Jurnal Administrasi Publik
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Articles
26 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2016)"
:
26 Documents
clear
Pengaruh Pengembangan Sumberdaya Aparatur dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai (Survei pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang)
Hilda Ayu Rahmawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Effect of Resource Development Apparatus and Cultural Organization to the Performance of Employees (Survey at Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang). This research was to determine the effect the development of personnel resources and organizational culture on employee performance. The object that is taken was in Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang. Collecting data through questionnaire method which is filled independently by the 51 respondents using Likert scale and using multiple linear regression analysis. Results from this study proves and gives the conclusion that: (1) development of personnel resources and significant positive effect on the performance of employees, (2) organizational culture positive and significant effect on the performance of employees, (3) a higher organizational culture influence on employee performance compared with the development of organizational culture. Keywords: development of personnel resources, organizational culture, employee performancee. Abstrak: Pengaruh Pengembangan Sumberdaya Aparatur dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai (Survei pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang). Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya aparatur dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Objek yang diambil adalah Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang. Pengumpulan data melalui metode kuisioner yang diisi secara mandiri oleh 51 responden dengan menggunakan skala likret dan diuji menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan uji kelayakan full model dalam rentang nilai yang diharapkan dan membuktikan bahwa : (1) pengembangan sumber daya aparatur berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) budaya organisasi berpengaruh lebih tinggi terhadap kinerja pegawai dibandingkan dengan pengembangan budaya organisasi. Â Kata kunci: pengembangan sumber daya aparatur, budaya organisasi, kinerja pegawai.
Implementasi Kebijakan Penyelesaian Bank Gagal Tidak Berdampak Sistemik dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan di Indonesia (Studi Pada Lembaga Penjamin Simpanan Jakarta)
Reza Ichsan Rizaldi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Implementation of The Failed Bank Resolution Policy Not Give a System Impact On Securing The Banking System In Indonesia (Studies on Jakarta deposit insurance agency).This study aims to describe and analyze the process of policy implementation does not affect the completion of a failing bank to see if there are systemic factors that influence the policy. This type of research is a kind of research kualitatf descriptive approach to interactive data analysis proposed by Miles. Where in the policy implementation process starts from the determination of banks failed, the process of liquidation and payment of claims. And where in the process of policy implementation, there are two factors that affect communication factors and human resources. As these two factors can affect the implementation of the settlement policy does not affect systemic bank failure in maintaining the stability of the banking system. Conclusions of this study are in the process of policy implementation does not affect the completion of a systemic bank failure, there are four processes such as the establishment of a failed bank and payment of claims. Where there are factors that influence the policy is communication on any existing elements, one of which communication to the public related to 3T as a criterion worth paying for, and the human factor itself is one important factor in the implementation of this policy, in which every employee is required to know all the processes from beginning to end. Keyword: policy implementation, bank failure, and banking system stability Abstrak: Implementasi Kebijakan Penyelesaian Bank Gagal Tidak Berdampak Sistemik dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan di Indonesia (Studi Pada Lembaga Penjamin Simpanan Jakarta). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi kebijakan penyelesaian bank gagal tidak berdampak sistemik dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data interaktif. Hasil dari  penelitian ini yaitu,proses implementasi kebijakan penyelesaian bank gagal tidak berdampak sistemik terdapat empat proses seperti penetapan bank gagal dan pembayaran klaim. Dimana terdapat faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut yaitu komunikasi pada setiap elemen yang ada, salah satunya komunikasi kepada masyarakat terkait 3T sebagai kriteria layak bayar, dan faktor sumber daya manusia sendiri merupakan salah satu faktor penting dalam pelaksanaan kebijakan ini, dimana setiap karyawan dituntut mengetahui semua proses dari awal hingga akhir. Saran dalam penelitian ini adalah pertama, diperlukannya kordinasi rutin LPS dan beberapa lembaga terkait setiap bulannya untuk membahas keadaaan perbankan setiap bulannya dan Kedua,  Selain itu juga adanya pembahasan dimana ada langkah preventif agar tidak terjadi kegagalan bank.  Kata kunci: implementasi kebijakan, bank gagal, dan stabilitas sistem perbankanÂ
Pelayanan Ekspor Impor Melalui Sistem Indonesia National Single Window (Studi Pada Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak)
Saras Aisha
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Service Export-Import through the System Of Indonesia National Single Window (Studies on Study On Supervision and the Office of Customs and Excise Type Madya Tanjung Perak). Indonesia's commitment to the ASEAN agreement at the regional level and efforts in improving service export-import encourage Indonesia to implement the system INSW. INSW an integrated system of public services, the availability of facilities filing, the exchange and all the standard information processing is computerized. Writing is expected to be able to describe and analyze the execution of INSW system along with the factors that influence. Writing type used is qualitative descriptive approach. Based on the results of the writing in the implementation INSW indicate if there is a target time that should be running the NSW system in Indonesia as well as the limitations of the resources owned by the Indonesian Preparatory Team NSW both human resources and technology, so that the implementation of the NSW system in Indonesia is done gradually. The advice given in this paper are: to form a strong network system, thereby minimizing disruption or the system can make an input schedule, because the number of importers / PPJK input simultaneously which resulted in the INSW network trouble. Keyword: export-import services, Indonesia National Single Window  Abstrak: Pelayanan Ekspor Impor Melalui Sistem Indonesia National Single Window (Studi Pada Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak). Komitmen Indonesia dalam kesepakatan ASEAN di tingkat regional dan upaya dalam meningkatkan pelayanan ekspor-impor mendorong Indonesia untuk menerapkan sistem INSW. INSW merupakan sistem layanan publik yang terintegrasi, tersedianya fasilitas pengajuan, pertukaran dan segala pemrosesan informasi standar dilakukan secara komputerisasi. Penulisan ini diharapkan dapat untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai pelaksanaaan sistem INSW beserta faktor-faktor yang mempengaruhi. Jenis Penulisan yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penulisan menunjukkan jika dalam pelaksanaan INSW ada target waktuyang harus segera menjalankan Sistem NSW di Indonesia serta adanya keterbatasan dari sumber daya yang dimiliki oleh Tim Persiapan NSW RI baik sumberdaya manusia maupun teknologi, sehingga pelaksanaan sistem NSW di Indonesia dilakukan secara bertahap. Saran yang diberikan dalam penulisan ini adalah: membentuk sistem jaringan yang kuat, sehingga meminimalisir terjadi gangguan sistem atau bisa membuat suatu jadwal input, dikarenakan banyaknya importir/PPJK menginput secara bersamaan yang mengakibatkan jaringan INSW itu trouble.  Kata kunci: Pelayanan Ekspor Impor, Indonesia National Single Window
Analisis Kinerja Keuangan Daerah sebagai Wujud Penyelenggaraan Desentralisasi Fiskal (Studi Terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2009-2012)
Arsidna Sabilana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The Analysis of Regional Financial Performances a Form of Decentralization (Study of Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blitar, Budget on 2009-2012). The implementation development of fiscal decentralization certainly has obstacles and challenges, as well Kabupaten Blitar. Therefore, need analysis of the financial performance of a region. This study use descriptive qualitative approach. The result of this study showed that the degree of decentralization of Blitar regency is too low, which its high fiscal dependence. The supporting factor and the resistance decentralization performance fiscal are SDA potential, SDM potential, the potential of artificial and the potential of institutional. Kabupaten Blitar should be improved in make use of the potential resource and the potential resource that already optimal should be maintained. In addition, its needed to make the optimal of capital spending which more productive than operational spending. Keywords: performance of financial region, fiscal decentralization Abstrak: Analisis Kinerja Keuangan Daerah sebagai Wujud Penyelenggaraan Desentralisasi Fiskal (Studi Terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2009-2012). Penyelenggaraan pembangunan melalui desentralisasi fiskal tentu memiliki hambatan dan tantangan, demikian halnya dengan Kabupaten Blitar. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kinerja keuangan daerahnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan derajat desentralisasi Kabupaten Blitar masih sangat kecil dengan ketergantungan fiskal tinggi. Faktor pendukung dan penghambat penyelenggaraan desentralisasi fiskal antara lain potensi SDA, potensi SDM, potensi sumber daya buatan, dan potensi sumber daya kelembagaan. Kabupaten Blitar hendaknya lebih ditingkatkan dalam mendayagunakan sumber daya yang berpotensi, serta sumber daya yang sudah optimal hendaknya dipertahankan. Selain itu, perlu lebih dioptimalkan lagi dana yang ada untuk mengadakan belanja modal yang sifatnya lebih produktif daripada belanja operasi. Kata kunci: kinerja keuangan daerah, desentralisasi fiskal
Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Mendukung Adat Istiadat dan Budaya Tana Samawa (Studi Pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa)
Muhammad Ariy Dermawan Sanapiah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Local Government Strategy to SupportTana Samawa’s Customs and Culture (Studies in Kabupaten Sumbawa Government). Indonesia very large wealth both in terms of natural resources and in terms of culture. Indonesia is the country with the highest rate in the world. One of the existing culture is tribal Samawa, in Sumbawa, NTB. With this condition requires governments to develop and preserve the culture. In developing and preserving the culture and customs Tana Samawa, Sumbawa Regency government use strategies. Among them is Perda No. 23 Year 2007 concerning Indigenous Institute, and various programs contained in the Strategic Plan. The results show there are still weaknesses and shortcomings in the implementation of the strategy of  Kabupaten Sumbawa Government. It would need to be upgraded and improved in the future. Keywords: strategy, Sumbawa Regency government, preservation and development, customs and culture Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Mendukung Adat Istiadat dan Budaya Tana Samawa (Studi Pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa). Kekayaan Indonesia sangat besar jumlahnya baik dari sisi sumber daya alam maupun dari sisi kebudayaan. Indonesia adalah negara dengan jumlah suku terbanyak di dunia. Salah satu kebudayaan yang ada adalah suku Samawa, di Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB. Dengan kondisi seperti demikian menuntut pemerintah untuk dapat mengembangkan dan melestarikan kebudayaan tersebut. Dalam mengembangkan dan melestarikan budaya dan adat Tana Samawa, pemerintah Kabupaten Sumbawa menggunakan strategi-strategi. Diantaranya adalah Perda Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Lembaga Adat, dan berbagai program yang termuat dalam Renstra. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat kelemahan dan kekurangan dalam penerapan strategi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Hal ini tentu perlu untuk ditingkatkan dan diperbaiki kedepannya.  Kata kunci: strategi, pemerintah Kabupaten Sumbawa, pelestarian dan pengembangan, adat dan budaya
Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Lumajang)
Prima Ferdiansyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Influence of Leadership and Work Environment Against Employee Performance (Studies in Integrated Services Office District Lumajang) Research with the title of "the influence of leadership and work environment to employee performance (Study on Integrated Services Office District Lumajang) aims to determine the effect of partial and simultaneous leadership and environment Office employee working on the performance of integrated services Lumajang district. The background of this research is to see that employees will have good performance if supported by leadership and a good working environment. Based on the results of these calculations it can be concluded that the partial leadership and work environment has a significant influence on employee performance. If the leadership and work environment enhanced automatic maak employee performance will also increase. Based on the research results, it can be suggested that a leader should be able to maintain or increase awareness of subordinates by providing direction, motivation and guidance correctly and precisely, as it also maintaining a good working environment working environment physical and non physical. Keywords: Influence, leadership, work environment, employee performance Abstrak: Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Lumajang) Penelitian dengan judul “pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai (studi pada Kantor Pelayanan Terpadu Kab Lumajang) ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Kantor pelayanan terpadu kabupaten lumajang. Latar belakang penelitian ini melihat bahwa pegawai akan mempunyai kinerja yang baik jika didukung juga oleh kepemimpinan dan lingkungan kerja yang baik. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial kepemimpinan dan lingkungan kerja memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Apabila kepemimpinan dan lingkungan kerja ditingkatkan maak otomatis kinerja pegawai juga akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disarankan bahwa seorang pemimpin sebaiknya mampu mempertahankan atau lebih meningkatkan kepedulian terhadap bawahannya dengan cara memberikan arahan, motivasi dan bimbingan dengan benar dan tepat, disamping itu juga tetap menjaga lingkungan kerja baik lingkungan kerja fisik maupun non fisiknya. Kata kunci : Pengaruh, Kepemimpinan, lingkungan kerja,kinerja pegawai
Abstrak: Kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Selama Desentralisasi di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008-2012.
Nur Laili Fatmawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The performance of Micro, Small a7nd Medium Enterprises (UMKM) During Decentralization in Central Java province in 2008-2012. This study aims to analyze the relationship between fiscal decentralization and performance of Micro, Small and Medium Enterprises at Central Java province 2008-2012. The population in this study were 29 kabupaten and 6 cities. The results show that the performance of Micro, Small and Medium Enterprises increases from 2008 - 2012. However, gaps in number of SMEs is widening particularly between good performance kabupaten and poor performance kabupaten. The bivariate correlation analysis shows that the General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and revenue (PAD) are significantly associated with number of SMEs and the amount of labor. Keywords: Fiscal Decentralization, Performance of SMEs, Dinas Koperasi dan UMKM dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah  Abstrak: Kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Selama Desentralisasi di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 - 2012. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan desentralisasi fiskal dan kinerja sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kabupaten/kota di di Provinsi Jawa Tengah tahun 2008 – 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah 29 kabupaten dan 6 kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Propinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan dari tahun 2008 – 2012. Namun kesenjangan kinerja UMKM semakin melebar antara kabupaten/kota yang mempunyai kinerja baik dan kabupaten/kota yang mempunyai kinerja buruk. Berdasarkan analisis korelasi diketahui bahwa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhubungan dengan UMKM dan jumlah penerimaan tenaga kerja.  Kata kunci: Desentralisasi Fiskal, Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan UMKM dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi di Departemen Laboraturium Penguji PT Pupuk Kaltim)
Astri Dian Utami
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The Influence Of Transactional Leadership Style And Organizational Culture Of Employee Performance Through Disciplined Work as an Intervening Variable. (Studies in Departement Lab. Examiners PT Pupuk Kaltim). The purpose of this research is to investigate the influence of work discipline the relationship between the style of transactional leadership with the employee performance and work discipline the influence of the relationship between the style of transsactional leadership to work with the employee performance departement laboraturium examiners PT Pupuk Kaltim but Obtained as many as 74 sample of respondents .In accordance with the purpose of above and in research is formulated five hypothesis. The result of this research is that the transactional leadership and culture organization and significant positive effect on the employees performance, work disciplined and significant positive effect on the employees performance, work disciplined positively and significant mediate relations between the transactional leadership againts employees performance work; and work discipline positively and significant also mediate the relationship between cultural organization against the employee performance. Keywords: style of transactional leadership, organizational culture, work disciplined, and employee performance Abstrak: Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi di Departemen Laboraturium Penguji PT Pupuk Kaltim). Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi pengaruh disiplin kerja terhadap hubungan antara gaya kepemimpinan transaksional dengan kinerja pegawai dan pengaruh disiplin kerja terhadap hubungan antara gaya kepemimpinan transaksional dengan kinerja pegawai Departement Laboraturium Penguji PT Pupuk Kaltim. Sampel yang diperoleh sebanyak 74 responden. Sesuai dengan tujuan di atas maka dalam penelitian ini dirumuskan lima hipotesis. Hasil penelitian ini adalah: gaya kepemimpinan transaksional dan budaya organisasi berpengaruh positif dansignifikan terhadap kinerja pegawai; disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; disiplin kerja secara positif dan signifikan memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan transaksional terhadap kinerja pegawai; dan disiplin kerja secara positif dan signifikan juga memediasi hubungan antara budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Kata kunci: gaya kepemimpinan transaksional, budaya organisasi, disiplin kerja dan kinerja pegawai
Peran Pemerintah dalam Pemberdayaan Gapoktan untuk Meningkatkan Hasil Pertanian (Studi di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung)
Septi Hutami
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The Government's Rolein Empowering Gapoktan for Increase Agricultural Products (Study at Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung). This research about the role of government with the problem of the incapacity of farmer community in managing their own agricultural outcome n also to create the self-supported strenght of farmer community through an program of the government.The focus of research includes the government's rolein empowering gapoktan for agricultural products. The government's rolecan be seenfrom the support and oversee the program Gapoktan and attending activities Gapoktan. Farmer community has been the activist for empowerment and training activites and thus, it is consistent to the expectation that they can develop their agriculture in self-supported manner through good knowledge about planting pattern and better competence in producing organic fertilizers. Good agricultural products with Gapoktan. The supporting factors include the improvement of human resource and the activenes of community in the empowerment process. The constraining factors are lack of knowledge among old farmers about empowerment and fund budget. Keywords: The Goverment, Gapoktan Program, Agricultural Product  Abstrak: Peran Pemerintah dalam Pemberdayaan Gapoktan untuk Meningkatkan Hasil Pertanian (Studi di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung). Penelitian ini membahas tentangperan pemerintah dalam pemberdayaan Gapoktan dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan ketidakmampuan masyarakat petani mengelola hasil pertaniannya dengan baik serta menciptakan daya supaya bisa mandiri melalui program Gapoktan dari pemerintah. Fokus penelitian yaitu peran pemerintah dalam pemberdayaan Gapoktan untuk meningtkatkan hasil pertanian. Hasil yang diperoleh dari Gapoktan berjalan baik. Peran pemerintah bisa dilihat dari mendukung dan mengawasi program Gapoktan serta menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh Gapoktan. Pengurus Gapoktan sudah melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan yang diharapkan. Masyarakat petani sudah aktif di dalam mengikuti pemberdayaan dengan aktif dalam pelatihan sehingga dapat mengembangkan pertaniannya secara mandiri melalui pengetahuan tentang pola tanam yang baik dan kemampuan membuat pupuk organik. Hasil pertanian bisa membaik dengan adanya Gapoktan. Beberapa faktor pendukung terdiri dari sumberdaya manusia dan aktifnya masyarakat di dalam proses pemberdayaan, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurang pengetahuan masyarakat petani tua tentang pemberdayaan dan anggaran dana.  Kata kunci: Peran Pemerintah, Program Gapoktan, Hasil Pertanian
Akuntabilitas Dalam Proses Penyelesaian Barang Tidak Dikuasai (BTD) Tahun 2014 (Studi Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda)
Dwi Suryo Wicaksono
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Accountability In The Process Of Settelment Not Owned Goods (BTD) (Study at the Custom and Excise Office Juanda (KPPBC TMP Juanda) Kabupaten Sidoarjo. In this research discusses abaout accountability in the process of settelment not owned goods (BTD). In this study discusses the accountability in the process of Barang Tidak Dikuasai (BTD), where BTD is the term or the status accorded to goods stockpiled in warehouses TPS over a given time period. This BTD if not immediately resolved by the owner of the goods can be used as of State Property (BMN). In the settlement of these goods accountability is indispensable, because accountability is one of the main components in good governance. The focus of the problems raised namely how is the accountability in the process of the settlement not owned goods (BTD). and from research result it is known that in the process of settlement BTD made by the KPPBC TMP Juanda has implemented good accountability, which can seen from the implementation of the law and honesty accountability, process, programs, and from the policy accountability. Howefer, it also found any obstacles of the accountability such as the coordination by stakeholders in terms of reporting data that is still not going well and the personnel resources are still inadequate Keywords: Accountability, Settelment of BTD  Abstrak: Akuntabilitas Dalam Proses Penyelesaian Barang Tidak Dikuasai (BTD) Tahun 2014 (Studi Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda). Dalam penelitian ini membahas mengenai akuntabilitas dalam proses penyelesaian Barang Tidak Dikuasai (BTD), dimana BTD adalah istilah atau status yang diberikan kepada barang-barang yang ditimbun di gudang TPS lebih dari jangka waktu yang diberikan. Barang-barang yang telah ditetapkan sebagai BTD jika tidak segera diselesaikan oleh pemiliknya maka barang tersebut dapat dijadikan Barang Milik Negara (BMN). Dalam penyelesaian barang-barang tersebut akuntabilitas sangatlah diperlukan, karena akuntabilitas merupakan salah satu komponen utama dalam tata pemerintahan yang baik (Good Governance). Fokus permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana akuntabilitas yang dilakukan terkait dalam proses penyelesaian BTD. dan dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa dalam proses penyelesaian BTD yang dilakukan oleh pihak KPPBC TMP Juanda telah menerapkan akuntabilitas yang baik, yang dapat dilihat dari sisi Akuntabilitas Hukum dan Kejujuran, Akuntabilitas Proses, Akuntabilitas Program dan Akuntabilitas Kebijakannya. Namun juga ditemukan adanya kendala akuntabilitas yang maish terjaadi, diantaranya adalah mengenai koordinasi dalam pelaporan data barang yang masih kurang baik dan sumberdaya aparatur yang masih belum mencukupi Kata kunci: Akuntabilitas, Penyelesaiann BTD