cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 5 (2014)" : 30 Documents clear
Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Menunjang Kesejahteraan Masyarakat (Studi pada Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro) Deny Achmad Setiawan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Management The Village Fund Allocation (ADD) in Supporting Public Welfare (Campurejo Village, Subdistrict of Bojonegoro, Bojonegoro Regency). This research aims to analyze and describe the Managed The Village Fund Allocation (ADD) in supporting public welfare Campurejo Village, District of Bojonegoro, Bojonegoro Regency. The research method used a descriptive qualitative research method.  Analysis of study data using a Miles and Huberman interactive model. The results of the study showed that ADD in Campurejo as a whole has been in accordance with the procedures, but suboptimal management on ADD due to the lack of coordination between the Government of the village with District Government so as inhibit the process of disbursement of ADD. The benefits of this research is to develop theoretically existing theory about local governments, especially the Government of the village is related to the management of the village funds allocation (ADD) in Supporting the Public welfare, practically to provide information, especially to the public at large regarding the management of village fund allocation (ADD) in Supporting public welfare. Keywords: The Village Fund Allocation (ADD), Public WelfareAbstrak: Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Menunjang Kesejahteraan Masyarakat (Studi Pada Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam menunjang kesejahteraan masyarakat pada Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif-deskriptif. Analisis data penelitian menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ADD di Desa Campurejo secara keseluruhan telah sesuai dengan prosedur, namun kurang optimalnya pengelolaan ADD disebabkan oleh kurangnya koordinasi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten, sehingga menghambat proses pencairan dana ADD. Manfaat penelitian ini secara teoritis untuk mengembangkan teori yang sudah ada mengenai pemerintah daerah khususnya pemerintah desa terkait dengan pengelolaan ADD dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, secara praktis untuk memberikan informasi khususnya kepada masyarakat luas terkait pengelolaan ADD dalam  menunjang kesejahteraan masyarakat.Kata Kunci: Alokasi Dana Desa (ADD), Kesejahteraan Masyarakat
Regulasi Tata Niaga Bawang Merah yang Berkeadilan (Studi pada Dinas Pertanian, Petani Bawang Merah dan Pedagang Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk) Tantia Kusumaning Ratri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Regulasi Tata Niaga Bawang Merah yang Berkeadilan (Studi pada Dinas Pertanian, Petani Bawang Merah Dan Pedagang Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk).Belum adanya regulasi tata niaga bawang merah di Kabupaten Nganjuk, menyebabkan tata niaga bawang merah ditentukan oleh mekanisme pasar sehingga terjadi disparitas harga di tingkat petani dan pedagang. Hasil penelitian menunjukkan  belum ada regulasi yang khusus mengatur tentang tata niaga bawang merah dari pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk dan hanya mengacu kepada RPJMD Kabupaten Nganjuk yang diimplementasikan melalui Renstra Dinas Pertanian. Didapatkan 6 pola tata niaga bawang merah. Pihak-pihak yang terlibat meliputi petani bawang merah, tengkulak, pengumpul, pedagang besar, pengecer, konsumen dan Dinas Pertanian. Terdapat 3 kelebihan dan 4 kekurangan dalam pelaksanaan regulasi tata niaga bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Regulasi yang dapat dibuat untuk tata niaga bawang merah yang berkeadilan yaitu membuat kebijakan yang khusus mengatur tata niaga bawang merah yang dapat menguntungkan semua pihak. Kata Kunci: Regulasi, Tata Niaga, Bawang Merah, NganjukAbstract: Regulation of Union Trade System Based on Justice (Studi in Dinas Pertanian, Onion Farmers and Onion Traders in Nganjuk Regency). The absence of regulation of the marketing of onion in Nganjuk, causing onion trade system is determined by the market mechanism resulting disparity in the level of farmers and traders. The results showed no specific regulations governing the trade system of local government red onion Nganjuk and only refers to the Nganjuk-year plan that is implemented through the Strategic Plan of the Department of Agriculture. There were 6 patterns onion trade system. The parties involved include onion farmers, middlemen, collectors, wholesalers, retailers, consumers and the Department of Agriculture. There are 3 advantages and 4 shortcomings in the implementation of regulations in the onion trade system Nganjuk. Regulations may be made for onion trade system that is equitable policies that specifically regulate the marketing of onion that can benefit all parties. Keywords: Regulation, Trade System, Onion, Nganjuk 
Peran Stakeholder dalam Pengembangan Tebu Rakyat (Studi pada Wilayah Kerja Pabrik Gula Redjosarie Kabupaten Magetan) Tutik Tutik
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Stakeholder in The Development of Sugarcane (Studies on the Working Area of Redjosarie Sugar Factory in Magetan District. Achievement of national self-sufficiency in 2014 supported by the Technical Guidelines for Increased Production, Productivity, and Quality ofPlantsAnnuals who are composed by Ministryof Agriculture, which then translated back into the Implementation Guidelines and the Technical Guidelines through the Development of Sugarcane at the district/city level. Development of Sugarcane activities at the Magetan district level involving relevant stakeholders. The stakeholders have roles in the lending capital for sugar cane farmers, extension activities, Intersection Partnership Forum (FTK) activities, display gardens activities. The results showed that the stakeholders have performed its role well. The roles cause coordination and control between technical team from Estate Official of Magetan district and Redjosarie sugar factory, KPTR Sari Madu, and sugarcane farmers/farmer group.The method used is descriptive research with qualitative approach. Keyword: Development of Sugarcane, role, stakeholder and governance. Abstrak: Peran Stakeholder dalam Pengembangan Tebu Rakyat (Studi pada Wilayah Kerja Pabrik Gula Redjosarie Kabupaten Magetan). Pencapaian target swasembada gula nasional pada tahun 2014 oleh pemerintah didukung oleh Pedoman Teknis Peningkatan Produksi, Produktivitas, dan Mutu Tanaman Semusim yang disusun Kementrian Pertanian, yang selanjutnya dijabarkan kembali menjadi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) melalui Pengembangan Tebu Rakyat pada tingkat kabupaten/kota. Kegiatan Pengembangan Tebu Rakyat di Kabupaten Magetan melibatkan stakeholder terkait. Masing-masing stakeholder memiliki peran dalam kegiatan pemberian kredit modal kepada petani tebu, kegiatan penyuluhan, kegiatan Forum Temu Kemitraan, dan kegiatan kebun peraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder telah menjalankan perannya dengan baik. Peran tersebut menimbulkan adanya koordinasi dan pengawasan antara Tim Teknis dari Dinas Perkebunan Kabupaten Magetan dan Pabrik Gula Redjosarie, Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Sari Madu, dan petani tebu/kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kata kunci: Pengembangan Tebu Rakyat, peran,stakeholder, dan governance.
Analisis Pengelolaan dan Pelestarian Cagar Budaya sebagai Wujud Penyelenggaraan Urusan Wajib Pemerintahan Daerah (Studi pada Pengelolaan dan Pelestarian Situs Majapahit Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto) Khalid Rosyadi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Local Government Affairs is divided into compulsory and optional. One of compulsory is cultural affairs which includes the management and preservation of Trowulan Majapahit Site. However, in practice they often overlap in these matters, it is also due to the Trowulan Majapahit Site as national heritage which is also the authority of the central government in Kemendikbud (Ministry of Education and Cultural) Environment, Directorate of Culture. This study aims to analyze the management and preservation of Trowulan Majapahit Site as a compulsory affairs of Local Government, Mojokerto Regency, and the actors involved in it. This study used a qualitative descriptive study. Management of Trowulan Majahit Site based on five regulations as a legal basic, but there is no specific regulation governing this case. On the budget side, budgets already shared from the State Budget, Provincial Budget and District Budget. While, in its preservation has been performed rescue, security, zoning, maintenance, and restoration, but also not optimal cause of constrained to lack of resources and budgets. The main actors involved are Disporabudpar (The Official of Youth, Sport, Cultural, and Tourism)  Mojokerto and BPCB (House of Preservation of Cultural Heritage) Mojokerto. Keywords: Management and Preservation, Trowulan Majapahit Site, Compulsory, Local Government Abstrak: Urusan Pemerintahan daerah terbagi atas urusan wajib dan pilihan. Salah satu urusan wajib tersebut adalah urusan kebudayaan yang di dalamnya termasuk pengelolaan dan pelestarian situs Majapahit Trowulan. Namun, dalam pelaksanaannya masih sering terjadi tumpang tindih dalam urusan ini, hal ini juga dikarenakan Situs Majapahit Trowulan sebagai Cagar Budaya Nasional yang juga merupakan wewenang Pemerintah Pusat di Lingkungan Kemendikbud, Ditjen Kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengelolaan dan pelestarian Situs Majapahit Trowulan sebagai urusan wajib Pemerintahan Daerah Kabupaten Mojokerto, serta aktor-aktor yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengelolaan Situs Majapahit Trowulan berdasarkan pada lima regulasi sebagai payung hukumnya, namun belum ada regulasi khusus yang mengatur hal ini. Di sisi anggaran sudah terdapat sharing anggaran yang bersumber dari APBN, ABPD Provinsi dan Kabupaten. Sedangkan, dalam pelestariannya telah dilakukan penyelamatan, pengamanan, zonasi, pemeliharaan, dan pemugaran, namun juga belum optimal karena terkendala kurangnya sumber daya dan anggaran. Aktor utama yang terlibat adalah Disporabudpar Kabupaten Mojokerto dan BPCB Mojokerto.Kata Kunci: Pengelolaan dan Pelestarian, Situs Majapahit Trowulan, Urusan Wajib, Pemerintahan Daerah
The Strategy of Tourism Industry Development in Pasuruan Regency as The Stregth of The Regional Economy (Study at Department of Culture and Tourism Pasuruan Regency) Frizqy Okitrandiagrahadi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Strategi Pengembangan Industri Pariwisata Kabupaten Pasuruan Sebagai Kekuatan Perekonomian Daerah.Kabupaten Pasuruan memiliki potensi budaya, wisata alam wisata religi, wisata industri, serta wisata agro yang sangat prospektif untuk dikembangkan dan dipromosikan dalam rangka pemberdayaan perekonomian masyarakat, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha.Metode yang digunakan kualitatif pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis Strategi Pengembangan Industri Pariwisata sebagai Kekuatan Perekonomian Daerah di Kabupaten Pasuruan, Perkembangan Pariwisata terhadap Kekuatan perekonomian daerah di Kabupaten Pasuruan dan  faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Pengembangan Pariwisata yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan sesuai dengan tujuan pengembangan daerah khususnya dari sektor pariwisata yang menerapkan pembangunan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam rangka memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Agar pengembangan industri pariwisata dapat mencapai hasil, maka Pembangunan pariwisata Kabupaten Pasuruan perlu peran aktif, masyarakat, pelaku wisata serta para stake holder dalam merumuskan perencanaan kebijakan pariwisata. Kata Kunci : Pariwisata, Pengembangan Pariwisata, Pengembangan Ekonomi, Strategi Pengembangan. Abstract : The Strategy of Tourism Industry Development in Pasuruan Regency as The Strength of The regional Economy.Pasuruan Regeny has the potential of culture, nature, religious,industrytourism , as well as agro-tourism, which is prospective to be developed and promoted in order to empower the community's economy, expand employment nd business opportunities. This study used Descriptive qualitative approach. The goals of this research are knowing, describe and analyze the Strategy of Tourism Industry Development in Pasuruan Regency as the Strength of Regional Economy,  The Development of Tourism Industry in Pasuruan Regency to Support The Strength of The Regional Economy and  factors inhibiting and supporting. The results of this study indicate that the Strategy of Tourism Development conducted by the Department of Culture and Tourism Pasuruan Regency in accordance with the purpose development of the tourism sector in particular areas who apply sustainable development to support economic growth in order to expand employment and business opportunities. That Development of the tourism industry in order to achieve results, then Tourism developmentneeds active participation, community, tourism players and stakeholders in the formulation of tourism policy planning. Keywords:Tourism, Tourism Development, Economic Development, Strategy Development
Pelaksanaan Peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Memberdayakan Perempuan (Studi tentang Program Pendidikan dan Keterampilan di Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang) Nina Rosa Riana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Driving Team of Empowerment and Family Welfare (PKK) Role in Empowering Women (Study of Educational and Skills Program in District Kaliori Rembang Regency). The conditions of the family as the smallest unit in society have a great meaning in the development process. To be able to live a family, then formed Empowerment and Family Welfare Movement, that is managed and implemented by team of driving Empowerment and Family Welfare (TP.PKK) at every level. The analysis used isinteractive analysis model of Miles and Huberman. The results of this research shows that the role of TP. PKK especially educational and skills program in the District Kaliori already implemented and running well. However, in practice increasingly encountered several obstacles including a lack of volunteers / PKK cadres in the villages, low education levels  of cadres, as well as the lack of support from the board of trustees in villages. Researcher give recommendation as follows : need the support of the board of trustees at the village and need for active participation from all walks of life for each rural development Keyword: PKK, Woman Empowerment, Educational and Skills Program. Abstrak: Pelaksanaan Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Memberdayakan Perempuan (Studi Tentang Program Pendidikan Dan Keterampilan Di Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang). Kondisi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai arti yang besar dalam proses pembangunan. Untuk dapat membina keluarga secara langsung, maka dibentuk Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, yang dikelola dan dilaksanakan  oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) di setiap jenjang. Analisis yang digunakan adalah model analisa interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Peran TP. PKK khususnya program pendidikan dan keterampilan di Kecamatan Kaliori sudah terlaksana dan berjalan dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala diantaranya kurangnya tenaga sukarela/Kader PKK di desa, rendahnya tingkat pendidikan kader, serta kurangnya dukungan dari Dewan Penyantun di desa. Saran yang direkomendasikan peneliti antara lain yaitu : perlunya dukungan dari Dewan Penyantun di desa dan perlunya peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk pembangunan desa masing-masing. Kata kunci: PKK, Pemberdayaan perempuan, Pendidikan dan Keterampilan.
Implementasi Program "Morning On Panglima Sudirman Street (MPSS)" dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi pada Dinas Koperasi, Energi Mineral, Industri dan Perdagangan dan Bappeda Kota Probolinggo) Dicky Eka Prasetya Adi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Program “Morning on Panglima Sudirman Street (MPS2)” in Developing Micro, Small and Medium Enterprises (Studies in the Department of Cooperatives, Energy Minerals, Industry dan Commerce and Bappeda Probolinggo). The research is based by problems of UMKM in the field of marketing so need for policies to assist the development of UMKM in marketing their products. One of the policies that are made is through the Morning program on Panglima Sudirman Street (MPS2). The research method used descriptive research with qualitative approach. The results of this research showed that policy implementation MPS2 sourced from Probolinggo Mayor with the originator of that unit Bappeda. Policy models that happen to be top down and bottom up since the policy came from the superior, but also the people involved at the time of the meeting to provide input to the government. Factors supporting the implementation of the policy is effective communication MPS2 each actor, the attitude of the people who are enthusiastic and UMKM entrepreneurs who continue to create. Meanwhile the more technical inhibiting factor like place and time limited parking ordering and arrangement. The suggests from this research is that more active dissemination of the mindset that the UMKM entrepreneurs in MPS2 promotional event they are better able to develop relationships and the need for firmness between SKPD to remind each other in the inclusion of a number of stand on free food coupons Key Words: Policy Implementation, Program MPS2, UMKM Abstrak: Implementasi Program “Morning On Panglima Sudirman Street (MPS2)” dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi pada Dinas Koperasi, Energi Mineral, Industri dan Perdagangan dan Bappeda Kota Probolinggo). Penelitian ini dilandasi oleh permasalahan UMKM pada bidang pemasaran sehingga perlu adanya kebijakan untuk membantu perkembangan UMKM dalam memasarkan hasil produksi. Salah satu kebijakan yang dibuat yaitu melalui program Morning on Panglima Sudirman Street (MPS2). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan implementasi program MPS2 bersumber dari Walikota Probolinggo dengan satuan kerja penggagas yaitu Bappeda. Model kebijakan yang terjadi bersifat top down dan bottom up karena kebijakan berasal dari atasan, namun masyarakat juga dilibatkan pada saat rapat untuk memberikan masukan kepada pemerintah. Faktor pendukung dalam implementasi kebijakan MPS2 adalah komunikasi yang efektif setiap aktor, sikap masyarakat yang antusias dan pengusaha UMKM yang terus berkreasi. Sedangkan faktor penghambatnya lebih bersifat teknis sepert tempat dan waktu yang terbatas dan penataan tempat parkir. Saran dalam penelitian ini yaitu bahwa diperlukan sosialisasi lebih giat mengenai pola pikir pengusaha UMKM agar dalam ajang promosi MPS2 mereka lebih mampu mengembangkan relasinya dan perlunya ketegasan antar SKPD untuk saling mengingatkan dalam pencantuman nomor stand pada kupon sembako gratis. Kata Kunci : implementasi kebijakan, program MPS2, UMKM.
Peran Stakeholder dalam Meningkatkan Perekonomian Lokal melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) (Studi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kota Kediri) Rischi Agustina
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Stakeholders in Improving Local Economy through Small and Medium Industries (Studies in the Department of Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kota Kediri). To boost the economy is necessary to Kediri Industri Kecil dan Menengah (IKM), which is IKM is one solution to overcome the problems of Kediri economy highly dependent on industries such as Gudang Garam. In addition, many of the problems faced by IKM maximal Kediri as the role of government, private and community impact on IKM development itself. To develop the necessary role of IKM Kediri and synergy among stakeholders so as to improve the local economy Kediri.Keywords: Industri Kecil dan Menengah (IKM), stakeholders, local economic development Abstrak: Peran Stakeholder dalam Meningkatkan Perekonomian Lokal melalui Industri Kecil Menengah (Studi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kota Kediri). Untuk meningkatkan perekonomian Kota Kediri diperlukan adanya Industri Kecil dan Menengah (IKM), dimana IKM ini merupakan salah satu solusi mengatasi permasalahan perekonomian Kota Kediri yang sangat tergantung pada industri besar seperti Gudang Garam. Selain itu juga banyak dustpermasalahan yang dihadapi oleh IKM Kota Kediri seperti kurang maksimalnya peran pemerintah, swasta dan masyarakat yang berdampak pada pengembangan IKM itu sendiri. Untuk mengembangkan IKM Kota Kediri diperlukan peran dan sinergi antara stakeholder sehingga mampu meningkatkan perekonomian lokal Kota Kediri. Kata Kunci: Industri Kecil Menengah (IKM), stakeholder, pengembangan ekonomi local 
Strategi Pengembangan Potensi Wisata untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten) Fitri Khasanah Rifai
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development of Tourism Potential Strategies to Increase Local Revenue (study at Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten). This study tried to determine and analyze the development strategy of the government's tourism potential area in this Dinas Kebudayaan, Pariwisata,Pemuda dan Olahraga Klaten Regency, the contribution of the tourism sector in supporting the original income in Klaten Regency, and supporting factors and inhibiting the development strategy of tourism potential in Klaten Regency. Type of research used is descriptive research with qualitative approach. The results of the study found four development strategies undertaken by the Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga which includes destination development, marketing development and promotion, development of the tourism industry and Tourism Human Resources strategy. With the Development Strategy is expected to increase tourist sector's contribution is still minimal. However, the implementation of these strategies are still encountered enabling and inhibiting factors both internal and external. Keywords: strategy development, increasing revenue, tourism potensial. Abstraksi: Strategi Pengembangan Potensi Wisata untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten). Penelitian ini berusaha mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan potensi wisata yang dilakukan pemerintah daerah dalam hal ini dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Klaten, kontribusi sektor pariwisata dalam menunjang Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Klaten, dan faktor pendukung dan penghambat strategi pengembangan potensi wisata di Kabupaten Klaten. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Hasil penelitian ditemukan empat strategi pengembangan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yaitu meliputi pengembangan destinasi, pengembangan pemasaran dan promosi, pengembangan industri pariwisata, dan strategi Sumber Daya Manusia Pariwisata. Dengan Strategi Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan Kontribusi sektor wisata yang saat ini masih minim. Akan tetapi dalam penerapan strategi tersebut masih ditemui faktor pendukung dan penghambat baik dari internal maupun eksternal.Kata Kunci: strategi pengembangan, peningkatan PAD, potensi wisata
People's Empowerment Through National Program for Urban Self Community Empowerment (Studies on the Provision of Revolving Financial in the Village of Jabon, Sub-district of Jombang, Jombang Regency) Ragil Septianawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri Perkotaan (Studi tentang  Penyediaan Sumber Daya Keuangan Bergulir di Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang). Pembangunan nasional merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendesak bagi negara indonesia. Mengingat kondisi kemiskinan merupakan topik yang masih menjadi sorotan utama. Salah satu cara untuk mengatasi kemiskinan adalah melalui pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program pinjaman bergulir dari PNPM Mandiri Perkotaan di desa Jabon, kecamatan Jombang, kabupaten Jombang telah memberikan dampak yang baik dalam proses pembangunan. Namun, masih sangat disayangkan dengan belum sepenuhnya tercapai sasaran yang diharapakan dalam program tersebut, dimana masyarakat miskin merupakan sasaran utama. Kata kunci: Pinjaman Bergulir, Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Nasional.   Abstract: People’s Empowerment through National Program for Urban Self Community Empowerment (Studies on the Provision of Revolving Financial in the Village of Jabon, Sub-district of Jombang, Jombang Regency). Nation building is essential requirement for Indonesia. Know that poverty is the topic which is still the main spotlight. One of the ways to overcome the poverty is through empowerment. This research used qualitative method with an interactive model. The results of this research state that the people’s empowerment through revolving loan program from PNPM Urban Self at Jabon village, sub-district of Jombang, Jombang regency has given the good impact in terms of development process. However, it is still regrettably with the achievement of targets are not completely expected in the program, where the poor people are the main targets Keywords: Revolving Loan, People’s Empowerment, Nation Building.

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue