cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 10 (2015)" : 30 Documents clear
Penerapan Electronic Government dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Sebagai Pendukung Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Studi pada Pemerintah Kabupaten Sragen) Henni Fariha
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Application of Electronic Government in information system at Local Government as Local-Government accomplishment support (Study at Government of Sragen Regency).Techonologies development which are more complex push government institution to change image of government which is considered rigid become more flexible by adopting technology values. President instruction number 3 year of 2003 mandates that government must be able form new dimension in organization, management system, and work process which are more flexible by aplying electronic government in information system at local government.Result of this research showed that application of electronic government in information system of government at Sragen Regency can be conducted effective and efficiently by using appropriate technology. Sustainability of application of local government information system at Sragen regency can be realized by using strategy which was formed by government and good will from supreme leader of Sragen regency whose mandated all of government stakeholders involve information and communication technology. Strategy which was formed through support of organization network, utilizing of information system, management system, government work process and human resources development.   Keywords: Electronic Government, Information System at Local Government, Sragen Regency   Abstrak: Penerapan Electronic Government dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Sebagai Pendukung Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Studi pada Pemerintah Kabupaten Sragen). Perkembangan teknologi yang semakin kompleks mengharuskan lembaga pemerintahan juga harus mengubah citra pemerintahan yang dinilai kaku menjadi lebih lentur dengan mengadopsi nilai-nilai teknologi. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 mengamanatkan bahwa Pemerintah harus mampu membentuk dimensi baru ke dalam organisasi, sistem manajemen, dan proses kerja yang lebih lentur melalui penerapan electronic government dalam sistem informasi pemerintahan daerah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan electronic government dalam sistem informasi pemerintahan daerah di Kabupaten Sragen dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan mengandalkan teknologi tepat guna. Keberlanjutan penerapan sistem informasi pemerintahan daerah Kabupaten Sragen dapat terwujud melalui strategi yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Sragen serta goodwill dari pimpinan tertinggi Kabupaten Sragen yang mengamanatkan seluruh penyelenggaraan pemerintahan daerah melibatkan teknologi informasi dan komunikasi. Strategi dibentuk melalui jaringan organisasi pendukung, pemanfaatan teknologi informasi, sistem manajemen dan proses kerja pemerintah, dan pengembangan kapasitas sumberdaya manusia.  Kata Kunci: Electronic Government, Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, Kabupaten Sragen
Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pertanian Organik (Studi pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu) Mohammad Nor Habibi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Local Government in The Development of Organic Farming. (Case Studies in  department of Agriculture and Forestry Batu). Organic agriculture is an alternative solution in order to deal with the challenge of globalization and also to cope with the trend in the demand of consumer and world market that begin to concern with products that must be free from chemical residue, be environmental friendly and be health friendly. The objective of this research is to understand, to describe and to analyze the role of local government through the Office of Agriculture and Forestry of Batu City for Organic Farming development in Batu City. The author is interested to acknowledge the role of local government in Organic Farming development. Research type is qualitative with descriptive approach. Analysis method is Miles and Huberman. Based on the result of analysis, the role of local government in Organic Farming development is already good and effective because it has implemented socialization, education and facilitation of the program. From these three indicators of program, several outcomes are obtained concerning with organic area, land width, chemical pesticide reduction, number of farmers and plant species. The constraining factors include: (a) limited human resource with skill, (b) the reducing quality and quantity of natural resources, and (c) excessive land use conversion. Keywords: Role, Local Government, Organic Farming. Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pertanian Organik (Studi pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu). Pertanian organik di anggap sebagai alternative solusi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan trend permintaan konsumen maupun pasar dunia yang berkembang saat ini yang mulai sangat peduli terhadap produk – produk bebas residu kimia, ramah lingkungan dan menyehatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis bagaimana peran pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu dalam pengembangan pertanian organik di Kota Batu, Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Peran Pemerindah daerah dalam pengembangan pertanian organik sudah berjalan dengan baik dan efektif dalam menjalankan pelaksanaan program sosialisasi, edukasi, dan fasilitasi dan dari hasil 3 (tiga) indikator tersebut membuahkan hasil seperti kawasan organik, luas lahan dan pengurangan pestisida kimia, jumlah petani dan jenis tanaman, meskipun dalam pelaksanaannya masih ada faktor penghambat, yaitu a) Keterbatasan SDM yang mempunyai kemampuan, b) kualitas dan kuantitas SDA yang semakin menurun, c) alih fungsi lahan. Kata kunci : Peran, Pemerintah Daerah, Pertanian Organik.
