cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022)" : 25 Documents clear
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH BERSAMA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL (UPN) VETERAN JAWA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR KOMPOSIT Febriananta, Yudha; Hidayat, M. Taufik; Nuralinah, Devi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Kuliah Bersama Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur merupakangedung yang terletak di Kota Surabaya dibangun dengan menggunakan struktur beton bertulang. Struktur betonbertulang lebih banyak menahan beban mati sendiri yang cukup besar yang akan menambah gaya geser dannantinya mempengaruhi beban gempa yang cukup besar juga. Dengan merencanakan ulang dengan strukturkomposit ini diharapkan akan terjadi kerjasama dan interaksi yang lebih baik antara baja dan beton daripadamenggunakan struktur beton bertulang. Gedung Kuliah Bersama Universitas Pembangunan Nasional (UPN)Veteran Jawa Timur direncanakan ulang dengan elemen-elemen sebagai berikut: tebal pelat beton lantai 12 cm;tebal pelat beton atap 10 cm; dimensi balok anak meggunakan WF 200×200×10×16; dimesi balok indukmenggunakan WF 300×300×15×15; dimensi kolom menggunakan WF 400×400×20×35. Analisis yang mengacupada metode LRFD (Load and Resistance Factor Design), SNI 1726:2019, SNI 1729:2020 diperoleh hasil bahwapengaruh beban hidup, beban mati dan beban gempa lebih signifikan pada daerah tumpuan. Berdasarkan hasilanasisis pada balok anak dan balok induk didapatkan hasil perhitungan dari kondisi sebelum komposit dan kondisisetelah komposit pada momen tumpuan. Untuk balok anak terjadi pembesaran momen 59,4% dari keadaansebelum komposit dan untuk balok induk terjadi pembesaran momen 252,5% dari keadaan sebelum komposit, halini membuktikan bahwa pembesaran momen pada struktur komposit sangat bervariatif bergantung dengan variabelanalisis komposit.Kata kunci : gedung kuliah bersama, struktur komposit, baja beton
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SAMBUNGAN BALOK DAN KOLOM DENGAN SISTEM PRACETAK PADA GEDUNG 6 LANTAI KULIAH BERSAMA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL (UPN) VETERAN JAWA TIMUR Pratama R, Alfandi Rizki; Hidayat, M. Taufik; Remayanti N., Christin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil analisis didapatkan hasil yang memenuhi syarat keamanan , dimensi balok – kolom padaskripsi ini menghasilkan 4 tipe yaitu : Balok induk ukuran 40/60 dengan kode B1 titik pengangkatan 1,85 m daritepi dan B2 titik pengangkatan 1,64 m dari tepi. ukuran 20/30 dengan kode B3 titik pengangkatan 0,95 m daritepi dan B4 titik pengangkatan 0,75 m dari tepi. Sedangkan balok anak memliki 2 tipe dengan ukuran 30/40dengan kode BA1 titik pengangkatan 1,80 m dari tepi dan BA2 titik pengangkatan 1,60 m dari tepi, ukuran15/20 dengan kode BA3 titik pengangkatan 0,93 m dari tepi dan BA4 titik pengangkatan 0,72 m dari tepi. Sertauntuk kolom terdapat 2 tipe kolom. ukuran 50/50 dengan kode K1 dan ukuran 35/35 dengan kode K2.Analisis kekuatan sambungan balok – kolom pracetak telah aman. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasilanalisis sambungan di tengah menunjukkan momen nominal sebesar 754,77 kNm lebih besar dari momenultimate sebesar 600,18 kNm dan kuat geser nominal sebesar 2015,95 kN kN lebih besar dari gaya geser yangterjadi sebesar 1481,83 kN, sedangkan hasil analisis sambungan di pinggir menunjukkan menunjukkan momennominal sebesar 48,12 kNm lebih besar dari momen ultimate sebesar Mu = 46,56kNm dan kuat geser nominalsebesar 2793,97 kN lebih besar dari gaya geser yang terjadi sebesar 408,28 kN.Kata kunci : Balok pracetak, Struktur beton, bangunan tahan gempa
STUDI LITERATUR KAJIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG TERHADAP DIFUSI KLORIDA PADA BETON Devarian, M Fajar; Eva Arifi, Devi Nuralinah,; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agregat daur ulang merupakan material yang berasal dari hasil daur ulang limbahbeton yang bisa dipergunakan kembali didalam konstruksi bangunan dan memiliki nilaiekonomis. Jika diolah dengan benar, limbah konstruksi dapat menghasilkan beton bermututinggi dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh agregatdaur ulang terhadap difusi klorida dengan faktor air semen dan penambahan campuranadmixture terhadap difusi klorida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen denganbeberapa sumber–sumber literatur. Pada penelitian ini sampel yang digunakan memilikiperbandingan agregat daur ulang dan agregat alami yang digunakan dengan f.a.s 0,4–0,6.Pemanfaatan recycled coarse aggregate (RCA) diharapkan menjadi alternatif untukmengurangi penggunaan agregat alami. Variasi admixture yang digunakan adalah FA,Waterproofing, shrinkage Reducing Admixture (SRA). Hasil penelitian yang didapatkanadalah agregat kasar daur ulang dengan agregat alami menunjukkan ketahanan yang samaterhadap penetrasi ion klorida serta difusi klorida relatif meningkat dengan meningkatnyaf.a.s dan dengan adanya campuran admixture dapat mencegah penetrasi klorida yang tinggi. Kata Kunci : Agregat Kasar Daur Ulang, FAS, Admixture
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK – KOLOM PADA GEDUNG UTILITY BUILDING HOTEL BUMI SEGAH YANG BERADA DI BERAU KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN SISTEM PRACETAK (PRECAST) Ramadhanti, Dias Ayu; Hidayat, M. Taufik; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung utility building yang merupakan Gedung operasional (perkantoran) pada hotel bumisegah yang terletak di Berau, Kalimantan Timur ini dibangun menggunakan struktur betonbertulang. Dimana struktur beton bertulang berfungsi menahan gaya Tarik pada struktur.Dengan merencanakan ulang dengan metode beton pracetak ini pada Gedung utility buildingjuga memerlukan ketelitian yang tinggi agar terhindar dari deviasi yang besar. Dari analisisdidapatkan hasil, untuk pengangkatan balok menunjukkan bahwa pada jarak tumpuan saatpengangkatan pada balok 35/50 sejauh 2,44 m, pada balok ukuran 25/40 sejauh 1,54 m. padabalok induk ukuran 35/50 dengan tulanganjlenturjmengalami Tarik yaitu 6 D22 dan tulangantekanj3 D22 serta menggunakan Sengkang f 10 – 200, dan untuk balok anak ukuran 25/40dengan tulanganjlentur yangjmengalami Tarikjyaitu 10 D19 dan tulangan yang mengalamitekanjyaitu 5 D19 serta menggunakan Sengkang f 10 – 150.Kata Kunci : Gedung Utility Building, Struktur Beton, Pracetak (Precast)
PERBAIKAN STABILITAS LERENG DENGAN TERASERING, RUMPUT VETIVER DAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN BANTUAN PERANGKAT LUNAK
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelongsoran lereng dipengaruhi oleh banyak faktor dan kebanyakan terjadi padawilayah dengan curah hujan yang tinggi. Pada penelitian ini, dilakukan analisis stabilitaslereng untuk mengetahui angka keamanan suatu lereng dengan meningkatkan stabilitaslereng salah satunya adalah terasering, rumput vetiver dan dinding penahan tanah. Metodepenelitian yang dilakukan adalah dengan membagi lereng menjadi 2 lapisan dengan sudut45°. Analisis menggunakan program geoslope dan perhitungan manual metode fellenius danBishop. Pada perhitungan manual didapatkan angka keamanan lereng tanpa perkuatandengan metode fellenius sebesar 1,257 dan metode bishop yang disederhanakan sebesar1,263. Sedangkan unutk program geoslope metode fellenius sebesar 1,119 dan metodebishop sebesar 1,149. Setelah lereng diperkuat dengan terasering, rumput vetiver dandinding penahan tanah didapatkan angka keamanan sebesar 2,525. Dengan hasil yangdidapatkan, maka sudah cukup untuk menstabilkan lereng tersebut.Kata Kunci : : Stabilitas Lereng, Angka Keamanan, Terasering, Rumput Vetiver, Fellenius,Bishop, Dinding Penahan tanah.

Page 3 of 3 | Total Record : 25