Investment in Malaysia, Indonesia, Thailand, the Philippines, Vietnam and Myanmar simultaneously and partially. The type of research used is explanatory research with a quantitative approach. The sampling technique uses purposive sampling. This research uses secondary data in the form of a combination of cross-sectional data and time series (panel data), where the authors limit the time of research from 2012 to 2017. The analytical method used is panel data regression with a common effect model. The results showed that simultaneously the variables Corruption Perception Index, Inflation, Exchange Rate and Interest Rate had a significant effect on Foreign Direct Investment. The Corruption Perception Index variable partially has a significant effect and has a positive relationship with Foreign Direct Investment. Inflation variable partially has no significant effect and has a positive relationship with Foreign Direct Investment. The Exchange Rate variable partially has a significant effect and has a positive relationship with Foreign Direct Investment. The interest rate variable partially has no significant effect and has a negative relationship with Foreign Direct Investment.  KeyWords : Corruption Perception Index, Inflation, Exchange Rates, Interest Rates, Foreign Direct Investment, Panel Data. АBSTRАK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corruption Perception Index, Inflasi, Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Foreign Direct Investment di negara Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam serta Myanmar secara simultan dan parsial. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa gabungan dari data crosssection dan time series (data panel), di mana penulis membatasi waktu penelitian dari tahun 2012 – 2017. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model common effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel Corruption Perception Index, Inflasi, Nilai Tukar dan Suku Bunga berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment. Variabel Corruption Perception Index secara parsial berpengaruh signifikan dan memiliki hubungan positif terhadap Foreign Direct Investment. Variabel Inflasi secara parsial berpengaruh tidak signifikan dan memiliki hubungan positif terhadap Foreign Direct Investment. Variabel Nilai Tukar secara parsial berpengaruh signifikan dan memiliki hubungan positif dengan Foreign Direct Investment. Variabel Suku Bunga secara parsial berpengaruh tidak signifikan dan memiliki hubungan negatif terhadap Foreign Direct Investment. Kata Kunci : Corruption Perception Index, Inflasi, Nilai Tukar, Suku Bunga, Foreign Direct Investment, Data Panel.

Filter by Year

2013 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 79, No 1 (2020): MEI Vol 78, No 1 (2020): JANUARI Vol 77, No 1 (2019): DESEMBER Vol 76, No 1 (2019): NOVEMBER Vol 75, No 1 (2019): OKTOBER Vol 74, No 1 (2019): SEPTEMBER Vol 73, No 2 (2019): AGUSTUS Vol 73, No 1 (2019): Agustus Vol 72, No 2 (2019): JULI Vol 72, No 1 (2019): JULI Vol 71, No 1 (2019): JUNI Vol 70, No 1 (2019): MEI Vol 69, No 1 (2019): APRIL Vol 68, No 1 (2019): MARET Vol 67, No 1 (2019): FEBRUARI Vol 66, No 1 (2019): JANUARI Vol 65, No 1 (2018): DESEMBER Vol 64, No 2 (2018): NOVEMBER Vol 64, No 1 (2018): NOVEMBER Vol 63, No 1 (2018): OKTOBER Vol 62, No 2 (2018): SEPTEMBER Vol 62, No 1 (2018): SEPTEMBER Vol 61, No 4 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 3 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 2 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 1 (2018): AGUSTUS Vol 60, No 3 (2018): JULI Vol 60, No 2 (2018): JULI Vol 60, No 1 (2018): JULI Vol 59, No 1 (2018): JUNI Vol 58, No 2 (2018): MEI Vol 58, No 1 (2018): MEI Vol 57, No 2 (2018): APRIL Vol 57, No 1 (2018): APRIL Vol 56, No 1 (2018): MARET Vol 55, No 3 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 2 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 1 (2018): FEBRUARI Vol 54, No 1 (2018): JANUARI Vol 53, No 2 (2017): DESEMBER Vol 53, No 1 (2017): DESEMBER Vol 52, No 1 (2017): NOVEMBER Vol 51, No 2 (2017): OKTOBER Vol 51, No 1 (2017): OKTOBER Vol 50, No 6 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 5 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 4 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 1 (2017): SEPTEMBER Vol 49, No 2 (2017): AGUSTUS Vol 49, No 1 (2017): AGUSTUS Vol 48, No 1 (2017): JULI Vol 47, No 2 (2017): JUNI Vol 47, No 1 (2017): JUNI Vol 46, No 2 (2017): MEI Vol 46, No 1 (2017): MEI Vol 45, No 1 (2017): APRIL Vol 44, No 1 (2017): MARET Vol 43, No 2 (2017): FEBRUARI Vol 43, No 1 (2017): FEBRUARI Vol 42, No 2 (2017): JANUARI Vol 42, No 1 (2017): JANUARI Vol 41, No 1 (2016): DESEMBER Vol 40, No 2 (2016): NOVEMBER Vol 40, No 1 (2016): NOVEMBER Vol 39, No 2 (2016): OKTOBER Vol 39, No 1 (2016): OKTOBER Vol 38, No 2 (2016): SEPTEMBER Vol 38, No 1 (2016): SEPTEMBER Vol 37, No 2 (2016): AGUSTUS Vol 37, No 1 (2016): AGUSTUS Vol 36, No 1 (2016): JULI Vol 35, No 2 (2016): JUNI Vol 35, No 1 (2016): JUNI Vol 34, No 1 (2016): MEI Vol 33, No 2 (2016): APRIL Vol 33, No 1 (2016): APRIL Vol 32, No 2 (2016): MARET Vol 32, No 1 (2016): MARET Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI Vol 30, No 1 (2016): JANUARI Vol 29, No 1 (2015): DESEMBER Vol 28, No 2 (2015): NOVEMBER Vol 28, No 1 (2015): NOVEMBER Vol 27, No 2 (2015): OKTOBER Vol 27, No 1 (2015): OKTOBER Vol 26, No 2 (2015): SEPTEMBER Vol 26, No 1 (2015): SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2015): AGUSTUS Vol 25, No 1 (2015): AGUSTUS Vol 24, No 2 (2015): JULI Vol 24, No 1 (2015): JULI Vol 23, No 2 (2015): JUNI Vol 23, No 1 (2015): JUNI Vol 22, No 2 (2015): MEI Vol 22, No 1 (2015): MEI Vol 21, No 2 (2015): APRIL Vol 21, No 1 (2015): APRIL Vol 20, No 1 (2015): MARET Vol 19, No 2 (2015): FEBRUARI Vol 19, No 1 (2015): FEBRUARI Vol 18, No 2 (2015): JANUARI Vol 18, No 1 (2015): JANUARI Vol 17, No 2 (2014): DESEMBER Vol 17, No 1 (2014): DESEMBER Vol 16, No 1 (2014): NOVEMBER Vol 15, No 2 (2014): OKTOBER Vol 15, No 1 (2014): OKTOBER Vol 14, No 2 (2014): SEPTEMBER Vol 14, No 1 (2014): SEPTEMBER Vol 13, No 2 (2014): AGUSTUS Vol 13, No 1 (2014): AGUSTUS Vol 12, No 2 (2014): JULI Vol 12, No 1 (2014): JULI Vol 11, No 1 (2014): JUNI Vol 10, No 1 (2014): MEI Vol 9, No 2 (2014): APRIL Vol 9, No 1 (2014): APRIL Vol 8, No 2 (2014): MARET Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI Vol 7, No 2 (2014): JANUARI Vol 7, No 1 (2014): JANUARI Vol 6, No 2 (2013): DESEMBER Vol 6, No 1 (2013): November Vol 5, No 2 (2013): OKTOBER Vol 5, No 1 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 1 (2013): AGUSTUS Vol 3, No 2 (2013): JULI Vol 3, No 1 (2013): JUNI Vol 2, No 2 (2013): JUNI Vol 2, No 1 (2013): MEI Vol 1, No 2 (2013): APRIL Vol 1, No 1 (2013): April More Issue