Articles
52 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014"
:
52 Documents
clear
FASILITAS SENI TEATER KONTEMPORER DI SURABAYA
Alvin -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (722.349 KB)
Perkembangan Seni budaya khususnya seni teater di Indonesia menunjukan peningkatan yang semakin maju dan signifikan. Hal ini menunjukan beragamnya seni pertunjukan di indonesia yang dapat lebih di eksplorasi dan dimodifikasi, dengan memadukan kesenian tradisional dan modern. Surabaya sendiri mempunyai potensi yang besar sebagai kota seni budaya dan pariwisata. Namun karena kurangnya fasilitas seni budaya, maka perkembangan seni pertunjukan di surabaya perlahan mengalami kemunduran. Proyek ini hadir sebagai fasilitas perngembangan seni teater kontemporer di surabaya. Diharapkan proyek ini selain dapat menjadi wadah untuk mengeksplorasi kekayaan seni teater di Indonesia terutama Surabaya, juga dapat menjadi ikon seni budaya baru di Surabaya sehingga mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan di Surabaya.
SEKOLAH DASAR INKLUSI DI MAKASSAR
Feby Adriana Honsujaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1393.281 KB)
Sekolah Dasar Inklusi di Makassar ini merupakan fasilitas pendidikan yang didesain untuk anak-anak usia 6-12 tahun, terutama yang mempunyai keterbatasan fisik (disabilitas). Hal ini dilatarbelakangi kurangnya fasilitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak, khususnya yang penyandang disabilitas di kota Makassar. Bangunan ini didesain untuk memfasilitasi 3 spektrum ketunaan yaitu, tunanetra, tunarungu dan tundaksa. Pendekatan Inklusi digunakan sebagai pedoman dalam mendesain sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan yang sesuai bagi pengguna. Sedangkan untuk pendalaman desainnya adalah pendalaman karakter ruang yang diharapkan dapat membantu memperoleh desain ruang kelas yang nyaman dan sesuai untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Museum Pendidikan Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta
Stephen Yona L.
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (823.844 KB)
Museum pendidikan Nasional di di Daerah Istimewa Yogyakarta” merupakan sebuah fasilitas pendukung dari dunia pendidikan. Dewasa ini pendidikan Indonesia sudah mulai melupakan nilai-nilai dan dasar filosofisnya. Sehingga perlu adanya sebuah fasilitas pengingat serta menjadi sarana pengumpulan kritik dan saran terhadap dunia pendidikan secara inklusif. Hal ini didukung juga dengan perkembangan pariwisata kota Yogyakarta yang mulai mencanangkan wisata pendidikan. Jadi pemenuhan kebutuhan kota akan sebuah fasilitas umum wisata pendidikan serta adanya konteks kota Yogyakarta sebagai kota pelajar, maka dilakukan pemilihan site di seberang taman siswa yang memiliki hubungan sejarah dari pendidikan itu sendiri. Sebuah fasilitas peningat tersebut mengacu kepada sejarah dunia pendidikan Indonesia. Sehingga perlu dilakukan pendekatan simbolik. Pendekatan simbolik tersebut mengambil konsep berupa prinsip pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara, dalam bukunya berjudul pendidikan Ki Hadjar Dewantara menuliskan, “sebuah pendidikan seharusnya merupakan pernikahan / penggabungan nilai-nilai tradisional dan lokalitas dengan nilai- nilai modern yang baru.” Hal ini menyebabkan sebuah konsep untuk menghadirkan kembali dasar filosofis pendidikan Indonesia yaitu ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani yang tradisional ke dalam sebuah bentuk arsitektural yang baru sesuai dengan konteks zaman. Adanya konteks ke daerahan, lokalitas, dan standar kebudayaan yang tinggi menyebabkan tuntutan hubungan yang baik dengan sekitarnya. Jadi bangunan ini memperdalam dan mentransformasi bentuk pendapa, dan menghadirkan pendapa yang ada di masa kini tapi tetap menggunakan aturan-aturan ke daerahan.
Fasilitas Rehabilitasi Psikotik di Surabaya
Helena Andreani Irfan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1145.764 KB)
Fasilitas Rehabilitasi Psikotik di Surabaya merupakan fasilitas yang bertujuan sebagai wadah tempat tinggal serta tempat perawatan yang benar-benar dikhususkan bagi penderita psikotik. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan penderita psikotik dapat mendapatkan perawatan secara total dan tertangani agar kondisi mereka dapat segera pulih, karena realita yang ada, para penderita psikotik semakin bertambah sementara tidak ada wadah yang dapat menanggulangi. Karya desain arsitektur dan pendalaman ruang yang didesain dengan memperhatikan perilaku penderita ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terutama pada aspek sosial, sehingga penderita psikotik tidak lagi terkucilkan. Konsep pada proyek ini adalah keteraturan,keamanan, dan kontrol. Perilaku penderita psikotik merupakan cara untuk mendalami bagaimana bangunan ini didesain. Bangunan ini sangat menitikberatkan pada hal-hal tersebut. Dengan adanya konsep tersebut, diharapkan bangunan akan membantu mempercepat penyembuhan penderita psikotik.
Fasilitas Pelatihan dan Pergelaran Seni Tari Hip Hop di Surabaya
Sandy Yanuar
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.147 KB)
Fasilitas Pelatihan dan Pergelaran Seni Tari Hip Hop di Surabaya merupakan fasilitas yang disediakan bagi semua penari Hip Hop di Surabaya untuk berlatih menari dan mempertunjukan tarian Hip Hop. Fasilitas ini tersedia bagi semua penari Hip Hop termasuk penari difable, mengingat kaum difable juga dapat menari Hip Hop. Namun karena di Surabaya belum memiliki fasilitas yang memadai bagi semua penari Hip Hop termasuk penari difable untuk menari dan memiliki tempat pertunjukan yang berkarakter Hip Hop, maka dirancanglah fasilitas pelatihan dan pergelaran tari Hip Hop di Surabaya untuk mewadahi segala aktivitas yang di butuhkan untuk menari dan mempertunjukan tariannya bagi penari Hip Hop dengan memadai dan tentunya juga dapat di akses dengan aman dan mudah bagi penari difable. Pendekatan simbolik dipilih sehingga karakteristik tari Hip Hop dapat terintegrasi lewat desain bangunan.
HOTEL DI KAWASAN KENJERAN
Michael Reinhart Soetjipto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.58 KB)
Hotel yang terletak di kawasan Kenjeran ini bertujuan untuk memfasilitasi para wisatawan domestik atau ataupun internasional. Selain itu seiring dengan pengembangan kenpark yang mulai merencanakan pengembangan fasilitas hiburan serta apartemen yang dapat mendukung dari adanya hotel tersebut sebagai bangunan yang dapat melengkapi komplek tersebut. Fasilitas yang ada saat ini dan cukup ramai dikunjungi masyarakat adalah sebuah tempat ibadah orang tionghoa, banyak masyarakat yang datang untuk berwisata religi ataupun yang beribadah di dalamnya. Bangunan dari hotel ini dirancang dengan menggunakan pendekatan bentuk yang bertujuan untuk menyelaraskan bangunan hotel dengan bangunan sekitarnya agar bisa terlihat selaras. Sedangkan pendalaman menggunakan pendalaman karakter ruang yang mendukung agar suasana ruang yang mendukung agar suasana ruang yang identik dengan suasana tionghoa dapat terwujud.
Fasilitas Terapi dan Bakat untuk Anak Autis di Surabaya
Stephany Tandian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (643.337 KB)
Fasilitas Terapi dan Bakat untuk Anak Autis di Surabaya” adalah tempat memberikan pelatihan untuk anak autis agar memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Anak autis rentan terhadap pandangan “Hidup dalam Dunianya Sendiri”, dengan adanya fasilitas ini diharapkan pandangan itu tidak membunuh kemampuan terpendam tiap anak autis serta membuka wawasan masyarakat luas. Fasilitas yang diberikan selain pelatihan terapi, ada pelatihan bakat, sarana pertunjukan, asrama, kafetaria, dan sarana pelatihan dengan hewan dan tumbuhan.Pendekatan perancangan menggunakan perilaku dari anak – anak autis, lalu terjadilah intensi desain “safe, interactive, dan flexible”. Aplikasi konsep dimulai dari penataan zoning hingga elemen dalam detil – detil di bangunan. Sehingga, setiap area memberikan area yang aman untuk mereka dan memberikan rasa tenang pada orang tua anak, juga memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya (tanaman, hewan, manusia dan bangunan) dan bangunan memungkinkan untuk digunakan oleh beragam jenis anak autis.
Fasilitas Pengolahan dan Wisata Kuliner Coklat di Surabaya
Remona Kartika
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1237.873 KB)
Fasilitas Pengolahan dan Wisata Kuliner Coklat di Surabaya ini merupakan fasilitas yang dibentuk bagi semua kalangan masyarakat dari yang muda hingga dewasa. Pada proyek ini jika dilihat dari segi pengolahan, maka pada proyek ini terdapat fasilitas wisata dan edukasi yang akan memberikan informasi bagaimana mengolah coklat yang baik melalui workshop, galeri, kursus dan lain sebagainya. Selain itu, fasilitas tersebut memiliki berbagai macam fasilitas yang mendukung dalam menyediakan fasilitas rekreasi bagi masyarakat Surabaya secara umum. Fasilitas ini dirancang melalui pendekatan arsitektur simbolik dengan tujuan menarik minat pengunjung untuk berkunjung dan mempelajari informasi mengenai manfaat dan informasi lain seputar coklat. Pendalaman pada fasilitas pengolahan dan wisata kuliner coklat di Surabaya ini mengunakan pendalaman karakter ruang (Sequence) agar pengunjung dapat memahami bagaimana mengolah coklat dan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan tubuh manusia.
Fasilitas Wisata Kuliner Solo di Solo Baru
Anthony Oetomo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.536 KB)
Fasilitas Wisata Kuliner Solo di Solo Baru” ini merupakan fasilitas yang memberikan wadah bagi berbagai macam kuliner yang terdapat di kota Solo. Dengan demikian tempat ini akan menjadi tujuan wisata kuliner bagi masyarakat di Solo maupun dari luar Solo untuk menikmati dan memperkenalkan berbagai macam kuliner yang ada kepada masyarakat, dan menyediakan fasilitas bagi para wisatawan yang hanya memiliki waktu terbatas untuk menikmati berbagai macam kuliner Solo. Proyek ini menyediakan galeri dan workshop untuk memperkenalkan dan mengajarkan proses pembuatan makanan Solo. Untuk itu bangunan ini dibuat agar memiliki kesan menerima sehingga pengunjung akan merasa ramah saat melihat bangunan ini, hal ini didukung dengan mengambil karakteristik makanan Solo yang didominasi rasa manis, dimana rasa manis mudah diterima oleh masyarakat.
GEDUNG PERTUNJUKAN SENI TEATER TRADISIONAL JAWA DI SURABAYA
Nico Alexander Sidharta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.105 KB)
Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini merupakan sebuah gedung teater untuk mengadakan pertunjukan kesenian teater tradisional Jawa seperti Wayang Kulit, Wayang Orang, Ludruk, dan Ketoprak di Surabaya. Fasilitas yang disediakan teater tertutup dan ampiteater, serta tempat nongkrong bagi masyarakat dan anak-anak muda berupa taman terbuka, coffee shop dan restaurant. Pendekatan yang dipakai dalam merancang adalah pendekatan vernakular kontemporer untuk mengapresiasi nilai-nilai lokal namun memberikan nuansa modern yang akrab bagi anak-anak muda. Dengan demikian diharapkan Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini dapat membangkitkan kesenian teater tradisional Jawa sebagai hiburan favorit masyarakat di kota Surabaya. Pendalaman desain difokuskan pada perhitungan akustik untuk mendapatkan suasana indoor teater dengan suara yang baik.