Pemanfaatan Koleksi Terbitan Berseri di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Kota Blitar Muhammad Fathul Hasan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Utilization rate collection serial publications for people who visit the library of Bung Karno Blitar. This study aims to (1) describe the utilization rate collection serial publications for people who visit the library of Bung Karno Blitar (2) to determine what factors affecting the utilization rate collection serial publications. Type of research is descriptive and the analysis is descriptive statistics. The results showed that the use of a collection of serial publications for users in the library of Bung Karno still not good enough. Then there are several factors that affect the utilization rate collection of serial publications, namely internal factors and external factors, internal factors obtain results presentation as much as 49.48% included in the category fairly and on external factors to obtain results presentations 35.69% belonging to the category of less. Recommendations from this research is necessary to develop a collection of serial publications, it is necessary to add human resources management and retrieval facilities need to be provided as OPAC. Keyword: utilization, collection serial publications Abstrak: Pemanfaatan Koleksi Terbitan Berseri di UPT Perpustakaan PBK Kota Blitar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tingkat pemanfaatan koleksi terbitan berseri (majalah dan surat kabar) bagi pemustaka di Perpustakaan PBK Kota Blitar (2) mengetahui faktor apa saja pada pemanfaatan koleksi terbitan berseri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi terbitan berseri bagi pengguna di Perpustakaan PBK masih belum cukup baik. Kemudian ada beberapa faktor pemanfaatan koleksi terbitan berseri yaitu faktor internal dan fakor eksternal, pada faktor internal memperoleh hasil presentasi sebanyak 49,48% termasuk dalam kategori cukup dan pada faktor eksternal memperoleh  hasil presentasi 35,69% yang tergolong dalam kategori kurang. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu perlu pengembangan koleksi terbitan berseri, perlu menambah SDM yang mengelola dan perlunya disediakan fasilitas temu kembali seperti OPAC.   Kata kunci: pemanfaatan, koleksi terbitan berseri
Pelaksanaan Rekrutmen Pegawai di PT. KAI DAOP 7 Madiun (Studi Kasus pada PT. KAI DAOP 7 Madiun) Ario Nasty Pramudi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Employee Recruitment PT. KAI DAOP 7 Madiun (Case Study on PT. KAI DAOP 7 Madison). Implementation of recruitment conducted by PT. KAI DAOP 7 Madiun always experience growth in every implementation, it aims to improve the quality of employees resulting from the recruitment process. See vital means of rail transport in Indonesia it is indeed absolutely must be done. With increasing quality of human resources owned by PT. KAI DAOP 7 Madiun will certainly improve the quality of services provided to the community. Recruitment is done by PT. KAI DAOP 7 Madiun done several times a year, it is tailored to the needs of employees of PT. KAI DAOP 7 Madiun. In the implementation of recruitment PT. KAI DAOP 7 Madiun involve several experts from several universities in Indonesia it was done so that recruitment is conducted can produce qualified human resources that will be brought forward for PT. KAI DAOP 7 Madiun. Keywords: Recruitment, employee, service, train Abstrak: Pelaksanaan Rekrutmen Pegawai di PT. KAI DAOP 7 Madiun (Studi Kasus pada PT. KAI DAOP 7 Madiun). Pelaksanaan rekrutmen pegawai yang dilakukan oleh PT. KAI DAOP 7 Madiun selalu mengalami perkembangan pada setiap pelaksanaannya, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pegawai yang dihasilkan dari proses rekrutmen tersebut. Melihat vitalnya sarana transportasi kereta api di Indonesia hal tersebut memang mutlak harus dilakukan . Dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh PT. KAI DAOP 7 Madiun tentu akan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarkat. Rekrutmen yang dilakukan oleh PT. KAI DAOP 7 Madiun dilakukan beberapa kali dalam satu tahun hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pegawai PT. KAI DAOP 7 Madiun. Dalam Pelaksanaan rekrutmennya PT. KAI DAOP 7 Madiun melibatkan beberapa tenaga ahli yang berasal beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia hal itu dilakukan supaya rekrutmen pegawai yang dilaksanakan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang nantinya bisa membawa kemajuan bagi PT. KAI DAOP 7 Madiun. Kata Kunci: Rekrutmen, pegawai, pelayanan, kereta api
Pelaksanaan Program “Kelurahan Siaga Aktif” dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat (Studi di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun) Yohana Priliana Wimmy Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Program “Kelurahan Siaga Aktif” in realizing Independent Society (A study in Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun). Everyone needs healthy. Yet, it’s different in Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Madiun city. The local government could commit one of the health service that is Program Desa Siaga Aktif/Kelurahan Siaga Aktif well. This research concerns with the way that program is run in the village included the supporting as well as inhibiting factors. The research proves the ways Kelurahan Winongo runs the health service program, there are 6 (six) stages which are passed through, they are preparation, impementation program, monitroting and evaluation, approach to development and improvement. The stakeholders of this program are government, private sector, LSM (lembaga Swadaya Masyarakat/Non Governmental Organisation), PKK team and Kelurahan Winongo. The program affects is, they can stand alone, the community feel more healty, UKBM good quaity, furthermore Manguharjo Public Health Center runs as well as the SOP. Yet there internal probelems are the human resource and the patient (community), while the external problems include the finance, at the some time some figures in the community private sector, LSM (Non Governmental Organisation, paramedics, and govermental legal foundation.   Keywords: Program of Kelurahan Siaga Aktif, service, health, stakeholders Abstrak: Pelaksanaan Program “Kelurahan Siaga Aktif” dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat (Studi di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun). Sehat adalah dambaan semua masyarakat. Salah satu program untuk memperbaiki mutu pelayanan kesehatan adavah melalui Program “Desa Siaga” atau Kelurahan Siaga Aktif”. Salah satu daerah yang melaksanakan Program “Kelurahan Siaga Aktif” dengan baik adalah Kota Madiun, khususnya di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo. Hasil penelitian ini berfokus pada pelaksanaan Program dan faktor penghambat serta pendukung. Program “Kelurahan Siaga Aktif” di Kelurahan Winongo ini memiliki tahap pelaksanaan, yaitu dari persiapan, pelaksanaan program, pemantauan dan evaluasi, pendekatan pengembangan pelaksanaan kegiatan, hingga pembinaan dan peningkatan. Stakeholder yang berperan dalam pelaksanaannya adalah pemerintah, swasta, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), tim penggerak PKK serta masyarakat Kelurahan Winongo. Dampak yang terjadi misalnya masyarakat winongo semakin mandiri, derajat kesehatan meningkat, peningkatan UKBM, berkurangnya masyarakat yang miskin, Puskesmas Manguharjo berjalan sesuai dengan SOP. Sedangkan Faktor penghambat internal meliputi SDM dan masyarakat, faktor penghambat eksternal yaitu Sumber daya finansial, pendukung internalnya yaitu masyarakat, pendukung eksternalnya yaitu pihak swasta, tenaga profesional, dan landasan hukum. Kata kunci: Program “Kelurahan Siaga Aktif”, pelayanan, kesehatan, stakeholder
Evaluasi Program Surabaya Green And Clean Berbasis Sustainable Development (Studi pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Vinna Kumalasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Evaluation of Surabaya Green and Clean Program Based on Sustainable Development (Study in Department Hygiene and Landscape Gardening of Surabaya City). This study is based on the existing problems in the current era of increasingly complex, not only environmental issues but also development issues, through a waste management program that is community-based self-Surabaya Green and Clean. Where this program invites the participation of the community to manage garbage in creating an environment that is livable through the concept of sustainable development or environmental sustainable development in the city of Surabaya. The research uses descriptive research with a qualitative approach In this study, researchers have three research focus, namely: 1). Implementation of Surabaya Green and Clean program in Surabaya which includes actors in the SGC program, budget and human resource support, program management mechanism SGC and SGC program benefits 2). Achievement of Surabaya Green and Clean the implications for the concept of Sustainable Development. 3) inhibiting factors and the factors supporting the implementation of Surabaya Green and Clean program.   Keywords : Surabaya Green and Clean, Sustainable Developmen, evaluation program Abstrak: Evaluasi Program Surabaya Green And Clean Berbasis Sustainable Development (Studi pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Penelitian ini dilandasi oleh masalah yang ada dalam era saat ini yang semakin kompleks, tidak hanya masalah lingkungan saja tetapi juga masalah pembangunan, melalui sebuah program pengelolaan sampah mandiri berbasis komunitas yaitu Surabaya Green and Clean. Dimana program ini mengajak partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah dalam menciptakan lingkungan yang layak-huni melalui konsep sustainable development atau pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan di Kota Surabaya. Dalam penelitian ini peneliti mempunyai tiga fokus penelitian, yaitu: 1). Pelaksanaan program Surabaya Green and Clean di Kota Surabaya yang meliputi aktor dalam program SGC, anggaran dan dukungan sumber daya manusia, mekanisme pelaksanaan program SGC, dan manfaat program SGC  2). Capaian dari SGC yang berimplikasi pada konsep Sustainable Development. 3) Faktor penghambat dan factor pendukung pelaksanaan program SGC.   Kata kunci: surabaya green and clean, sustainable development, evaluasi program 
Mechanism and Procedure for the Placement and Protection of Indonesian Manpower (Study at PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, Malang City) Marsa Admariesy
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Mekanisme dan Prosedur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (Studi Pada PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, Kota Malang). Banyaknya kasus pengiriman TKI ilegal oleh PPTKIS bermasalah atau tidak memiliki kelengkapan dokumen. Sehingga pandangan masyarakat Indonesia secara umum terhadap PPTKIS menjadi buruk. PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, Kota Malang merupakan PPTKIS yang menjadi tempat untuk menampung, memberikan pendidikan dan pelatihan kerja kepada TKI. Yang telah mendapatkan izin pengerahan, penempatan dan BLK-LN dari DISNAKERTRANS, kota Malang. Dengan berpedoman pada UU nomor 39 tahun 2004 dan dua peraturan pemerintah sebagai hukum pendukungnya, yaitu: peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2013 dan nomor 4 tahun 2013. Dapat diketahui dari hasil penelitian, mekanisme dan prosedur penempatan dan perlindungan TKI sudah berjalan dengan baik dan benar sesuai hukum terkait, adanya sosialisasi dari DISNAKERTRANS, petugas lapangan, BLK-LN, dan program pelatihan bahasa. Namun, PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera tidak memiliki perwakilan di luar negeri (perwalu), tetapi PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera tidak lepas tanggung jawab dan tetap memberikan perlindungan terhadap TKI lewat agen resmi di negara penempatan (sesuai MoU) dan akan terus mengevaluasi untuk membentuk tim perwalu sesuai hukum yang ada. Kata kunci: tenaga kerja Indonesia (TKI), penempatan dan perlindungan, mekanisme dan prosedur dan PT. Berkat Sukses Makmur SejahteraAbstract: Mechanism and Procedure for the Placement and Protection of Indonesian Manpower (Study at PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, Malang City). Many of dispatch cases of TKI illegal  by PPTKIS who have problems or do not have completeness of the documents. So that the views of the people of Indonesia in general to PPTKIS be bad. PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, Malang city is PPTKIS which became the place to accommodate, provide education and job training to TKI. Who have obtained a permit of the recruitment, placement and BLK-LN from DISNAKERTRANS, Malang city. With reference to the act number 39 year 2004 and the two government regulations as supporting the laws, namely: government regulation number 3 year 2013 and  number 4 year 2013. It can be seen from the results of the research, mechanism and procedure for the placement and protection of Indonesian manpower has been going well and correctly according to related laws, the existencesocialization by DISNAKERTRANS, field officers, BLK-LN, and the programs of language training. However, PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera does not have representatives abroad (perwalu), but PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera not escape responsibility and still provide protection to TKI through the official agent in the destination country (appropriate MoU) and will continue to evaluate to form a perwalu team appropriate existing law. Keywords: Indonesian manpower (TKI), placement and protection, mechanism and protection, PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera 
Persepsi Pemohon Paspor Terhadap Reformasi Layanan One Stop Service (Studi Pada Kantor Imigrasi Kelas I Kota Malang) Fitria Darmawanti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perception of the Applicant's Passport to One Stop Service Reform (Study at Immigration Office Class I Malang). Public service is an obligation for the government to provide the best possible service to the public which is oriented to the needs and satisfaction of service recipients, in order to increase the sense of public trust in government. Currently in Indonesia is often perceived that the minimum service quality though still far from the expectations of society, especially in passports service at the Immigration Office Class I Malang. Set on changes in technology, culture, politics, social and economic that is so fast it is needed to reform, one with a bureaucratic culture, and working procedures of government agencies in order to allow the development of leadership in the public bureaucracy. So that the reform process will emerge an idea/ ideas that make a service for the better one at the Immigration Office Class I Malang through the One Stop Service.   Keywords:public administration, public service, administrative reform Abstrak: Persepsi Pemohon Paspor Terhadap Reformasi Layanan One Stop Service (Studi Pada Kantor Imigrasi Kelas I Kota Malang). Pelayanan publik merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat dengan berorientasi kepada kebutuhan dan kepuasan penerima pelayanan, agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Saat ini di Indonesia masih sering dirasakan bahwa kualitas pelayanan minimum sekalipun masih jauh dari harapan masyarakat khususnya dalam pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Kota Malang. Berlatar pada perubahan teknologi, kultur, politik, sosial dan ekonomi yang demikian cepat, amat diperlukan suatu reformasi, salah satunya dengan budaya birokrasi, dan prosedur kerja instansi pemerintah guna memungkinkan dikembangkannya kepemimpinan yang berwatak kerakyatan pada birokrasi publik. Suatu reformasi sangat mutlak diperlukan dalam pemberian pelayanan khususnya kepada masyarakat. Sehingga proses reformasi akan muncul suatu gagasan/ ide yang menjadikan suatu pelayanan menjadi lebih baik salah satunya di Kantor Imigrasi Kelas I Kota Malang melalui layanan One Stop Service.   Kata kunci: administrasi publik, pelayanan publik, reformasi administrasi
Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air (Studi Pada Kerjasama Kota Malang dengan Kota Batu dan Kota Malang dengan Kabupaten Malang Dalam Pengelolaan Sumberdaya Air) Andhi Pranata
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Intergovernment Cooperation in Water Resource Management (Study In cooperation Malang City with Batu City and Malang City with Malang Regency in Water Resources Management). Water Supplying generally managed by local governments, due to constraints in providing water services to communities caused Malang Malang city does not have its own source of water. Therefore, the government Malang conduct a policy to address these issues through the Inter-regional Cooperation (KAD), particularly in cooperation with the Kota Malang, Kota Batu and Kabupaten Malang. By looking at the limitations of Malang that do not have a source of water to meet the needs of clean water to the community and owned Potential Malang and Batu which has many water sources to form a greater unity. Factors supporting and inhibiting the cooperation of some of them contributing factors include: the common, shared commitment, mutual benefit while limiting factor is the cooperation between regulatory regions that are less obvious, databases that do not support and lack of support from the community.   Keywords:intergovernmental cooperation, water resources management Abstrak: Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air (Studi Pada Kerjasama Kota Malang dengan Kota Batu dan Kota Malang dengan Kabupaten Malang Dalam Pengelolaan Sumberdaya Air). Penyediaan air bersih pada umumnya dikelola oleh pemerintah daerah, dikarenakan adanya kendala didalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Malang yang disebabkan karena Kota Malang tidak memiliki sumber air sendiri. Oleh karena itu pemerintah Kota Malang melakukan suatu kebijakan untuk mengatasi permasalah tersebut melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) khususnya dalam Kerjasama Kota Malang dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang. Dengan melihat keterbatasan yang dimiliki Kota Malang yaitu tidak memiliki sumber air untuk mencukupi kebutuhan air bersih kepada masyarakatnya dan Potensi yang dimiliki Kabupaten Malang dan Kota Batu yang memiliki banyak sumber air  untuk membentuk kesatuan yang lebih besar. Faktor pendukung dan penghambat terjadinya kerjasama yaitu diantaranya faktor pendukung meliputi:  adanya kesamaan, komitmen bersama, saling menguntungkan sedangkan faktor penghambat terjadinya kerjasama antar daerah yaitu regulasi yang kurang jelas, database yang tidak mendukung serta kurangnya dukungan dari masyarakat. Kata kunci: kerjasama antar daeah, pengelolaaan sumber air 
Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah (Studi pada Kabupaten Malang) Yanuar Fiandana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The strategy of The Local Government in Increasing the Local Food Security (The study was conducted in Malang). The development of food security is the responsibility of the government as well as the local community. The joint of those two agents will help to develop the good food security in providing the food for the entire population, especially the food derived from the local production. Besides that, the good food security is expected to provide the food in sufficient number and variety along with concerning the savety and the affordable issue. In order to create that condition, strategy is needed in increasing the food security itself. Local Government of Malang  together with Badan Ketahanan Pangan Pelaksana dan Penyuluhan (BKP3) has sought to improve regional food security through the development of the community rice barn, accelerating the variety of food and nutrient, forming Dewan Ketahanan Pangan, and applying the Program Desa Mandiri pangan. The result showed that the strategy applied by the local goverment of Malang in increasing the food security has met the demand of the food security aspects.  Keywords: strategic management, food security  Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah (Studi pada Kabupaten Malang). Pembangunan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarkat untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam menyediakan pangan bagi seluruh penduduk, terutama yang berasal dari produksi dalam negeri, dalam jumlah dan keragaman yang cukup, aman, dan terjangkau. Untuk mewujudkan kondisi tersebut, maka diperlukan suatu strategi dalam meningkatkan ketahanan pangan. Pemerintah Kabupaten Malang melalui Badan Ketahanan Pangan Pelaksana dan Penyuluhan (BKP3) telah berupaya dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan lumbung pangan, mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi, mementuk Dewan Ketahanan Pangan, pengembangan desa mandiri pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah sesuai aspek-aspek ketahanan pangan.   Kata kunci: manajemen strategi, ketahanan pangan

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue