cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2014)" : 30 Documents clear
Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Lingkungan Dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development (Studi pada Pembangunan Lingkungan di Kampung Terapi “New Camp” RW 3 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang) Amelia Dwi Marthasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Against Public Participation Development Environment In Order To Achieve Sustainable Development (Studies in Development Environment In Kampung Therapy "New Camp" Rw 3 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang). The research is conducted on the basis of the importance of community participation, in accordance with Law 32 of 2009 on environmental management Article 67. Malang Government is represented by the Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang has facilitated community involvement to support participatory environmental management program. This study uses descriptive qualitative research, and use methods of data analysis Cresswell. The results of the study, public participation in environmental development in community participation, on average reached 96% involvement of RW 3 in the implementation of activities that have been formulated. Result of public participation in RW 3 is 75%. It goes to waste management and litter separation dry waste, dry waste to use and wet. Public participation in accordance with the theory Arnstein and Hoofsteede participation, that participation has the form and the appropriate levels of participation portion. Society in general need to increase awareness and build together to achieve sustainable development. It is because the sustainable development can only be realized if the integration and alignment between government and society. Keywords: public participation, environmental development, sustainable development   Abstrak: Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Lingkungan Dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development (Studi Pada Pembangunan Lingkungan Di Kampung Terapi “New Camp” Rw 3 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang). Penelitian ini dilakukan atas dasar pentingnya partisipasi masyarakat, sesuai UU No.32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan pasal 67. Pemerintah Kota Malang yang diwakili oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang memfasilitasi keterlibatan masyarakat untuk mendukung pengelolaan lingkungan dengan program partisipatif.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan analisis data Cresswell. Hasil penelitian menjelaskanpartisipasi masyarakat, jika dirata-rata mencapai 96% diukur dari keterlibatan warga RW 3 dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah dirumuskan. Sedangkan untuk hasil partisipasi masyarakat di RW 3 adalah 75% pengelolaan sampah berjalan dengan pemisahan sampah kering dan sampah, hingga pemanfaatan sampah kering dan basah. Partisipasi masyarakat sesuai dengan teori partisipasi Hoofsteede dan Arnstein, bahwa partisipasi memiliki bentuk dan tingkatan-tingkatan sesuai porsi partisipasinya. Masyarakat pada umumnya perlu meningkatkan kesadaran dan kepedulian membangun bersama untuk mewujudkan sustainable development, karena pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika adanya integrasi dan keselarasan antara pemerintah dan masyarakat. Kata kunci: partisipasi masyarakat, pembangunan lingkungan, sustainable development
Institutional Capacity Building To Develop Public Service (Study at Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Regency) Bagus Hendy Suardana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Untuk Mengembangkan Pelayanan Publik (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro). Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro sebagai instansi pemerintah yang menyediakan layanan di bidang administrasi kependudukan perlu memperkuat kapasitas untuk mewujudkan layanan yang lebih baik. Salah satu fokus dari pengembangan kapasitas adalah peningkatan kapasitas kelembagaan. Dengan mengembangkan pembangunan kapasitas kelembagaan, mereka dapat meningkatkan pemerintah daerah dan juga melakukan kinerja yang baik bagi karyawan untuk memberikan pelayanan publik yang baik. Penelitian muncul dengan dua masalah utama, pertama Bagaimana pengembangan kapasitas kelembagaan yang dilakukan di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro. Kedua, tentang faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pengembangan kapasitas kelembagaan. Berdasarkan penelitian, pada hasil penelitian ini pengembangan kapasitas kelembagaan di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegorodiketahui  telah dilakukan dengan baik dengan menganalisis struktur organisasi, perbaikan mekanisme kerja, memperkuat alokasi anggaran, penyediaan sarana dan prasarana, serta penyediaan prosedur operasi standar. Ada faktor-faktor seperti Kepemimpinan dan Komitmen Bersama yang menjadi faktor pendukung dan Kurangnya Reward dan Punishment juga Kurangnya Motivasi yang menjadi faktor penghambat. Kata kunci: Kabupaten Bojonegoro, pelayanan publik, pengembangan kapasitas Abstract: Institutional Capacity Building To Develop Public Service (Study at Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Regency). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Regency as the government agency that provides services in the field of population administration needs to strengthen the capacity to realize better service. One of focus from capacity building is  institutional capacity building. By developing an institutional capacity building, they can increasing local administration and also perform good performance for the employees to provide good public service. Thus research come up with two major problems, firstly How the institutional capacity building done in Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Regency. Secondly, about the supporting and inhibiting factors in the process of institutional capacity building. Based on this research, the results of this research. the institutional capacity building in Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro Regency are done well by analyze organizational structure, improvement of the working mechanism, strengthening the budget allocation, provision of facilities and infrastructure, and provision of standard operating procedures. There are factors like Leadership and Shared Commitment that become supporting factors and Lack of Reward and Punishment also Lack of Motivation that become inhibiting factors.   Keywords: Bojonegoro Regency, public service, capacity building
Reformasi Pelayanan Publik Dalam Pembelian Tiket Kereta Api: Perspektif Public –Private Partnership (Studi Kasus di Stasiun Kota Baru Malang) Yolanda Elok Samita Sari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Public Service Reform in Purchase Train Tickets: Perspective Public-Private Partnership (Case Study in Malang Kota Baru Station). Reforms are undertaken a thorough change in an organization as the necessity to increase and improve the performances of public service. Reform in PT KAI reflect efforts to move forward into a mode of transportation providers with good image and can compete globally. Service reform train tickets cooperation between PT KAI and Partners, should produce good quality public services. The results showed that the reform of public services in the purchase train tickets still not up so it needs to be developed further to attract passengers. The supporting factors in the purchase train tickets online is some agreement with based on legislation and decision or directors of the company. As for inhibiting factor is the problem of the Internet network, socialize less, and the official agent of PT KAI is still lacking. Keywords: public service reform, partnerships, train ticket Abstrak: Reformasi Pelayanan Publik dalam Pembelian Tiket Kereta Api: Perspektif Public-Private Partnership (Studi Kasus di Stasiun Kota Baru Malang). Reformasi merupakan perubahan yang dilakukan secara meyeluruh dalam suatu organisasi sebagai keharusan untuk meningkatkan serta memperbaiki kinerja pelayanan publik. Reformasi di PT KAI mencerminkan upaya untuk terus maju menjadi penyelenggara moda transportasi dengan citra yang baik dan dapat bersaing secara global. Reformasi pelayanan tiket kereta api hasil kerjasama antara PT KAI dan mitra, seharusnya menghasilkan kualitas pelayanan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi pelayanan publik dalam pembelian tiket kereta api masih belum maksimal sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut untuk menarik minat penumpang. Faktor pendukung dalam pembelian tiket kereta api online ini adalah perjanjian kontrak kerjasama dengan didasari peraturan perundang-undangan serta keputusan direksi perusahaan. Adapun faktor penghambatnya ialah jaringan internet, sosialisasi yang kurang, informasi agen resmi PT KAI yang minim. Kata kunci: reformasi pelayanan publik, kemitraan,  tiket kereta api
Implementasi Rencana Strategis Dinas Pariwisata (Studi tentang Program Pengembangan Pemasaran, Destinasi, dan Kemitraan Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat) Ulfatun Hasanah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Strategic Plan of Tourism Department (Study about Tourism Marketing Development Program, Destination, and Cooperation in Kabupaten Lombok Barat). Kabupaten Lombok Barat has a good potency on tourism due to the richness and diversity of tourism and cultural objects as asset. Therefore, the study aims to know, to analyze, and to describe the implementation of Strategic Plan of Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat 2010-2014 and the constraining and supporting factors as well. This study focuses on the implementation of Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat strategic plan and its constraining and supporting factors. This study used qualitative method with descriptive type of research to in the analysis part. This study used model of Miles and Huberman by describing, displaying, elaborating, discussing existing issue and then making conclusion from the discussion. Keywords: implementation, strategic plan, tourism, program, and activity   Abstrak: Implementasi Rencana Strategis Dinas Pariwisata (Studi tentang Program Pengembangan Pemasaran, Destinasi, dan Kemitraan Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat). Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat baik, karena memiliki kekayaan dan keanekaragaman objek wisata dan budaya sebagai aset wisata. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan implementasi rencana strategis tahun 2010-2014 yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat dan mengetahui, mengenalisis, dan mendeskripsikan faktor-faktor penghambat dan pendukung implementasi. Fokus pada penelitian ini adalah Implementasi rencana strategis Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat beserta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat implementasi rencana strategis pada Dinas Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan untuk menganalisis implementasi pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman dengan mendeskripsikan, memberikan gambaran, menguraikan, membahas permasalahan yang terjadi kemudian mengambil kesimpulan dari permasalahan.   Kata kunci: implementasi, rencana strategis, pariwisata, program, dan kegiatan
Pengelolaan Air Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Pengelolaan Air Di Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang) Sony Damalan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Water Management In Order To Increase Revenue Village (Studies on Water Management in Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). Water is one resource that has great potential to benefit the village and villagers. Water management can contribute to rural incomes. This research is focused to find and describe how the villages in improving asset management revenue villages and what are the factors that affect water management in order to increase revenue village. Based on the research that has been conducted shows that the management of water in the village Tegalsari been able to meet the needs of rural community water Tegalsari although there are still many factors constraints and deficiencies that should be corrected. The village has been able to meet the water needs of rural communities Tegalsari with tuition costs are much cheaper when compared taps. Water management is supported by various parties. Keywords: public management, asset management, water, PADes Abstrak: Pengelolaan Air Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Pengelolaan Air di Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). Air merupakan salah satu sumber daya yang memiliki potensi besar memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat desa. Pengelolaan air dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan desa. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan aset desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi pengelolaan air dalam rangka meningkatkan pendapatan asli desa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pengelolaan air di desa Tegalsari telah dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat desa Tegalsari walaupun masih banyak faktor kendala dan kekurangan yang harus diperbaiki. Desa telah dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat desa Tegalsari dengan biaya iuran yang jauh lebih murah jika dibandingkan PDAM. Pengelolaan air didukung oleh berbagai pihak. Kata kunci: manajemen publik, pengelolaan aset, air, PADes
Implementasi Penyediaan Jaringan Listrik Pedesaan Kabupaten Bojonegoro dalam Upaya Mengurangi Masalah Isolasi Daerah Terpencil (Studi pada Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Bojonegoro) Rizka Diana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Rural Electricity Network Supply to Reduce Isolated Remote Area Problem (study on Part of Natural Resources (SDA) Kabupaten Bojonegoro). The provision of rural electricity network supply is an activity that has a role as an energy equalization, lighting, and provide vital infrastructure for the public. There are several factors that influence the development of the electricity networks supply such as lack of budget funds, use permit from the Perhutani areas and the lack of utilization of alternative energy such as PLTS. This research used a descriptive research with a qualitative approach. The result of this research in SDA Kabupaten Bojonegoro show that implementation of rural electricity network supply not maximized.  Concentration of development still be done in the area of ​​urban or rural centers. Furthermore, still large number of villages that are still dark make Bojonegoro electrification ratio has not reached perfect, it caused there are still many obstacles in the process of development of rural electricity supply networks. Keywords: electricity, rural electricity network, remote area isolation   Abstrak: Implementasi Penyediaan Jaringan Listrik Pedesaan Dalam Upaya Mengurangi Masalah Isolasi Daerah Terpencil (Studi Pada Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Bojonegoro). Penyediaan jaringan listrik pedesaan merupakan kegiatan yang memiliki peran sebagai pemerataan energi, penerangan untuk masyarakat dan pemberian infrastruktur secara vital bagi masyarakat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembangunan penyediaan jaringan listrik seperti minimnya anggaran dana, ijin pinjam pakai kawasan dari Perhutani dan kurangnya pemanfaatan energi alternatif seperti PLTS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian pada Bagian SDA Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa implementasi penyediaan jaringan listrik pedesaan belum berjalan maksimal. Konsentrasi pembangunan dilakukan masih pada wilayah perkotaan atau sentra pedesaan. Selain itu, masih banyaknya jumlah dusun yang masih gelap membuat Kabupaten Bojonegoro belum mencapai rasio elektrifikasi sempurna, hal itu terjadi karena masih banyak kendala dalam proses pembangunan penyediaan jaringan listrik pedesaan.   Kata kunci: listrik, jaringan listrik pedesaan, isolasi daerah terpencil
Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dan Pantai (P2MPP) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi pada Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo) Fariz Afriansyah Agany
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  Coastal Community Empowerment Programme Implementation And Beach (P2MPP) to Improve Welfare Society (Studies in Rural Sub Kilensari Panarukan Situbondo). Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) East Java Province began in 2010 has implemented the Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai (P2MPP) which aims to improve the properous of society. Based on the results of the study showed that the implementation of the program P2MPP in order to improve the properous of the community in the form Desa Kilensari UPKu Bina Insan Bahari implement Unit Simpan Pinjam (USP) to local communities to assist communities in accessing funds provided by the government. USP P2MPP beneficiaries are divided into 3 categories: Poor Households Households almost poor and micro-economic actors. In the implementation of USP are still some obstacles such as bad credit. However, the overall implementation of the Program for Community Empowerment Zone and Coastal went pretty well. It can be seen from the implementation of USP still running until now. The role of stakeholders is crucial to the success of the program P2MPP.   Keywords: policy implementation, community empowerment, Program Pemberdayaan Masyarakat   Pesisir dan Pantai (P2MPP)   Abstrak: Pelaksanaan Program P2MPP Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Pada Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo). Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Jawa Timur mulai Tahun 2010 telah melaksanakan Program P2MPP yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dari program P2MPP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Kilensari berupa adanya UPKu Bina Insan Bahari yang melaksanakan Unit Simpan Pinjam (USP) kepada masyarakat setempat guna membantu masyarakat dalam mengakses dana yang diberikan pemerintah. Penerima manfaat USP P2MPP dibagi menjadi 3 kategori yaitu Rumah Tangga Miskin, Rumah tangga hampir miskin dan pelaku ekonomi mikro. Dalam pelaksanaan USP masih ada beberapa kendala – kendala yang dihadapi seperti kredit macet. Namun, secara keseluruhan Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai berjalan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan kegiatan Unit Simpan Pinjam yang masih berjalan sampai sekarang. Peran antar stakeholder sangat menentukan keberhasilan dari program P2MPP.   Kata kunci: implementasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat, Program Pemberdayaan Masyarakat   Pesisir dan Pantai (P2MPP)
Dampak Pembangunan Pariwisata Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Kehidupan Masyarakat (Studi pada Wisata Bahari Lamongan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan) Angky Ladhipa Efrilingga
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Impact of Tourism Development on Socio-Economic Conditions of Society (Studies in Wisata Bahari Lamongan). Indonesia is a country with many areas that have the potential of natural resources to be developed within the framework of tourism. One of the areas that have the potential for developing tourism and is Lamongan with Wisata Bahari Lamongan. Will have an impact the environment, as a positive or negative impact. The purpose of this research is to know and to analyze how impacts of development of maritime tourism Lamongan on the community around. The research method uses descriptive qualitative method. The results showed that the impact of tourism development include social impact with the advent of structural transformation and improving the livelihoods of the people skills. While the economic impact includes changes to increase revenues, create jobs, and encourage entrepreneurial activity. Factors supporting the existence of Wisata Bahari Lamongan is tourism attraction, community and close to other attractions. While inhibiting factors include heat and quality of Human Resources. Keywords: tourism, tourism development, socio-economic impacts   Abstrak: Dampak Pembangunan Pariwisata terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Kehidupan Masyarakat (Studi pada Wisata Bahari Lamongan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan). Indonesia adalah negara dengan banyak daerah yang memiliki kekayaan alam yang potensial untuk dikembangkan dalam kerangka kepariwisataan. Daerah  yang memiliki potensi wisata adalah Kabupaten Lamongan dengan Wisata Bahari Lamongan. Setiap pembangunan akan mempunyai dampak yang ditimbulkan, misalnya dampak positif maupun dampak negatif. Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana dampak dari pembangunan Wisata Bahari Lamongan terhadap masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pembangunan pariwisata meliputi dampak secara sosial dengan munculnya transformasi struktur mata pencaharian dan menigkatkan keterampilan masyarakat. Sedangkan dampak secara ekonomi meliputi perubahan terhadap peningkatan pendapatan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong aktivitas berwirausaha. Faktor pendukung keberadaan Wisata Bahari Lamongan yaitu daya tarik pariwisata, peran masyarakat dan dekat objek wisata lain. Sedangkan faktor penghambat meliputi suhu panas dan Sumber Daya Manusia.   Kata kunci: pariwisata, pembangunan pariwisata, dampak sosial ekonomi
Kegiatan Bhakti Sosial Terpadu Dalam Rangka Menjalin Komunikasi Politik Pemerintah Dengan Masyarakat, Pelayanan Masyarakat, Dan Pelestarian Budaya Gotong Royong (Studi Di Desa Kepet Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun) Wahyu Dwi Saputro
