cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2016)" : 25 Documents clear
IMPLEMENTASI LAYANAN INOVASI SAMSAT KELILING DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Pada Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Tulungagung) Ardiani, Leli; Hidayat, Kadarisman; Sulasmiyati, Sri
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.488 KB)

Abstract

The rapid number of motor in Tulungagung demanding SAMSAT Call Center as public service providers always strive to provide quality service to taxpayers. One of the efforts is increasing in vehicle tax payment service through SAMSAT mobile service innovation. This research is descriptive research using a qualitative approach. The purpose of this study is to investigate application of SAMSAT mobile service innovation, supporting and obstacle factors of SAMSAT mobile service innovation, as well as the rate of growth in cash receipts of SAMSAT mobile service innovation. The results of this study indicates SAMSAT mobile service innovation has been in accordance with Decree of the Minister of Adminidtrative Reform No. 63/KEP/M-PAN/7/2003 in General Guidelines for the Implementation of Public Service. Supporting factors consisting of socialization, cooperation with related units and service locations while the obstacle factors consist of the awareness of the taxpayers, facilities and infrastructure as well as the limited range of the service and the average growth rate of cash receipts 110,72%. Keywords : Public service, SAMSAT Mobile, Vehicle Tax ABSTRAK Pesatnya jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Tulungagung menuntut Kantor Bersama SAMSAT sebagai penyelenggara pelayanan publik, untuk selalu berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas kepada Wajib Pajak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui layanan inovasi SAMSAT Keliling. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan layanan inovasi SAMSAT Keliling, faktor pendukung dan penghambat layanan inovasi SAMSAT Keliling serta laju pertumbuhan penerimaan kas layanan inovasi SAMSAT Keliling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan layanan inovasi SAMSAT Keliling telah sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 63/KEP/M-PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Faktor pendukung terdiri dari sosialisasi, kerjasama pihak terkait serta lokasi pelayanan sedangkan yang menjadi faktor penghambat terdiri dari kesadaran Wajib Pajak, sarana dan prasarana serta keterbatasan layanan selanjutnya rata-rata laju pertumbuhan penerimaan kas sebesar 110,72%.   Kata Kunci : Pelayanan Publik, SAMSAT Keliling, Pajak Kendaraan Bermotor
STUDI PEMIKIRAN PENERAPAN TAX EARMARKING PADA BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) DI KOTA MALANG Almaghfi, Lofie Bachtiar; Hidayat, Kadarisman; Mayowan, Yuniadi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.96 KB)

Abstract

This research is aimed to deliver a contribution to the application of tax earmarking in Malang City. Tax Earmarking is a regulation that requires the allocation of several tax revenues to be used in specific project or other public service as stated in Law No.29/2008 about Local tax and Local Retribution. The application of tax earmarking is designated to improve a service needed by community. Other benefit from tax earmarking application is the increased accountability of local government in allocating tax revenue to satisfy what has been needed by the community. The idea to imply the taxation against the Entitlement Duty of BPHTB is to maximizing tax earmarking application in Malang City. Based on the result of research, it is concluded that tax earmarking application to BPHTB is plausible in Malang City. A local regulation is needed to arrange tax earmarking in Malang City. It may be suggested that the local government of Malang City shall accommodate tax earmarking regulation into the budgeting system to improve the accountability of budget usage in Malang City. Keywords: Tax Earmarking, BPHTB, Budgeting System   ABSTRAK Tax Earmarking merupakan sebuah peraturan yang mewajibkan pengalokasian penerimaan beberapa jenis pajak untuk digunakan secara khusus proyek atau pelayanan publik lainnya yang tercantum dalam UU No 29 Tahun 2008 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Tujuan diterapkannya peraturan tax earmarking ini adalah untuk meningkatkan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, manfaat lain yang bisa didapatkan dari penerapan tax earmarking ini adalah meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengalokasikan penerimaan pajak sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemberian ide pemikiran untuk menambahkan jenis pajak BPHTB dimaksudkan untuk memaksimalkan penerapan tax earmarking di Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan tax earmarking pada BPHTB sangat mungkin untuk dilakukan dan diterapkan di Kota Malang dan dibutuhkan sebuah peraturan daerah yang mengatur tentang tax earmarking di Kota Malang dan Pemerintah Daerah Kota Malang diharapkan dapat mengakomodir peraturan tax earmarking kedalam sistem penganggarannya agar meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran di Kota Malang. Kata Kunci: Tax Earmarking, BPHTB, Sistem Anggaran  
PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tegal) Hantoyo, Shinung Sakti; Kertahadi, .; Handayani, Siti Ragil
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.694 KB)

Abstract

The implementation of self assessment tax system has not been able to change the taxpayer to perform activities independently and fair taxation. Tax planning is the first step in tax management. At this step to collect and research of tax laws in order to be selected types of tax saving do to the behavior of tax avoidance and tax evasion in the society is appearing. Tax avoidance belongs to every taxpayer’s right, however Taxpayers do not mean that tax evasion could escape from tax sanction. Sanctions burdensome and unfair to taxpayers who are trying to find a gap or even violate the law are expected to be obedient. This study uses explanatory research with quantitative approach. The population used is Taxpayer registered at the Tax Office Primary Tegal and the sample used 100 respondents with accidental sampling technique. The result of this study partially variable is not significant effect of tax avoidance and tax sanction variable is significant effect. Variable of tax avoidance and tax sanction simultaneously have a significant influence on the Taxpayer Compliance. The most dominant variable influencing variables Taxpayer Compliance is variable taxation sanctions. Keywords : Tax avoidance, tax sanction, and tax compliance ABSTRAK Penerapan sistem perpajakan secara self assessment belum dapat merubah Wajib Pajak untuk melakukan kegiatan perpajakannya secara mandiri dan jujur. Perencanaan Pajak adalah langkah awal dalam manajemen pajak. Pada tahap ini dilakukan pengumpulan dan penelitian terhadap peraturan perpajakan agar dapat diseleksi jenis tindakan penghematan pajak yang dilakukan sehingga memunculkan perilaku Penghindaran Pajak dan Penyelundupan Pajak dari masyarakat. Tindakan penghindaran pajak merupakan hak dari setiap Wajib Pajak, meskipun begitu Wajib Pajak yang melakukan penghindaran pajak bukan berarti bisa lepas dari sanksi perpajakan. Pemberian sanksi yang memberatkan dan adil kepada Wajib Pajak yang mencoba mencari celah atau bahkan melanggar undang-undang diharapkan dapat menjadi patuh. Penelitian ini menggunakan metode Explanatory Research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan yaitu Wajib Pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tegal dan sampel penelitian ini sebanyak 100 responden dengan  teknik accidental sampling. Secara parsial variabel penghindaran pajak berpengaruh tidak signifikan dan variabel sanksi perpajakan berpengaruh signifikan. Secara simultan variabel pengindaran pajak dan sanksi perpajakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Variabel yang paling dominan adalah variabel Sanksi perpajakan. Kata kunci: Penghindaran pajak, sanksi perpajakan, dan kepatuhan wajib pajak
PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL BERDASARKAN AUDIT DEDUCTIBLE EXPENSES SEBAGAI UPAYA TAX PLANNING DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL (Studi PT XYZ di Jakarta) Wasismoyo I B., Sundaru; Mayowan, Yuniadi; Kardjo, Suhartini
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.741 KB)

Abstract

This research has some purposes to know the part of expenses that need to do some tax planning activities and to know some tax planning efforts that can do to the company with used analitical descriptive method through the method of data collection such as literature study  and documentation. Based on this research is known that tax planning effort in PT XYZ with do some adjusment of expenses in financial statement can be decrease an underpayment tax which must be borned by the company. Because total of fiscal expenses that borne by PT XYZ increase than fiscal expenses before tax planning activity. Based on Financial Statement of PT XYZ contain a part of some expenses that must be identified in order to make that expenses to be deductible. Tax planning activity that can be done by PT XYZ with switching a charity expenses to be others expenses and/or Welfare allowances and charging a deductible expenses maximally. Keywords : Tax Planning, Comercial Financial Statement, Fiscal Financial Statement ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen biaya yang perlu dilakukan tax planning serta mengetahui upaya tax planning yang dapat dilakukan perusahaan dengan jenis penelitian deskriptif Analitis melalui metode pengumpulan data studi kepustakaan, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa adanya upaya tax planning PT XYZ dengan melakukan penyesuaian biaya pada laporan keuangan dapat menekan jumlah pajak kurang bayar yang seharusnya ditanggung perusahaan, hal ini dikarenakan jumlah biaya fiskal yang ditanggung PT XYZ meningkat dibandingkan biaya fiskal sebelum tax planning. Berdasarkan Laporan Keuangan PT XYZ terdapat komponen biaya yang harus diidentifikasi agar biaya tersebut dapat dibebankan secara fiskal. Upaya tax planning yang dapat dilakukan PT XYZ yaitu dengan mengalihkan biaya sumbangan menjadi biaya lain – lain dan/atau tunjangan kesejahteraan serta memaksimalkan pembebanan biaya deductible. Kata Kunci : Tax Planning, Laporan Keuangan Komersial, Laporan Keuangan Fiskal
REALISASI PAJAK RESTORAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN PAJAK DAERAH KOTA MADIUN (Studi tentang Peningkatan Realisasi Pajak Restoran di Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun) Pramesti, Patria Titianhardi; Susilo, Heru; Saifi, Muhammad
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.017 KB)

Abstract

Taxes are one source of state revenue that is used to carry out the development to all the  Indonesians. Taxes levy on the citizens of Indonesia and become one of the obligations that can be imposed billing by the public together with the government. Therefore the role of the people of each region in the financing of regional development should grow by increasing public awareness about their obligation to pay taxes. This study aims to determine the contribution of restaurant tax, restaurant tax effectiveness, as well as the efforts made by Dinas Pendapatan Daerah to increased Restaurant Taxes. This research applies descriptive study with qualitative approach. The results show the average contribution of tax revenue to the local tax restaurant Madiun for five years at 7.57%, which means much less contribution. Through the analysis of effectiveness, Tax Restaurants are at an average of 123.88%, which indicates a very effective criteria. Dinas Pendapatan Daerah makes several attempts intensification and extension of tax the taxpayer, but these efforts have not been maximized.  Keywords: Restaurant Tax, Local Tax, Contribution, Effectiveness. Abstrak Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan Negara yang digunakan untuk melaksanakan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pajak dipungut dari warga Negara Indonesia dan menjadi salah satu kewajiban yang dapat dipaksakan penagihannya oleh masyarakat bersama-sama pemerintah. Oleh karena itu peran masyarakat masing-masing daerah dalam pembiayaan pembangunan daerah harus terus ditumbuhkan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kewajibannya membayar pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Pajak Restoran, efektivitas Pajak Restoran, serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun dalam melakukan peningkatan penerimaan Pajak Restoran. Penelitian ini mengarah pada penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kontribusi penerimaan pajak restoran terhadap pajak daerah Kota Madiun selama lima tahun sebesar 7,57% yang artinya sangat kurang kontribusinya, dikarenakan target pajak restoran kurang valid. Melalui analisis Efektivitas, Pajak Restoran berada pada rata-rata 123,88% yang menunjukkan kriteria sangat efektif. Dinas Pendapatan Daerah melakukan beberapa upaya intensifikasi pajak dan ekstensifikasi wajib pajak, namun upaya tersebut belum maksimal. Kata kunci: Pajak Restoran, Pajak Daerah, Kontribusi, Effektivitas.
Analisis Pelaksanaan Pengembalian PPN untuk Turis Asing (Vat Refund) Pramana, Aditya Putra; Al Musadieq, Muhammad; Agusti, Rosalita Rachma
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.708 KB)

Abstract

Implementation of VAT Refund is closely related to Indonesian tourism, because according to Law No. 42 of 2009 Article 16E paragraph 1 and Regulation Directorate General of Taxation Number PER-28 / PJ / 2013 article 1, paragraph 1 stated that the target recipients of services VAT Refund This is the private holders of foreign passports and the majority of private holders of foreign passports are foreign tourists who come to Indonesia for a tour. The purpose of this study is 1) To know implementation of VAT Refund in Indonesia, especially in the area of ​​KPP Sidoarjo North, 2) To determine what factors are emerging during the implementation of the rules of VAT Refund is 3) To know the realization of VAT Refund spending. The type of research in this research is descriptive approach used in this study is a qualitative approach. The results showed that the increase in the number of transactions VAT Refund in Indonesia from April 1st 2010 until November 2013 is still low, it can be seen from the number of applications and the number of applications approved. Keywords: Refund of VAT to Foreign Tourists Abstrak Penerapan VAT Refund ini berkaitan erat dengan pariwisata Indonesia, karena menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 pasal 16E ayat 1 dan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-28/PJ/2013 pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa sasaran penerima layanan VAT Refund ini adalah orang pribadi pemegang paspor luar negeri dan mayoritas orang pribadi pemegang paspor luar negeri adalah turis asing yang datang ke Indonesia untuk berwisata. Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui pelaksanaanVAT Refund di Indonesia khususnya di wilayah KPP Sidoarjo Utara 2) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang muncul selama pelaksanaan peraturan VAT Refund ini 3) Untuk mengetahui realisasi pengeluaranVAT Refund. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jumlah transaksi VAT Refund di Indonesia dari 1 April 2010 sampai bulan November 2013 masih kecil, hal ini terlihat dari jumlah permohonan dan jumlah permohonan yang disetujui. Kata Kunci: Pengembalian PPN untuk Turis Asing
PENGARUH SURAT TEGURAN TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara) Fatmadika, Dina; Susilo, Heru; Agusti, Rosalita Rachma
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.402 KB)

Abstract

The research to explain determine of exhortation letter on the liquefaction of lease arrears with letter force as intervening variable of Tax Office North Malang. Research type is explanatory research with quantitative approach. The population used time series with saturated sampling method. Source of data is collected from the secondary data. Analysis used is descriptive analysis and inferential analysis. The variable exhortation letter significantly on variable letter force of  coefficients 0,353 beta and value of sig 0,006 (0,006<0,05). Variable exhortation letter against the liquefaction of lease arrears significantly 0,467 and value of sig 0,000 (0,000<0,05), variable letter force on the liquefaction of lease arrears also affected as much as 0,354 and value of sig 0,001 (0,001<0,05), and letter force as intervening variable also affected as much as 0,124. Inferential that exhortation letter influencing letter force and liquefaction of lease arrears, either through direct or also indirectly. Key Words: Exhortation Letter, Letter Force, Liquefaction of lease arrears ABSTRAK Penelitian digunakan menguji pengaruh surat teguran terhadap pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa sebagai variabel intervening pada KPP Pratama Malang Utara. Penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Populasi yang digunakan data runtutan waktu dengan metode sampling jenuh. Sumber data dari data sekunder. Terdapat analisis deskriptif dan analisis inferensial. Variabel surat teguran berpengaruh terhadap variabel surat paksa dibuktikan nilai koefisien beta 0,353 dan nilai sig (0,006<0,05). Variabel surat teguran terhadap variabel pencairan tunggakan pajak 0,467 dan sebesar (0,000<0,05), surat paksa terhadap variabel pencairan tunggakan pajak juga 0,354 dan nilai probabilitas (0,001<0,05), dan untuk surat paksa sebagai variabel intervening berpengaruh 0,124. Kesimpulannya bahwa surat teguran mempengaruhi surat paksa dan pencairan tunggakan pajak, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Kata Kunci: Surat Teguran, Surat Paksa, Pencairan Tunggakan Pajak
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGOLAHAN SPT TAHUNAN MELALUI PROSEDUR PENGEMASAN KE PUSAT PENGOLAHAN DAN DATA DOKUMEN PERPAJAKAN (PPDDP) (STUDI KASUS PADA KPP PRATAMA MALANG UTARA) Arini, Cisilia Prabawati Dwi; Astuti, Endang Siti; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.381 KB)

Abstract

Taxpayers obliged to calculate, take into account, and owe deposit and report taxes. Taxpayers reporting the tax due by using the Notice (SPT). Annual SPT will be packed with packaging procedure in Tax Office and all data will be centralized in the Data Processing Center and Taxation Documents (PPDDP). The purpose of this study is to measure the effectiveness of their annual tax return processing procedures through the packaging procedure. This study uses a case study using exploratory approach. The location of this research on Tax Office North Malang. The results of this study indicate that their annual tax return processing through packaging procedure on Tax Office North Malang can already be said to be effective. Measuring the level of effectiveness in this study using three criteria according to which criteria optimization by Streers is objectives, systematic perspective, and pressure on human behavior. Keywords: Annual SPT, packaging, PPDDP, effectiveness ABSTRAK Wajib Pajak berkewajiban untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor dan melaporkan pajak yang terutang. Wajib Pajak melaporkan pajak yang terutang dengan menggunakan Surat Pemberitahuan (SPT). SPT Tahunan tersebut akan dikemas melalui prosedur pengemasan di KPP dan semua data akan dipusatkan di Pusat Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan (PPDDP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur keefektivitasan prosedur pengolahan SPT Tahunan melalui prosedur pengemasan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan eksploratif. Lokasi penelitian dalam penelitian ini di KPP Pratama Malang Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan SPT Tahunan melalui prosedur pengemasan di KPP Pratama Malang Utara sudah dapat dikatakan efektif. Pengukuran tingkat keefektivitasan dalam penelitian ini menggunakan 3 kriteria menurut Streers dalam Falaka (2009:22) yaitu kriteria optimasi tujuan, perspektif sistematika, dan tekanan pada perilaku manusia. Kata Kunci : SPT Tahunan, pengemasan, PPDDP, efektivitas
ANALISIS PENERAPAN FAKTUR PAJAK ELEKTRONIK SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENERBITAN FAKTUR PAJAK FIKTIF (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng) Atikasari, Nisrina; Susilo, Heru; Dewantara, Rizki Yudhi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.298 KB)

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of the Electronic Tax Invoice Tax Office Primary Surabaya Gubeng, barriers that are occured and how to overcome obstacles in the implementation of Electronic Tax Invoice as an effort to prevent the issuance of fictitious tax invoices. Researcher uses qualitative research with descriptive analysis. Results from this study is that the Tax Office Primary Surabaya Gubeng already well in implementing the Electronic Tax Invoice, it proved with significant results in terms of preventing the issuance of fictitious tax invoices are carried out by the taxpayer. Obstacles that are arised during the implementation of the Tax Invoice Electronic is a reliance on the system and internet network connection, the level of ability and omissions Taxable Entrepreneur and computer facilities Taxable Entrepreneur unsatisfactory, while alternative ways to overcome the obstacles that are arised during the implementation of the Tax Invoice Electronic is through increased quality information system network, opened a training class operation Electronic Tax Invoice and urged the Taxable Entrepreneur to renew or to update the computer. Keywords : Tax invoice, Electronic Tax Invoice, Tax Invoice Fictitious ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Faktur Pajak Elektronik pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng, hambatan yang terjadi serta cara mengatasi hambatan dalam penerapan Faktur Pajak Elektronik sebagai upaya mencegah penerbitan faktur pajak fiktif. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng sudah baik dalam menerapkan Faktur Pajak Elektronik, hal itu terbukti dengan hasil yang signifikan dalam hal mencegah penerbitan faktur pajak fiktif yang dilakukan oleh Wajib Pajak. Hambatan yang muncul selama penerapan Faktur Pajak Elektronik adalah ketergantungan pada sistem serta koneksi jaringan internet, tingkat kemampuan dan kelalaian Pengusaha Kena Pajak dan fasilitas komputer Pengusaha Kena Pajak yang kurang memadai, sedangkan alternatif cara untuk mengatasi hambatan yang muncul selama penerapan Faktur Pajak Elektronik adalah melalui peningkatan kualitas jaringan sistem informasi, membuka kelas pelatihan pengoperasian Faktur Pajak Elektronik dan menghimbau kepada Pengusaha Kena Pajak untuk memperbarui atau melakukan update komputer secara teratur dengan cara mengikuti tutorial dan trik tentang cara mengupdate windows .   Kata kunci : Faktur pajak, Faktur Pajak Elektronik, Faktur Pajak Fiktif
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP REINVENTING POLICY DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi) Harmenita, Risa; Al Musadieq, Mochammad; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.825 KB)

Abstract

The pursuit of an ever-increasing state revenues in every year it must be offset by increased tax compliance . In order to improve taxpayer compliance that impact on state revenue then by this government launched a policy such as the elimination of administrative sanctions set out in Finance Minister Regulation No. 91 / PMK.03 / 2015 on April 30 , 2015 by reinventing term policy. To support the government's policy is to run smoothly , then the quality of care by working unit tax authorities needs to be improved . The object of research is conducted on a registered taxpayer in KPP Madya Bekasi by distributing questionnaires and record documentation. Source of data used comes from the primary data and secondary data with quantitative approach . Analysis of the data used in this research is descriptive analysis and path analysis. Keywords : Quality of Tax Authority Service, Reinventing Policy, Compliance of the Taxpayers ABSTRAK Upaya mengejar penerimaan negara yang selalu meningkat disetiap tahunnya maka harus diimbangi dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Demi meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak yang berdampak pada penerimaan negara maka dengan hal ini pemerintah meluncurkan suatu kebijakan berupa penghapusan sanksi administrasi yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015 pada tanggal 30 April 2015 dengan istilah reinventing policy. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut dapat berjalan lancar, maka kualitas pelayanan oleh satuan kerja aparat pajak perlu ditingkatkan. Wajib Pajak Badan yang terdaftar di KPP Madya Bekasi merupakan objek dalam penelitian ini dan dengan menyebarkan kuesioner dan mencatat dokumentasi. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis jalur (Path Analysis). Kata kunci : Kualitas Pelayanan Fiskus, Reinventing Policy, Kepatuhan Wajib Pajak

Page 1 of 3 | Total Record : 25