cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023)" : 3 Documents clear
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL DENGAN VARIASI PENEMPATAN BRACING (SHORT LINK) TIPE DIAGONAL EKSENTRIS DUA ARAH Moekhammad Rifqil Fannani; Lilya Susanti; Ming Narto Wijaya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIndonesia merupakan wilayah yang sangat rawan bencana gempa bumi dan memiliki tingkat kegempaan yang tinggi. Hal ini dikarenakan Indonesia berada di antara tiga lempeng tektonik yaitu Pasifik, Eurasia dan Indo – Australia, dan merupakan salah satu negara yang termasuk ke dalam kawasan wilayah Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Oleh karena itu diperlukan sebuah inovasi untuk mewujudkan bangunan tahan gempa yang efektif dan efisien perancangannya. Salah satu komponen struktur tahan gempa ialah bracing. Kegunaan adanya bracing supaya suatu struktur dapat menahan gaya vertikal (beban gravitasi) dan gaya horisontal (beban gempa). Dalam penelitian ini menggunakan 3 pemodelan portal dua bentang dengan variasi penempatan bracing eksentris pendek (short link) dua arah. Dalam penelitian baja yang digunakan untuk adalah baja BJ-37. Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis software ABAQUS student edition dengan menggunakan variasi meshing besar (4) dan kecil (25). Portal menggunakan tumpuan jepit dan akan diberikan beban statis sebesar 90 ton pada bagian kiri atas, sehingga portal akan mengalami keruntuhan dan didapatkan hasil berupa nilai beban dan perpindahan yang akan digunakan sebagai data analisis. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa variasi penempatan bracing pada portal dua bentang berpengaruh terhadap beban dan perpindahan yang diterima portal. Portal dengan variasi bracing di kedua bentangnya dapat menahan beban yang lebih besar dan perpindahan yang lebih kecil dibandingkan dengan 2 tipe model lainnya. Kata Kunci : Bracing, Beban, Perpindahan, ABAQUS
Studi Analisis Perilaku Sambungan Balok Kolom Baja Canai Dingin (Cold Formed Steel) C Double Berkebalikan terhadap Variasi Jumlah Sambungan Sekrup Putri Patricia; Desy Setyowulan; Eva Arifi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inovasi material bangunan yang saat ini banyak berkembang adalah penggunaan material baja cold-formed sebagai pengganti material baja konvensional dengan efektivitas tinggi, ekonomis, pelaksanaanya mudah, ringan, dan ramah lingkungan. Selain itu, material tersebut merupakan material ramah lingkungan yang dapat mendukung realisasi sustainable development goals. Salah satu implementasi baja cold formed yang sedang berkembang adalah penggunaan baja cold formed sebagai material struktur balok kolom. Sebagai struktur balok kolom, sambungan memiliki peran penting yang berlaku sebagai faktor kritis suatu struktur secara keseluruhan. Ketebalan penampang baja cold-formed yang tipis (0,378 mm – 6,35 mm) berdampak pada adanya potensi tekuk pada baja cold-formed. Pada penelitian ini dilakukan pengujian struktur balok kolom dengan pemberian beban lentur pada ujung balok dengan tumpuan jepit bebas, sedangkan kolom didesain dengan tumpuan jepit-jepit. Benda uji pada penelitian ini adalah profil balok kolom baja cold-formed C 80.30.9 dengan tebal 0,75 mm dipasang ganda berkebalikan (back to back) dengan sambungan sekrup SDS 12x20 diameter 4 mm dengan dua variasi jumlah sekrup pada benda uji yaitu variasi jumlah 8 sekrup pada setiap pelat siku (top angle/ seat angle), dan variasi jumlah 4 sekrup pada setiap pelat siku (top angle/ seat angle). Analisis dilakukan dengan dua cara yaitu disesuaikan perhitungan tahanan sambungan sekrup pada SNI 7971:2013 dan anlisis menggunakan software ABAQUS. Hasil pada analisis penelitian ini, didapatkan adanya perbedaan analisis perhitungan SNI 7971:2013 dan software ABAQUS, untuk variasi 8 sekrup memiliki perbedaan hasil nilai beban maksimum sebesar 15,75%, sedangkan untuk variasi 4 sekrup memiliki perbedaan hasil nilai beban maksimum sebesar 47,86%. Untuk hasil analisis lendutan dan momen didapatkan bahwa semakin besar beban maka semakin besar lendutan dan momen yang terjadi, dan semakin banyak sambungan sekrup maka semakin kuat benda uji, begitu pula adanya penambahan pelat dalam yang dapat memperkuat benda uji. Kata kunci : Baja Cold Formed, Beban, Jumlah Sekrup, Lendutan, ABAQUS.
STUDI ANALISIS PERILAKU SAMBUNGAN BALOK-KOLOM BAJA COLD – FORMED C DOUBLE (BERHADAPAN) TERHADAP VARIASI JUMLAH SAMBUNGAN SEKRUP Adi Julianto; Desy Setyowulan; Indra Waluyohadi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu material yang dapat meningkatkan efektivitas pada ketahanan bangunan serta penekanan dalam biaya konstruksi pada era saat ini ialah material baja cold-formed. Di Indonesia, membutuhkan bangunan yang memiliki ketahanan ataupun kekuatan bangunan yang tinggi. Sehingga, bangunan yang terdiri dari dua elemen struktur utama yaitu balok dan kolom dapat menggunakan material dari baja cold-formed. Pada penelitian ini untuk mengetahui perilaku kekuatan serta kapasitas beban maksimum pada struktur sambungan balok-kolom, dapat dilakukan pemodelan benda uji sambungan pada balok-kolom dengan variasi jumlah sekrup melalui software ABAQUS. Penggunaan baja cold-formed dengan menggunakan sambungan sekrup perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan profil kanal ganda (C) 80x30x9x0,75 mutu G550 dengan panjang pada balok yaitu 1000 mm dan kolom 500 mm. Profil ini akan disusun secara berhadapan (Toe to Toe) membentuk box yang disambung menggunakan sekrup SDS 12x20. Tumpuan yang dipakai pada kolom yaitu jepit-jepit dan pada balok yaitu ujung bebas. Variasi jumlah sekrup yang dipakai ialah variasi 8 sekrup dan variasi 4 sekrup. Sehingga, dilakukan perbandingan perilaku sambungan balok-kolom berdasarkan analisis SNI 7971:2013 dan software ABAQUS. Didapatkan hasil kapasitas beban maksimum yang diampu pada struktur balok-kolom berdasarkan analisa SNI 7971:2013 dan software ABAQUS mencapai 45,56% untuk variasi 8 sekrup dan 5,14% untuk variasi 4 sekrup. Semakin banyaknya jumlah sekrup pada sambungan akan semakin kuat dan besar kapasitas beban yang akan diterima pada struktur sambungan tersebut. Kata kunci: Baja Cold-Formed, Kapasitas Beban, Sambungan Balok-Kolom, Software ABAQUS, Variasi Jumlah Sekrup.

Page 1 of 1 | Total Record : 3