cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2015)" : 30 Documents clear
Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Elektronik Keliling Terhadap Kepuasan Pengguna (Studi Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) Irfean Dwy Setianto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Impact of Electronic Library Service Quality Towards User Satisfaction (Study in National Library of Indonesian Republic). This research aim to observe, explain, and analyze the impact of service quality e-mobile library variables including service affect, Library as place, Personal control and information access, particular and simultanously towards user satisfication. Types of research used  is explanatory research with quantitative approach. The sampling technique in this study prefers purposive sampling. The samples used are 100 respondent. Whereas analysis applied multiple linear regression, t-test, and F-test. Partially variables Library as place, Personal control, and Information access have significant effects, meanwhile Service affect doesn’t have significantly effect towards user satisfication. Simultanously, all of variabel dependent have significantly effect towards user satisfaction. Variable Information access is the most influential (dominant) variable towards user satisfaction. Keywords: Service quality, E-mobile library, User satisfaction Abstrak: Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Elektronik Keliling Terhadap kepuasan Pengguna (Studi pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan, dan menganalisis pengaruh variabel kualitas layanan Perpustakaan Elektronik Keliling yang terdiri dari service affect, library as place, personal control, dan information access secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pengguna. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang responden. Perhitungan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t dan uji f. Secara parsial variabel  librray as place, personal control, dan information access memiliki pengaruh secara signifikan,  sedangkan variabel  service affect tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna. Sedangkan secara simultan semua variabel bebas kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan secara bersama terhadap kepuasan pengguna. Variabel information access memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepuasan pengguna. Kata kunci: Kualitas layanan, Perpustakaan elektronik keliling, Kepuasan pengguna
Penerapan Sistem Pengadaan Barang Dan Jasa Secara Elektronik (E-Procurement) Untuk Mewujudkan Good Governance (Studi Pada Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Blitar) Bhismo Asmoro
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: Implementation of Electronic Procurement to Realizing Good Governance (A study on Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar)This research was carried in order to determine, describe and analyze implementation process of electronic procurement to achieving good governance in Blitar local government. The method used In this research was a qualitative approach. The research shown that the procurement process of goods or services in Blitar using Electronic Procurement System developed by the Procurement Agency of Goods / Services. The implementation of the electronic procurement system has shown positive benefits such as cost and time efficiencies, but there are still direct meeting between procurement committee with providers of goods and services. The mechanism of electronic procurement system already reflect some of the principles of good governance wich is accountability, transparency, openness and fairness, but there is still attempt of fraud by suppliers of goods and services. Keywords: good governance, e-procurement, electronic government.Abstrak: Penerapan Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (e-Procuement) dalam mewujudkan Good Governance (Studi Pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan electronic procurement untuk mewujudkan good governance di lingkungan pemerintahan Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan  metode pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan proses pengadaan di Kabupaten Blitar menggunakan Sistem perangkat lunak untuk Pengadaan yang dikembangkan oleh LKPP. Penerapan sistem e-procurement sudah menunjukan manfaat positif, yang antara lain adalah efisiensi biaya dan waktu pengadaa. Walaupun demikian didalam pelaksanaannya masih terdapat tatap muka antara panitia pengadaan dengan penyedia barang dan jasa. Mekanisme didalam proses e-procurement sudah cukup mencerminkan prinsip good governance seperti akuntabilitas, transparansi, keterbukaan dan perlakuaan yang adil, namun masih ditemukan upaya kecurangan yang dilakukan oleh calon penyedia barang dan jasa.   Kata kunci: good governance, e-procurement, electronic government
Potensi Pertanian Subsektor Tanaman Bahan Makanan (Studi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Pacitan) Burhanudin Mukhamad Faturahman
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Agricultural Potential Food Crops Subsector (Studies in Food Crops Field Medium Term Development Plan Kabupaten Pacitan). Efforts to comply with food in order to meet food needs of society needs to be done by the local government and policies that appropriately regulate supply of certain plant species as well as the areas to be developed according to the potential of the area in order to meet food needs of society. Research results through secondary data collection techniques from the Central Bureau of Statistics Pacitan then analyzed using the technique of scaling showed that the food is very good sweet potato developed in Pacitan covering Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Nawangan, Bandar, Tegalombo and Tulakan , Local government development policies have led to an increase in food but not yet led to an increase in the availability of districts and their sweet potato crops were developed. Thus, local governments need to develop appropriate policies foodstuffs potential of the area in order to reduce dependence on rice becomes staple food both national and local. Keyword: Potential, Plant Foodstuffs, Regional Medium Term Development Plan. Abstrak: Potensi Pertanian Subsektor Tanaman Bahan Makanan (Studi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Pacitan). Upaya pemenuhan bahan pangan dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan masyarakat perlu dilakukan oleh pemerintah daerah beserta kebijakan yang secara tepat mengatur persediaan jenis tanaman tertentu beserta wilayah yang akan dikembangkan sesuai potensi daerah dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Hasil penelitian melalui teknik pengumpulan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Pacitan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik scalling menunjukkan bahwa bahan pangan ubi jalar sangat baik dikembangkan di Pacitan meliputi Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Nawangan, Bandar, Tegalombo dan Tulakan. Kebijakan pembangunan pemerintah daerah telah mengarah pada peningkatan bahan pangan namun belum mengarah pada peningkatan ketersediaan tanaman ubi jalar beserta kecamatan yang dikembangkan. Sehingga, pemerintah daerah perlu menyusun kebijakan bahan pangan sesuai potensi daerahnya guna mengurangi ketergantungan pada beras yang menjadi bahan pangan utama baik secara nasional maupun daerah.   Kata kunci:  Potensi, Tanaman Bahan Makanan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.
Ironisnya Calon Pustakawan Kita Prayoga Rizki Wikandani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Ironically of Our Librarian Candidates. This study was conducted to describe the utilization of Administration science faculty reading room by Library Science students and researching of what tangible factors causing in many or few of Library Science students as visitors particularly. Cognitive/Knowledge, Affective/Attitude, and Psychomotor/Skill are the variables in measuring the utilization of FIA reading room by Library Science students in this research. The type of research used is quantitative descriptive based on survey method.  The result showed that utilization of FIA reading room by Library Science students has not obviously been appropriate based on calculation of the frequency and mode of each question item distributed to 100 respondents. The most encouraging factors for Library Science students to visit FIA reading room are physical resources factor, information technology application factor, and necessity of information factor. While socialization and the less publicity of FIA reading rooms are the factors of Library Science students seldom in visiting FIA reading room. Keywords: utilization, reading room, library science Abstrak: Ironisnya Calom Pustakawan Kita. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan serta faktor apa saja yang menyebabkan banyak sedikitnya jumlah pengunjung ruang baca FIA yang berasal dari mahasiswa prodi ilmu perpustakaan. Variabel yang digunakan untuk mengukur pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan adalah kognitif/pengetahuan(X1), afektif/sikap(X2) dan psikomotorik/keterampilan(X3). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan masih kurang baik berdasarkan hasil perhitungan frekuensi dan modus dari masing-masing item pertanyaan pada kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Faktor yang paling mendorong mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan untuk berkunjung ke ruang baca FIA adalah faktor sumber daya fisik, faktor penerapan teknologi informasi dan kebutuhan informasi mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan. Sedangkan faktor yang menyebabkan jarangnya mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan berkunjung ke ruang baca FIA adalah faktor sosialisasi dan publikasi ruang baca FIA yang kurang baik.   Kata kunci: pemanfaatan, ruang baca, ilmu perpustakaan 
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (Simbada) Studi Di Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (Bpkad) Kota Malang Lejar Defi Irwanto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Local Government Asset Management Information System (SIMBADA) (Study at Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Malang). SIMBADA is basically intended to assist asset managers in order to problems in the management of asset that had been there could be minimized or eliminated. The problem that have been by BPKAD Malang as many assets including management asset area that lost or uncertain status, so giving rise to problems in inventory and management assets areas.  The purpose of this study was to identify and analyze the application of SIMBADA in BPKAD Malang as well as factors supporting and inhibiting its application. This study is a qualitative study with a descriptive approach. Result from this study is the application of SIMBADA still at the stage of the process, meaning that they continue to be improved and expanded so that the systems can run as expected. To overcome the problems and obstacles in the implementation of SIMBADA, BPKAD Malang to cooperate with the consultant to assist in process control and supervision SIMBADA. Keyword: assets, Management Information System, SIMBADA Abstrak: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) (Studi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang). SIMBADA pada dasarnya ditujukan untuk membantu pengelola aset agar permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan aset yang selama ini ada bisa diminimalisir atau dihilangkan. Permasalahan yang selama ini dialami BPKAD selaku pengelola aset diantaranya banyaknya aset daerah yang hilang atau statusnya tidak jelas, sehingga menimbulkan permasalahan dalam inventarisasi serta pengelolaan aset daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan SIMBADA di BPKAD Kota Malang serta faktor yang menjadi pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah pada penerapan Sistem Informasi Manajemen atau SIMBADA masih pada tahap proses, artinya masih terus dilakukan perbaikan dan pengembangan agar sistem bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengatasi permasalahan maupun kendala-kendala pada penerapan SIMBADA, BPKAD Kota Malang melakukan kerjasama dengan pihak konsultan untuk membantu pada proses pengendalian dan pengawasan SIMBADA. Kata kunci: aset, Sistem Informasi Manajemen, SIMBADA 
Inovasi Layanan Pojok Mandiri Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Wajib Pajak (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Kabupaten Bojonegoro) Diana Setianingrum
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Innovation Corner Self Service In Effort to Improve Taxpayers Services (Studies in KPP Pratama, Kabupaten Bojonegoro). KPP Pratama Bojonegoro has created a Corner Service Innovation since 2011, as an effort to improve the quality of service to see the urgency of the needs of obligation tax. Through this service, Taxpayers who are queuing can fill and check their tax obligations through the application of e-filling and e-SPT. However, innovative Innovation can not be said to be effective if the services provided are not in accordance with the program.The majority of services users in KPP Pratama Bojonegoro is rural community with limited. technological knowledge and lack of understanding of taxation, while the use of this service is carried out independently by the obligation tax.   Keywords: service innovation, innovation typology, levels and categories of innovation.   Abstrak: Inovasi Layanan Pojok Mandiri Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Wajib Pajak (Studi Pada KPP Pratama, Kabupaten Bojonegoro). KPP Pratama Bojonegoro telah menciptakan Inovasi Layanan pojok mandiri sejak tahun 2011, sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan melihat urgensi kebutuhan wajib pajak. Melalui layanan ini, Wajib Pajak yang sedang mengantri dapat mengisi dan memeriksa kewajiban perpajakannya melalui aplikasi e-filling dan e-SPT yang terdapat pada Layanan Pojok Mandiri. Namun, Inovasi yang inovatif tidak dapat dikatakan efektif jika layanan yang disediakan tidak sesuai dengan pengguna program. Mayoritas pengguna jasa di KPP Pratama Bojonegoro adalah masyarakat desa dengan pengetahuan teknologi yang terbatas dan kurang memahami tentang perpajakan, sedangkan penggunaan layanan ini dilakukan secara mandiri oleh Wajib Pajak.   Kata kunci: inovasi pelayanan, tipologi inovasi, level dan kategori inovasi.
Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Sebagai Upaya Mensejahterakan Masyarakat (Studi pada Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk) Nur Asna Rohayati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Family Hope Program (PKH) As efforts Welfare Society (Study on Prambon subdistrict Nganjuk regency) Government made a lot of programs for the welfare of society. One of them is by making the Family Hope Program (PKH). This program is a conditional cash transfer program that was created by the government in cooperation with the five ministries to reduce poverty and improve people's welfare. Because it is so that not all the aid conditional RTSM receive this assistance but only RTSM who have children under five, pregnant women and children of school age. PKH formed from the year 2007 and is expected to run until 2015.The program is expected to help the government can provide health education and proper to require RTSM. Implementation of this expectation family program provide a great help to the community but that with the help of this prgram is able to change the mindset of society are less concerned about education become more aware of the importance of education. This assistance is also expected to meet the initial objective, to improve social welfare and reduce poverty. Keywords: government program, PKH, public welfare Abstrak: Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Sebagai Upaya Mensejahterakan Masyarakat (Studi Pada Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk) Kesejahteraan Masyarakat adalah kunci agar negara menjadi maju. Oleh karena itu pemerintah banyak membuat program untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satunya dengan membuat Program Keluarga Harapan (PKH). Program  ini adalah program bantuan tunai bersyarat yang dibuat oleh pemerintah yang bekerjasama dengan lima kementrian untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena merupakan bantuan bersyarat sehingga tidak semua RTSM menerima bantuan ini tetapi hanya RTSM yang mempunyai anak balita,  ibu hamil dan anak usia sekolah. PKH dibentuk dari tahun 2007 dan diharapkan bisa berjalan sampai tahun 2015. Dengan adanya program bantuan ini diharapkan pemerintah dapat memberikan pendidikan dan kesehatan yang layak kepada RTSM yang membutuhkan. Pelaksanaan dari program keluarga harapan ini memberikan bantuan besar terhadap masyarakat, selain itu dengan adanya program bantuan ini dapat merupah pola fikir masayarakat yang kurang peduli pendidikan menjadi lebih peduli akan pentingnya pendidikan. Bantuan ini juga diharapkan dapat memenuhi tujuan awalnya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Kata Kunci : program pemerintah, PKH, kesejahteraan masyarakat
Sinergi Multi Stakeholder dalam Mewujudkan Community Development Melalui Program Holcim Integrated Farming (Studi pada Corporate Social Responbility PT Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant) Dedy Santiko
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Synergy Multi Stakeholders in Manifasting Community Development Through the Program of Holcim Integrated Farming (HIFA) (Studies on CSR Holcim Tuban). This study describes the corporate social responsibility which has been implemented by Holcim tuban through HIFA program. The program is a new alternative livelihood for the people in the form of dairy farms by establishing partnerships with multiple stakeholders. The result of this research is the implementation of the program HIFA and synergy among stakeholders in realizing real community development is appropriate. However there are still some problems, among which the first, netting goals are not evenly to the entire community ring 1. Second, the difficulty of selling cattle by WMU after harvest which resulted in delays in repayment of the loan to BSM. And third, the crops of farmers who varied as a result of farmers own mindset. Keyword: corporate social responbility, community development, holcim integrated farming Abstrak: Sinergi Multi Stakeholder dalam Mewujudkan Community Development melalui Program Holcim Integrated Farming (HIFA) (Studi pada CSR Holcim Tuban). Penelitian ini menjelaskan tentang tanggung jawab sosial perusahaan yang telah diterapkan oleh holcim tuban melalui program HIFA. Program ini merupakan program alternatif mata pencaharian baru bagi masyarakat dalam bentuk peternakan sapi dengan menjalin kemitraan dengan beberapa stakeholder. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan program HIFA dan sinergi antar stakeholder dalam mewujudkan community development sebenarnya sudah sesuai. Namun masih terdapat beberapa masalah, diantaranya yaitu pertama, penjaringan sasaran yang tidak merata kepada seluruh masyarakat ring 1. Kedua, sulitnya penjualan sapi oleh WMU setelah panen yang mengakibatkan keterlambatan pelunasan pinjaman kepada BSM. Dan ketiga, hasil panen dari peternak yang variatif akibat dari mindset peternak sendiri.   Kata kunci: corporate social responbility, community development, holcim integrated farming
Evaluasi Deliberatif Terhadap Penyelenggaraan Kebijakan Kampus Inklusif (Studi pada Universitas Brawijaya Malang) Siti Fauziyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Deliberative Evaluation over Inclusive Campus Policy Implementation  (A Study in University of Brawijaya Malang. University of Brawiya has been made policy of inclusive campus in 2012. In fact there are still many obstacle faced by students with disabilities in their academic activities. This research aims to see how appropriate policy of inclusive campus to be made for persons with disabilities at University of Brawijaya by performing deliberative evaluation. The results of this study is that the inclusive campus policy evaluation conducted once in a week through routine meeting of Center for Disabilities Studies and Services (PSLD) University of Brawijaya. The source of the evaluation is based on the reports received by PSLD. Evaluations that are conducted by the researcher focused on the services provided by PSLD University of Brawijaya consist of tutorial, volunteering and counceling. Stakeholders involved in the evaluation is the key stakeholders, the primary stakeholders and additional stakeholders. The results obtained in the deliberative  evaluation are: give attention to the number of volunteers in the classroom, disability awareness to the lecturers and administrative staff of University of Brawijaya via video, the development of the infrastructure which is accessible to persons with disabilities by giving priority to the number of persons with disabilities in every faculty, monitoring and giving disability awareness to the students of University of Brawijaya in every organization.   Keywords: deliberative evaluation, inclusive education, disability, University of Brawijaya   Abstrak: Evaluasi Deliberatif Terhadap Penyelenggaraan Kebijakan Kampus Inklusif (Studi pada Universitas Brawijaya Malang). Universitas Brawijaya telah membuat sebuah kebijakan kampus inklusif pada tahun 2012.  Pada faktanya masih banyak kendala yang dihadapi mahasiswa disabilitas dalam melakukan kegiatan akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa tepat kebijakan kampus inklusif dibuat untuk disabilitas di Universitas Brawijaya dengan melakukan evaluasi deliberatif. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa evaluasi kebijakan kampus inklusif dilakukan seminggu sekali melalui rapat rutin PSLD UB. Sumber evaluasinya berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak PSLD. Evaluasi yang dilakukan oleh peneliti memfokuskan pada pelayanan yang diberikan oleh PSLD UB terdiri dari tutorial, pendampingan, dan konseling. Stakeholders yang terlibat dalam melakukan evaluasi yaitu stakeholders kunci, stakeholders primer dan stakeholders tambahan. Hasil-hasil yang didapatkan dalam melakukan evaluasi deliberatif: memperhatikan jumlah pendampingan di kelas,  disability awareness kepada dosen-dosen dan staff  administrasi UB melalui video, pembangunan infrastruktur yang aksesibel untuk disabilitas dengan memprioritaskan jumlah disabilitas di setiap fakultas, mengawasi dan menyebarkan disability awareness kepada mahasiswa UB di setiap organisasi-organisasi.   Kata kunci: evaluasi deliberatif, pendidikan inklusif, disabilitas, Universitas Brawijaya 
Pelaksanaan Inovasi Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Teknologi Informasi (Studi Pada Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang) Intan Nur Hidayati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Innovations in Service-Based Population Administration Information Technology (Studies in the Village Tlogomas, Lowokwaru District, Malang). Administration of population is an important document that should be owned by residents to facilitate the government in conducting population census aimed to fulfill the human rights of everyone in a professional public service. To improve the quality of administrative services population, Kelurahan Tlogomas implementing administrative services innovation based on population information technology. The results showed that the implementation based of IT innovation in population administration undertaken by the Government of Kelurahan Tlogomas greatly simplify the society in the management of personal documents. Basically this innovation comes because of complaints societiy to receive services in accordance with the procedures and demands Tlogomas village to provide excellent service. So that in practice, this is very helpful innovation Kelurahan Tlogomas Government in improving the quality of service. In this study researchers suggest the need for training both technical and non-technical activities, optimizing the use of IT, and infrastructure improvements. Also needed socialization to inform the new service process, to minimize the discretion between society and government Kelurahan Tlogomas. Keyword: Innovation, Public Service, the Population Administration, Quality of Service Abstract : Pelaksanaan Inovasi dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Teknologi Informasi  (Studi pada Kelurahan Tlogomas, kecamatan Lowokwaru, Kota Malang) Administrasi kependudukan merupakan dokumen penting yang harus dimiliki penduduk guna mempermudah pemerintah dalam melakukan pendataan penduduk yang diarahkan untuk memenuhi hak asasi masyarakat dalam pelayanan publik yang profesional. Untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang berkualitas maka Pemerintah Kelurahan Tlogomas melaksanakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilaksanakannya inovasi berbasis IT dalam administrasi kependudukan yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Tlogomas sangat mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Pada dasarnya inovasi ini hadir karena adanya keluhan masyarakat untuk menerima pelayanan yang sesuai dengan prosedur dan tuntutan Kelurahan Tlogomas untuk memberikan pelayanan yang prima. Sehingga dalam pelaksanaannya, inovasi ini sangat membantu Pemerintah Kelurahan Tlogomas  dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Namun tetap dibutuhkan perbaikan agar inovasi pelayanan tersebut dapat lebih sempurna antara lain  diadakannya pelatihan baik teknis maupun non-teknis, optimalisasi penggunaan IT, peningkatan sarana prasarana, serta sosialisasi untuk menginformasikan adanya proses pelayanan baru, sehingga meminimalisir diskresi antara masyarakat dengan pemerintah Kelurahan Tlogomas.   Kata Kunci : inovasi, pelayanan publik, administrasi kependudukan, kualitas pelayanan

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue