cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019)" : 4 Documents clear
Evaluasi Kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo Jakarta Barat Muhammad Nurhasbi; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada dasarnya ruang terbuka publik sangat dibutuhkan disuatu perkotaan yang memiliki jumlah penduduk yang banyak dan juga padat. Ruang terbuka publik biasa digunakan oleh berbagai macam kelompok serta usia. Salah satu kelompok yang membutuhkan ruang terbuka publik yaitu adalah anak-anak, sehingga menuntut perlu adanya konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). RPTRA merupakan gagasan yang berasal dari pemerintah DKI Jakarta demi mewujudkan Jakarta menjadi Kota Layak Anak (KLA). Terdapat lebih dari 200 RPTRA yang sudah terbangun di Jakarta, salah satunya yaitu RPTRA Kalijodo. Pada prakteknya RPTRA Kalijodo dibangun bertujuan untuk mewadahi segala aktivitas bermain anak. Akan tetapi berbagai macam aspek masih saja dikeluhkan oleh beberapa pengunjung dengan alasan keselamatan, kenyamanan, kebersihan, dan aspek-aspek lainnya. Oleh karena itu diperlukan adanya evaluasi kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo (RPTRA) dalam kurun waktu sejak dibangunnya RPTRA Kalijodo sampai pada tahun 2018, khususnya dalam mewadahi kegiatan yang ramah anak. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui аtаs kinerjа  RPTRА Kаlijodo sebаgаi ruаng publik yаng dаpаt mewаdаhi аktivitаs аnаk. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif dan dalam mempresentasikan hasil data dengan menggunakan pendekatan deskriptif. instrumen penelitian berupa pengamatan langsung dengan menggunakan lembar observasi, kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil kuisioner tersebut lalu di analisis dengan menggunakan metode Mean score agar dapat mengetahui bagaimana kinerja dari aspek yang diteliti apakah masuk kedalam kategori baik, sedang, atau buruk. Hasil dari evaluasi kinerjа masih harus mendapat perhatian khusus dikarenakan kinerja RPTRА Kаlijodo mаsih diаnggаp belum memuаskаn terlihat dаri ketujuh аspek yang diteliti belum adanya аspek yаng mаsuk kedаlаm kаtegori bаik, bahkan terdapat dua aspek yang masuk kedalam kategori buruk yaitu aspek keselamatan dan juga aspek kenyamanan. Kata Kunci: RPTRA, Kinerja, Aspek, ramah anak. ABSTRACT Basically, public open spaces are highly needed in a city with high population density. One of the communities needing the public open spaces are the kids. One of the ways for it is making it up with a concept of Kid-Friendly and Integrated Public Spaces (RPTRA). RPTRA becomes one of the supporting means to make Jakarta a kid-friendly area. However, some visitors are still complaining about its safety, convenience, cleanliness and some other aspects. Hence it needs a performance evaluation to see the results of the performance of this Kalijodo's RPTRA since the day it was built until this year--2018, especially on accommodating kid-friendly activities. Based on such problem, the purpose of this research is to evaluate the performance of Kalijodo RPTRA as a public space which is capable of accommodating kids' activities. The method used for the data collecting is a combination of a qualitative and a quantitative approach. And for representing the results of the data, this research is using a descriptive approach. The research instrument is a live observation using observation sheet, questionnaire, interview and documentation. The result of the questionnaire is then analyzed by using the Meanscore method in order to classify the aspects above. The results of this performance evaluation say that RPTRA Kalijodo is still considered unsatisfying, because, of the 7 aspects, there is not a single aspect that gets a good grade. There are even 2 aspects getting bad grades; safety and convenience aspect. The recommendations given based on the results of this research are (1) Improving some of the facilities that are built for kids so that they are getting more kid-friendly and safer to use and (2) Improving the sensibility of determining the plants for the park, especially for covering it from the Sun in the afternoon. Keywords: RPTRA, Performance, Aspects, child friendly.
Pelestarian Bangunan Museum Asi Mbojo Kota Bima Annis Hardianty; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bima merupakan nama salah satu kota di Indonesia yang pernah dijajah oleh Belanda, namun sedikit menyisakan bangunan asli Kolonial Belanda. Bangunan yang tersisa ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya, salah satunya adalah Museum Asi Mbojo. Namun upaya tersebut masih belum cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakter arsitektur bangunan dan memberikan arahan pelestarian pada Museum Asi Mbojo berupa penggolongan potensial, yang kemudian diarahkan pada teknik pelestarian. Metode penelitiannya adalah deskriptif analisis, evaluatif, serta development. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa elemen arsitektur pada bangunan tergolong pada potensial tinggi sejumlah 39, yang diarahkan pada tindakan preservasi. Hal ini dikarenakan elemen arsitektur yang masih sangat asli, seperti pintu, jendela, dinding serta atap. Elemen lainnya tergolong potensial sedang berjumlah 11, dan potensial rendah berjumlah 2. Karakter spasial dan struktural juga masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang.Kata kunci: pelestarian, cagar budaya, karakter arsitektur, kolonial Belanda.
Tata Cahaya Hemat Energi pada Gedung Utama dan Tata Bangunan Dinas PU Cipta Karya Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya Rahmat Ardiansyah; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi energi listrik di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sektor kontruksi menjadi sektor terbesar pemakai energi listrik. Penghematan energi pada sektor konstruksi dapat dilakukan pada tiga aspek, yaitu aspek rancangan bangunan, aspek utilitas bangunan dan aspek perilaku pengguna. Desain pencahayaan termasuk ke dalam aspek rancangan bangunan dan menjadi faktor terpenting dalam kenyamanan visual. Gedung Dinas PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur di Surabaya merupakan gedung yang berfungsi sebagai kantor bagi Dinas PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur dan termasuk ke dalam kategori direkomendasikan untuk diterapkan prinsip bangunan hemat energi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan simulasi. Simulasi dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari suatu rekomendasi desain terhadap intensitas cahaya ruang dengan menggunakan software Dialux 4.12. Intensitas konsumsi energi eksisting gedung utama dan tata bangunan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur adalah sebesar 9,81 KWh/m²/bulan yang tergolong efisien menurut Peraturan menteri ESDM No. 13 tahun 2012. Rekomendasi pencahayaan pasif dan aktif dapat mengurangi konsumsi energi untuk sistem pencahayaan sebesar 62%.
Tata Cahaya Gedung Perpustakaan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta, Cikini, Menteng Dwiky Dwiky Alvano
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The library is one of the a important place to support the education that play as a role and serves to provide services to the society/users to obtain knowledge and information which is related to giving services to the society, so that it is needed to fulfill the convenience place for the users in the building of library, one of the aspect convenience that is needed is a convenience visual that is related to the system of the lighting that is work in it. The building of provincial library of DKI Jakarta used artifical lighting that is quite dominat in the evening activity, so that is why the energy that is needed it is quite large to run the activity. But in the exsiting utilization condition artifical lighting or in natural, this building can’t do good optimalize, that is caused by several thing, one of the is the space dimension that is large so the distribution of lighting is uneven, procedures for laying down artificial lighting that are not effective, and structuring furniture that blocks the entry of light Evaluation of the performance of artificial and natural lighting by changing the dimensions of openings, lighting layout, and furniture arrangement and optimizing the system of integration of natural and artificial lighting can support the visual comfort of space users in their activities.   Key words: library, lighting, convenience visual, activity.

Page 1 of 1 | Total Record : 4