cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 8 (2016)" : 16 Documents clear
Implementasi Rencana Strategis Pengembangan Destinasi Pariwisata (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang) Izza Arofatul Zahroh
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Strategic Plan for The Development of Tourism Destinations (Studies in  Departmen of Culture and Tourism District Malang). The District of Malang have a potential torism resources. Then, malang also having the opportunity to further develop the tourist areas that more attractive when compared to other area, It is based on the natural and geographical conditions are very supportive.The title of this research is Implementation of the Strategic Plan for The Development of Tourism Destination. To maximize the potential of tourism in Malang, Departmen of Culture and Tourism create a tourism destination development program that is contained in the strategic plan of Department of culture and tourism Malang in 2011-2015. The purpose of this study is to analyze and describe the implementation of the strategic plan in 2011-2015 that has been poured in work plan every year by Departmen of Culture and Tourism District Malang, also figure out, analyse and describe the factors supporting and a barrier to the implementation of the program. Keywords: Implementation, program, strategic plan, tourism Abstrak: Implementasi Rencana Strategis Pengembangan Destinasi Pariwisata (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang). Kabupaten Malang memiliki sumber daya pariwisata yang sangat potensial, Selain itu Kabupaten Malang memiliki peluang untuk lebih mengembangkan daerah wisata yang lebih menarik bila dibanding daerah lain, hal ini didasarkan pada kondisi alam dan letak geografis yang sangat mendukung. Judul penelitian ini adalah Implemetasi rencana strategis program pengembangan destinasi pariwisata. Dalam memaksimalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Malang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membuat program pengembangan destinasi pariwisata yang termuat dalam Rencana Strategis  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang tahun 2011-2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan  Implementasi Rencana Strategis Tahun 2011-2015 yang telah dituangkan dalam rencana kerja setiap tahun nya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, serta mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi program tersebut.   Kata kunci: Implementasi,  Program, Rencana Strategis, Pariwisata
Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Transportasi Terhadap Pelayanan Publik (Studi pada Terminal Talangagung di Kabupaten Malang) Fajar Ade Setyawan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Influence Of Transportation Infrastructure’s Development Toward Public Service (Study At Talangagung Terminal, Malang District) Transportation infrastructure’s development has important role in a region, because it can stimulate the region’s development it self. When it comes to transportation’s infrastructure, terminal is the most important part. Terminal’s as supporting facilities in whole transportation system and can be used as public service. Talangagung Terminal, Kepanjen, Malang district are expected to give optimum service to society. In years, Talangagung Terminal doesn’t work optimally, most of public transportation doesn’t want to come because the lack of passenger and the place that not strategic. In terms of the fact, the main purpose of this research is to get to know how far the impact of transportation infrastructure’s development to public service in Talangagung terminal and presenting statistic data so it can be understood easily. This research shows that “transportation infrastructure’s development variable” (X) has significant impact to “Public service” (Y) in Talangagung Terminal with coefficient of Adjusted R2 = 0,407 can be describe that 40,7% public service in Talangagung Terminal can be describe by transportation infrastructure’s development variable and rest of it, 59,3% can be describe with “another variable” that not included in this research model.   Keywords: development, transportation infrastructure, public service   Abstrak: Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Transportasi terhadap Pelayanan Publik (Studi pada Terminal Talangagung di Kabupaten Malang). Pembangunan infrastruktur transportasi sangat diperlukan sebagai pemicu akan adanya perkembangan suatu wilayah dalam suatu negara. Infrastruktur transportasi yang penting eksistensinya adalah pembangunan terminal, yang berfungsi sebagai pusat pelayanan jasa transportasi serta pelayanan umum. Salah satunya adalah Terminal Talangagung Kepanjen, Kabupaten Malang yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat, namun setelah beberapa tahun berdiri terminal tersebut kurang berjalan secara optimal. Oleh karena itu tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dari pembangunan infrastruktur transportasi terhadap pelayanan publik yang ada di Terminal Talangagung. Dengan menyajikan data statistik sehingga dapat dengan mudah untuk mengetahui gambaran pengaruh yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel Pembangunan Infrastruktur Transportasi (X) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Variabel Pelayanan Publik (Y) di Terminal Talangagung dengan koefisien Adjusted R2 = 0,407 dapat dijelaskan bahwa 40,7% Pelayanan Publik di Terminal Talangagung mampu dijelaskan oleh variabel Pembangunan Infrastruktur Transportasi dan sisanya yang 59,3% mampu dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk model dalam penelitian ini.   Kata kunci:pembangunan, infrastruktur transportasi, pelayanan publik
Penyediaan Fasilitas Perpustakaan Sekolah (Studi Tentang Minat Baca Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Malang) Roositha Ayuwigati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Provision of School Library Facilities (Study about Student’s Reading Interest at State Vocational School (SMKN) 4 Malang). Reading interest of students in the school could be seen from the library utilization as a means of reading which has an obvious source of the information. In Indonesia, the school library is obliged to have the building and room facilities, collection facilities, search facilities, and service facilities in accordance with national standards library. State Vocational High School (SMKN) 4 Malang has a library that follows national standard library. In the 2014-2015 school years the library had only 40% of visitors and 30% of borrowers. This research was conducted to describe and analyze standardization the provision of SMKN 4 Malang library facilities in accordance with national standard library as well as to describe and analyze the SMKN 4 Malang student’s reading interest in the utilization of library. The results showed that the building and room facilities has the leak on the roof of the building while the collection facilities has far below 30% of a fiction collection. Meanwhile other facilities such as search facilities and service facilities are already comply national stamdard library. Furthermore, student’s reading interest which assessed by the frequency of visits and the frequency of loan collection may be expressed low. Students relatively rarely use the library as their reading means. Keywords : library facilities, student’s reading interest, SMKN 4 Malang   Abstrak: Penyediaan Fasilitas Perpustakaan Sekolah (Studi Tentang Minat Baca Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Malang. Minat baca siswa disekolah dapat terlihat dari pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana membaca yang jelas sumber informasinya. Di Indonesia perpustakaan sekolah wajib memiliki fasilitas gedung dan ruang, fasilitas koleksi, fasilitas penelusuran, dan fasilitas layanan yang sesuai dengan standar nasional perpustakaan. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Malang memiliki perpustakaan yang mengikuti standar nasional perpustakaan. Pada tahun ajaran 2014-2015 perpustakaan hanya memiliki 40% pengunjung dan 30% peminjam. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis standarisasi penyediaan fasilitas perpustakaan SMKN 4 Malang sesuai standar nasional perpustakaan serta untuk mendeskripsikan dan menganalisis minat baca siswa SMKN 4 Malang dalam pemanfaatan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas gedung dan ruang terjadi kebocoran pada atap gedung sementara fasilitas koleksi memiliki koleksi fiksi masih jauh dibawah 30%. Sementara dua jenis fasilitas lainnya yaitufasilitas penelususran dan fasilitas layanan dinilai sudah memenuhi standar. Selanjutnya minat baca siswa yang dinilai melalui frekuensi kunjungan dan frekuensi peminjaman koleksi dapat dinyatakan rendah. Siswa tebilang jarang memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana membaca mereka.   Kata kunci: fasilitas perpustakaan,  minat baca siswa, SMKN 4 Malang
Implementasi Sistem Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Pabrik Gula Krebet Baru) Epritamala Pradika Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of a performance management system to improve the quality of employee performance (case study in sugar factory krebet baru at malang district). An employee's performance is an important factor to achieve organizational goals both public and private. Similarly, in the company New Krebet Sugar Factory in Malang area. Through a performance management system to improve and maintain the performance of its employees. Communication goes in two directions, namely top-down bottom-up as well, so that information can be collected accurately. The main resources used are human and infrastructure which means that all employees involved in this system. Disposition here is the employees who have positions in the factory or in a level with authorized managers to assess the employees below. For organizational structure, New Krebet  Sugar Factory has a simple structure with a clear chain of command. So that through this performance management system employees can determine the level of performance, and the company can be used as reference material for future planning. Keyword: Performance management system, employee’s performance, performance quality Abstrak: Implementasi Sistem Manajemen Kinerja dalam Meingkatkan Kualitas Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Pabrik Gula Krebet Baru). Kinerja seorang pegawai adalah faktor penting untuk mencapai suatu tujuan organisasi baik itu pemerintah maupun swasta. Sama halnya yang terjadi di perusahaan pabrik gula krebet baru yang ada didaerah malang. Melalui sebuah sistem manajemen kinerja untuk dapat meningkatkan dan menjaga kinerja pegawai.dalam system. Komunikasi berjalan secara dua arah yaitu top-down juga bottom-up, sehingga informasi dapat dikumpulkan dengan akurat. Sumberdaya utama yang digunakan adalah manusia dan prasarana pendukung artinya seluruh pegawai terlibat dalam system ini.Disposisi disini yaitu para pegawai yang memiliki jabatan di pabrik atau setingkat manajer yang berwenang untuk menilai para pegawai dibawahnya. Untuk struktur organisasi, PG Krebet baru memiliki struktur yang sederhana dengan rantai komando yang jelas. Sehingga melalui system manajemen kinerja ini para pegawai dapat mengetahui tingkat kinerjanya, dan bagi perusahaan dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk perencan kedepan.   Kata kunci: Sistem manajemen kinerja, kinerja pegawai, kualitas kinerja
Implementasi Kebijakan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Dan Guru Swasta (BPPDGS) (Studi Di Kecamatan Ujungpangkah dan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik) Dina Ayu Shofiyanah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of a id policy-implemented toward religious school and privat teacher (BPPDGS) (Study in Ujungpangkah and Panceng distric of Gresik regency). The deeply concerned of East Java province in enhancing the quality of religious school has been shown by the aid program of education which is BPPDGS. BPPDGS is a program which is shared-funding of East Java Province and Gresik regency that has been hold since 2010 and go on. The BPPDGS policy is made for preventing the dropped-out of school in elementary and senior high school of religious and for increasing the weliare of the teachers who are non-civil servant in private school and religious school. The output of this research shows DISPENDIK of Gresik regency sufficiently understands the BPPDGS policy, however in which the implementors cannot show the opened-information and less honesty-attitude, fortunetly for the respond of the implementors is well-sufficiened and incredibly pro the BPPDGS policy. The implementor, toward KEMENAG of Gresik regency, is lack of cognitive. Obviously, they are eiiective enough in disposition intension and the respond of implementor is good enough. The BPDGS team of institute/school is less-cognitive aspect in BPPDGS. Then, the disposition of intention is regardless of good whether bad and about the respond of implementors is either acceptance or neutrality.   Keywords: Policy Implementation, BPPDGS, Gresik Abstrak: Implementasi Kebijakan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) (Studi Di Kecamatan Ujungpangkah dan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik). Keseriusan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan diniyah ditunjukan melalui kebijakan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS). Kebijakan BPPDGS merupakan sharing dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Gresik yang terealisasikan mulai tahun 2010 hingga saat ini. Kebijakan BPPDGS ini dibuat untuk mencegah putus sekolah di jenjang Madrasah Diniyah Ula dan Wustho (SD dan SMP) serta peningkatan kesejahteraan Guru Swasta Non PNS di Lembaga Sekolah Swasta dan Madrasah Diniyah. Hasil penelitian menunjukan DISPENDIK Kabupaten Gresik cukup memahami kebijakan BPPDGS, namun dalam intensitas disposisi implementor dari kejujuran sikap, terkesan kurang terbuka dengan informasi yang ada, sedangkan untuk respon implementor sudah cukup baik dan sangat pro dengan kebijakan BPPDGS. Pada KEMENAG Kabupaten Gresik kurang dalam hal kognisi implementor, sedangkan cukup baik dalam intensitas disposisi. Untuk Respon Implementor juga sudah cukup baik. Pada Tim BPPDGS tingkat Lembaga Sekolah/Madrasah kurang dalam aspek kognisi BPPDGS. Intensitas disposisi juga ada yang baik dan ada yang kurang, serta untuk respon implementor juga ada yang menerima (acceptance) dan ada yang acuh tak acuh (neutrality). Kata kunci: Implementasi Kebijakan, BPPDGS, Gresik
Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (Studi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Produksi Opak di Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Uun Meisa Bekti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Strategy of Empowering Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) (Studies on Micro, Small and Medium Production Opaque Jambangan Villlage District Dampit Malang Districts). Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) to be the center of attention for a large contribution to economic gwrowth. One of the efforts of Malang Regency Government in addressing social problems in the community, through the Department of Cooperatives and SMEs one with empowerment Industry Peel Village Jambangan Dampit District of Malang. The purpose of this study is to describe and analyze the strategy of empowerment of SMEs Production of Peel Village Jambangan Dampit District of Malang. Supporting factors and obstacles encountered in opaque empowerment strategy. Based on this research strategy of empowerment of SMEs production of Opaque Village Jambangan District of Dampit Malang include (1) grow the business climate, (2) the development of result production in order to thrive and compete with other product, (3) financing and guarantees, (4) the parthnership. The Department of Cooperatives and Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) need to conduct continuous assistance to facilitate SMEs. As well as the need to involve other stakeholders in the  empowerment of SMEs in Malang. Keywords: strategy, empowernment, micro, small and medium enterprises (SMEs) Abstrak: Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) (Studi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Produksi Opak di Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang). Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi pusat perhatian karena kontribusinya yang besar dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang dalam mengatasi permasalahan sosial pada masyarakat, melalui Dinas Koperasi dan UMKM salah satunya dengan pemberdayaan Industri Opak di Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pemberdayaan UMKM Produksi Opak di Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. Faktor-faktor pendukung dan penghambat yang ditemui dalam strategi pemberdayaan opak. Berdasarkan hasil penelitian strategi pemberdayaan UMKM produksi opak di Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang meliputi (1) menumbuhkan iklim usaha, (2) pengembangan hasil produksi agar dapat berkembang pesat dan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya, (3) pembiayaan dan penjaminan, (4) kemitraan. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu melakukan pendampingan secara terus menerus untuk memfasilitasi UMKM. Serta perlunya melibatkan stakeholder lainnya dalam pemberdayaan UMKM di Kabupaten Malang.   Kata Kunci: strategi, pemberdayaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
Strategi Pengembangan Subsektor Tanaman Pangan Terintegratif Guna Meningkatkan Pendapatan Petani Dalam Persepektif Good Governance (Studi di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun) Nindyari Dewanti Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development Strategy of Integrated Food Crops to Increase Farmers’ Income in the Persepective of Good Governance (Studies in Jiwan Sub district, Madiun Regency). Jiwan Sub-district has a land area of 1,791 hectares of rice fields with food crops most superior production so that farmers become the main livelihood for the people of this sub-district. However, farmers' income is still relatively low, for the Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura and Badan Ketahanan Pangan Madiun Regency implement the development strategy of food crops. But it remains the case the difference in income between rice, soybeans and green beans farmers. After the study showed that farmers' income differences occur because of the failure of the strategy facilities and infrastructures provided to farmers and the majority of farmers do not want to implement the Sub-district Jiwan cropping index provided by the Government of Madiun Regeny. Also based on the perspective of good governance through the role of government, private and community farmers have been appropriate in the implementation of the strategy. Keywords: Strategy, Crops, Farmers Income, Good Governance Abstrak: Strategi Pengembangan Subsektor Tanaman Pangan Terintegratif Guna Meningkatkan Pendapatan Petani Dalam Persepektif Good Governance (Studi di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun). Kecamatan Jiwan memiliki luas lahan sawah sebesar 1.791 Ha dengan subsektor tanaman pangan yang paling unggul produksinya sehingga petani menjadi pencaharian utama bagi masyarakat kecamatan ini. Namun pendapatan petani masih tergolong rendah, untuk itu Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun melaksanakan strategi pengembangan tanaman pangan. Tetapi tetap terjadi adanya perbedaan pendapatan antara petani padi, kedelai dan kacang hijau. Setelah adanya penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapatan petani terjadi karena ketidakberhasilan strategi sarana prasana yang diberikan kepada petani dan sebagian petani Kecamatan Jiwan tidak mau melaksanakan Indeks Pertanaman yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun. Selain itu berdasarkan persepektif good governance melalui peran pemerintah, private dan masyarakat petani telah sesuai pada pelaksanaan strategi tersebut. Kata kunci: Strategi, Tanaman Pangan, Pendapatan Petani, Good Governance
Recovery The Housing Sector Pasca Letusan Gunung Kelud 2014 (Studi pada BAKESBANGPOLINMAS Kabupaten Kediri) Bimasakti Bhakti Kawedaryono
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Recovery The Housing Sector Post-eruption of Gunung Kelud 2014 (Study of BAKESBANGPOLINMAS Kabupaten Kediri). In post-disaster recovery the housing sector require a good recovery management. Where in the recovery process takes the role of government and local governments to handle it. Furthemore, as the efforts of recovery the housing sector Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri that affected eruption of Gunung Kelud in February 2014 the Government of Kabupaten Kediri doing Karya Bakti 2014 program. Result of this research showing that Karya Bakti 2014 program generally runs well, although the roof damage in the Desa Puncu quite severe and majority of houses were damaged. It is good because the program is completetd quickly and on time. And at the time Kabupaten Kediri still did not have Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) and BAKESBANGPOLINMAS only have a Sub Bidang Penanggulangan Bencana with very small capacity. So in dealing with this disaster formed SATLAK PBPP. Basic contains that are impediments to this program is the coordination and assessment processes that are less targeted. That obstacle need got an attention and increase performance in order got some similar problems. Keywords: Disaster Management, Recovery Pasca Disaster, Recovery The Housing Sector   Abstrak: Recovery The Housing Sector Pasca Letusan Gunung Kelud 2014 (Studi pada BAKESBANGPOLINMAS Kabupaten Kediri). Dalam memulihkan kondisi perumahan pasca bencana memerlukan sebuah manajemen pemulihan yang baik. Dimana  dalam proses pemulihan tersebut membutuhkan peran dari pemerintah dan pemerintah daerah untuk mengatasinya. Selanjutnya sebagai upaya pemulihan perumahan Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri yang terkena dampak letusan Gunung Kelud bulan Februari 2014 pemerintah Kabupaten Kediri melakukan program Karya Bakti 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Karya Bakti 2014 umumnya berjalan dengan baik, walaupun kondisi kerusakan atap di Desa Puncu cukup parah dan mayoritas rumah warga mengalami kerusakan. Dikatakan baik karena program tersebut selesai dengan cepat dan tepat waktu. Dan pada saat terjadi bencana Kabupaten Kediri masih belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BAKESBANGPOLINMAS hanya memiliki Sub Bidang Penanggulangan Bencana yang sangat kecil kapasitasnya. Sehingga dalam menangani bencana ini dibentuk SATLAK PBPP. Kendala dasar yang menjadi hambatan dalam program ini adalah koordinasi dan proses assesment yang kurang tepat sasaran. Hambatan yang ada tersebut perlu mendapatkan perhatian dan dilakukan peningkatan kinerja agar tidak lagi ditemui hambatan serupa.   Kata kunci: Manajemen Bencana, Pemulihan Pasca bencana, Pemulihan Perumahan
Program Pengembangan Objek Wisata Tembok Berlin Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Sustainable Development (Studi pada Dinas Pariwisata Kota Sorong) Wulan Puspitasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Development Program Tembok Berlin to Realize Sustainable Development (Studies in Sorong City tourism official). Attraction development programs of the Berlin Wall is one of the government's program is based on the Strategic Plan (RENSTRA), Medium Term Development Plan (RPJMD), and the Regional Tourism Development Master Plan (RIPPDA) which aims to realize welfare society focusing on sustainable development. The purpose of this study is to analyze and describe the program and the results of tourism development through the sustainable development of the Tembok Berlin as well as the barriers and supporting what effect on the development program. The results of this research is the Berlin Wall is one area that is being developed in the development of tourism in the city of Sorong. In the process of achieving the tourism development program of the Berlin Wall, the government focused on sustainable development, which includes the aspects of economic, social and environmental aspects. But in the process of implementation, there is a support factor and constraints. Therefore penenliti using the theory of sustainable development approach to support the tourism development program of the Tembok Berlin. Keywords : Sustainable Development, Tourism Berlin Wall, RENSTRA, RPJMD, RIPPDA   Abstrak : Program Pengembangan Objek Wisata Tembok Berlin dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Sustainable Development (Studi pada Dinas Pariwisata Kota Sorong). Progam pengembangan objek wisata tembok Berlin adalah salah satu program pemerintah berdasarkan Rencana Strategis (RENSTRA), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyartakat yang berfokus pada sustainable development. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan program dan hasil-hasil pengembangan objek wisata Tembok Berlin melalui pembangunan berkelanjutan serta hambatan dan pendukung apa saja yang berpengaruh pada program pengembangan tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah Tembok Berlin merupakan salah satu kawasan yang sedang berkembang dalam pembangunan pariwisata di Kota Sorong. Dalam proses pencapaian program pengembangan objek wisata Tembok Berlin, pemerintah berfokus pada sustainable development yang didalamnya berisi tentang aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek lingkungan. Namun dalam proses pengimplementasian, terdapat factor dukungan dan kendala. Oleh sebab itu penenliti menggunakan pendekatan teori sustainable development untuk mendukung program pengembangan objek wisata Tembok Berlin.   Kata kunci: Sustainable Development, Pariwisata Tembok Berlin, RENSTRA, RPJMD, RIPPDA
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sebagai Wujud Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) (Studi di Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri) Tri Adinda Trisnawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Empowerment of Farmer Women Groups as a form of Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) activities (Program in Duwet Village, Wates Sub District, Kediri District) The number of yards that are not used optimally and the absence of full times jobs for women farmers in Duwet village Kediri Wates districts. For the government to implement Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) activities as a form of empowerment of Women Farmers Group (KWT). This research was held at Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan (BKP3) and Duwet Village, Wates, KediriThe various efforts include: activities in strengthen the availability of food reserves, diversification of food, raise of family income, and the maintenance of the quality of family nutrition. The supporting factors for the empowerment of women farmers through these activities include the agricultural extension and economic factors and aesthetics. While, the inhibiting factors are pests and the lack of quality from Women Farmers Group (KWT). The conclusion fom this research are the realization of KRPL to empowering the women farmers are success and accepted by society of Duwet village, Wates, Kediri.  Recommendations from this research are: increasing the number of agricultural officer, optimize productivity agricultural land that the results can be sold into the market to increase revenue Keywords : The Empowerment of Farmer Women Groups, Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)   Abstrak: Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sebagai Wujud Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) (Studi di Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri). Banyaknya lahan pekarangan yang tidak dimanfaatkan secara optimal dan tidak adanya pekerjaan yang tetap bagi wanita tani di Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Untuk itu pemerintah melaksanakan kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sebagai bentuk pemberdayaan wanita tani. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan (BKP3) dan Desa Duwet Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi: penguatan ketersediaan cadangan pangan, perlindungan penganekaragaman konsumsi, penyokongan pendapatan keluarga, pemeliharaan kualitas gizi keluarga. Faktor pendorong pemberdayaan petani wanita melalui kegiatan ini meliputi adanya penyuluhan pertanian dan faktor ekonomi dan estetika. Sedangkan faktor penghambatanya adalah gangguan hama dan rendahnya kemampuan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam pemberdayaan kelompok wanita tani melalui kegiatan KRPL telah dilakukan dengan baik dan diterima oleh masyarakat Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Rekomendasi yang diberikan antara lain: sebaiknya penyuluh pertanian perlu ditambah, perlu adanya peningkatan produktivitas agar hasil yang diperoleh dari pekarangan bisa dijual ke pasar untuk menambah pendapatan. Kata Kunci : Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani, Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue