cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 10 (2014)" : 30 Documents clear
Pelaksanaan Program Desa Mandiri Energi Dalam Perspektif Sustainable Development (Studi pada Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang) Alitha Indraswari Gunur
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Energy Independent Village Program in Sustainable Development Perspective (Study at Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). The village is origin of the make political society, so it’s necessary to sustainable development. Sustainable development includes the conservation of the environment, social and human survival which as electric. The Ministry of Energy and Mineral Resources have carried out Energy Independent Village Program (DME) that program energy supply by utilizing the potential of local energy based biofuel and non biofuel, technology can be operated by society. DME Program is intended as an entry point in economic rural activity. The purpose of this study was to determine, describe and analyze implementation of DME Program as well as the support factors and inhibiting factors. Research type is qualitative approach with descriptive. The results of study showed that DME Program “KUNING EMAS” in sustainable development perspective haven’t successful, so the researcher gave recommendation to improve the coordination between SKPD so the program goes according to purpose.Keywords: Desa Mandiri Energi (DME), sustainable developmentAbstrak: PELAKSANAAN PROGRAM DESA MANDIRI ENERGI DALAM PERSPEKTIF SUSTAINABLE DEVELOPMENT (Studi pada Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). Desa merupakan cikal terbentuknya masyarakat politik, sehingga perlu dilakukan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Sustainable development mencakup konservasi tentang lingkungan, hubungan sosial dan keberlangsungan manusia, salah satunya adalah listrik. Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral, telah melaksanakan program Desa Mandiri Energi (DME) yaitu program penyediaan energi dengan memanfaatkan potensi energi setempat yang berbasis Bahan Bakar Nabati (BBN) maupun non-BBN dengan teknologi yang dapat dioperasikan oleh masyarakat setempat. Program DME dimaksudkan sebagai entry point dalam kegiatan ekonomi pedesaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program DME serta faktor yang mendukukung dan menghambat. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan program DME “KUNING EMAS” perspektif sustainable development dikatakan belum berhasil, sehingga peneliti memberikan saran agar meningkatkan koordinasi antar SKPD, sehingga program ini dapat berjalan sesuai dengan tujuan.Kata kunci: Desa Mandiri Energi (DME), pembangunan berkelanjutan
Pembangunan Permukiman Prioritas dalam Perspektif Tata Ruang (Studi pada Permukiman Industri Tempe Sanan Kota Malang) Novinaz Benita
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Priority Settlement Development in Spatial Perspective Study at the Tempe Sanan Industrial Settlement Malang City. Priority settlement is the one of Malang City government program and have aims to support the avaibility suitable and arranged settlement and supporting the purpose of Malang development as education, tourism and industrial city or known as Tribina Cita Malang City. There three aims from this research and all analized by spatial perspective, first describes and analyze the criteria of the reason for the stipulation of settlement priority according Settlement Strategy and Urban Infrastructure (SPPIP) Malang, second contribution Settlement Area Development Plan Priority (RPKPP) in the construction industry Tempe Sanan Settlement area as a priority settlements in spatial perspective, third describes and analyze the factors enabling and inhibiting the process of implementing the Settlement Plan Priority Development Zone (RPKPP) in the construction industry Tempe Sanan Settlement area in spatial perspective. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach and uses data analysis Spradley models techniques. The result from this research is determination of priority settlement is based on Strategy Of Settlement Development And Urban Infrastructure (SPPIP) documents and development program for priority settlements refer to Development Plan Of Priority Settlement Regions (RPKPP). As the first priority, Tempe Sanan Industrial Settlement has many problems, especially in spatial structuring and environment condition. Therefore, spatial theory approach is needed to support the successful implementation of development programs in Tempe Sanan Industrial Settlement as the top priority settlement.   Keyword: Priority settlement, Tempe Sanan industrial settlement, SPPIP, RPKPP Abstrak: Pembangunan Permukiman Prioritas Dalam Perspektif Tata Ruang(Studi Pada Permukiman Industri Tempe Sanan Kota Malang). Permukiman prioritas merupakan program Pemerintah Kota Malang yang bertujuan untuk mendukung ketersediaan permukiman yang layak dan teratur serta untuk mendukung keberhasilan Tri Bina Cita Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adlalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kriteria penetapan permukiman prioritas berdasarkan dokumen SPPIP, kontribusi program dalam RPKPP untuk Permukiman Industri tempe sanan serta hambatan dan dukungan dalam pembangunan Permukiman Industri Tempe Sanan. Hasil dari penelitian ini adalah Permukiman Industri Tempe Sanan menjadi permukiman prioritas utama karena memiliki karakteristik sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, yakni permukiman yang mampu mendukung keberhasilan Tribina Cita Kota Malang. Dalam proses pembangunan permukiman prioritas, pemerintah Kota Malang mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Permukiman Prioritas (RPKPP) yang didalamnya memuat berbagai program pembangunan yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi ekonomi, kontribusi lingkungan dan infrastruktur maupun kontribusi sosial. Namun dalam proses pengimplementasian, terdapat faktor kendala dan dukungan. Oleh sebab itu peneliti menggunakan pendekatan teori tata ruang untuk mendukung kesuksesan dalam proses pembangunan permukiman prioritas.   Kata kunci: Permukiman prioritas, permukiman industri Tempe Sanan, SPPIP, RPKPP
Ecologically Sustainable Development in Modern Suburban Community (A Study at Bintaro Jaya, South Tangerang) Septian Ilahude
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraksi: Pembangunan Berwawasan Lingkungan di Masyarakat Suburban Modern (Studi di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan). Perkembangan pesat Jakarta memberi berdampak terhadap sekitarnya Tangerang Selatan salah satunya, kini bertransformasi menjadi kota modern dengan fasilitas publik yang lengkap bagi penduduknya. PT. Jaya Real Property sebagai salah satu pengembang besar di kota ini memprioritaskan aspek lingkungan demi menciptakan wilayah yang liveable dan sustainable bagi masyarakat. Studi ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis perencanaan pembangunan, penerapan pembangunan berwawasan lingkungan di Bintaro Jaya, dan faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis riset ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data riset ialah data primer dan sekunder diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tangerang Selatan menjadi lokasi riset ini. Hasil studi menunjukkan dalam pengembangan wilayah, PT. Jaya Real Property menerapkan konsep pengembangan lahan seperti mixed-use dan garden city. Pengembang meluncurkan ECOmmunity, sebagai kerangka pembangunan wilayah yang mengajak masyarakat untuk hidup ramah lingkungan. Faktor penghambatnya antara lain persoalan sumberdaya manusia, lingkungan fisik disekitar Bintaro Jaya dan gaya hidup. Kreatifitas pengembang dan respon baik masyarakat menjadi sebagai faktor pendukung.   Kata Kunci: perencanaan perkotaan, keberlanjutan lingkungan, bintaro jaya   Abstract: ECOLOGICALLY SUSTAINABLE DEVELOPMENT IN MODERN SUBURBAN COMMUNITY (A Study At Bintaro Jaya, South Tangerang). Jakarta rapid development gives big impact to its suburbs. South Tangerang as one of the suburbs has transformed into a modern city that provides various public facilities to support the mobility of its people. PT. Jaya Real Property, big developers in the city, attempts to put ecological aspect as priority in its development process to create a livable and sustainable area for suburban community. The study aims to know, to describe, and to analyze development planning, the application of ecologically sustainable development and its constraining and supporting factors in Bintaro Jaya. The research type is descriptive with qualitative approach. Research data are primary and secondary data which are collected by interview, observation and documentation. The city is the location of the research. Result of the study shows that in the development of Bintaro Jaya area, the developer applied mixed-use land and garden city concept. The developer also has a program called ECOmmunity that invite its people to apply eco-friendly lifestyle. The constraining factors are human resources, physical environment outside Bintaro Jaya and lifestyle of the people itself. The creativity of the developer and good respond from the community contribute as supporting factors.   Keywords: urban planning, ecological sustainability, bintaro jaya
Kemitraan Perum Perhutani Kph Malang Dengan Lmdh Dalam Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Plus (Studi pada LMDH Samudro Wono Lestari Kecamatan Donomulyo) Dinar Ruhul Imam
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Partnership Perum Perhutani KPH Malang with LMDH in Program Collaborative Forest Management (CBFM) Plus (Studies in LMDH  Samudro Wono Lestari Kecamatan Donomulyo). In order to achieve the Vision and Mission of Perum Perhutani and in accordance with the new paradigm of Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat, empowerment and increase community involvement and or interested parties in the management of forest resources is important. Based on the analysis of data obtained from the LMDH  Sustainable Wono Samudro kecamatan Donomulyo. A partnership between KPH Malang with LMDH Samudro Wono Lestari in Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Plus seen from the basic concept of partnership has not been fully demonstrated the concept of equal partnership. Because there are roles that each party can not be implemented, although this has been contained in the partnership objectives and benefits for each party. Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat success is determined by the intensity and quality of empowerment and advocacy activities on LMDH. Keywords : partnership, Corporate Social Responsibility (CSR), Forest Management Program Abstrak: Kemitraan Perum Perhutani KPH Malang dengan LMDH dalam Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Plus (Studi Pada LMDH Samudro Wono Lestari Kec. Donomulyo). Dalam rangka untuk mencapai Visi dan Misi Perum Perhutani dan sesuai dengan paradigma baru pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat, pemberdayaan dan peningkatan peran masyarakat dan atau pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan sumberdaya hutan menjadi penting. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari LMDH Samudro Wono Lestari Kecamatan Donomulyo. Pola kemitraan antara KPH Malang dengan LMDH Samudro Wono Lestari dalam program PHBM Plus dilihat dari konsep dasar kemitraan belum menunjukkan sepenuhnya konsep kemitraan sejajar. Karena masih terdapat peran masing-masing pihak yang belum dapat dilaksanakan, walaupun dalam kemitraan ini telah terdapat tujuan dan manfaat bagi masing-masing  pihak. Keberhasilan PHBM ditentukan dengan intensitas dan kualitas kegiatan pemberdayaan dan pendampingan pada LMDH.   Kata kunci: kemitraan, Coorporate Social Responsibility (CSR), Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat 
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Studi di LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang) Gunawan Pamadi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Policy of Pengelolaan Hutan Bresama Masyarakat (Study in LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang). Government policy during this basically aims to prosper society. However, the policy influences of the negative form of global warming and environmental damage forest especially. Then to fix it Government, with communities and Perhutani creating a policy Collaborative Forest Management, This policy aims to safeguard forests, and maximize the potential of the forest. to maximize these then formed Community Institution of Forest Village, so in the implementation of Collaborative Forest Management run well and have a positive impact on society with this policy is expected to be in the area of round forests will continue to maintain and utilize the functions of forests as where appropriate. Keywords: government policy, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Abstrak: Implementasi Kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Studi di LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang). Kebijakan yang dilakukan pemerintah selama ini  pada dasarnya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Akan tetapi dari kebijakan tersebut menimbulkan dampak negative berupa pemanasan global dan kerusakan lingkungan khusunya hutan. Maka untuk mengatasi hal tersebut  pemerintah bersama masyarakat serta pihak perhutani membuat suatu kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga hutan, serta memaksimalkan potensi hutan. untuk memaksimalkan hal tersebut maka dibentuklah Lembaga Masyarakat desa Hutan, sehingga dalam pelaksanaan kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dengan kebijakan ini diharapakan masyarakat yang berada didaerah sekitar hutan akan terus menjaga serta memanfaatkan fungsi hutan sebagai mana mestinya. Kata kunci: kebijakan pemerintah, Pengelolaan Hutan bersama Masyarakat 
Efektivitas Strategi Pengamanan Dan Pertahanan Laut Dalam Meningkatkan Stabilitas Keamanan Daerah (Studi Kasus Pada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara) Ayuningtyas Megawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effectiveness of The Sea Security and Defense Strategies in Improving Stability of Regional Security (Studies on the Navy Base (Lanal) Tarakan City North Borneo). The reason for the formation of the North Borneo Province in 2012 is to improve the quality of defense and security in the northern regions of Indonesia, especially related to border regions and outermost island of Indonesia in North Borneo. In addition, many cases of abuses such as sea piracy and smuggling happening. This research using qualitative method with descriptive approach. Strategies used by Lanal guided by the Strategic by Chief of Naval Staff General. The results of the study show that the strategy used by Lanal Tarakan not or less effective in improving the quality of sea defense and security of North Borneo territory. This is because the strategy used is an old strategy that used continuously and minimal corrective efforts. Seeing this, the authors suggest some improvements in order to face future challenges such as improved system of communication, change the mindset of curative action into preventive action, increasing cooperation with local governments and the private sector. Keywords: defense and security of the sea, Northern Borneo, Tarakan, Navy Abstrak: Efektivitas Strategi Pengamanan dan Pertahanan Laut dalam Meningkatkan Stabilitas Keamanan Daerah (Studi pada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara). Salah satu alasan terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2012 adalah untuk meningkatkan kualitas pertahanan dan keamanan di daerah utara Indonesia khususnya terkait daerah perbatasan dan Pulau terluar Indonesia di Utara Kalimantan. Selain itu, maraknya kasus pelanggaran yang terjadi di laut seperti perompakan dan penyelundupan terus terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskritif. Strategi  yang digunakan oleh Lanal berpedoman pada Kebijakan Strategis Kepala Staff Angkatan Laut dan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah Pertahanan Laut Lanal Tarakan. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Lanal Tarakan belum atau kurang efektif dalam meningkatkan kualitas pertahanan dan pengamanan laut wilayah Utara Kalimantan. Hal ini dikarenakan strategi yang digunakan adalah strategi lama yang digunakan terus menerus dan minim upaya korektif. Melihat hal tersebut penulis menyarankan beberapa perbaikan guna menghadapi tantangan kedepan seperti perbaikan sistem komunikasi, perubahan mindset dari tindakan kuratif menjadi upaya preventif, meningkatkan kerjasama dengan pemda dan swasta. Kata kunci: pertahanan dan pengamanan laut, Kalimantan Utara, Tarakan, TNI AL
Analisis Kebijakan Investasi Dalam Meningkatkan Iklim Ketenagakerjaan Yang(Studi Pada Kabupaten Jombang) Kondusif (Studi Pada Kabupaten Jombang) Syamsul Ma'arif Adiokta
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Policy Analysis Investment Climate in Developing Supportive Employment (Studies in Jombang). This study aims to find, analyze and describe the relation and policy influence in improving the investment climate conducive employment in Jombang district. The research method used is descriptive qualitative research method. Analysis of research data using an interactive model of Miles and Huberman. The results showed that there is a relationship between policy and influence the investment climate conducive employment in Jombang district with the creation of jobs through employment opportunities. The benefits of this research to develop a theoretical relationship between the theory of investment policy in an area with existing manpower development in the area. Keywords: investment polic, employment   Abstrak: Analisis Kebijakan Investasi Dalam Meningkatkan Iklim Ketenagakerjaan Yang Kondusif (Studi Pada Kabupaten Jombang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan hubungan dan pengaruh kebijakan investasi dalam meningkatkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Kabupaten Jombang. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif-deskriptif. Analisis data penelitian menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dan pengaruh antara kebijakan investasi dengan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Kabupaten Jombang dengan terciptanya lapangan pekerjaan melalui kesempatan kerja. Manfaat penelitian ini secara teoritis untuk mengembangkan hubungan teori antara kebijakan investasi di suatu daerah dengan perkembangan ketenagakerjaan yang ada di daerah tersebut.   Kata kunci: Kebijakan Investasi, ketenagakerjaan
Strategy Of Bank Sampah Malang (BSM) To Empowering Community ThroughThe Waste Management Innovation (A Study At Bank Sampah Malang Sukun) Rino Oktatiansyah Adam Thalanta
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Strategi Bank Sampah Malang (BSM) Untuk Memberdayakan Masyarakat Melalui Inovasi Pengelolaan Sampah, Studi Kasus Di Bank Sampah Malang Sukun. Sampah menjadi masalah utama bagi kota-kota besar di indonesia, seperti misalnya kota Malang. Semakin tingginya jumlah penduduk kota Malang, membuat sampah yang dihasilkan juga semakin banyak. Selain itu, terbatasnya pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah. Maka dari itu, Bank Sampah Malang harus membuat strategi untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pengelolaan sampah. Jurnal ini membahas tentang bagaimana strategi Bank Sampah Malang untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi dalam strategi Bank Sampah Malang untuk pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil temuan penelitian menunjukkan dalam strategi Bank Sampah Malang bahwa Bank Sampah Malang sudah melakukan strategi dengan baik tetapi, masih perlu upaya yang harus dimaksimalkan dalam inovasi pengelolaan sampah seperti budidaya cacing, pengelolaan sampah organik yang belum optimal, lalu perlunya sosialisasi yang terus menerus agar inovasi pengelolaan sampah tersebut berkelanjutan. Kata kunci : Bank Sampah Malang, pemberdayaan, strategi, inovasi pengelolaan sampah Abstract : Strategy of Bank Sampah Malang (BSM) To Empowering Community Through The Waste Management Innovation. Garbage becomes a major problem for big cities in Indonesia, such as the Malang city. Increasing number of population of the Malang city, making the waste produced is also growing. Therefore, the limited of public knowledge of waste management. That is why, Bank Sampah Malang should make a strategy to empowering communities through the waste management innovation. This journal discusses how the Bank Sampah Malang strategy to empowering communities through innovative waste management. The purpose of this study was to determine and describe the problems faced in strategy of Bank Sampah Malang to empowering community throughthe waste management innovation. The research method used is qualitative with descriptive research approach. The finding of research showed Bank Sampah Malang that strategies has done well but, the strategy still needs to be maximized efforts in waste management innovations such as worm cultivating, organic waste management is not optimal, then Bank Sampah Malang needs to more socialization about waste management innovations. Keywords: Bank Sampah Malang, empowerment, strategy, waste management innovation
Strategi Kampanye Dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Kediri Tahun 2013 (Studi Terhadap Strategi Kampanye Tim Kampanye Pasangan Samsul Ashar-Sunardi) Vitha Gabriela Lumban Toruan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Campaign Strategy of Kediri Regional Head Election in 2013 (Study for Campaign Strategy of Samsul Ashar–Sunardi Campaign Team). Campagin Strategy is important for bringing every candidates of Head Region to the victory of election. Each Candidates are helped by their Campaign Team in case of preparation and implementation of Campaign Strategy. As the candidate, Samsul Ashar-Sunardi with their team arranged and prepared strategies in order to in the Kediri Regional Head Elction in 2013. The strategies that used by them are campaign finance preparation, campaign team consolidation, segmentation, targeting and positioning. However those campaign strategies that have been done can’t bring the couple Samsul Ashar-Sunardi a victory. The Negative Campaign by the other candidates and public sentiment against the couple Samsul Ashar – Sunardi are the factors that cause them lose. Keywords: campaign strategy, election of bupati, walikota and gubernur Abstrak: Strategi Kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Kediri Tahun 2013 (Studi Terhadap Strategi Kampanye Tim Kampanye Pasangan Samsul Ashar-Sunardi). Strategi kampanye sangat diperlukan para kandidat calon Kepala Daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah untuk membawa mereka dalam pemenangan. Para kandidat dibantu oleh tim kampanye dalam penyusunan dan pelaksaan stategi kampanye. Seperti halnya pasangan Samsul Ashar-Sunardi beserta tim kampanye yang berupaya menyusun strategi untuk memenangkan Pemilukada Kota Kediri Tahun 2013. Strategi yang digunakan adalah menyusun pendanaan kampanye, konsolidasi tim kampanye, segmentasi, targeting dan positioning. Namun strategi kampanye yang telah dilakukan tersebut tidak dapat membawa pasangan Samsul Ashar-Sunardi pada kemenangan. Ada beberapa faktor penyebab kekalahan antara lain adalah adanya negative campaign dari pasangan lawan dan munculnya sentimen dari masyarakat terhadap pasangan Kata Kunci: strategi kampanye, PILKADA 
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemupukan Organik (Studi di Desa Boreng Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang) Silvy Nihayah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 10 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Community Empowerment in Aksi Gerakan Pemupukan Organik dan Benih Unggul Bersetifikat (Study in Desa Boreng Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang). Agricultural practices in Indonesia have applied inorganic fertilizers to increase agricultural production and the impact on the fertility of agricultural land. Organic farming is a system of production management systems that improve health and develop agro ecosystems. SIGARPUN BULAT program created to encourage Lumajang Government (civil servants, farmers, businesses) apply an organic fertilizer which is preferably produced from, by, and for the farmers in improving agricultural productivity. In empowering the farmers to change behavior in organic fertilizer and the farmer's independence has been done based on the stages in the process of empowerment, the awareness stage, pengkapasitasan, and pendayaan. In empowering farmers may be optimized so motivational and mentoring be gradual and continuous, the need for monitoring and evaluation of the use of organic fertilizers, customized assistance facility characteristics and needs of farmers, and the lack of oversight standards of quality and purity of rice seed varieties.   Keywords: community empowerment, Program Aksi Gerakan Pemupukan Organik dan Benih Unggul Bersetifikat   Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Aksi Gerakan Pemupukan Organik dan Benih Unggul Bersertifikat (Studi di Desa Boreng Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang). Pertanian di Indonesia prakteknya telah menerapkan pupuk anorganik untuk meningkatkan produksi pertanian. Hal ini berdampak pada penurunan kesuburan lahan pertanian. Sistem pertanian organik merupakan sistem manajemen produksi yang meningkatkan dan mengembangkan kesehatan agroekosistem. Program SIGARPUN BULAT dibuat Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mendorong (PNS, petani, pelaku usaha) menerapkan pupuk organik yang diutamakan diproduksi dari, oleh, dan untuk para petani dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Dalam pemberdayaan yakni merubah perilaku petani dalam pemupukan organik dan memandirikan petani telah dilakukan berdasarkan tahap-tahap dalam proses pemberdayaan, yakni dimulai dari tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Dalam memberdayakan petani dapat berjalan secara optimal maka motivasi dan pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, perlunya monitoring dan evaluasi penggunaan pupuk organik, fasilitas bantuan disesuaikan karakteristik dan kebutuhan petani, dan adanya pengawasan standar mutu dan kemurnian varietas benih padi. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, Program Aksi Gerakan Pemupukan Organik dan Benih Unggul Bersertifikat

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue