cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 150 Documents clear
EKSTRAKSI FITUR MIRIP HAAR UNTUK PENDETEKSIAN OBYEK PADA REAL-TIME VIDEO MENGGUNAKAN OPENCV DAN IMPLEMENTASINYA PADA SISTEM TERTANAM BEAGLEBOARD XM Sidiq, Zarnuji
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot memerlukan aksi yang tepat untuk menanggapi suatu keadaan lingkungan. Kondisi lingkungan dapat diperoleh dari sensor-sensor yang terhubung dengan suatu unit pemroses, salah satu sensor yang dapat digunakan adalah sensor visual. Aksi terhadap obyek yang hanya dapat dikenali secara visual sangat bergantung pada kemampuan robot dalam mengolah informasi warna atau bentuk obyek. Dalam penelitian ini digunakan pendeteksian obyek berdasarkan ekstraksi fitur yang banyak diterapkan pada pengenalan wajah otomatis. Fitur-fitur ini  kemudian diolah menggunakan metode pembelajaran terarah (supervised learning) AdaBoost untuk melakukan pembelajaran terhadap suatu obyek tertentu. Tahap pembelajaran dilakukan menggunakan rasio sampel positif dan negatif sebesar 5:3 untuk membuat tabel look-up. Tiga set tabel training dibuat dengan jumlah sampel dan stage training yang berbeda. Tiga set tabel yang dibu-at telah diuji menggunakan 2 buah berkas video suatu lingkungan yang diambil dari dua sudut pandang yang berbeda. Telah didapatkan dalam penelitian ini rasio pendeteksian pada kedua video memberikan kecenderungan yang sama. Suatu aturan yang sederhana ditunjukkan dalam penelitian ini untuk meningkatkan akurasi tabel look-up. Pustaka OpenCV digunakan dalam penelitian ini karena kemampuannya yang dapat ditanamkan pada bermacam-macam perangkat keras, termasuk piranti-piranti bergerak dan sistem tertanam. Kecepatan pendeteksian obyek menggunakan sistem tertanam Beagleboard XM juga dijelaskan dalam penelitian ini.
PENCITRAAN TOMOGRAFI AMBIENT NOISE UNTUK MENENTUKAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG RAYLEIGH DI PULAU JAWA Anshori, Muhajir; Maryanto, Sukir; Rahman, Tri Deni
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomography ambient noise telah diterapkan untuk menggambarkan model kecepatan grup gelombang Rayleigh pada bagian kerak bumi Pulau Jawa. Data penelitian adalah data waveform komponen vertikal periode Januari – Desember 2011 dari 12 seismograf jaringan Ina Tews BMKG di Pulau Jawa. Pengolahan data waveform dilakukan mulai dari tahap persiapan data waveform harian, pengkondisian sinyal hingga kroskorelasi sinyal antar pasangan stasiun yang menghasilkan fungsi green empiris dari medium dimana sinyal tersebut menjalar. Estimasi travel time grup gelombang Rayleigh untuk periode 5s dan 20 s diperoleh dari picking waktu tunda hasil kroskorelasinya masing-masing diperoleh sebanyak 36 dan 22 jejak. Proses tomografi dilakukan dengan menggunakan software fmst v1.1 dimana pemodelan forward dan invers dilakukan secara iteratif. Hasil pemodelan untuk periode 5s menunjukkan sebaran anomali negatif bersesuaian dengan sebaran gunung api dan dataran antar gunung api yang berumur kuarter. Untuk periode 20s, wilayah Pulau Jawa bagian barat memiliki anomali kecepatan yang lebih rendah daripada jawa bagian timur. Hal ini mengindikasikan adanya aktifitas tektonik wilayah Pulau Jawa bagian barat yang lebih kompleks.   Kata kunci : tomografi, ambient noise, kroskorelasi, rayleigh, jawa
ANOMALI SEISMISITAS DAN MODEL PERKIRAAN KEJADIAN GEMPABUMI DI DAERAH BENGKULU ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Gempabumi merupakan gerakan atau hentakan tiba-tiba akibat pelepasan akumulasi energi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng, aktivitas sesar, aktivitas gunung api atau proses-proses pelepasan akumulasi energi lain di dalam bumi. Sebelum terjadi gempabumi utama, biasanya akan didahului oleh suatu pola atau siklus kegempaan. Siklus ini meliputi periode normal, periode anomali yang ditandai dengan peningkatan aktivitas, periode precursory gap yang ditandai dengan penurunan aktivitas seismik, dan periode terjadinya gempabumi utama. Dengan menggunakan katalog data kegempaan M>4,5 di daerah Bengkulu pada rentang tahun 1971-2013 akan dilihat karakteristik kegempaan di daerah Bengkulu sebelum terjadi gempabumi signifikan (M≥7,0) pada tahun 1975, 1994, 2000, dan 2007. Metode perhitungan model perkiraan magnitudo gempabumi menggunakan metode Predictive Regressions. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa saat ini siklus kegempaan daerah Bengkulu memasuki periode precursory gap yang ditandai dengan penurunan aktivitas kegempaan. Diperkirakan saat ini daerah Bengkulu memilki potensi gempabumi dengan kekuatan M>7,5. Kata Kunci : Siklus gempabumi, prekursor, model perkiraan gempabumi.
PERCEPATAN PELEPASAN ENERGI (ACCELERATING MOMENT RELEASE) SEBAGAI PREKURSOR SEBELUM TERJADI GEMPABUMI SIGNIFIKAN DAERAH BENGKULU DAN SEKITARNYA ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Gempabumi merupakan gerakan atau hentakan tiba-tiba akibat pelepasan akumulasi energi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng, aktivitas sesar, aktivitas gunung api atau proses-proses lain hasil dari pelepasan akumulasi energi di dalam bumi. Sebelum terjadi gempabumi utama, biasanya akan didahului oleh suatu pola yang disebut sebagai prekursor. Pola ini antara lain fenomena kesenyapan seismik (seismic gab), penurunan (seismic quiescene) dan peningkatan (accelerating seismicity), dan perubahan kecepatan gelombang seismik. Kajian tentang accelerating seismicity atau accelerating moment release masih jarang dilakukan di Indonesia. Dengan menggunakan data katalog gempabumi daerah Bengkulu periode tahun 1973 hingga 2013, akan dilihat pola peningkatan aktivitas kegempaan sebelum terjadi gempabumi signifikan di daerah Bengkulu. Dari hasil analisis memperlihatkan bahwa, sebelum gempabumi besar tanggal 4 Juni 2000 dan tanggal 12 September 2007, terjadi peningkatan aktivitas kegempaan. Hal ini mengindikasikan bahwa, sebelum terjadi gempabumi utama, akan didahului dengan peningkatan pelepasan energi dalam bentuk gempabumi-gempabumi kecil. Kata Kunci : Prekursor, accelerating moment release.  
ENERGI POTENSIAL GEMPABUMI SEGMEN MENTAWAI - SUMATERA BARAT ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmen Mentawai-Sumatera Barat merupakan salah satu kawasan seismik aktif. Banyak gempabumi besar yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa terjadi di kawasan ini. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk mengetahui nilai energi potensial yang terkandung di kawasan Segmen Mentawai  sejak terakhir kali terjadi gempabumi besar tanggal 25 Oktober 2010 melalui kajian statistik. Data sekunder yang digunakan dalam penulisan paper ini adalah data katalog gempabumi yang diambil melalui katalog International Seismological Center (ISC). Metode yang digunakan untuk menghitung periode ulang, energi yang dilepaskan tiap tahun, energi simpan serta energi potensial dengan menggunakan metode least square. Berdasarkan hasil analisis meunjukkan bahwa, kawasan Segmen Mentawai-Sumatera Barat menyimpan enegri potensial gempabumi yang belum dilepaskan sejak terjadi gempabumi 25 Oktober 2010 adalah sebesar 3.8 x 1022 erg. Energi ini setara dengan gempabumi berkekuatan 7.2 SR. Kata Kunci : Energi lepas, energi ekspektasi, energi potensial.
ANALISIS AKTIVITAS SEISMIK GUNUNG GUNTUR GARUT JAWA BARAT BERDASARKAN SPEKTRUM FREKUENSI DAN SEBARAN HIPOSENTER BULAN JANUARI – MARET 2013 anggraeni, indria restika; Susilo, Adi; Triastuty, Hetty
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian seismisitas Gunung Guntur dengan data bulan Januari 2013 hingga Maret 2013. Penelitian dilakukan dengan metoda analisis spektrum frekuensi dan analisis hiposenter. Analisis spektrum frekuensi digunakan untuk mengetahui nilai frekuensi domainnya. Dan analisis hiposenter digunakan untuk mengetahui kedalaman sumber gempa. Sinyal gempa diperoleh dari 4 stasiun seismik. Stasiun tersebut antara lainStasiun Citiis, Stasiun Masigit, Stasiun Kabuyutan dan Stasiun Sodong. Sinyal seismik diseleksi terlebih dahulu untuk mendapatkan event gempa dan mengelompokkannya. Berdasarkan analisis spektrum frekuensi, diperoleh kandungan frekuensi gempa vulkanik berkisar antara 3.03 Hz hingga 9.81 Hz. Nilai ini dapat dikorelasikan dengan struktur geologi Gunung Guntur yang merupakan suatu kawasan dengan sesar aktif disekitarnya. Analisis hiposenter menunjukkan kedalaman sumber gempa berkisar antara 0.3 km – 5 km arah barat yang merupakan kawah Gunung Guntur. Serta kedalaman gempa tektonik antara 9 km – 92 km dengan sebaran yang acak
Identifikasi Litologi dan Indikasi Patahan pada Daerah Karangkates Malang Selatan dengan Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipol-Dipol Chumairoh, Izza
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan identifikasi litologi dan indikasi patahan di daerah Karangkates Malang Selatan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi dipol-dipol. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai resistivitas batuan, litologi serta indikasi keberadaan patahan di daerah Karangkates. Pengambilan data dilakukan selama 2 hari pada 4 lintasan, yaitu lintasan A, B, C, dan D. Panjang lintasan A,C, dan D masing-masing sebesar 90 m dengan bentangan 5 m, sedangkan lintasan lintasan B memiliki panjang 150 m dengan bentangan 10 m. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan persamaan resistivitas semu, kemudian dilakukan inversi menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas sesungguhnya. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai resistivitas sebesar 2 Ωm sampai 1347 Ωm. Litologi ditentukan dengan melakukan interpretasi, yaitu membandingkan tabel nilai resistivitas batuan dan peta geologi daerah penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki penyusun litologi yang sama, yaitu lempung berpasir, tuf dan lava. Terdapat indikasi patahan di sepanjang lintasan penelitian yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas yang rendah.  Kata kunci : geolistrik, resistivitas semu, litologi, patahan.
DETERMINATION OF SUBSURFACE TEMPERATURE DISTRIBUTION USING DIGITAL SENSOR DS18S20 (Case study in Cangar Hot Spring Area, Batu Region) Fatoni, Amrin; Sunaryo, Sunaryo; Dharmawan, Hari Arief
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research of a subsurface temperature distribution has been performed in Cangar hot spring area, Batu  city, East Java. The research was conducted using a DS18S20 sensor that was equipped with a CAN bus and provided more flexibility and practicability in temperature measurement for multiple measurement points that are far apart (~100m). The temperature measurement was carried out in 4 points at depth of 1.5 m each point with coverage area of 3x6 m2. From measurement result, temperature distribution was achieved at every different depth from 3 sensors with a space of 0.5m, The result of this study shows that the temperature around Cangar hot spring area is about 22oC - 33○C with a thermal gradient values ​​ranging from 0.32oC/m to 0.8°C/m. Correlation with the geological of study area, shows that the temperature anomaly was influenced by the heat flow of the heat source from volcanic magma chamber of Arjuno-Welirang volcano around the Cangar hot spring area. Keywords: Subsurface temperature, temperature distribution, DS1820 sensor, Cangar.
PENENTUAN KARAKTERISTIK ENDAPAN MINERAL LOGAM BERDASARKAN DATA INDUCED POLARIZATION (IP) PADA DAERAH PROSPEK CBL, BANTEN Trianto, Wahyu -
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 A research has been done in IUP exploration area of PT. Antam in Pandeglang, Banten. The method used was Time Domain Induced Polarization (TDIP) Dipole-pole Configuration Geoelectricity. The objective of this research was to identify the existence of metal mineral underground based on the rock resistivity and chargeability values. The TDIP data were taken on four tracks of 5 km long and 25 cm long interelectrode spaces. The results of TDIP method were true resistivity and chargeability of each track. The existence of the metal mineral in the research area based on the resistivity data was on the low zone (< 580 Ohm.m), while the existence of the metal mineral based on the chargeability data was on the high zone (> 80 ms) with northwest-southeast distributing pattern. Key words : Metal mineral, Geoelectricity, Time Domain of Induced Polarization  
Estimasi Daerah Prospek Hidrokarbon pada Lapangan Chili Formasi Air Benakar Cekungan Sumatera Selatan Sari, Intan Dewi Meutia; Susilo, Adi; Mangasi, Nosevin
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menemukan daerah prospek hidrokarbon pada lapangan “Chili” yang terdapat pada formasi Air Benakat, cekungan Sumatera Selatan, sub cekungan central Palembang. Penelitian dilakukan dengan menentukan daerah sesar dari hasil pengikatan data seismik dan data sumur yang diperkirakan berpotensi sebagai trap untuk menahan minyak agar tetap berada di ruang reservoar dan tidak berpindah ke tempat lain. Berdasarkan analisis sesar lapangan “Chili” memiliki kenampakan struktur yang dominan berupa sesar normal yang berarah Barat Laut-Tenggara. Berdasarkan analisis depth strucuture map daerah  yang diperkirakan sebagai zona reservoar terdapat pada kenampakan struktur graben dengan kedalaman 350-375 meter.  

Page 3 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2014 2014