cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2022)" : 8 Documents clear
Pengaruh Perbedaan Intensitas Radiasi Matahari pada Sistem Vertikultur Wall Planter Bag terhadap Produktivitas Tanaman Mint (Mentha spicata L.) dari Berbagai Bahan Stek Ridwan, Dzaky Fakhriza; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.01

Abstract

Urban farming secara vertikultur pada dinding dapat menjadi solusi pemenuhan pangan perkotaan. Mint merupakan tanaman yang berpotensi untuk dibudidayakan secara vertikultur. Permasalahan pada tanaman mint saat dibudidayakan di Indonesia yaitu sulit untuk terjadi pembuahan, sehingga cukup sulit untuk dilakukan perbanyakan secara generatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan intensitas radiasi matahari pada empat arah mata angin dan berbagai bahan stek terhadap produktivitas tanaman mint (Mentha spicata L.) pada sistem vertikultur wall planter bag. Penelitian dilaksanakan di Kampung Wonosari Go Green, Kota Malang pada bulan April – Agustus 2021. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Tersarang (Nested Design) dengan dua faktor, yaitu faktor pertama adalah arah penyinaran matahari yang terdiri dari 4 taraf, antara lain A1: arah utara, A2: arah timur, A3: arah selatan, dan A4: arah barat, dan faktor kedua adalah bahan stek tanaman mint yang terdiri dari 3 taraf, antara lain S1: stek pucuk, S2: stek tengah, dan S3: stek pangkal. Ulangan dilakukan sebanyak tiga kali dan diuji lanjut menggunakan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spearmint pada dinding yang menghadap arah timur dapat mengoptimalkan produktivitas tanaman dibandingkan dengan arah utara dan selatan. Penerimaan cahaya sebesar 80% dari arah timur menghasilkan peningkatan pada jumlah daun, luas daun dan jumlah cabang, sedangkan penerimaan cahaya 39% dari arah selatan menghasilkan tanaman etiolasi dan penambahan panjang tanaman sebesar 40% dibandingkan dengan arah utara. Perlakuan stek pucuk pada arah penyinaran timur memiliki hasil produksi dan bobot kering yang terbaik.
Pengaruh Perlakuan Giberelin dan Fosfor terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis) Fadholi, Mohamad; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.02

Abstract

Kubis bunga salah satu sayuran yang memiliki harga jual yang tinggi serta memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Pada tahun 2019 produksi kubis bunga mencapai 7.371,40 ton. Namun pada tahun 2020 mengalami penurunan yaitu 6,295,10 ton (Dinas Pertanian Kota Batu, 2021). Sehingga perlu adanya upaya peningkatan produksi dengan menerapkan teknologi budidaya yang efektif dan efisien. Salah satunya penggunaan hormone giberelin dan teknik pemupukan fosfor yang memiliki peranan dalam proses pembungaan dan pembuahan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui bagaimana pengatuh hormon giberelin, dosis fosfor, dan hubungan interaksi antara kedua perlakuan terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021 sampai Juli 2021, Jl. Raya Karangan Donowarih, Karangploso, Malang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor yaitu pemberian hormon giberelin yang terdiri dari 2 taraf yaitu 0 ppm atau kontrol (G0), dan 150 ppm (G1) dan dosis fosfor yang terdiri dari 5 taraf yaitu 0 kg/ha (P0), 100 kg/ha (P1), 150 kg/ha (P2), 200 kg/ha (P3), dan 250 kg/ha (P4). Terdapat interaksi antara perlakuan hormon giberelin dan dosis fosfor terhadap tinggi tanaman pada umur 3 minggu setelah tanam. Perlakuan pemberian hormon giberelin 150 ppm dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman kubis bunga pada semua parameter pengamatan. Perlakuan dosis fosfor 250 kg/ha dapat meningkatkan pertumbuhan khususnya tinggi tanaman dan hasil panen tanaman kubis bunga (diameter bunga, bobot segar bunga, bobot segar tanaman total, dan hasil panen per hektar).
Respon Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L. var. Tymoti F1) Terhadap Berbagai Jenis Tanaman Sela Pada Sistem Tanam Tumpangsari Simanjuntak, Debora; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.03

Abstract

Keterbatasan lahan menjadi kendala dalam melakukan budidaya tanaman sehingga mengakibatkan menurunnya produksi tanaman. Tumpangsari merupakan suatu pola tanam dengan membudidayakan lebih dari satu jenis tanaman pada satu area lahan dalam waktu yang bersamaan atau hampir bersamaan dan salah satu upaya dari intensifikasi pertanian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon tanaman tomat terhadap berbagai jenis tanaman sela. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juli 2021 di Kebun Percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah tomat monokultur (P1), tomat + kangkung (P2), tomat + kailain (P3), tomat + sawi (P4), tomat + selada (P5) dan tomat + bayam (P6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpangsari tomat dan selada memberikan produktivitas tertinggi yaitu 77.79 ton/ha dan produktivitas terendah yaitu 55.00 ton/ha pada tumpangsari tomat dan bayam. Tumpangsari tomat dan selada memberikan NKL tertinggi sebesar 1.79 dan NKL terendah terdapat pada tumpangsari tomat dan bayam sebesar 1.43
Kajian Tata Letak dan Pola Penggenangan pada Tanaman Padi Ungu (Oryza sativa L.) Kultivar Black Madras Putri, Fadhila Ravinda; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.04

Abstract

Guna meningkatkan produksi padi sebagai makanan pokok di Indonesia, pemerintah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan produksi padi. Salah satunya merupakan program intensifikasi dengan penemuan varietas baru guna menemukan vaeritas yang unggul. Salah satu kultivar padi yang masih jarang dibudidaya adalah padi ungu atau Black Madras. Perlakuan yang diterapkan dalam budidaya padi ungu ini antara lain penerapan pola penggenangan dan tata letak penanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggenangan serta tata letak penanaman yang sesuai guna memperoleh produksi maksimal pada tanaman padi ungu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021 – Juni 2021 di lahan percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Tersarang (Nested) dengan 2 faktor yaitu pola penggenangan dan tata letak penanaman sebagai faktor tersarang. Pola penggenangan berselang 3 hari menghasilkan 3,56 t ha-1 sehingga meningkatkan produksi padi ungu 29,92% dari pada pola penggenangan berselang 7 hari. Tata letak jajar legowo 40 x 20 x 12,5 cm menghasilkan 3,58 t ha-1 sehingga meningkatkan hasil padi ungu sebesar 10,15 % dibandingkan dengan tata letak penanaman bujur sangkar 20 x 20 cm.
Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pemupukan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill.) Audina, Diana; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.05

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pertanian penting di Indonesia, karena dapat digunakan sebagai pangan, pakan maupun bahan baku industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mendapatkan pengaruh berbagai dosis pupuk NPK dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – September 2021 di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama yaitu jarak tanam yang terdiri dari 3 taraf, yaitu J1: 40 x 15 cm, J2: 40 x 25 cm, dan J3: 40 x 35 cm. Faktor kedua yaitu dosis pemupukan NPK yang terdiri atas 4 taraf, yaitu P1: 200 kg ha-1, P2: 250 kg ha-1, P3: 300 kg ha-1, dan P4: 350 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jarak tanam dan pupuk NPK terhadap bobot 100 biji tanaman kedelai. Tidak terdapat pengaruh interaksi yang nyata dari pemberian jarak tanam dan dosis pupuk NPK terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah polong total, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, bobot 100 biji kering, bobot biji per tanaman, hasil panen per petak, dan hasil panen per hektar. Pada jarak tanam 40 x 35 cm  dan 40 x 25 cm memberikan pengaruh sama terhadap parameter jumlah polong hampa tanaman kedelai. Jarak tanam 40 x 35 cm memberikan hasil paling tinggi pada parameter bobot biji per tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong total, jumlah polong isi per tanaman dan bobot biji per tanaman.
Uji Toleransi Sepuluh Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Terhadap Cekaman Naungan Burhanudin, Muhammad Irsyad Fauzan; Soegianto, Andy
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.06

Abstract

Tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu jenis tanaman Leguminoceae yang banyak dibudidayakan dan memiliki keunggulan dibanding tanaman kacang-kacangan lainnya. Salah satu kendala dalam budidaya tanaman kacang hijau adalah banyak yang dibudidayakan dalam pola tanam tumpangsari sehingga menyebabkan adanya kompetisi dalam penyerapan intensitas cahaya matahari. Penurunan intensitas cahaya dari 100% menjadi 90% tidak nyata menurunkan hasil biji, namun penurunan intensitas cahaya hingga 50% radiasi penuh menyebabkan penurunan hasil biji 37%-74%. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh naungan terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman kacang hijau dan untuk mempelajari perbedaan tingkat toleransi dari sepuluh varietas tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2021 hingga Oktober 2021 di kebun percobaan milik BALITKABI yang berlokasi di Kelurahan Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Tersarang dengan dua faktor, faktor pertama ialah perlakuan naungan dan faktor kedua ialah penggunaan sepuluh varietas kacang hijau. Analisis data menggunakan ANOVA taraf 5%, uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%, menggunakan analisis Indeks Sensitivitas Cekaman naungan (ISC) berdasarkan rumus Fischer dan Maurer (1978). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan naungan 50% berpengaruh terhadap laju pertumbuhan dan penurunan hasil dan produksi pada varietas yang agak toleran terhadap bobot biji per tanaman pada varietas Vima 5 sebesar 48,7%, Vimil 2 sebesar 4,1%, Kutilang sebesar 24,1 % dan Murai sebesar 12%. Varietas Vima 5, Vimil 2, Kutilang dan Murai tergolong ke dalam varietas agak toleran adapun Vima 1, Vima 2, Vima 3, Vima 4, Vimil 1 dan Perkutut tergolong varietas sensitif. 
Produktivitas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Wall Planter Bag pada Berbagai Arah Penyinaran dan Interval Penyiraman Pambudi, Muhammad Ario; Nurlaelih, Euis Elih; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.07

Abstract

Pertanian perkotaan merupakan salah satu bukti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang pertanian, disisi lain tanaman cabai rawit menjadi salah satu sayuran yang banyak dibutuhkan masyarakat dan mudah dibudidayakan diperkotaan, dengan demikian tanaman cabai rawit dapat dibudidayakan pada lahan yang sempit dengan cara menanamnya secara vertikultur. Pada budidaya vertikultur memiliki kendala yaitu tidak meratanya distribusi cahaya matahari dan air bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh intensitas radiasi matahari yang datang dari empat mata angin dan interval penyiraman terhadap produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) secara vertikultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Agustus 2021 di Wonosari Go Green Malang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan petak tersarang (Nested Design) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu arah penyinaran dan faktor kedua yaitu interval penyiraman. Hasil Pengamatan panen menunjukkan perlakuan radiasi matahari yang datang dari arah barat dengan interval penyiraman 2 kali sehari memberikan hasil total buah cabai per tanaman dan total bobot buah tertinggi dibanding dengan interaksi perlakuan lain.
PENGARUH JARAK DAN WAKTU TANAM PADI GOGO (Oryza sativa L.) DALAM SISTEM TUMPANGSARI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) Warma, Mohammad Perdana Prehatama Putra; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.03.08

Abstract

Ubi kayu merupakan komoditas sebagai sumber pendapatan untuk kesejahteraan petani di Indonesia, selain itu ubi kayu salah satu tanaman pangan terbesar ketiga setelah padi dan jagung. Permintaan ubi kayu terus meningkat setiap tahunnya, tetapi pada produksi ubi kayu mengalami masalah karena luas tanamnya yang mengalami fluktuasi, selain itu penggunaan bahan tanam kurang berkualitas, teknik budidaya sebagian masih dilakukan secara tradisional, kondisi iklim tidak menentu dan penggunaan lahan yang kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh jarak dan waktu tanam tanaman padi gogo dalam sitem budidaya tumpangsari tehadap pertumbuhan vegetatif tanaman ubi kayu. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Universitas Brawijaya, Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Alat yang digunakan dalam penelelitian ini adalah cangkul, tugal, sabit, papan tanda perlakuan, label sampel, oven, meteran, timbangan, dan alat tulis. Bahan yang digunakan benih padi Gogo varietas Inpago 9, bibit singkong gajah, pupuk Urea (46% N), pupuk SP36 (36% P2O5), dan pupuk KCl (60% K2O) dan bahan-bahan lainnya, Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT). Hasil tanaman tumpangsari padi gogo tertinggi pada perlakuan 7 hst sebelum tanam ubi kayu, untuk jarak tanam padi gogo yang tertinggi diperoleh pada jarak tanam  25cm × 25cm dan 25cm × 30cm. Perlakuan waktu tanam dan jarak tanam pada sistem tumpangsari memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman ubi kayu, pada perlakuan jarak tanam yang lebar memeberikan hasil yang meningkat pada tanaman padi gogo sedangkan waktu 7 hst setelah tanam ubi kayu memeberikan pertumbuhan dan hasil yang meningkat pada tanaman ubi kayu.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue