cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2013)" : 44 Documents clear
Gedung Sinepleks di Sidoarjo Yudisia, Erika -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Gedung Sinepleks di Sidoarjo ini merupakan fasilitas publik yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan rekreasi pasif dan aktif masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Ide desain perancangan adalah menghadirkan sebuah gedung sinema atau bioskop yang mandiri atau dengan kata lain tidak bergabung dengan bangunan mall seperti yang ada pada umumnya. Penerapan ide desain ini dilakukan dengan mendesain gedung sinema mandiri yang difasilitasi beberapa fasilitas pendukung anatara lain; kuliner, open stage dan playground. Desain ini menggunakan pendekatan simbolik dan pendalaman akustik.
Grha Mercedes-Benz Hartono Raya Motor Surabaya Febrian, R.Eno Sefiro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Grha Mercedes-Benz Hartono Raya Motor Surabaya ini merupakan sebuah fasilitas perdagangan dan jasa sekaligus sarana bagi keberadaan kendaraan Mercedes-Benz yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan keberlangsungan keberadaan kendaraan Mercedes-Benz di Surabaya dan sekitarnya. Ide desain pada perancangan kali ini adalah keinginan untuk menghadirkan suatu wadah bagi konsumen dan pelanggan Mercedes-Benz serta masyarakat umum dalam memenuhi kebutuhan akan pelayanan perbaikan, perawatan, pembelian dan fasilitas informasi dan edukasi yang terintegrasi dalam satu tempat atau yang umum dikenal dengan istilah:
Fasilitas Penginapan dan Wisata Pantai di Sendang Biru, Kabupaten Malang Dewi, Debby Sintia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Fasilitas Pengiapan dan Wisata Pantai di Sendang Biru Kabupaten Malang" ini merupakan fasilitas yang memadahi suatu kegiatan pariwisata yang ada di sendang biru kabupaten malang. Fasilitas ini terdiri tempat penginapan berupa hotel dan cottage dan didukung dengan fasilitas pendukung lainnya seperti outbond, camping ground, gondola penyebrangan, dermaga memancing, dan speciality restaurant yang di harapkan dengan adanya fasilitas ini semakin dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke sendang biru dan sekitarnya untuk dapat berwisata lebih lama lagi dengan cara bermalam. Fasilitas ini memiliki konsep berinteraksi dengan alam sehingga wisatawan dapat merasakan suasana alam yang berbeda setelah jenuh berada dalam rutinitas sehari-hari di kota, maka dari itu fasilitas ini benar-benar memperhatikan lokasi site agar apa yang ada di sekitar site dapat termanfaatkan dengan baik dan dapat menarik wisatawan lebih banyak lagi  
Grha Batik Gedhog di Desa Kedungrejo, Kerek Soebagio, Fanny Felina
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Batik Gedhog terdapat di Desa Kedungrejo, Kerek, 40 km sebelah timur kota Tuban. Selain, motifnya yang sangat menarik, proses pembuatan serta semua bahannya dibuat oleh penduduk setempat. Begitu kuatnya lingkungan desa terhadap pembuatan batik, sehingga sulit dibayangkan Desa Kedungrejo ini tanpa batik. Sayangnya, sarana dan prasarana yang ada di desa ini kurang mendukung. Grha Batik Gedhog di Desa Kedungrejo, Kerek, ini merupakan salah satu usaha untuk melengkapi sarana yang ada di desa Kedungrejo. Tanpa sarana dan prasarana yang baik, dikhawatirkan kehadiran batik Gedhog ini akan hilang. Jadi Grha Batik Gedhog ini merupakan usaha pelestarian kegiatan pembuatan batik itu sendiri. Perancangan Grha ini diharapakan dapat menjadi satu kesatuan dengan desa Kedungrejo. Dasar perancangan dibuat dengan cara menganalisis bagaimana ruang luar dan dalam di desa ini terbentuk yang kemudian diinterpretasikan kembali ke dalam perancangan melalui pendekatan neo vernakular re-interpreting. Pendalaman struktur dan konstruksi dipilih karena keberadaan elemen struktur ikut memberikan artikulasi ke dalam ruang luar dan ruang dalam desa dan selanjutnya pada komplek perancangan Grha Batik Gedhog ini.
Grha Busana Batik Jawa Timur di Surabaya Tedjosukmono, Nita Angeline
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Grha Busana Batik Jawa Timur di Surabaya ini adalah sebuh fasilitas komersial dimana didesain sebagai wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan Batik Jawa Timur sebagai kekayaan budaya Indonesia sekaligus sebagai bahan dasar (kain) busana lokal dalam upaya meningkatkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri. Maka dari itu terdapat masalah desain mengenai bagaimana membuat bangunan yang mempunyai citra yang berkarakter Batik Jawa Timur dan bagaimana mewadahi kesatuan fungsi dari fasilitas-fasilitas yang terkait untuk memenuhi program kegiatan dalam bangunan. Grha ini dilengkapi dengan fasilitas ruang pamer (galeri), museum motif, workshop batik, tempak kursus busana, perpustakaan, fashion cafe, ruang konsultasi dan diskusi, dan ruang peragaaan busana. Untuk penataan ruang disusun berdasarkan sirkulasi pengunjung. Untuk masalah citra, bangunan terbentuk dari hasil transformasi beberapa bangunan di sekitarnya, hal ini dimaksudkan sama dengan prinsip pembuatan Batik Jawa Timur yang mengambil bentuk motif secara jujur dari kekayaan hasil bumi (berupa flora atau fauna) yang ada di daerah tempat asalnya.
Fasilitas Pemulihan Pasca Operasi Jantung Koroner di Surabaya S., Marsha C.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

”Fasilitas Pemulihan Pasca Operasi Jantung Koroner di Surabaya” ini merupakan sebuah sarana yang menyediakan segala kebutuhan proses pemeriksaan hingga pemulihan pasien penderita jantung koroner. Pola hidup modern yang rentan terhadap stress dan pola makan tidak sehat, menambah resiko penyakit jantung koroner, yang menyerang berbagai kalangan usia. Setelah mendapatkan pengobatan, pasien memerlukan proses pemulihan untuk kembali beraktivitas. Pasien yang berada di usia aktif, tidak memiliki banyak waktu, sehingga membutuhkan fasilitas pemulihan lengkap baik pemeriksaan hingga pemulihan secara fisik dan mental. Arsitektur berperan dalam mendukung proses pemulihan, melalui pengaturan sirkulasi, pemanfaatan potensi tapak, dan pengolahan ruang luar yang menunjang program pemulihan. Pendekatan yang diambil adalah pendekatan tranformasi bentuk dari lemah ke kuat, seperti kondisi pasien yang lemah setelah pengobatan, melalui proses pemulihan untuk kuat beraktivitas. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memperjelas pemanfaatan potensi tapak, pengolahan ruang luar yang mendukung proses pemulihan serta mempertegas konsep bangunan.
Vihara Buddha Theravada di Surabaya T., Agung Wijaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Vihara Buddha Theravada di Surabaya ini merupakan sebuah tempat ibadah bagi umat Buddha Theravada di Sruabaya. Proyek ini menyediakan tempat ibadah yang baik dan nyaman, sehingga umat Buddha dapat menjalankan ibadanya dengan khusuk dan nyaman. Selain itu, proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas meditasi yang terpadu, serta menyediakan tempat tinggal yang baik bagi para praktisi meditasi dan juga para biksu yang tinggal di vihara ini. Bangunan vihara ini diharapkan akan menjadi salah satu icon agama Buddha Theravada di Surabaya, yang selain dapat mewakili semangat dan pertumbuhan umat Buddha Theravada di Surabaya, juga dapat menjadi pemersatu dari umat Buddha di seluruh Surabaya.
Pusat Pertunjukan Seni Tionghoa di Surabaya D.W., Nathalialie -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Pusat pertunjukan seni tinghoa di Surabaya ini merupakan sebuah tempat pertunjukan sekaligus hiburan yang menampung kesenian tionghoa seperti opera, kaligrafi, musik, lukis, dan tari agar memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya. Ide desain perancangan ini adalah untuk mewadahi seni pertunjukan tionghoa di Surabaya. Penerapan ide desain ini dengan cara menghadirkan sebuah auditorium dan open stage serta fasilitas pendukung lainnya yang menjadikannya sebagai sebuah tempat pertunjukan sekaligus hiburan yang menyenangkan. Desain dari perancangan ini menggunakan pendekatan simbolis arsitektur tionghoa dengan pendalaman akustik guna menciptakan suasana yang ingin dicapai. Pusat pertunjukan ini merupakan sebuah pusat pertunjukan seni tionghoa yang terdiri dari auditorium, open stage, sebagai fasilitas utama dan disertai dengan tempat pelatihan seperti opera, kaligrafi, musik, lukis dan tari dengan beberapa fasilitas penunjang lainnya seperti cafeteria, gazebo, dan plaza sebagai ruang komunal bersama.
Museum Patung Batu di Desa Batubulan, Bali Santoso, Nicolas -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Museum Patung Batu di Desa Batubulan,Bali” ini merupakan wadah untuk memperkenalkankembali kebudayaan para pekerja seni dalam bidangseni pahat, khususnya dalam pembuatan patung batu.Fasilitas ini menyediakan ruang pamer tentang sejarahperadaban batu, indoor archeolog, workshoppembuatan batu, ruang pamer tetap, galeri dan restoranserta souvenir shop.Pendekatan perancnagan memakai metode segitigasemiotika, dengan referensi proses pembuatan batu,maka ditentukan konsep perancangannya ‘from nothingto something’. Aplikasi konsep pada zona dibagimenjadi 3 zona, yaitu zona awal yang mencerminkanbentukan batu yang belum diolah, zona keduamerupakan cerminan dari pembuatan siluet patung batudengan mulai munculnya lekukan atau siluet, dan zonaketiga merupakan cerminan proses akhir padapembuatan patung batu yang sudah detail. Museum inimemakai pendalaman karakter ruang, yang ditonjolkanpada ruang pamer tentang sejarah peradaban batu danruang workshop pembuatan patung batu
SEKOLAH TINGGI MUSIK BATU Octavian, Kevin -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Sekolah Tinggi Musik Batu" ini merupakan kompleks Sekolah Tinggi musik di Kota Batu yang mengajarkan pendidikan dengan basis 6 alat instrumen yaitu : piano, gitar akustik, gitar listrik, bass, drum, dan vokal guna untuk mengembangkan minat dan bakat para musisi muda yang ingin memperdalam di bidang musik. Hal ini didukung dengan banyaknya minat musisi muda dari Jawa Timur yang tertarik untuk memperdalam di bidang Musik. Kompleks Sekolah Tinggi ini bertujuan untuk mengajarkan pendidikan musik kepada musisi muda menuju ke arah professional dimana setelah lulus para musisi muda dapat terjun di dunia permusikan Indonesia. Kota Batu merupakan kota yang tenang dengan kondisi cuaca dan iklim yang bagus serta strategis dimana sekarang merupakan Kota tujuan wisata. Dengan banyaknya sistem dan fasilitas yang dibutuhkan dalam Sekolah Tinggi Musik ini maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sistem agar mendukung fungsi dan sistem dari sekolah itu sendiri. Pendalaman yang digunakan adalah pendalaman akustik untuk memaksimalkan fungsi ruangan ruangan sebagai tempat pelatihan musik