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Integrated Social Service Activities In Order To Establish Political Communication Government With Society, Community Service, Mutual Cooperation and Cultural Preservation (Studies in Desa Kepet Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun). The BST activities is an innovation community which actualized in communication activities, mutual assistance, and togetherness so that creating a smooth flow of communication, transparent, and accountable between local government with direct community. This research in a qualitative with a kind of descriptive and do in Desa Kepet. Primary data and Secondary data above use data collection techniques by documentation, observation, and interview. Interview is conducted with Bappeda employee, and community of Desa Kepet.The results showed that the BST activities in Desa Kepet which is generally implemented. It is seen from several aspects from government political communication with the public, community services, and preservation of the culture of mutual cooperation. The supporting factors in the BST activities implementation that is MUSPIDA involvement, and community. While the obstacle factors consist of the absence of local regulations governing the BST activities. Keywords: political communication, community service, and cultural mutual cooperation   Abstrak: Kegiatan Bhakti Sosial Terpadu dalam Rangka Menjalin Komunikasi Politik Pemerintah dengan Masyarakat, Pelayanan Masyarakat, dan Pelestarian Budaya Gotong Royong (Studi di Desa Kepet Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun) Kegiatan BST adalah suatu inovasi menjaring aspirasi masyarakat yang diaktualisasikan dalam kegiatan komunikasi, gotong-royong dan kebersamaan sehingga mampu menciptakan arus komunikasi yang lancar, transparan dan akuntabel antara pemerintah daerah dengan masyarakat secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif, dan dilakukan di Desa Kepet. Data primer dan sekunder di atas menggunakan teknik pengumpulan data dengan  dokumentasi, observasi, dan wawancara. Wawancara dilakukan dengan pegawai Bappeda, dan  masyarakat Desa Kepet. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan BST di Desa Kepet sudah berjalan baik. Hal ini dilihat dari beberapa aspek yaitu komunikasi politik, pelayanan masyarakat, dan pelestarian budaya gotong royong. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan BST yaitu keterlibatan MUSPIDA dan masyarakat. Adapun faktor penghambat yaitu belum adanya peraturan daerah yang mengatur tentang kegiatan BST.   Kata kunci: komunikasi politik, pelayanan masyarakat dan gotong royong 
Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Banjir Bandang Di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang (Studi Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang) Derian Surya Setiawan Geonardo
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Reconstruction After Disaster Of Flood In Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. (Study On Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang). One year ago, precisely on July 9, 2013, flash floods hit the southern part of Kabupaten Malang, disaster occurred in the Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. This disaster caused the damage and loss of material and non-material. This disaster caused damage to rice fields, facilities and infrastructure, such as damage to drainage, irrigation canals, as well as a bridge. The results of this study indicate that the planned reconstruction program goes well, the cooperation between the government, private sector and society/communities. In addition, there are prevention programs conducted by BPBDs. The success of this program can not be separated because the fast response given by BPBDs in response to floods that hit  Sitiarjo and participation villagers or volunteers who work together with each other in reconstruction program. However, in practice there are also barriers such as lack of funds so that the help given less than the maximum. Keywords: disaster, disaster of flood, reconstruction, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang Abstrak: Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Banjir Bandang Di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. (Studi Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang) Satu tahun yang lalu tepatnya 09 Juli 2013, bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Malang bagian selatan yaitu di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Bencana ini menyebabkan kerusakan dan kerugian seperti rusaknya sawah, sarana dan prasarana, rusaknya drainase, saluran irigasi, serta jembatan penghubung antara Desa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program rekonstruksi yang direncanakan berjalan dengan baik, adanya kerjasama antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. Selain itu juga terdapat program pencegagahan bencana di masa depan yang dilakukan oleh BPBD. Faktor Pendukung dari program rekonstruksi ini adalah adanya respon cepat yang diberikan oleh BPBD dalam menanggulangi bencana serta partisipasi dari masyarakat baik itu warga Desa Sitiarjo ataupun sukarelawan yang saling bergotong-royong dalam program rekonstruksi. Faktor penghambat dalam program rekonstruksi ini adalah kurangnya dana sehingga bantuan yang diberikan kurang maksimal. Kata kunci: bencana alam, banjir bandang, rekonstruksi, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang 

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue