cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 30 Documents clear
Pemberdayaan Istri Nelayan Melalui Koperasi Unit Desa (KUD) (Studi Pada KUD Mina Jaya Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang) Priskila Mustika Hayuning Pratama Soero
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Empowerment of Fisherman’s Wife Through Village Cooperatives (KUD). The coastal communities at Sendangbiru is the traditional society with  low condition of socio-economic. This condition need of empowerment programme which can be realized through independence of fisherman’s wife who has been accompanied by the KUD Mina Jaya. The purpose of this research is to know,  to  describe, and to analyze the empowerment of fisherman’s wife through the KUD Mina Jaya at Sendangbiru Village, Regency of Malang  and its constraints faced. The research method used is descriptive qualitative research method. The results of this research show that the function of Village Cooperatives is helping fisherman’s wife to produce shredded tuna. The constraints that faced were limited funds from the KUD and the DKP of Malang Regency making some producers stopped production, socialization and training by the DKP is unsustainable, and the quality of human resources of the Village Unit Cooperatives and fishermans are still low. Key words: Empowerment, Fisherman’s Wife, Village  Cooperatives Abstrak: Pemberdayaan Istri Nelayan Melalui Koperasi Unit Desa (KUD). Masyarakat pesisir di Sendangbiru merupakan masyarakat tradisional dengan kondisi strata sosial ekonomi rendah. Untuk meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat nelayan di pesisir Sendangbiru diperlukan program pemberdayaan yang dapat diwujudkan melalui kemandirian istri nelayan yang didampingi oleh KUD Mina Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pemberdayaan istri nelayan melalui KUD Mina Jaya di Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang beserta kendala-kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah peran KUD yang memberdayakan istri nelayan dengan membuat abon ikan tuna. Kendala yang dihadapi antara lain adalah dana yang masih terbatas dari KUD dan DKP Kabupaten Malang membuat beberapa produsen abon berhenti produksi, sosialisasi dan pelatihan oleh DKP yang tidak berkelanjutan, serta kualitas SDM dari KUD dan para nelayan yang masih rendah. Kata kunci: Pemberdayaan, Istri Nelayan, KUD Mina Jaya
Pembinaan dan Pemberdayaan Pengrajin Batik (Studi di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo dan Industri Kecil Kampoeng Batik Jetis Kabupaten Sidoarjo) Yesy Yusro Kumalasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Coaching and Empowerment Batik Craftsmen (Studies in the Department of Cooperatives, SMEs, Industry, Commerce and Energy and Mineral Resources Sidoarjo District and Small Industry Kampoeng Batik Jetis Sidoarjo District). Economic conditions in Indonesia, one of which is supported by the Small and Medium Enterprises (SMEs). The existence of a small business can be a driver of the economy. Sidoarjo is a city that SMEs have a considerable amount of industry, one of which is a small industry batik craftsmen located in Kampoeng Batik Jetis. Required commitment of the government to develop and solve the problems of small industry batik craftsmen. Efforts are made Department of Cooperatives, SMEs, Industry, Commerce and Energy and Mineral Resources Sidoarjo District is by coaching and empowerment. The results of coaching and empowerment conducted by Diskoperindag and EMR Sidoarjo District already provides benefits and good impact for batik craftsmen. However, the impact is not evenly distributed either perceived by all of batik craftsmen because yet thorough guidance and empowerment is done to all the craftsmen batik in Kampoeng Batik Jetis. Keywords: coaching, empowerment, small industry Abstrak: Pembinaan dan Pemberdayaan Pengrajin Batik (Studi di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo dan Industri Kecil Kampoeng Batik Jetis Kabupaten Sidoarjo). Kondisi perekonomian di Indonesia salah satunya ditopang oleh Usaha Kecil Menengah (UKM). Keberadaan usaha kecil dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Sidoarjo merupakan kota UKM yang memiliki jumlah industri yang cukup banyak, salah satunya adalah industri kecil pengrajin batik yang terletak di Kampoeng Batik Jetis. Diperlukan komitmen pemerintah untuk mengembangkan dan mengatasi permasalahan industri kecil pengrajin batik. Upaya yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo yaitu dengan pembinaan dan pemberdayaan. Hasil dari pembinaan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh Diskoperindag dan ESDM Kabupaten Sidoarjo sudah memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi pengrajin batik. Akan tetapi, dampak baik tersebut belum merata dirasakan oleh seluruh pengrajin batik dikarenakan pembinaan dan pemberdayaan belum menyeluruh dilakukan kepada semua pengrajin batik di Kampoeng Batik Jetis.
Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Apel Berbasis Ekonomi Lokal (Studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu) Nila Kurnia Wati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Apple Processing Industry Development Strategy Based Local Economy (A Study at Cooperative official, SMEs, Industry and Trade of Batu City). Apple processing industry in Batu City still deal with a lot of problems. To overcome, Cooperative official, SMEs, Industry and Trade of Batu City as one of actors were role in apple processing industry development in Batu City should take a strategy. This research intends to describe and analyze the strategies undertaken in the apple processing industry development. Research methods used qualitative of descriptive approach. The focus of this study were (1) Strategy in the apple processing industry development (2) Steps taken in implementing the development strategy of the apple processing industry (3) The results of the implementation of the development strategy of the apple processing industry and (4) Enabling and inhibiting factors in the implementation of the development strategy of apple processing industry. The results of this study indicate that some of the steps in the apple processing industry development strategy implementations still not optimal, which is the technology assistance programs, improving the quality of products and the organization of the exhibition event. Keywords: strategy, SMEs development, apple processing, local economic Abstrak: Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Apel Berbasis Ekonomi Lokal (Studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu). Dalam perkembangannya saat ini, industri pengolahan apel di Kota Batu masih memiliki hambatan-hambatan. Untuk mengatasinya, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu sebagai salah satu aktor yang berperan dalam pengembangan industri pengolahan apel di Kota Batu harus memiliki strategi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang dilakukan dalam pengembangan industri pengolahan apel di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini adalah (1) Strategi pengembangan industri pengolahan apel (2) Langkah yang ditempuh dalam menjalankan strategi pengembangan industri pengolahan apel (3) Hasil penerapan strategi pengembangan industri pengolahan apel dan (4) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi pengembangan industri pengolahan apel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa langkah yang di tempuh untuk menjalankan startegi pengembangan industri pengolahan apel di Kota Batu masih kurang optimal, yaitu dalam program pendampingan teknologi, peningkatan kualitas produk serta penyelenggaraan even pameran.   Kata kunci: strategi, pengembangan IKM, pengolahan apel, ekonomi lokal
Pengaruh Program Corporate Social Responsibility Terhadap Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Implementasi CSR PT. Amerta Indah Otsuka Desa Pacarkeling Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan) Yuniarti Wahyuningrum
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The influence of Corporate Social Responsibility Program for Community Empowerment Against Increased. (Study at Implementation of CSR PT . Amerta Indah Otsuka Pacarkeling Village District of Kejayan Pasuruan). This study aimed to measure the significance of the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) to the increase of community empowerment. This research is a quantitative study that is used to test the hypothesis that has been proposed is a significant difference between Corporate Social Responsibility towards community empowerment. Based on the population, namely the number of people in the village Pacarkeling as many as 3,358 lives and a sample population of 97 people by using simple random sampling technique. This study used a descriptive statistical analysis and multiple linear regression analyzes were used to determine the level of significance and influence simultaneously and partially. From the analysis it can be seen that there is a significant effect between the variables simultaneously and partially social, economic and environmental community empowerment. From the overall results it can be concluded that the three independent variables have a significant impact on community empowerment. Keywords: corporate social responsibility, community empowerment Abstrak : Pengaruh Program Corporate Social Responsibility Terhadap Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Implementasi CSR PT. Amerta Indah Otsuka Desa Pacarkeling Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur signifikansi pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara Corporate Social Responsibility terhadap pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan populasi yaitu  jumlah penduduk di Desa Pacarkeling yaitu sebanyak 3.358 jiwa dan sampel penduduk sebanyak 97orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui tingkat signifikansi dan pengaruh secara simultan dan  parsial. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan secara simultan dan parsial antara variabel sosial, ekonomi dan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Dari hasil keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: tanggungjawab sosial, pemberdayaan masyarakat
Hubungan Gugus Kendali Mutu Dengan Kinerja Pegawai Pada Organisasi Publik (Studi Pada RSUD Dr. Saiful Anwar Malang) Loliwey Simanjuntak
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Relationship between Quality Control Circle and employee performance in Public Organization (Case Study at RSUD Dr. Saiful Anwar Malang). The results showed that there is a significant relationship between quality control consisting of Participation (X1), Voluntary (X2), Joint Development (X3), and Personal Development (X4) as independent variables and employee work performance (Y) as dependent variable. These results are shown from the results of the chi-square test in which all independent variables have a value greater than χ2tabel  χ2hitung or obtained significance value smaller than α = 5% Keyword: Quality control circle, employee performance, public organizations Abstrak: Hubungan Gugus Kendali Mutu dengan Kinerja Pegawai Pada Organisasi Publik(Studi Pada RSUD Dr. Saiful Anwar malang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gugus kendali mutu yang terdiri dari Partisipasi (), Kegiatan Sukarela (), Pengembangan Bersama (), dan Pengembangan Diri ()  sebagai variabel bebas dan Prestasi kerja pegawai (Y) sebagai variabel terikat. Hasil ini ditunjukkan dari hasil uji chi-square dimana semua variabel bebas mempunyai nilai χ2hitung lebih besar daripada χ2tabel atau nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari α = 5% Kata kunci: Gugus kendali mutu, kinerja pegawai, organisasi publik
Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dalam Pemberdayaan Pengrajin Kerajinan Perak Sebagai Produk Unggulan Daerah (Studi Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto) Candra Arysta Putra Pradana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Department of Industry and Trade’s Role In Empowering Silver handicraft Craftsman As Special Regional Product, Empowerment has been ran with various model and its variation, it purposes to direct society lives to be better, because the main purpose of empowerment is the achievement of social welfare by society, without empowerment which is carried out by society especially that concern to peoples lives will be less optimal, moreover it can be stopped, so it can inhibiting the economy sector of that region. Basically, empowerment has role for directing, training, and educating societies to get experience, knowledge and creativity in developing their life. Through silver handicraft in Batankrajan Village, Gedeg Sub-district, Mojokerto Regency so Department of Industry and Trade has effort to perform their role in society activity growth. In this case, Department of Trade and Industry, Mojokerto Regency make empowerment to craftsman of silver handicraft through of their program with conduct training and building as well as make easier licensing of installation enterprise in order to make silver handicraft become a special regional product. Keywords: the role of government, empowerment, silver handicraft. Abstrak: Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dalam Pemberdayaan Pengrajin Kerajinan Perak Sebagai Produk Unggulan Daerah, pemberdayaan selama ini dilakukan dengan berbagai bentuk dan variasinya, hal itu memiliki tujuan untuk mengarahkan kehidupan masyarakat kearah yang lebih baik, karena tujuan utama dari pemberdayaan adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat, tanpa adanya pemberdayaan maka kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat khususnya yang menyangkut kehidupan orang banyak akan menjadi kurang maksimal bahkan bisa berhenti, sehingga bisa menghambat roda perekonomian dari daerah tersebut. Pada dasarnya pemberdayaan berperan untuk mengarahkan, melatih, serta mendidik masyarakat agar memiliki pengalaman, pengetahuan serta kretaifitas dalam mengembangkan kehidupannya. Melalui kerajinan perak di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan berusaha melakukan perannya untuk menumbuhkan kegiatan masyarakat tersebut. Dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto melakukan pemberdayaan kepada pengrajin kerajinan perak melalui programnya yakni dengan mengadakan pelatihan dan pembinaan serta meringankan izin pendirian usaha demi membuat kerajinan perak menjadi suatu produk unggulan daerah. Kata kunci: peran pemerintah, pemberdayaan, kerajinan perak
Pelayanan Pemberian Kartu Tanda Pencari Kerja (AK-1) Di Kantor Dinas Sosiak, Tenaga Kerja, Dan Transmigrasi (DINSOSNAKERTRANS) Kabupaten Madiun Angga Riskhi Rumantiya Kusuma
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Service of Giving Job Seekers Card (AK-1) in The Office of Social Affairs, Labour and Transmigration (Dinsosnakertrans) Madiun. The main problem that became the subject of this thesis is theissueof transparencyof public service thatshouldbe metgovernment officialsassociatedwithdecisionNo.MENPAN. KEP/26/M.PAN/2/2004on Technical Guidelines forImplementation ofTransparency andAccountabilityinPublic Service. It isagainst the backdropthatpublic serviceis an obligationthat needs to beprioritized. Bureaucratsas theexecutorstate officialsandpublic servantsmustbe able tomeet the desiresandneeds of the communityso thatorder andjusticein societycan beachieved.The results obtained during the study , suggesting that the indicators on the principle of transparency in the public service in the Office of Social Affairs, Manpower and Transmigration (Dinsosnakertrans) Madiun County, particularly on the aspects of service delivery manufacture Job Seeker Card (AK-1) are met. Internal factors which promote transparency of service provision Identity Card Job Seekers (AK-1) is the infrastructure and personnel skills . While the factors that impede personnel is limited, the feasibility of the room, and the availability of some facilities and other infrastructure, such as signposts, photocopiers, and the official website has not been managed with optimal servic ..   Keywords: the service of giving job seekers Card (AK-1)   Abstrak:Pelayanan Pemberian Kartu Tanda Pencari Kerja (AK-1) di Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun. Masalah utama yang menjadi pokok bahasan dalam skripsi ini adalah masalah transparansi pelayanan publik yang seharusnya dipenuhi aparatur pemerintah terkait dengan keputusan MENPAN No. KEP/26/M.PAN/2/2004 tentang Petunjuk Teknis Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Hal ini dilatarbelakangi bahwa pelayanan publik merupakan suatu kewajiban yang perlu diutamakan. Birokrat sebagai pelaksana penyelenggara negara serta pelayan masyarakat harus dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat agar ketertiban dan keadilan di dalam masyarakat dapat tercapai. Hasil yang didapat selama penelitian, menunjukkan bahwa indikator-indikator pada prinsip transparansi dalam pelayanan publik di Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun, khususnya pada aspek-aspek pelaksanaan pelayanan pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja (AK-1) sudah terpenuhi. Faktor internal yang mendukung transparansi pelayanan pemberian Kartu Tanda Pencari Kerja (AK-1) adalah sarana dan prasarana serta kecakapan personalia. Sedangkan faktor yang menghambat adalah keterbatasan personil, kelayakan ruangan, dan ketersediaan beberapa sarana dan prasarana lain, seperti papan penunjuk arah, mesin fotocopy, dan website resmi dinas belum dikelola dengan optimal.
Upaya Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang) Tifani Ardilah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Efforts To Improve The Village Head of Public Participation in Rural Development (Study in Bareng Village Bareng District of Jombang Area): In order to realize the national development goals as desired by the people of Indonesia, it would require the involvement of all components proportionally. In this era of globalization phenomena of development are increasingly faced with the problem gets more complex, it is to realize the concept of a just and prosperous society based on Pancasila Act of 1945 is not an easy thing in its implementation. One of the highlights for the study is the village head Efforts to Increase Public Participation in Rural Development. The purpose of the study is to describe and analyze the efforts made ​​by the Village Head Bareng to increase community participation in rural development and the constraints faced by the Village Head Bareng to increase community participation in rural development. This research uses descriptive qualitative method. The focus of the study: (1) Efforts to Improve the Village Head of Public Participation in Rural Development, (2) Community Participation in Rural Development, (3) the constraints faced by the village chief to increase community participation in rural development. While the obstacles faced by the village chief to increase participation in development include: internal constraints and external constraints. From the research it can be concluded that the level of income and education possessed by a society will affect their level of participation in rural development.   Keywords: village head, community participation, rural development Abstrak: Upaya Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang): Agar pembangunan nasional dapat mewujudkan cita-cita seperti yang diinginkan oleh bangsa Indonesia, maka diperlukan adanya keterlibatan seluruh komponen bangsa secara proporsional. Di era globalisasi ini fenomena pembangunan dihadapkan pada permasalahan yang semakin hari bertambah kompleks, maka untuk mewujudkan konsep masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila Undang-Undang Dasar 1945 bukanlah suatu hal yang mudah dalam pelaksanaannya. Salah satu yang menarik untuk diteliti adalah Upaya Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis upaya-upaya yang dilakukan oleh Kepala Desa Bareng untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa dan kendala-kendala yang dihadapi Kepala Desa Bareng untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Fokus penelitian: (1) Upaya Kepala Desa untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa, (2) Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa, (3) Kendala-kendala yang dihadapi Kepala Desa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Sedangkan kendala yang dialami kepala desa untuk meningkatkan partisipasi dalam pembangunan meliputi: kendala internal dan kendala eksternal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pendapatan dan pendidikan yang dimiliki oleh suatu masyarakat akan mempengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam pembangunan desa.     Kata kunci: kepala desa, partisipasi masyarakat, pembangunan desa
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kinerja Pegawai (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang) Edi Saputra Pakpahan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effect of Education and Training on Employee Performance (Studies in Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang). One way to improve the quality of personnel resources through education and training is carried out in a planned and systematic. In other words, the importance of education and training within the organization is improved employee performance which include knowledge and skills, as well as the formation of the attitude of every employee as desired by the organization. This research uses explanatory research with quantitative approach. The independent variables used in this study is education (X1) with indicators of education of formal and non-formal, training (X2) with indicators of leadership training, functional training and technical training.The dependent variable in this study is the performance indicators of the quantity, quality, and attitude/reliability. This study has also found that there is a positive and significant effect between education and training on employee performance demonstrated the value of F = 9.222> F = 3.195 as well as a partial test of the t test, for the education variable (X1) obtained a value of t is greater than t table (3,298> 2,011) and significantly smaller than the value of α = 0.05 level. These tests indicate that education significantly influence employee performance. For training variables (X2) obtained t-count 0.593 with a significance of 0556. The values ​​of t smaller than t table (0.593 <2.011) and significantly greater than the value of α = 0.05 level. These tests indicated that the training variables had no significant effect on employee performance. Keywords: education, training, employee performance Abstrak: Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang). Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur ialah melalui pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan secara terencana dan sistematik. Dengan kata lain pentingnya pendidikan dan pelatihan dalam organisasi adalah perbaikan kinerja pegawai yang meliputi pengetahuan dan ketrampilan yang mendukung, serta pembentukan sikap setiap para pegawai sesuai yang diinginkan oleh organisasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendidikan (X1) dengan indikator pendidikan formal dan non-formal, dan pelatihan (X2) dengan indicator diklat kepemimpinan, diklat fungsional dan diklat teknis. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja dengan indikator kuantitas, kualitas, dan sikap/kehandalan. Penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai ditunjukkan nilai Fhitung = 9,222 > Ftabel = 3,195 demikian pula dengan uji parsial dengan uji t, untuk variabel pendidikan  (X1) diperoleh nilai thitung tersebut lebih besar daripada ttabel (3.298 > 2.011) dan nilai signifikan lebih kecil daripada α = 0.05. Pengujian ini menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Untuk variabel pelatihan (X2) diperoleh nilai thitung sebesar 0.593 dengan signifikansi sebesar 0.556. Nilai thitung tersebut lebih kecil daripada ttabel (0.593 < 2.011) dan nilai signifikan lebih besar daripada α = 0.05. Pengujian ini menunjukkan bahwa variabel pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.   Kata kunci: pendidikan, pelatihan, kinerja pegawai
Model Partnership Sebagai Upaya Strategis Peningkatan Pelayanan Air Bersih (Studi terhadap Public Private Partnership di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gresik) Suaibatul Aslamiyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategic Partnership Model for Increasing Efforts to Water Services (Public Private Partnership against Studies in Regional Water Company Gresik). Water is a basic human needs. Therefore Millennium Development Goals is targeting that by 2015 access to basic sanitation clean water should be 68.87% filled. But in Indonesia, just 47.56% (BPS, 2011). This study problem formulation is: 1) how does a model partnership in PDAM Gresik, 2) how do the impact of the partnership as a strategic improvement of water services in Gresik. The purpose is: 1) to describe and analyse a model partnership in PDAM Gresik, 2) to describe and analyse the impact of the partnership as a strategic improvement of water services in Gresik. The research method used is descriptive research with qualitative approach. The results of the study appointment that the government's limited capacity can be transferred to the private sector’s involvement it. Conclusion, the PDAM Gresik success improve water services. Keywords: water, regional water company Gresik, public private partnership Abstrak: Model Partnership Sebagai Upaya Strategis Peningkatan Pelayanan Air Bersih (Studi terhadap Public Private Partnership di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gresik). Air adalah kebutuhan pokok manusia. Berkaitan dengan itu, Millenium Development Goals mentargetkan bahwa pada tahun 2015 akses terhadap sanitasi dasar air bersih yang harus dipenuhi sebesar 68,87%. Namun di Indonesia hanya terpenuhi 47,56% (BPS, 2011). Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) bagaimana model partnership di PDAM Kabupaten Gresik, 2) bagaimana dampak partnership sebagai upaya strategis peningkatan pelayanan air bersih di Kabupaten Gresik. Tujuan penelitian adalah: 1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis model partnership di PDAM Gresik, 2) untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak partnership sebagai upaya strategis peningkatan pelayanan air bersih di Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian penunjukkan bahwa keterbatasan kapasitas pemerintah dapat dialihkan dengan adanya keterlibatan sektor swasta didalamnya. Kesimpulannya, PDAM Gresik berhasil meningkatan pelayanan air bersih. Kata kunci: air, PDAM Gresik, public private partnership

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue