cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 9 (2015)" : 30 Documents clear
Upaya Gabungan Kelompok Tani untuk Meningkatkan Pemberdayaan Petani dalam Perspektif Administrasi Pembangunan (Studi pada Gabungan Kelompok Tani Pojokkulon Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang) Febri Nurul Fadila
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Farmers Group Association efforts to improve the empowerment of farmers in the perspective of development administration(Study on Pojokkulon Farmers Group Association Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang ).This study  purposed to find out, describe and analyze farmers group association efforts to empowerment, empowernment result and also analyzed supporting and resistor factors  that effect. This research uses descriptive research with a qualitative approach, data  analysis interactive model.Results from this study suggest that efforts to improve the Gapoktan Pojokkulon empower farmers in the perspective of development administration covers development, capital lending and marketing of agricultural products and the empowerment results obtained by the increase in farming practices, productivity and income of farmers. Factors supporting Gapoktan efforts in the empowerment of farmers is government support and the availability of adequate infrastructure. Inhibiting factors Gapoktan efforts to increase the empowerment of farmers is the low quality of human resources and unpredictable weather. Keywords: Agricultural Development, Farmers Group Association , Empowerment of Farmers Abstrak : Upaya Gabungan Kelompok Tani untuk Meningkatkan Pemberdayaan Petani dalam Perspektif Administrasi Pembangunan (Studi Pada Gabungan Kelompok Tani Pojokkulon Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis upaya pemberdayaan, hasil pemberdayaan dan menganalisis faktor-faktor penghambat dan pendukung yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, analisis data model interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Gapoktan Pojokkulon untuk meningkatkan pemberdayaan petani dalam perspektif administrasi pembangunan meliputi pembinaan, pemberian pinjaman modal dan pemasaran hasil pertanian dan hasil pemberdayaan yang diperoleh yaitu peningkatan cara bertani, produktivitas dan pendapatan petani. Faktor pendukung upaya Gapoktan dalam pemberdayaan petani adalah adanya dukungan dari pemerintah serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat upaya Gapoktan untuk meningkatakan pemberdayaan petani adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia dan cuaca yang tidak menentu.   Kata Kunci : Pembangunan Pertanian, Gabungan Kelompok Tani, Pemberdayaan Petani
Analisis Seleksi Terbuka Jabatan Camat Dan Lurah Dalam Perspektif Reformasi Birokrasi (Studi pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) George Zinsky Pietro
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Analysis of Open Selection for Camat and Lurah Position Under Bureaucratic Reform Perspective (Study of The Government of DKI Jakarta Province). Bureaucracy is the important substance for a nation because it is a main driver for governmental implementation. Indonesia bureaucracy is still challenged by bureaucratic disease (bureaucratic pathology) which may lead to suboptimal governmental performance. A measure taken to deal with bureaucratic pathology is through bureaucratic reform. One of such local governments in Indonesia that concern to the implementation of bureaucratic reform is the government of DKI Jakarta Province. The Government of DKI Jakarta Province has attempted to implement bureaucratic reform by holding open selection for camat and lurah position.  It is done to fill into the positions of camat and lurah in transparent and accountable ways. The implementation of open selection for camat and lurah position felt deliver positive change in terms of changes in recruitment and promotion proceduresas well as changes in the performance of camat and lurah in DKI Jakarta Province. Keywords: Open Selection, Camat, Lurah   Abstrak: Analisis Seleksi Terbuka Jabatan Camat dan Lurah Dalam Perspektif Reformasi Birokrasi (Studi pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta). Birokrasi adalah unsur penting bagi suatu negara karena merupakan penggerak utama dari penyelenggaraan pemerintahan. Birokrasi di Indonesia sendiri masih menghadapi beberapa permasalahan penyakit birokrasi (patologi birokrasi) sehingga seringkali menimbulkan kinerja pemerintahan yang tidak optimal. Langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan patologi birokrasi adalah dengan melakukan upaya reformasi birokrasi.Salah satu pemerintah daerah di Indonesia yang concern terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan upaya reformasi birokrasi dengan mengadakan seleksi terbuka bagi jabatan camat dan lurah. Hal tersebut dilakukan agar dalam proses pengisian jabatan camat dan lurah bisa transparan dan akuntabel. Pelaksanaan seleksi terbuka jabatan camat dan lurah dirasakan memberikan perubahan positif dalam hal perubahan prosedur rekrutmen dan promosi serta juga perubahan kinerja camat dan lurah di Provinsi DKI Jakarta   Kata kunci: Seleksi Terbuka, Camat, Lurah 
Implementasi Kebijakan Pemanfaatan Biogas Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan (Studi Pada Dusun Bapang Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang) Devi Sri Budianti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Biogas Utilization Policy as the Efforts to Reduce Environmental Pollution (A study in Dusun Bapang Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang). Environmental damage is now one of them caused by industrial waste, household. One area that has the environmental damage caused by industrial waste household is in the Dusun Bapang Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Seeing the state of the environment is ultimately the Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Jombang make policy toward industrial waste in the Dusun Bapang by implementing policies biogas. This biogas policy began diterapkan in Dusun Bapang in 2012. the form of its policy is to the development of biogas installations with the aim to reduce environmental pollution Biogas policy been in Dusun Bapang because this area is the central areas of industries that do not have waste management. Until 2014 for the implementation of biogas policy is still only 5 units of biogas installations.Challenges in the implementation of biogas policy in the Dusun Bapang namely the low public response to the  policy of biogas, limited land for construction of biogas, the public mindset and socialization. Keywords: public policy, model of policy implementation   Abstrak: Implementasi Kebijakan Pemanfaatan Biogas Sebagai Upaya mengurangi Pencemaran Lingkungan (Studi pada Dusun Bapang Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang). Kerusakan Lingkungan salah satunya disebabkan oleh limbah industri rumah tangga. Salah satu daerah yang memiliki kerusakan lingkungan yang disebabakan oleh limbah industri rumah tangga adalah di Dusun Bapang Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Melihat keadaan lingkungan tersebut akhirnya pemerintah dibantu oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Jombang membuat kebijakan terhadap limbah industri di Dusun Bapang yaitu dengan menerapkan kebijakan biogas. kebijakan biogas ini mulai diterpakan di Dusun Bapang pada tahun 2012. Bentuk kebijakannya yaitu dengan pembangunan instalasi biogas dengan tujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kebijakan ini dipilih karena merupakan daerah sentra indutri yang tidak memiliki pengelolaan limbah. Sampai dengan tahun 2014 untuk instalasi biogas masih hanya lima unit. Tantangan dalam pelaksanaan  kebijakan biogas di Dusun Bapang  yaitu rendahnya respon masyarakat terhadap kebijakan biogas, keterbatasan lahan  untuk pembangunan biogas, pola pikir masyarakat dan sosialisasi.   Kata kunci: kebijakan publik, model implementasi kebijakan
Pengelolaan Sampah dan Alternatif-Alternatif Pilihan Publik (Studi tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bojonegoro) Izza Khulfa
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Trash Management and Public Selection Alternatives (Study about Trash Management in Kabupaten Bojonegoro). Trash volume in Kabupaten Bojonegoro is proportional with population rate, activity type, and consumption level of the people in using their goods. This concept influences the duties of local government because most of duties are incurred into the responsibility of trash producing subjects. Type of research is descriptive with qualitative approach. Result of research indicates that the constrained local government of Kabupaten Bojonegoro in trash management has bothered trash service in several regions considered as the region of city center with relatively crowded activity. The active role of the self-supported community and the government as the trash operational facilitator from upstream to downstream must be improved. Incentive may be given to the self supported community to help the government to deliver governmental duties in trash management and therefore, some of these duties shall be relived. Keywords: trash management,alternatives,  public selection Abstrak: Pengelolaan Sampah dan Alternatif-Alternatif Pilihan Publik (Studi tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bojonegoro). Besar kecilnya volume sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bojonegoro sebanding dengan jumlah penduduk dan tingkat konsumsi masyarakat terhadap penggunaan barang.Keterbatasan pemerintah daerah dalam melakukan pelayanan persampahan membutuhkan konsep pilihan publik yang pada akhirnya akan mempengaruhi tugas pemerintah daerah yang selebihnya akan ditanggungkan oleh masyarakat sebagai subyek penghasil sampah. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pemerintah daerah Kabupaten Bojonegoro dalam rangka pengelolaan sampah membuat pelayanan persampahan dilakukan di beberapa wilayah yang dianggap sebagai wilayah pusat kota dan memiliki aktivitas relatif padat.Sehingga, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk mandiri dan peran pemerintah sebagai fasilitator operasional persampahan dari hulu sampai hilir. Serta pemberian intensif kepada masyarakat untuk mandiri tidak membuat pemerintah rugi dalam hal biaya karena dirasa akan mengurangi tugas pemerintah dalam pengelolaan sampah. Kata kunci: pengelolaan sampah, alternatif-alternatif, pilihan publik 
Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (LERD) (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah) Muchammad Abu Ilham
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy of Rice Agriculture Development Based On Local Economic Resources Development (LERD) (Studies in Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Central Java). Blora has the good potential in agriculture rice. The development of rice farming in Blora investigated by adopting the concept of Local Economic Development Resources (LERD). LERD concept is supported by Scaling calculations to determine the location of research and SWOT analysis to provide an overview of alternative strategies in agriculture development in Blora. This study was conducted using a descriptive study with qualitative approach. This study focuses on the potential of rice farming seen from several categories of ratios, namely Potential Production Land (PLhP), Rice Intensity (ITP), Wetland irrigation (KLS), and Land Productivity. Fourth ratio is calculated by the Scaling method. Government Strategic Plan of Blora seen from Scaling and LERD concept. Then factors - factors supporting and inhibiting the development of the agricultural sector is seen from the Scaling and SWOT analysis. The development of rice farming in Blora can be supported by the optimization of the agricultural budget in both the district and village levels, cooperative with academia for research as a reference for policy makers, as well as the further development can be done by seeking agribusiness which made of rice, thus increasing the chances of local economic development in Blora. Keywords: strategy, LERD, Scalling, Rice Farming. Abstrak: Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah). Kabupaten Blora memiliki potensi unggulan pertanian padi. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora diteliti dengan mengadopsi konsep Local Economic Resources Development (LERD). Konsep LERD didukung dengan perhitungan Scaling untuk menentukan lokasi penelitian dan analisis SWOT untuk memberikan gambaran strategi alternatif dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Blora. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada Potensi pertanian padi dilihat dari beberapa kategori rasio, yakni Potensi Lahan Produksi (PLhP), Intensitas Tanaman Padi (ITP), Keteririgasian Lahan Sawah (KLS), dan Produktivitas Lahan. Keempat rasio tersebut dihitung dengan metode Scaling. Rencana Strategi Pemerintah Kabupaten Blora dilihat dari Scaling dan Konsep LERD. Kemudian faktor – faktor pendukung dan penghambat pengembangan pertanian dilihat dari hasil Scaling dan analisis SWOT. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora dapat ditunjang dengan optimalisasi anggaran pertanian baik ditingkat Kabupaten maupun Desa, kerja sama dengan akademisi dalam riset sebagai referensi pengambil kebijakan, serta mengupayakan agribisnis yang berbahan padi sehingga memperbesar peluang pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Blora.   Kata kunci: strategi, LERD, Scalling, Pertanian Padi. 
Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Yang Berkualitas (Studi Pada Pdam Kota Malang) Mahesa Yudistiranti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Performance Part of The Customer Relationship Area Drinking Water Company (PDAM) in Implementing a Quality Service (A Study on PDAM Malang City). As is well known that the need for clean water is increasing. That impact also on the growing number of customers each year. So in this case the need for good quality performance, especially on Section Customer Relation. Because the part is the part that interact directly with customers. The location research on PDAM office Malang City. The research objective is to analyze the overall performance along with inhibiting factors and supporters. The research method is descriptive qualitative approach. The result is a performance that is in part still not running optimally. This is because there is a lack in terms of indicators and infrastructure and their human resource. Advice can be given is it needs to be an increase in employees in terms of quantity and complete supporting facilities for customers.   Keywords: performance, PDAM (Area Drinking Water Company) Abstrak: Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam Penyelenggaraan Pelayanan yang Berkualitas (Studi pada PDAM Kota Malang). Seperti yang telah diketahui bahwa kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut berdampak juga pada jumlah pelanggan yang menjadi bertambah setiap tahunnya. Sehingga dalam hal ini perlu adanya kualitas kinerja yang baik, utamanya pada Bagian Hubungan Pelanggan. Karena bagian tersebut merupakan bagian yang bersinggungan langsung dengan pelanggan. Lokasi penelitian pada kantor PDAM Kota Malang. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis kinerja secara keseluruhan beserta faktor penghambat dan pendukung. Metode penelitiannya yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah kinerja yang ada di bagian tersebut masih belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan terdapat kekurangan dari segi indikator sarana dan prasarana beserta sumber daya manusianya. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya peningkatan pegawai dari segi kuantitas dan melengkapi fasilitas pendukung bagi pelanggan.   Kata Kunci: kinerja, PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum)
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Malang Dan Kim Tlogomas Kota Malang) Ria Nur Ambarwati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrac: Community Empowerment Through Regional Potential Based Community Information Group (KIM) (Study at Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Community Information Group (KIM) is by community, of community, and for community to be self-supported and creative in organization the activities of information management and community empowerment. The concept of Regional Potential Based Community Information Group (KIM) has been applied by ‘KIM Tlogomas’ to execute the functions of information management and community empowerment. Result of research indicates that community empowerment through Community Information Group (KIM) has been already implemented favorably by good work program delivered by ‘KIM Tlogomas’. Barriers are still compromising such as less commitment from group members, less utilization by the community for the output of science and technology advance, and socio-cultural background. It can be suggested that commitment shall be improved, cooperation must be developed, and breakthrough may be tried for work program of ‘KIM Tlogomas’ to empower the community such that Tlogomas community can take real benefit of ‘KIM Tlogomas’.   Keyword: Community Empowerment, Community Information Group (KIM), Regional Potential Based Community Information Group (KIM)   Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Konsep KIM Berbasis Potensi Wilayah yang diterapkan pada KIM Tlogomas dimana KIM menjalankan fungsinya dalam hal pengelolaan informasi sekaligus melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dari hasil penelitian pemberdayaan masyarakat melalui KIM, KIM Tlogomas sudah dilakukan dengan melaksanakan program kerja dengan baik oleh KIM Tlogomas. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti komitmen dari anggota, masyarakat yang belum bisa memanfaatkan perkembangan IPTEK, serta latar belakang soasial-budaya. Saran yang dapat dilaksanakan yaitu meningkatkan komitmen, meningkatkan kerjasama, dan melakukan terobosan pada program kerja KIM Tlogomas dalam memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat Tlogomas benar-benar dapat merasakan secara nyata manfaat adanya KIM Tlogomas.   Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kelompok Informasi  Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah
Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih Pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 (Studi Di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang) Isna Humaidah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Policy Implementation Increased voter participation in legislative elections in 2014 (Studies in the General Election Commission Malang). Implementation of the policy of increasing voter participation in legislative elections in 2014 in the General Election Commission (KPU) Malang can be said to be effective. Based on these policies, the Commission is assisted by volunteers Malang Democracy has implemented programs to increase voter participation that democracy volunteer program, socialization into five strategic segments, implement Carnival Democracy and Election Declaration of Peace, set up a booth socialization, socialization election through healthy hike , interactive dialogue on the radio, and service relocate vote. Achievement of voter participation is increased to 68% when compared to the previous period legislative elections, voter participation reached 71% of women, and voters who have the right to vote but are not registered reached 2.4%. There are contributing factors include human resources to implement the policy, while the inhibiting factor is derived from the perceived limited budget so it can’t reach out to all of voter. Keywords: election commission, voter participation, legislative elections in 2014   Abstrak: Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 (Studi di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang). Implementasi kebijakan peningkatan partisipasi pemilih pada pemilu legislatif tahun 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dapat dikatakan efektif. Berdasarkan kebijakan tersebut, KPU Kota Malang dibantu oleh Relawan Demokrasi telah melaksanakan program-program untuk peningkatan partisipasi pemilih yaitu program relawan demokrasi, sosialisasi ke lima segmen strategis, melaksanakan Karnaval Demokrasi dan  Deklarasi Pemilu Damai, mendirikan stan sosialisasi, sosialisasi pemilu melalui kegiatan gerak jalan sehat, dialog interaktif di radio, dan melakukan pelayanan pindah pilih. Capaian partisipasi pemilih yaitu meningkat menjadi sebesar 68% jika dibandingkan pada pemilu legislatif periode sebelumnya, partisipasi pemilih perempuan mencapai 71%, dan pemilih yang memiliki hak pilih namun tidak terdaftar ke dalam Daftar Pemilih Tetap mencapai 2,4%. Dalam implementasi tentunya ada faktor pendukung diantaranya sumber daya manusia yang melaksanakan kebijakan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu berasal dari anggaran yang dirasa terbatas sehingga tidak bisa menjangkau ke seluruh lapisan pemilih.   Kata kunci: KPU, partisipasi pemilih, pemilu legislatif 2014
Strategi Dinas Koperasi dan Ukm dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang Triana Astuti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy Dinas Koperasi dan UKM in the Development Centers Tempeh Chips Poor Sanan Malang. This research is conducted based on the inclusion of the era of free trade at the present time where many foreign products are free entry into the Indonesian market. The economic sector in Indonesia is very influential in the development of Indonesia’s economy is Small and Medium Enterprises or SMEs. One is the SME Malang, which centers Sanan Malang tempe chips. Malang City Government throught the Departement of Cooperatives and SMEs Malang need to havea strategy in development centers tempeh chips Sanan Malang. By using SWOT analysis is expected to find a suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang in development centers tempeh chips Sanan. Results from the study is the strategy undertaken by the Department of Coperatives and SMEs in the development centers tempeh chips Sanan include managerial training, access to marketing, and partnerships. Based on the SWOT analysis, suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang is SO strategy (Strength Opportunity). Keywords: strategy of development, Small and Medium Enterprises   Abstrak: Strategi Dinas Koperasi dan UKM dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang. Penelitian ini dilakukan atas dasar masuknya era perdagangan bebas pada masa sekarang dimana banyak produk luar negeri yang bebas masuk ke pasar Indonesia. Sektor ekonomi di Indonesia yang sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian di Indonesia adalah Usaha Kecil Menengah atau UKM. Salah satunya adalah UKM di Kota Malang, yaitu sentra keripik tempe Sanan Malang. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang perlu memiliki strategi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan Malang. Dengan menggunakan analisis SWOT diharapkan dapat menemukan strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan Dinas Koperasi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan meliputi pelatihan manajerial, akses pemasaran, dan kemitraan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang adalah strategi SO (Strength Opportunity).   Kata Kunci: strategi pengembangan, Usaha Kecil dan Menengah 
Reformasi Pelayanan Publik Melalui Government Mobile (Studi di Kabupaten Gorontalo) Muhammad Nasir Tongkonoo
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Government Mobile Program as A Form of Bureaucratic Reformation in Public Service Field (Study at Gorontalo Regency). A bureaucratic reformation in public service field called Government Mobile is a popular program at Gorontalo Regency. Government Mobile Program is a kind of direct service to the community, or in other words, it is a ball-pickup service. The origin of this program derives from the intention to change the old view or paradigm which still considers the government as the servant behind the desk. The government is expected to change into giving more emphasizes to provide direct service to the communities and to meet their demand in quick and precise ways. Implementation process was comprised of three processes, mainly planning, implementation and evaluation. The actor behind implementation includes government as service provider and communities as service receiver. Main goal and target is providing direct service to the communities. The supporting factors to this program involves leadership commitment, SKPD commitment, clear regulation to this program and community participation. Constraining factors also is limited timing, lacking of information and less reliable structures and infrastructures. Keywords: government mobile, bureaucratic reformation, public service Abstrak: Program Government Mobile Sebagai Bentuk Reformasi Birokrasi Di Bidang Pelayanan Publik (Studi di Kabupaten Gorontalo). Reformasi birokrasi di bidang pelayanan publik yang disebut Government Mobile menjadi program primadona di Kabupaten Gorontalo. Program Government Mobile berbentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, dengan kata lain pelayanan jemput bola. Asal mula program ini yaitu ingin merubah pandangan atau paradigma lama yang menganggap pemerintah hanya melayani di belakang meja menjadi pemerintah yang mengutamakan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dengan cepat dan tepat dan memenuhi kebutuhan mereka. Dalam aspek proses pelaksanaan program Government Mobile terdiri dari tiga proses yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Aktor yang terlibat dalam pelaksanaan yaitu pemerintah sebagai pemberi pelayanan dan masyarakat yang menerima pelayanan. Sasaran dan tujuan utama program ini adalah pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Faktor pendukung dari program ini yaitu untuk adalah komitmen pemimpin, komitmen dari SKPD dan peraturan yang jelas dan partisipasi masyarakat. Faktor penghambat yaitu rentan waktu yang terbatas, anggaran, informasi yang kurang dan fasilitas, sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci: Government Mobile, Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik 

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue