cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 5 (2013)" : 25 Documents clear
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat (Studi Tentang Pelayanan Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Di Kota Depok) Fahmi Rezha
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis the influence of Public Service Quality to Society Satisfaction. This research aims to know the influence of service quality of e-KTP to society satisfaction in Depok and to determine sub variable from quality service that the most influence society satisfaction. The samples taken are 100 peoples from all of this population 1.020.002 peoples by Slovin formula. The research results showed that the quality service have a positive influence in society satisfaction in 0,758 with a significant level of 95%. That means that 75,8% of society satisfaction who received the service of e-KTP data recording in Depok can be influenced by some sub variabels such as tangiblies, reliability, responsiveness, assurance, and empathy and the remainder of 24,2% are influence by other independent variable that have not been shown in this research, the most influence in satisfying the society who received  the service e-KTP data recording is reliability with regression coefficient of 0,867. Keywords: Quality Service, Society Satisfaction, e-KTP Data Recording.  Abstrak: Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan e-KTP terhadap kepuasan masyarakat di Depok dan untuk menentukan sub variabel dari kualitas pelayanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Sampel yang diambil adalah 100 orang dari seluruh populasi ini 1.020.002 orang dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dalam kepuasan masyarakat 0758 dengan tingkat signifikan 95%. Itu berarti bahwa 75,8% kepuasan masyarakat yang menerima pelayanan perekaman data e-KTP di Depok dapat dipengaruhi oleh beberapa sub variabel seperti bukti fisik, reliabilitas, daya tanggap, jaminan, dan empati dan sisanya 24,2% adalah dipengaruhi oleh variabel independen lain yang belum ditunjukkan dalam penelitian ini, yang paling berpengaruh dalam memuaskan masyarakat yang menerima layanan perekaman data e-KTP adalah reliabilitas dengan koefisien regresi sebesar 0.867.   Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Masyarakat, Perekaman Data e-KTP.
Pelaksanaan Pembangunan Sarana Prasarana Lingkungan Sebagai Wujud Program Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Dinoyo Kota Malang Asteryna Anandita
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Environmental Infrastructure Development as a Form of Community Empowerment Program in Kelurahan Dinoyo  Malang. Population growth in Indonesia, especially in Java have a very significant improvement but it is not balanced by adequate environmental infrastructure. Saw a very high population growth, Malang City Government to create a programme that aims to improve the environment, enchance citizen enpowerment, residential communities, and foster a sense of responsibility as well as improving public participation by forming Community Empowerment Program . the purpose of this research is to know the prpcess of the construction of environmental infrastructure, know the results that have been achieved from the construction of environmental infrastructure, as well as knowing the factors supporting and restricting the execution of Community Empowerment Program in Kelurahan Dinoyo . This research uses descriptive qualitative research metodhs. In conclusion, of the overall program that was implemented in the neighborhood of Dinoyo look indicates success. Residents are excited to participate in development and they want a sustainable development for the future years. Keywords: Development, Environmental Infrastructure, Community Empowerment Abstrak: Pelaksanaan Pembangunan Sarana Prasarana Lingkungan Sebagai Wujud Program Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Dinoyo  Kota Malang. Pertumbuhan penduduk di Indonesia khususnya di Pulau Jawa mengalami peningkatan yang sangat signifikan tetapi tidak diimbangi dengan sarana prasarana lingkungan yang memadai. Melihat adanya pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi tersebut, pemerintah Kota Malang membuat suatu program yang bertujuan untuk memperbaiki lingkungan perumahan warga, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab serta meningkatkan partisipasi masyarakat dengan membentuk Program Pemberdayaan Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses pembangunan sarana prasarana lingkungan, mengetahui hasil yang telah dicapai dari pembangunan sarana prasarana lingkungan, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Dinoyo . Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Kesimpulannya, dari keseluruhan program yang dilaksanakan di Kelurahan Dinoyo  tersebut terlihat menunjukan keberhasilan. Warga sangat antusias untuk turut serta dalam pembangunan dan mereka menginginkan adanya pembangunan berkelanjutan untuk tahun-tahun kedepannya. Kata Kunci: Pembangunan,  Sarana-Prasarana Lingkungan, Pemberdayaan Masyarakat
Corporate Social Responsibility (CSR) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Pabrik Gula (Studi Pada Ptpn X Persero Pg. Kremboong Sidoarjo) Intan Aisyiah Aisiqya
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Corporate Social Responsibility (CSR) as an Effort to Empower Society Around a Sugar Manufactory. Corporate Social Responsibility (CSR) is one of the obligations to be performed by company in accordance with the contents of the limited liability company law No. 40 year 2007 article 74. CSR the form of BUMN is a Partnership and Community Development Program (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan/PKBL). Kremboong Sugar Manufactory as a sugar industry that just as other industries do not escape the environmental impact that is felt detrimental to surrounding society. External responsibility the shared obligation to bring about the well-being of the society by means of society empowerment in the surrounding environment. The study aimed to find out and analyze CSR on the company as empowering society around the Kremboong Sugar Manufactory. The result of this research showed that Kremboong Sugar Factory have been trying to implemented CSR in accordance with the concept of PKBL where Kremboong Sugar Manufactory doing activities that show a sense of concern social as well as to try to empower people around a sugar manufactory. But in practice, CSR programs in Kremboong Sugar Manufactory through partnership and community development program that includes a partnership with farmers around the sugar factory, empowerment of small and medium enterprises, the granting of the welding skills to the youth around the sugar factory, and social service programs not running optimally because this programs has not been well socialized. Keywords: Corporate Social Responsibility, Society Empowerment Abstrak: Corporate Social Responsibility (CSR) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Pabrik Gula. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan perusahaan sesuai dengan isi Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007 pasal 74. Bentuk CSR pada BUMN adalah Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). PG. Kremboong sebagai suatu industri gula yang sama seperti industri lainnya tidak lepas dari dampak lingkungan yang dirasa merugikan masyarakat sekitar. Tanggung jawab eksternal ini menjadi kewajiban bersama untuk mewujudkan kesejahterahan masyarakat salah satunya dengan cara pemberdayaan masyarakat dilingkungan sekitar. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui serta menganalisis CSR pada perusahaan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekitar PG. Kremboong. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pabrik Gula Kremboong telah berusaha melaksanakan CSR sesuai dengan konsep PKBL dimana PG. Kremboong melakukan kegiatan-kegiatan yang menunjukan rasa kepedulian sosialnya sekaligus berupaya memberdayakan masyarakat sekitar pabrik gula.  Namun dalam pelaksanaannya, program CSR pada PG. Kremboong melalui PKBL yang meliputi program kemitraan dengan petani sekitar, pemberdayaan usaha kecil dan menengah, pemberian keterampilan pengelasan kepada pemuda sekitar pabrik gula,  dan program bakti sosial belum berjalan secara optimal karena program ini belum tersosialisasikan dengan baik.   Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Pemberdayaan masyarakat.
Kapasitas Pemerintah Kota Batu Dalam Program Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin Marcelina Ambhika Mayang Dewanti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In Indonesia, a region gets the right to autonomy according to conditions, capabilities, and needs of the region. This study aims to describe and analyze the capacity, performance, and the factors that influence the Batu City Government health service program for the poor. The research uses descriptive research, a qualitative approach and CDA. The results showed that the results achieved, Batu City Government has a good capacity in the health service program for the poor. However, with the increasing number of recipients Jamkesmas means the Central Government assume the number for poor in Batu City increases. With the high economic growth, natural conditions and infrastructure that supports the health, health human resources who have the ability and enough quantity, and high fiscal capacity, the Batu City considered capable to provide health services to the poor communities independently. Suggestions given are Batu City has the right to autonomy means having the capacity to convey to Central Government to reduce the amount of quota recipients Jamkesmas so it can be diverted to other regions that more in need of the program. Keywords: Batu City, Capacity, Service, Health, Jamkesmas, Poor Abstrak: Di Indonesia, suatu daerah mendapat hak otonomi sesuai dengan keadaan, kemampuan, dan kebutuhan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa kapasitas, kinerja, dan faktor-faktor yang mempengaruhi Pemkot Batu dalam program pelayanan kesehatan bagi maskin. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif, pendekatan kualitatif dan CDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan hasil yang dicapai, Pemkot Batu memiliki kapasitas yang baik dalam program pelayanan kesehatan bagi maskin. Namun, dengan bertambahnya jumlah penerima Jamkesmas berarti Pemerintah Pusat menganggap jumlah maskin di Kota Batu juga bertambah. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, kondisi alam dan sarana-prasarana kesehatan yang mendukung, SDM Kesehatan yang memiliki kemampuan dan jumlah cukup, serta kapasitas fiskal yang tinggi, maka Kota Batu dianggap mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi maskinnya secara mandiri. Saran yang diberikan adalah Kota Batu memiliki hak otonomi, berarti memiliki kapasitas menyampaikan pada Pemerintah Pusat untuk mengurangi jumlah kuota penerima Jamkesmas sehingga dapat dialihkan untuk daerah lain yang lebih membutuhkan program tersebut. Kata kunci: Kota Batu, Kapasitas, Pelayanan, Kesehatan, Jamkesmas, Miskin
Kepemimpinan Bupati Dalam Meningkatkan Pembangunan (Studi tentang Kepemimpinan Bupati di Kabupaten Bangkalan 2003-2013) Mutiara Aliefty Octavina
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Regent Leadership in Increase Development. This research was conducted to performan exposure related to leadership styles about his ability to lead, on the other hand there are people who have excess capacity to lead. This when the emergence of the need forleaders and leadership. The problem of this research is how Regional Head Bangkalan leadership in promoting development and the factors that influence whether Regional Head Bangkalan leadership in promoting development. This research used qualitative approach, where qualitative research is are search procedure that produces descriptive. This research results conclusions that in the decision-making process, Regent done it in a transparent manner tomeet the aspirations of all forms submitted by the community. Indetermining of Regents policy is always open to criticism, and also gives awards to those who havea good performance. Based on the results of the study also showed in the conclusion that the Regents adopts a democratic leadership. It can be seen from the decision-making procedure,determination of activity, assignment, awards and critism that involves the community and subordinates. Keywords: Leadership, Development Abstrak: Kepemimpinan Bupati dalam Meningkatkan Pembangunan. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan suatu pemapaparan terkait dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan, dalam hal ini mengenai kemampuannya untuk memimpin, di pihak lain ada orang yang mempunyai kelebihan kemampuan untuk memimpin. Di sinilah timbulnya kebutuhan akan pemimpin dan kepemimpinan.Sebagai permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengenai bagaimanakah kepemimpinan Kepala Daerah di Kabupaten Bangkalan dalam meningkatkan pembangunan dan faktor-faktor apakah yang mempengaruhi kepemimpinan Bupati Bangkalan dalam meningkatkan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini adalah dalam proses pengambilan keputusan, Bupati selalu melakukan dengan cara yang transparan, sehingga dapat memenuhi segala bentuk aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Dalam penetapan kebijakan, Bupati selalu terbuka terhadap kritik dan saran, selain itu juga memberikan pengharagaan kepada pihak-pihak yang memiliki prestasi kerja yang baik. Berdasarkan hasil penelitian juga didapatkan bahwa dalam mengambil kesimpulan, Bupati Bangkalan menganut sistem kepemimpinan yang demokratis. Hal ini dapat dilihat dari tata cara pengambilan keputusan, penetapan kegiatan atau tugas, pemberian tugas atau penugasan, pemberian penghargaan dan kritik yang melibatkan masyarakat dan jajaran di bawahnya.     Kata Kunci: Kepemimpinan, Pembangunan
Innovative Government Pada Pdam Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan (Studi Implementasi pada PDAM Kabupaten Mojokerto) Ovri Rizkya Maha Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Excellent service by implementing many innovations, one of which is by using information technology is one of the requirements of good governance and clean governance and the creation of transparency and accountability. Embodiment coveted service is the ease in handling interests with fast service within the meaning without the barriers created by bureaucrats, get a reasonable service, receive the same treatment and receive treatment which is fair and forthright. One of the most important indicators of the success of local government service delivery is to implement policies excellent service to the community is to provide the maximum range of innovative services to the community, one of which is the use of information technology. World of information technology is always evolving in real time among the major banks and companies an alternative to develop service improvement synergized to provide ease of access, simplicity, clarity, certainty of time, the accuracy of the data to the public. Keywords: Service, Innovation, Information Technology Abstrak: Pelayanan prima dengan menerapkan berbagai inovasi, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi merupakan salah satu syarat terselenggaranya pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih serta terwujudnya tranparansi dan akuntabilitas. Perwujudan pelayanan yang didambakan adalah adanya kemudahan dalam pengurusan kepentingan dengan pelayanan yang cepat dalam arti tanpa hambatan yang diciptakan oleh birokrat, mendapatkan pelayanan yang wajar, mendapatkan perlakuan yang sama dan mendapatkan perlakuan yang jujur serta terus terang. Salah satu indikator terpenting keberhasilan penyelenggaraan pelayanan pemerintahan daerah adalah mengimplementasikan kebijakan pelayanan prima kepada masyarakat  yaitu  dengan memberikan berbagai inovasi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang salah satunya adalah pemanfaatan teknologi informasi. Dunia teknologi informasi yang selalu berkembang secara real time utamanya dikalangan perbankan maupun perusahaan merupakan alternatif untuk mengembangkan peningkatan pelayanan yang disinergikan untuk memberikan akses kemudahan, kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi data kepada masyarakat.   Kata Kunci: Pelayanan, Inovasi, Teknologi Informasi
Pengaruh Penempatan Pegawai Terhadap Kinerja (Studi Pada Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik) Asri Nur Fadilah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effect of Employee Placement on Performance (Studies in Employee of District Secretariat of Gresik Regency officials). Employee has a major role in any organization's activities, as employees become planners, perpetrators, and determining the realization of organizational goals system. Organizational goals will be more easily achieved if the employee is placed at a position corresponding to its competence. But the competence and ability alone is not enough to improve the performance of the employee, is also required accuracy in placing the employee in accordance with its competence and capabilities. This research uses explanatory research with quantitative approach.The independent variables used in this study is the suitability of knowledge (X1) with indicators of knowledge of formal and non-formal, fitness ability (X2) with indicators of physical and intellectual abilities, and suitability of expertise (X3) with indicators of technical expertise, social relationships and conceptual. The dependent variable in this study is the performance indicator of the quantity, quality, and time. This study has also found that of the three independent variables, the most influential variable is the compliance capabilities significantly, whereas the smallest effect is given by the compliance expertise. Keywords: Staffing, compliance knowledge, fitness ability, fitness expertise, performance Abstrak: Pengaruh Penempatan Pegawai Terhadap Kinerja (Studi pada Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik). Pegawai  mempunyai peran yang utama dalam setiap kegiatan organisasi, karena pegawai menjadi perencana, pelaku, dan penentu terwujudnya tujuan sistem organisasi. Tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai apabila pegawai ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Tetapi kompetensi dan kemampuan saja tidak cukup untuk meningkatkan kinerja pegawai, dibutuhkan juga ketepatan dalam menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi dan kemampuan nya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kesesuaian pengetahuan (X1) dengan indikator pengetahuan formal dan non-formal, kesesuaian kemampuan (X2) dengan indikator kemampuan fisik dan intelektual, dan kesesuaian keahlian (X3) dengan indikator keahlian teknis, hubungan sosial dan konseptual. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja dengan indikator kuantitas, kualitas, dan waktu. Penelitian ini menghasilkan bahwa dari ketiga variabel bebas tersebut, variabel yang paling berpengaruh secara signifikan adalah kesesuaian kemampuan, sedangkan pengaruh yang paling kecil diberikan oleh kesesuaian keahlian.   Kata kunci: Penempatan pegawai, kesesuaian pengetahuan, kesesuaian kemampuan, kesesuaian  keahlian, kinerja
Peran Pemerintah Desa Dalam Memberdayakan Masyarakat Desa (Studi Pada Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis Kabupaten Malang) Ita Ulumiyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to describe Role of Village Government in Empowering Village Sumberpasir Pakis Subdistrict Malang District. based on the fact, most of livelihood’s Sumberpasir Villagers is farm and level of public educationin the productive agetends to below. Inthis study the authorsuse descriptive research with a qualitative approach. The data collection techniques were observation, interviews, and documentation. Based on the research that has been done can be concluded that the village government of Sumberpasir can empower people through several development programs are: The first is activation of the institution,the second is increasing public participation in the implementation of communal worka ctivities, the race village, the villag musrenbangdes and physical development,The third is increase in productive economic with activity training of black smiths and embroidery. But, in the implementation of an empowerment society, village government Sumberpasir had some constrains such as lack of community participation, lazy culture and the lack of facilities available to support development activities. Keywords: Empowerment, Village Government Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Pemerintah Desa dalam memberdayaan masyarakat Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. berdasarkan kenyataan yang ada desa Sumberpasir merupakan desa yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian petani serta tingkat pendidikan masyarakat yang usia produktif cenderung masih rendah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa Sumberpasir telah mampu memberdayakan masyarakat melalui beberapa program-program pemberdayaan yaitu: pertama pengaktifan kelembagaan, kedua peningkatan peran serta masyarakat dengan kegiatan pelaksanaan kerja bakti, perlombaan desa, musrenbang desa serta pembangunan Fisik, ketiga peningkatan ekonomi produktif dengan kegiatan pemberian pelatihan pande besi dan pelatihan bordir. akan tetapi dalam melaksanakaan upaya Pemberdayaan masyarakat, pemerintah desa Sumberpasir mengalami kendala-kendala diantaranya partisipasi masyarakat yang kurang, budaya malas serta kurangnya fasilitas yang tersedia dalam mendukung kegiatan pemberdayaan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Pemerintah Desa
Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Keterampilan Dasar (Studi di Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya) Dimas Alif Budi Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  Implementation of Society Empowerment Program Through Basic Skills Training. Poverty is one of fundamental problems in any developing countries. Indonesia as one of developing countries attemp to address the problems of poverty through empowerment programs. Basic skills training is one of empowerment programs which aims to improve people’s skills as a preparation to work and increase public welfare. This research aims to describe and analyzing the implementation process of society empowerment programs through basic skills training in Tambaksari District of Surabaya and the factors that influence the process of this implementation program. This research used qualitative approach method. Basic skills training which was held in Tambaksari District by government basiccally has been able to help improving people’s skills and increasing poor people’s life. However, in the implementation, this program was not get appreciate enough from the beneficiaries.so that the ralization from the achievement of this program got less optimal results. Keywords: Policy Implementation, Empowerment Program, Basic Skills Training Abstrak: Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Keterampilan Dasar. Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan mendasar yang terdapat pada setiap negara berkembang. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang berupaya menanggulangi permasalahan kemiskinan salah satunya melalui kebijakan penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan. Pelatihan keterampilan dasar adalah salah satu program berbasis pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sebagai bekal usaha bekerja dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dasar di Kecamatan Tambaksari serta faktor-faktor yang mempengaruhi dari proses implementasi program. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pelatihan keterampilan dasar yang dilaksanakan oleh pemerintah di Kecamatan Tambaksari pada dasarnya dapat membantu meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan hidup masyarakat keluarga miskin. Namun, dalam pelaksanaan program tersebut kurang mendapatkan apresiasi yang baik dari para penerima manfaat sehingga realisasi dari capaian program tersebut kurang mendapatkan hasil yang optimal. Kata Kunci: Implementasi kebijakan, Program pemberdayaan, Pelatihan keterampilan dasar
Implementasi Kebijakan Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (Ppkm) Berbasis Rumah Tangga Miskin (Rtm) Di Kabupaten Malang (Studi Pada Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang) Evi Silvia Melina
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Malang regency with total population 2,8 million peoples, as many 155.745 poor families are classified as poor household who need to be empowered. It could be work program East Java Province Government about poor household alleviation. The purpose of this study to explain and describe Community Empowering Improvement Program of policy bases on poor household East Java Province Government that the implementation in Malang Regency, and beside it to know support and inhibiting factors from that policy especially in Pandansari Village Poncokusumo Sub-District. Methode Research used is descriptive research with a qualitative approach. The technique used in data analysis model Spradley. The result of this research is summarize that Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (Community Empowering Improvement Program) of policy implementation bases on poor household althought activity in the program consists of Usaha Ekonomi Produktif-Simpan Pinjam (Productive Economic Business-Saving and loan), Sarpras (infrastructure) activity, and Peningkatan SDM (Increase Human Relation). But, in implementation the program was less optimally because less understanding society to program and complicated system for Unit Pengelola Keuangan Usaha (UPKu) Organizer. Keywords: Policy implementation, Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat, Poverty Abstrak: Kabupaten Malang dengan jumlah penduduk 2,8 juta jiwa, sebanyak 155.745 keluarga miskin adalah tergolong rumah tangga miskin yang perlu diberdayakan. Hal tersebut menjadi program kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentang pengentasan rumah tangga miskin. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan kebijakan Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat berbasis rumah tangga miskin Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang pelaksanaannya di Kabupaten Malang, dan disamping itu untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambatnya dari kebijakan tersebut khususnya di Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo. Jenis penelitiannya menggunakan penelitian dekskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis datanya menggunakan model Spradley. Hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi kebijakan Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat berbasis rumah tangga miskin walaupun kegiatan programnya meliputi Usaha Ekonomi Produktif-Simpan Pinjam, kegiatan Sarpras (Sarana dan Prasarana), dan Peningkatan SDM. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya kurang optimal dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program dan sistem yang dianggap rumit bagi pengurus Unit Pengelola Keuangan Usaha (UPKu). Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat, Kemiskinan

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue